Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Eksplorasi Penggunaan Permainan Edukatif Islami Dalam Memahami Konsep Matematika Dasar Mia Audina Musyadad; Agus Jaenal; Irena Laras; Diah Widiawati; Saepudin Saepudin
Journal on Education Vol 7 No 1 (2024): Journal on Education: Volume 7 Nomor 1 Tahun 2024
Publisher : Departement of Mathematics Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joe.v7i1.7564

Abstract

Education based on religious values ​​is very important in forming students' character. In this context, the use of Islamic educational games as a basic mathematics learning method in elementary schools has great potential to increase students' understanding, while instilling Islamic values. The aim of this research is to explore the impact of using Islamic educational games in helping students understand basic mathematical concepts at SDIT Kasih Ibu. This research uses a quantitative approach with a pretest-posttest experimental design. Data was collected through pretest and posttest to measure students' mathematical understanding, observations during learning, as well as interviews with teachers and students. The research subjects were 30 fourth grade students who took part in mathematics learning using Islamic educational games. The research results showed a significant increase in understanding basic mathematics after using Islamic educational games. The students' average score on the posttest increased 20 points compared to the pretest. Additionally, students demonstrated higher engagement and increased motivation during learning. This game also supports student character development by integrating Islamic values ​​such as honesty and discipline. Implications: This research suggests that Islamic educational games should be integrated more widely in basic mathematics learning as an effective alternative for improving students' academic understanding and character building in religious-based elementary schools.
Implementasi Metode Pembelajaran Total Phisical Response terhadap Mata Pelajaran Bahasa Inggris Sekolah Dasar Yulia Sukmiyanti; Suryani Suryani; Mia Audina Musyadad
Jurnal Pendidikan Dirgantara Vol. 2 No. 3 (2025): Agustus : Jurnal Pendidikan Dirgantara
Publisher : Asosiasi Riset Ilmu Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/jupendir.v2i3.551

Abstract

The rare of English in Indonesia in communicating in everyday life one of the reasons students have difficulty in memorizing and understanding English. Because of this, the author made a study that aims ti find out how much influence the Total Physical Response (TPR) learning method hason the learning outcomes of fourth grade elementary school students at SDN Lemah Duhur III. This research uses a quantitative approach with a pretest-posttest experiment. Giving pretest ang posttest question, student interviews and observations during learning took place as a source of data that researchers obtained. A total of 10 fourth grade students who participated in English learning activities in memorizing and understanding Engtlish using the TPR method became research subjects. The research show the results of significant increase between before using the TPR methode and after using TPR method.
Inovasi Pembelajaran Anak Usia Dini Berbasis Teknologi Untuk Meningkatkan Keterampilan Literasi Dan Numerasi Anak : Penelitian Hasan Al Banna; Kurniasih; Riki Faisal; Mia Audina Musyadad; Haris Sandi Yudha
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 1 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 1 (Juli 2025 -
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i1.1739

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah membuka peluang baru dalam inovasi pembelajaran anak usia dini, khususnya dalam mendukung keterampilan literasi dan numerasi. Namun demikian, masih banyak lembaga PAUD yang belum optimal memanfaatkan teknologi dalam proses belajar, termasuk di wilayah Kecamatan Kutawaluya, Kabupaten Karawang. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas guru PAUD dalam merancang dan mengimplementasikan pembelajaran berbasis teknologi yang kontekstual dan menyenangkan. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah pendekatan Asset-Based Community Development (ABCD) dengan tahapan pemetaan aset komunitas, perencanaan aksi bersama, pelatihan, pendampingan, dan refleksi kolaboratif. Subyek kegiatan adalah guru-guru dari beberapa lembaga PAUD di Kutawaluya yang menunjukkan komitmen terhadap perubahan pembelajaran. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan dalam penggunaan media digital oleh guru, munculnya kelompok belajar guru (komunitas praktik), serta keterlibatan orang tua dalam mendukung kegiatan belajar anak di rumah. Transformasi sosial juga mulai terbentuk, ditandai dengan munculnya pemimpin lokal, peningkatan kerja sama antarlembaga, dan terbentuknya pranata baru yang mendukung ekosistem pembelajaran berbasis teknologi. Implikasi dari kegiatan ini menunjukkan bahwa pendekatan berbasis aset komunitas mampu menciptakan perubahan berkelanjutan dalam dunia pendidikan, terutama pada konteks pendidikan anak usia dini di daerah dengan akses terbatas terhadap inovasi teknologi.
The Pemberdayaan Orang Tua Dalam Stimulasi Perkembangan Anak Melalui Kegiatan Parenting di PAUD : Pengabdian Abdul Fatah; Siti Nur Fikriyah; Ade Ismail Fahmi; Mia Audina Musyadad; Rini Novianti Yusuf
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 1 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 1 (Juli 2025 -
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i1.2076

