p-Index From 2021 - 2026
7.025
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Interaksi : Jurnal Ilmu Komunikasi Jurnal Komunikasi Jurnal InterAct Komunikator Jurnal Kajian Komunikasi Jurnal Pendidikan Agama Islam Ilmu Dakwah: Academic Journal for Homiletic Studies Communicatus: Jurnal Ilmu Komunikasi Cakrawala : Jurnal Humaniora Bina Sarana Informatika Nyimak: Journal of Communication Jurnal ASPIKOM Lontar : Jurnal Ilmu Komunikasi urnal Interaksi: Jurnal Ilmu Komunikasi Ganaya: Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora JURNAL EDUCATION AND DEVELOPMENT COMMED: Jurnal Komunikasi dan Media PRoMEDIA Jurnal Ilmiah LISKI (Lingkar Studi Komunikasi) MEDIALOG: Jurnal Ilmu Komunikasi LINIMASA: JURNAL ILMU KOMUNIKASI Jurnal Manajemen Komunikasi As-Syar'i : Jurnal Bimbingan & Konseling Keluarga Widya Komunika: Jurnal Komunikasi Pendidikan Medium : Jurnal Ilmiah Fakultas Ilmu Komunikasi Jurnal Darma Agung Budapest International Research and Critics Institute-Journal (BIRCI-Journal): Humanities and Social Sciences Acta Diurna: Jurnal Ilmu Komunikasi Charity : Jurnal Pengabdian Masyarakat Devotion: Journal of Research and Community Service Multidiciplinary Output Research for Actual and International Issue (Morfai Journal) Indonesian Journal of Social Science Research INTERNATIONAL JOURNAL OF CULTURAL AND SOCIAL SCIENCE Prosiding Konferensi Nasional PKM-CSR Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Jurnal InterAct Eduvest - Journal of Universal Studies eProceedings of Management Indonesian Journal of Digital Public Relations Mediator: Jurnal Komunikasi Jurnal Pengabdian Sosial Proceeding of Community Service and Engagement
Claim Missing Document
Check
Articles

Persepsi Masyarakat Mengenai Balapan Liar Pada Kalangan Remaja Di Kota Bekasi Luthfi, Muhammad; Rina, Nofha
eProceedings of Management Vol. 10 No. 6 (2023): Desember 2023
Publisher : eProceedings of Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Balap liar merupakan kasus kriminal yang ada di Indonesia, Balap liar ini merupakan perbuatan yang dilarang dan peraturan nya terdapat dalam hukum positif yang berlaku di Indonesia Hal ini diatur dalam Pasal 297 dan Pasal 115 huruf b Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan jalan, yang menyatakan bahwa setiap orang yang mengemudikan kendaraan bermotor berbalapan dijalan sebagaimana dimaksud pasal 115 huruf b dipidana kurungan paling lama 1 (satu) tahun atau denda paling banyak Rp. 3.000.000,00 (tiga juta rupiah. Penelitian ini memiliki rasa penasaran mengapa tempat ini kerap terjadi balap liar dan pelakunya adalah para remaja hingga orang dewasa pun ada. Balap liar merupakan salah satu bentuk balapan menggunakan kendaraan bermotor yang digelar di jalan raya tanpa mendapatkan izin dari pihak berwenang dan secara umum diikuti oleh beberapa kelompok yang memiliki kendaraan, seperti mobil dan sepeda motor yang telah dimodifikasi. Balap liar ini dilaksanakan pada waktu tertentu seperti dini hari atau saat jalanan sedang sepi. Penelitian ini menekankan pentingnya peran keluarga, sekolah, lingkungan, dan penegakan hukum dalam mengontrol perilaku remaja terkait balap liar.Kata kunci-balapan liar, kendaraan, persepsi
Pola Asuh Orang Tua Pada Anak Usia Dini Sebagai Upaya Pencegahan Bullying (Studi Pada Tk Aisyiyah 12 Antapani, Bandung) Asticharahmani, Rr. Aldina; Rina, Nofha
eProceedings of Management Vol. 11 No. 2 (2024): April 2024
Publisher : eProceedings of Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bullying merupakan sebuah fenomena yang mencakup segala tindakan yang disertai dengan kekerasan dengantujuan menyakiti atau mengganggu korban. Yang mana pencegahannya dapat dilakukan oleh para orang tuadengan menerapkan pola asuh yang tepat pada anak usia dini. Maka dari itu penelitian ini dilakukan untukmendapatkan gambaran mengenai penerapan pola asuh pada anak usia dini sehingga dapat menjadi upayapencegahan bullying ke depannya. Penelitian ini menggunakan tipe-tipe pola asuh orang tua menurut DianaBaumrind, yaitu Authoritative, Authoritarian, Permissive, dan Neglecting sebagai acuan dalam proseskomunikasi yang diterapkan oleh orang tua/walimurid kepada anaknya. Penelitian kualitatif ini dilakukandengan menggunakan pendekatan deskriptif dan metode pengumpulan data dengan teknik wawancara secaramendalam. Data diambil dari tiga orang walimurid sebagai informan kunci, disertai satu orang psikolog anaksebagai informan ahli dan satu orang guru TK sebagai informan pendukung. Adapun subjek yang menjadi fokusdalam penelitian ini merupakan orang tua dari murid TK Aisyiyah 12 Antapani, Bandung yang memiliki riwayatpernah terlibat dalam kasus bullying baik sebagai pelaku maupun korban. Hasil penelitian menunjukkan bahwaimplementasi tipe pola asuh Authoritative oleh orang tua murid TK Aisyiyah 12 Antapani, Bandung dapatmenjadi faktor penyelesaian kasus bullying yang terjadi, baik bagi anak pelaku bullying maupun anak korbanbully. Dan juga dapat digunakan sebagai pola asuh untuk mencegah anak melakukan tindakan negatif padaorang lain. Kata Kunci-pola asuh orang tua, bullying, anak usia dini
Pola Komunikasi Orang Tua Dan Anak Dalam Mengatasi Disharmoni Keluarga Lyra, Aquila Dinda; Rina, Nofha
eProceedings of Management Vol. 11 No. 2 (2024): April 2024
Publisher : eProceedings of Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keluarga memiliki peran sentral dalam membentuk karakter, nilai-nilai, dan interaksi sosial individu. Sebagailingkungan pertama, keluarga memengaruhi pola komunikasi yang memengaruhi hubungan interpersonal.Komunikasi yang efektif dalam keluarga memberikan pemahaman mendalam, saling percaya, dan keterbukaan.Namun, disharmoni keluarga dapat timbul akibat ketidakcocokan pola komunikasi antara orang tua dan anak, memicukonflik dan ketidaknyamanan. Penelitian ini menganalisis pola komunikasi orang tua dan anak dalam mengatasidisharmoni keluarga, dengan fokus pada pola komunikasi yang mempengaruhi hubungan dalam menghadapitantangan tersebut. Sedangkan jenis penelitian ini ialah menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studikasus. Data diperoleh melalui wawancara mendalam dengan beberapa keluarga yang mengalami disharmoni. Teknikanalisis data dilakukan dengan teknik analisis deskriptif, dimana data yang didapatkan akan dilakukan analisis datasecara deskriptif dan dilakukan keabsahan data melalui teknik penyajian data, data display dan reduction data. Polakomunikasi yang baik dapat dibangun dengan memahami perbedaan dalam tahap perkembangan anak, menciptakanlingkungan keluarga yang terbuka dan penuh kepercayaan, serta membangun keterampilan komunikasi yang baik.KataKunci-Kata kunci sedapat mungkin menjelaskan isi tulisan, dan ditulis dengan huruf kecil, kecuali akronim. Kata Kunci-keluarga, pola komunikasi, orang tua, anak, disharmonisasi keluarga, hubungan interpersonal.
Pola Komunikasi Keluarga Dalam Menghadapi Persaingan Antar Saudara (Studi Deskriptif Pada Keluarga Dengan Jumlah Anak 3 Bersaudara) Purnama, Aulia Wulansari; Rina, Nofha
eProceedings of Management Vol. 11 No. 3 (2024): Juni 2024
Publisher : eProceedings of Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Persaingan dalam keluarga merupakan suatu hal yang biasa terjadi terlebih ketika sebuah keluarga terdiri lebih dari 2saudara. Persaingan antar saudara timbul dimulai dari hal-hal kecil yang membesar dan bisa berlangsung lama. Dalamsebuah keluarga tentu terdapat komunikasi yang berlangsung, terlebih untuk menyelesaikan konflik tersebut. Makadalam penelitian ini dikaji bagaimana pola komunikasi yang terjalin dalam sebuah keluarga melalui konsep PolaKomunikasi Keluarga menurut Syaiful Djamarah diantaranya pola komunikasi otoriter, pola komunikasi demokratis,dan pola komunikasi fathernalistik (kebapakan). Penelitian ini menggunakan paradigma konstruktivisme yangdidukung dengan prinsip trianggualis. Penelitian ini didukung melalui hasil wawancara dengan beberapa informanyang memiliki keterkaitan dengan kasus persaingan antar saudara juga didukung dengan pernyataan psikolog ahliyang membantu memberi jawaban terkait pertanyaan-pertanyaan seputar persaingan antar saudara. Hasil daripenelitian mendapatkan bahwa pola komunikasi yang paling sering digunakan adalah pola komunikasi demokratis. Kata Kunci-persaingan antar saudara, keluarga, pola komunikasi.
Strategi Komunikasi Kesehatan Kader Posyandu Dalam Menurunkan Angka Stunting di Posyandu Desa Besuk Agung Ismi’ Aida, Thea Kirana; Rina, Nofha
Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 4 No. 11 (2025): JURNAL LOCUS: Penelitian dan Pengabdian
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/locus.v4i11.4660