Abstract

Pendidikan anak usia dini merupakan fondasi penting dalam pembentukan karakter, kecerdasan, dan kemandirian anak. Salah satu faktor utama yang memengaruhi optimalisasi perkembangan anak adalah keterlibatan orang tua dalam proses stimulasi sejak dini. Namun, dalam kenyataan di lapangan, masih banyak orang tua yang belum memahami dan belum memiliki keterampilan yang memadai dalam melakukan stimulasi perkembangan anak secara tepat dan menyenangkan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberdayakan orang tua melalui program parenting berbasis pendekatan Asset-Based Community Development (ABCD) di wilayah PAUD Kecamatan Kutawaluya. Kegiatan dilakukan dengan mengorganisasi komunitas, mengidentifikasi aset lokal, serta menyelenggarakan pelatihan dan pendampingan secara partisipatif. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman dan keterlibatan orang tua terhadap perkembangan anak, serta munculnya perubahan sosial seperti terbentuknya kelompok belajar parenting dan inisiatif lokal dari komunitas. Program ini tidak hanya menjawab kebutuhan edukatif orang tua, tetapi juga memicu tumbuhnya kesadaran kolektif akan pentingnya peran keluarga dalam pendidikan anak usia dini. Implikasi dari kegiatan ini menunjukkan bahwa penguatan peran orang tua melalui pendekatan berbasis aset komunitas dapat menjadi strategi efektif dan berkelanjutan dalam meningkatkan kualitas layanan PAUD berbasis keluarga dan masyarakat.
Implementation Of Islamic Legal Principles In Islamic Education Management In The Digital Era: Implementasi Prinsip Hukum Islam dalam Manajemen Pendidikan Islam di Era Digital Dhani Sudirman; Ricki Faisal; Hasan Al Banna; Rendi Atnanto; Mia Audina Musyadad
Jurnal Keislaman Vol. 8 No. 2 (2025): Jurnal Keislaman
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Taruna Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54298/jk.v8i2.535

Abstract

Islamic education management in the digital era faces various challenges in maintaining harmony between the use of technology and the principles of Islamic law, which must be maintained. Technology provides easy access to information and learning, but on the other hand, there is a potential risk of negative influences that can shift Islamic values if not managed wisely and in accordance with sharia. This study aims to analyze the implementation of Islamic legal principles in Islamic education management at SMPIT Al Muslih and to identify the challenges and solutions faced in integrating technology with Islamic values. The research method used was a qualitative approach with a case study. Data were collected through observation and in-depth interviews with administrators and educators at SMPIT Al Muslih. Data analysis was conducted using descriptive qualitative techniques. The results show that SMPIT Al Muslih has attempted to implement Islamic legal principles in educational management by paying careful attention to the use of technology. Technology is used to support the learning process and educational management, while maintaining compliance with sharia values. However, there are challenges related to inadequate regulations and low digital competence among educators. This hampers the optimal implementation of Islamic legal principles in educational management. The implications of this research indicate the need to develop policies and regulations that are adaptive to technological developments, while maintaining the integrity of Islamic values.
Pemanfaatan Komputer dalam Pembelajaran Berbasis Augmented Reality (AR) untuk Meningkatkan Pemahaman Materi IPA di SDIT Kasih Ibu Fikriyah, Siti Nur; Supriatna, Asep; Saepudin, Saepudin; Jaenal, Agus; Musyadad, Mia Audina
El-Mujtama: Jurnal Pengabdian Masyarakat  Vol. 5 No. 1 (2025): El-Mujtama: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Intitut Agama Islam Nasional Laa Roiba Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47467/elmujtama.v5i1.5721