Abstract

Penelitian ini menganalisis strategi komunikasi kesehatan yang diterapkan Kader Posyandu dalam upaya menurunkan angka stunting di Desa Besuk Agung, Kabupaten Probolinggo. Latar belakang penelitian ini adalah tingginya prevalensi stunting di wilayah pedesaan yang memerlukan intervensi komunikasi kesehatan yang efektif melalui kegiatan Posyandu. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam terhadap 10 informan (5 Kader Posyandu sebagai informan utama, 3 ibu balita sebagai informan pendukung, 1 Ketua TP PKK, dan 1 Pengelola Program Dinas Kesehatan sebagai informan ahli), serta dokumentasi. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi komunikasi kesehatan Kader Posyandu mencakup lima komponen utama: (1) pemilihan komunikator yang memiliki etos, pathos, dan logos; (2) penyampaian pesan kesehatan melalui komunikasi verbal (bahasa Madura dan istilah sederhana) dan non-verbal (gesture, kontak mata, nada bicara pelan); (3) penggunaan media Buku KIA, speaker Masjid, telepon, dan WhatsApp; (4) penetapan komunikan anak usia 0-60 bulan tanpa diskriminasi status sosial-ekonomi; serta (5) dampak komunikasi yang menunjukkan perubahan kognitif, afektif, dan konatif ibu balita. Faktor pendukung keberhasilan meliputi kredibilitas Kader, konteks komunikasi yang sesuai, kejelasan pesan, dan kemampuan audiens. Sementara faktor penghambat utama adalah kepercayaan sebagian ibu terhadap mitos kesehatan tradisional. Kebaruan penelitian ini terletak pada identifikasi strategi komunikasi kesehatan berbasis kearifan lokal (penggunaan bahasa Madura dan adaptasi istilah medis) yang efektif dalam konteks pedesaan untuk perubahan perilaku kesehatan ibu balita.
Construction of gen Z political insights after watching 'Bacapres Bicara Gagasan' on YouTube Tabitha Hemastuti; Dasrun Hidayat; Zikri Fachrul Nurhadi; Nofha Rina
Jurnal ASPIKOM - Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 9, No 2 (2024): Jurnal ASPIKOM
Publisher : Asosiasi Pendidikan Tinggi Ilmu Komunikasi (ASPIKOM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24329/aspikom.v9i2.1454

Abstract

All Indonesians, especially Generation Z, need to be politically literate, as they are the ones who will shape the nation’s future. Since Generation Z constituted the majority of voters in the 2024 election, understanding their political insights is crucial. Despite their digital fluency, many Gen Z individuals remain disengaged from formal political processes. This study aims to analyze how Generation Z constructs political insight after watching the Bacapres Bicara Gagasan program on YouTube. Using a qualitative phenomenological method, this research explores their cognitive, affective, and personal integration experiences. The findings reveal that the program provided new perspectives on politics and influenced how Gen Z evaluates presidential candidates. The study underscores the importance of media, especially YouTube, in enhancing youth political awareness and participation in the digital age.
EDUCATIONAL COMMUNICATION MESSAGES BETWEEN TEACHERS AND STUDENTS AT SMPN 1 MARGAHAYU, BANDUNG REGENCY Nida Yasmin; Nofha Rina
Multidiciplinary Output Research For Actual and International Issue (MORFAI) Vol. 5 No. 6 (2025): Multidiciplinary Output Research For Actual and International Issue
Publisher : RADJA PUBLIKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54443/morfai.v5i6.3469

Abstract

This study aims to analyze educational communication messages between teachers and students at SMPN 1 Margahayu, focusing on three main aspects: conveying positive expectations, communicating learning goals and outcomes, and providing feedback. Ineffective communication often leads to low student participation, lack of clarity of instruction, and decreased learning motivation. Using a qualitative approach and phenomenological method, this study explores the experiences of teachers and students in classroom learning interactions. The results show that teachers convey positive expectations through a fair approach, equitable discussion space, and personal interactions that motivate students. Learning objectives are clearly conveyed from the beginning, helping students understand the direction of learning. Feedback is given concretely, timely and according to students' needs. Teachers also reflect on students' understanding and adjust teaching strategies accordingly. These findings confirm the importance of educational communication that not only conveys information, but also builds emotional connections and encourages active participation. Therefore, strengthening teachers' communication skills is a key factor in creating an inclusive, dialogic and meaningful learning environment.
PELATIHAN KOMUNIKASI EFEKTIF DALAM MENCIPTAKAN KEHARMONISAN ANTAR SYBLINGS DI PANTI ASUHAN ROEMAH QUR’AN: PENGHAFAL QUR’AN YATIM DAN DHUAFA ANTAPANI, BANDUNG Lucy Pujasari Supratman; Nofha Rina; Aep Wahyudin
The Proceeding of Community Service and Engagement (COSECANT) Seminar Vol. 4 No. 1 (2024): The Proceeding of Community Service and Engagement (COSECANT) Seminar
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25124/cosecant.v6i1.7767

Abstract

Komunikasi yang baik dan lancar antara sesama keluarga bisa memperkuat hubungan sebuah keluarga. Di sebuah panti asuhan, keluarga inti yang dibangun adalah hubungan adik-kakak asuh. Panti asuhan merupakan sebuah lembaga social dengan fungsi keluarga di dalamnya. terutama bagi para anak-anak asuh dengan beragam rentang usia yang tinggal bersama layaknya keluarga biologis (saudara sedarah). Komunikasi antara anak-anak panti asuhan yang tinggal dalam satu rumah (panti asuhan) terjalin dalam hubungan sebagai fosters syblings (kakak adih asuh) menjadi permasahalah bila anak- anak sudah tidak mau/segan mengenal satu sama lain karena adanya sibling rivalty (persaingan kakak-adik). Di panti asuhan Rumah Qur’an: Penghafal Qur’an Yatim dan Dhuafa Antapani, Bandung system kakak adik asuh membantu seluruh anak-anak panti asuhan saling merekatkan satu sama lain membangun attachment satu sama lain karena melalui system ini, semua anak asuh mendapatkan rotasi peran sebagai kakak adik asuh untuk membangun ikatan batin. Urgensi pengabdian Masyarakat ini dilakukan yaitu untuk memberikan pemahaman tentang pentingnya peran komunikasi keluarga dalam membangun keharmonisa antar saudarasaudari angkat di Panti Asuhan agat saling memahami dan menyayangim serta terhindar dari Syblings Rivalry. Kegiatan ini juga akan melibatkan game interaktif untuk memperkuat tali persaudaran antar adik kakak angkat di Panti Asuhan Roemah Qur’an
The Role of Conversation in Family Communication for Gay Homosexual Individuals. Nurrezqia, Agnessya; Rina, Nofha
Indonesian Journal of Social Science Research Vol. 5 No. 2 (2024): Indonesian Journal of Social Science Research (IJSSR)
Publisher : Future Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.11594/ijssr.05.02.15