Abstract

In this digital era, technology has an important role in improving the quality of education. This Community Service Activity (PKM) aims to increase understanding of science material at SDIT Kasih Ibu through the use of Augmented Reality (AR) technology. The main aim of this activity is to empower teachers in using AR and increase students' interest and understanding of science material. The method used is training for teachers regarding the use of AR in learning, followed by the application of this technology in the classroom. By using AR, science material is presented interactively, allowing students to more easily understand difficult concepts. The results of the activity show that teachers can implement AR well in learning. Students become more interested, active, and understand the material better, because learning is more visual and interactive. Students' digital skills also increase, because they are invited to interact directly with technology in the learning process. The implication of this activity is the importance of integrating technology in education to improve the quality of learning and students' digital skills. This activity provides an example for other schools in utilizing technology to empower teachers and improve student learning experiences. In the future, further development is needed in the use of AR and ongoing training for teachers so that the application of technology can be more optimal in learning.
Pelatihan Manajemen Sumber Daya Manusia dalam Meningkatkan Kinerja Tenaga Pendidik yang Religius dan Berkarakter Islami : Pengabdian Ade Ismail Fahmi; Rini Novianti Yusuf; Asep, Asep Supriatna; Haris Sandi Yudha; Mia Audina Musyadad
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 2 (October 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i2.4105

Abstract

Pendidikan Islam senantiasa menghadapi tantangan dalam membangun kualitas sumber daya manusia yang tidak hanya unggul secara profesional, tetapi juga berkarakter religius dan berlandaskan nilai-nilai spiritual Islami. Berangkat dari permasalahan tersebut, kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan dalam bentuk Pelatihan Manajemen Sumber Daya Manusia dalam Meningkatkan Kinerja Tenaga Pendidik yang religius dan berkarakter Islami. Tujuan kegiatan adalah memperkuat kapasitas guru dalam mengelola kinerja secara efektif dengan berlandaskan prinsip manajemen Islami, yang menekankan kedisiplinan, tanggung jawab, komunikasi harmonis, dan etos kerja berbasis nilai spiritual. Metode yang digunakan adalah Community Based Research (CBR) yang menempatkan komunitas sebagai mitra setara dalam perencanaan, pelaksanaan, hingga evaluasi kegiatan. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pada aspek kedisiplinan, komunikasi, serta kesadaran guru dalam mengintegrasikan nilai Islami dalam kinerja sehari-hari. Selain itu, terbentuk forum guru Islami sebagai pranata baru dan muncul kepemimpinan lokal yang memperkuat solidaritas komunitas sekolah. Implikasi dari kegiatan ini adalah terjadinya transformasi sosial di lingkungan pendidikan Islam yang mampu menjawab tantangan global dengan solusi berbasis nilai spiritual.
The Strategi Guru Mengembangkan Pemahaman Konsep Pecahan melalui Media Konkret dalam Pembelajaran Matematika Dasar: Strategi Guru Mengembangkan Pemahaman Konsep Pecahan melalui Media Konkret dalam Pembelajaran Matematika Dasar Mia Audina Musyadad Mia; Agus Jaenal; Rahman Tanjung; Vina Febiani Musyadad; Diah Widiawati
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.6397

Abstract

Pembelajaran matematika pada tingkat dasar menuntut pendekatan yang mampu menghubungkan konsep abstrak dengan pengalaman konkret siswa, terutama pada materi pecahan yang kerap menjadi sumber kesulitan konseptual dalam proses belajar. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi guru dalam mengembangkan pemahaman konsep pecahan melalui penggunaan media konkret serta menelaah bentuk implementasi dan dampaknya terhadap konstruksi pemahaman siswa. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan desain studi lapangan, di mana data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi pembelajaran, dan analisis dokumen pembelajaran di Madrasah Ibtidaiyah Nurul Falah Kecamatan Majalaya Kabupaten Karawang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru menerapkan serangkaian strategi berbasis aktivitas manipulatif, representasi bertahap, dan pengaitan dengan situasi kontekstual sehingga siswa mampu memaknai pecahan sebagai bagian dari keseluruhan sebelum beralih pada simbol dan operasi matematis. Penggunaan media konkret seperti potongan kertas, benda kelas, serta alat peraga buatan guru terbukti membantu proses visualisasi konsep, meningkatkan keterlibatan belajar, dan memfasilitasi transisi pemahaman dari pengalaman nyata menuju representasi abstrak. Temuan tersebut mengindikasikan bahwa pembelajaran pecahan yang dirancang secara sistematis melalui pengalaman langsung mampu memperkuat proses internalisasi konsep pada siswa sekolah dasar. Implikasi penelitian ini menegaskan pentingnya penguatan kompetensi pedagogik guru dalam merancang dan memanfaatkan media konkret sebagai strategi pembelajaran konseptual, serta perlunya dukungan kelembagaan agar praktik serupa dapat diadopsi secara lebih luas dalam pembelajaran matematika dasar.
Internaliasi Nilai Keislaman melalui Budaya Sekolah Islami pada Siswa Madrasah Ibtidaiyah Kelas Awal Asep Supriatna Asep; Agus Jaenal; Supand; Dede Ajeng Arini; Mia Audina Musyadad
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.6551