Abstract

This research discusses the role of family communication in the formation of gay identity through conversational orientation. Early education on the classification of sexual roles provided by parents is expected to serve as a reference for individual behavior. Through family communication, a social construction is built by the family that evolves with their experiences and meanings as they face challenges and difficulties. This study uses a qualitative method with a phenomenological approach and snowball sampling to collect data from gay individuals. Data analysis was conducted using thematic analysis aided by qualitative software Atlas.ti V.9. The results show that conversational orientation within the family plays a significant role in shaping the identity and behavior of gay individuals. The main findings include six conversational themes: openness in expressing opinions and discussing issues, parental expectations of children's behavior, positive messages and motivation, passive parental roles, reserved communication, and verbal abuse. Open communication within the family helps gay individuals feel accepted and supported, while closed or negative communication tends to lead to isolation and decreased self-confidence. This research emphasizes the importance of open and inclusive family communication in addressing issues of sexuality.
Halal Message Design “No Pork, No Lard” on Consumer Purchasing Deci-sions at All You Can Eat Wangja Korean Barbeque Restaurant Ferdian, Ilham; Rina, Nofha
Indonesian Journal of Social Science Research Vol. 5 No. 2 (2024): Indonesian Journal of Social Science Research (IJSSR)
Publisher : Future Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.11594/ijssr.05.02.19

Abstract

Nowadays, the public in this nation is becoming more knowledgeable about eating halal meals due to increasing the uses of social media as a medium to get information. Usually, Muslim consumers will select restaurants that have halal certificate, especially for All You Can Eat restaurant. But in order to attract more consumers, some restaurants that do not have a halal certificate will advertise their restaurant with “No Pork, No Lard” signage. The aim of this study is to determine the effect of the halal message design “No Pork, No Lard” on consumer purchasing decisions. A quantitative methodology used in this research and a questionnaire was used to collect the data. The research results show that the halal message design "No Pork, No Lard" has a significant effect on Wangja Korean Barbeque consumer purchasing decisions by 50%.
Co-Authors Abdul Fadli K Ade Liana Adi Bayu Mahadian ADRIO KUSMAREZA ADIM Aep Wahyudin Aiza Nabilla Arifputri Alila Pramiyanti Anak Agung Ayu Meisya Dewi Anisa Diniati Aqilla Putri Herta Aqilla Putri Herta Asticharahmani, Rr. Aldina Astuti, Sri Wahyuning Ayu Wulandari Aziziyah, Devi Nur Berlian Primadani Satria Putri Citta, Givania Diwiya Dasrun Hidayat Dasrun Hidayat Devry Josiarvi Dharmawan Dewi K.Soedarsono Dhea Nursyafitri Liani Diah Agung Esfandari Endah Ayu Kurnia Sari Fatmah Hulaibi Ferdian, Ilham Hanny Hafiar Idola Perdini Putri Imam Zuliantripa Isabela Brenda Evelyne Fernando Putri Kalimau Ismi’ Aida, Thea Kirana Jenny Ratna Suminar Jurnal COMMED Justicia Chantika Dhea Arda Khairiyyah, Lathifah Komang Sujantini Lucy Pujasari Supratman Lusi Satia Rahmawati Lyra, Aquila Dinda Meilania Kusuma Dewi Mia Rachmayanti Muhammad Alif Akbar Muhammad Luthfi Nancy Citra Purnaningtyas Natasya Puspita Sari Naya, Pramedistiyani N Ain Nida Yasmin Ninis Agustini Damayani Nugroho, Pramudya Wahyu Nurrezqia, Agnessya Pitthauly Haomasan Purnama, Aulia Wulansari Putri Apsarini, Elsa Putri, Salma Raina Rahma Nur Fathiyyah Raissa Azaria Arief Ramadhan, Aditya Bagus Rana Aushaf Ratika Zahra Reni Nuraeni Risalah, Aisyah Mujahidah Ruri Wahyu Yuriadi Ruth Mei Ulina Malau Saleh, Kanaya Putri Athira Sang Ayu Putu Vajravany Yudyaputri Warasenda Sarah Derma Ekaputri Satia Rahmawati, Lusi Tabitha Hemastuti Thoibah, Sufaira Tita Melia Milyane Wiwin Sukmawati Yuliani Rahma Putri Zaxrie, Shifa 'Ainun Zikri Fachrul Nurhadi, Zikri Fachrul