Abstract

Fenomena kehidupan pendidikan pada tingkat dasar menunjukkan bahwa proses pembentukan karakter dan nilai tidak hanya berlangsung melalui transfer pengetahuan, tetapi juga melalui pengalaman sosial dan budaya yang hadir dalam lingkungan sekolah. Dalam konteks tersebut, praktik pendidikan di madrasah menggambarkan bagaimana nilai keislaman terinternalisasi melalui kebiasaan, interaksi, dan simbol-simbol yang hidup dalam budaya sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses internalisasi nilai keislaman melalui budaya sekolah islami pada siswa kelas awal Madrasah Ibtidaiyah Tarbiyatul Athfal Kecamatan Pangkalan Kabupaten Karawang, meliputi bentuk implementasi, peran aktor sekolah, serta dinamika yang terjadi dalam pelaksanaannya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan telaah dokumen, yang dianalisis melalui prosedur reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan secara berkelanjutan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa internalisasi nilai berlangsung melalui pembiasaan ibadah, keteladanan guru, ritual keagamaan, tata tertib sekolah, serta interaksi sosial yang bernuansa religius dan konsisten diterapkan dalam kehidupan sekolah. Temuan tersebut memperlihatkan bahwa budaya sekolah berfungsi sebagai ruang pembelajaran nilai yang efektif, terutama bagi siswa kelas awal yang berada pada tahap perkembangan dasar. Implikasi penelitian ini memberi penguatan terhadap pentingnya desain budaya sekolah islami sebagai strategi pendidikan nilai, serta menjadi rujukan bagi pengembangan program pembinaan karakter pada satuan pendidikan serupa.
Strengthening the Legal Capacity of MSMEs through a Business Identification Number (NIB) Assistance Program in Karawang Regency Masjur, Emi Anggreani; Agus; Fahmi, Ade Ismail; Warsali; Musyadad, Mia Audina
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 7 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v7i2.17387

Abstract

AbstrakProgram pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan sebagai respons terhadap masih rendahnya tingkat legalitas usaha pada pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah berbasis industri rumahan di Kecamatan Banyusari, Kabupaten Karawang. Ketiadaan Nomor Induk Berusaha membatasi akses UMKM terhadap program dukungan pemerintah dan layanan legalitas usaha lanjutan. Program ini bertujuan untuk memperkuat kapasitas hukum pelaku UMKM melalui pendampingan dalam memperoleh Nomor Induk Berusaha sebagai bentuk dasar legalitas usaha. Kegiatan dilaksanakan dengan menggabungkan sosialisasi dan praktik langsung melalui sistem Online Single Submission dengan menggunakan telepon genggam. Program ini melibatkan 40 pelaku UMKM dari 12 desa di Kecamatan Banyusari. Peserta didampingi mulai dari pendaftaran akun, pengisian data usaha, hingga penerbitan NIB. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa seluruh peserta berhasil memperoleh Nomor Induk Berusaha. Program ini juga meningkatkan pemahaman peserta terhadap prosedur perizinan digital, memperkuat kesadaran mereka mengenai pentingnya legalitas usaha, serta membantu mereka mengatasi kendala teknis selama proses pendaftaran. Temuan ini menunjukkan bahwa pendampingan yang bersifat langsung dan berbasis praktik efektif dalam memperkuat kapasitas hukum UMKM serta mendukung akses mereka terhadap program pengembangan usaha lanjutan.