Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

The Strategi Guru Mengembangkan Pemahaman Konsep Pecahan melalui Media Konkret dalam Pembelajaran Matematika Dasar: Strategi Guru Mengembangkan Pemahaman Konsep Pecahan melalui Media Konkret dalam Pembelajaran Matematika Dasar Mia Audina Musyadad Mia; Agus Jaenal; Rahman Tanjung; Vina Febiani Musyadad; Diah Widiawati
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.6397

Abstract

Pembelajaran matematika pada tingkat dasar menuntut pendekatan yang mampu menghubungkan konsep abstrak dengan pengalaman konkret siswa, terutama pada materi pecahan yang kerap menjadi sumber kesulitan konseptual dalam proses belajar. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi guru dalam mengembangkan pemahaman konsep pecahan melalui penggunaan media konkret serta menelaah bentuk implementasi dan dampaknya terhadap konstruksi pemahaman siswa. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan desain studi lapangan, di mana data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi pembelajaran, dan analisis dokumen pembelajaran di Madrasah Ibtidaiyah Nurul Falah Kecamatan Majalaya Kabupaten Karawang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru menerapkan serangkaian strategi berbasis aktivitas manipulatif, representasi bertahap, dan pengaitan dengan situasi kontekstual sehingga siswa mampu memaknai pecahan sebagai bagian dari keseluruhan sebelum beralih pada simbol dan operasi matematis. Penggunaan media konkret seperti potongan kertas, benda kelas, serta alat peraga buatan guru terbukti membantu proses visualisasi konsep, meningkatkan keterlibatan belajar, dan memfasilitasi transisi pemahaman dari pengalaman nyata menuju representasi abstrak. Temuan tersebut mengindikasikan bahwa pembelajaran pecahan yang dirancang secara sistematis melalui pengalaman langsung mampu memperkuat proses internalisasi konsep pada siswa sekolah dasar. Implikasi penelitian ini menegaskan pentingnya penguatan kompetensi pedagogik guru dalam merancang dan memanfaatkan media konkret sebagai strategi pembelajaran konseptual, serta perlunya dukungan kelembagaan agar praktik serupa dapat diadopsi secara lebih luas dalam pembelajaran matematika dasar.
Internaliasi Nilai Keislaman melalui Budaya Sekolah Islami pada Siswa Madrasah Ibtidaiyah Kelas Awal Asep Supriatna Asep; Agus Jaenal; Supand; Dede Ajeng Arini; Mia Audina Musyadad
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.6551

Abstract

Fenomena kehidupan pendidikan pada tingkat dasar menunjukkan bahwa proses pembentukan karakter dan nilai tidak hanya berlangsung melalui transfer pengetahuan, tetapi juga melalui pengalaman sosial dan budaya yang hadir dalam lingkungan sekolah. Dalam konteks tersebut, praktik pendidikan di madrasah menggambarkan bagaimana nilai keislaman terinternalisasi melalui kebiasaan, interaksi, dan simbol-simbol yang hidup dalam budaya sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses internalisasi nilai keislaman melalui budaya sekolah islami pada siswa kelas awal Madrasah Ibtidaiyah Tarbiyatul Athfal Kecamatan Pangkalan Kabupaten Karawang, meliputi bentuk implementasi, peran aktor sekolah, serta dinamika yang terjadi dalam pelaksanaannya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan telaah dokumen, yang dianalisis melalui prosedur reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan secara berkelanjutan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa internalisasi nilai berlangsung melalui pembiasaan ibadah, keteladanan guru, ritual keagamaan, tata tertib sekolah, serta interaksi sosial yang bernuansa religius dan konsisten diterapkan dalam kehidupan sekolah. Temuan tersebut memperlihatkan bahwa budaya sekolah berfungsi sebagai ruang pembelajaran nilai yang efektif, terutama bagi siswa kelas awal yang berada pada tahap perkembangan dasar. Implikasi penelitian ini memberi penguatan terhadap pentingnya desain budaya sekolah islami sebagai strategi pendidikan nilai, serta menjadi rujukan bagi pengembangan program pembinaan karakter pada satuan pendidikan serupa.
Strengthening the Legal Capacity of MSMEs through a Business Identification Number (NIB) Assistance Program in Karawang Regency Masjur, Emi Anggreani; Agus; Fahmi, Ade Ismail; Warsali; Musyadad, Mia Audina
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 7 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v7i2.17387

Abstract

AbstrakProgram pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan sebagai respons terhadap masih rendahnya tingkat legalitas usaha pada pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah berbasis industri rumahan di Kecamatan Banyusari, Kabupaten Karawang. Ketiadaan Nomor Induk Berusaha membatasi akses UMKM terhadap program dukungan pemerintah dan layanan legalitas usaha lanjutan. Program ini bertujuan untuk memperkuat kapasitas hukum pelaku UMKM melalui pendampingan dalam memperoleh Nomor Induk Berusaha sebagai bentuk dasar legalitas usaha. Kegiatan dilaksanakan dengan menggabungkan sosialisasi dan praktik langsung melalui sistem Online Single Submission dengan menggunakan telepon genggam. Program ini melibatkan 40 pelaku UMKM dari 12 desa di Kecamatan Banyusari. Peserta didampingi mulai dari pendaftaran akun, pengisian data usaha, hingga penerbitan NIB. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa seluruh peserta berhasil memperoleh Nomor Induk Berusaha. Program ini juga meningkatkan pemahaman peserta terhadap prosedur perizinan digital, memperkuat kesadaran mereka mengenai pentingnya legalitas usaha, serta membantu mereka mengatasi kendala teknis selama proses pendaftaran. Temuan ini menunjukkan bahwa pendampingan yang bersifat langsung dan berbasis praktik efektif dalam memperkuat kapasitas hukum UMKM serta mendukung akses mereka terhadap program pengembangan usaha lanjutan.
TENSIONS IN PEDAGOGICAL COMPETENCE OF ELEMENTARY MADRASAH TEACHERS IN IMPLEMENTING DIFFERENTIATED LEARNING Banna, Hasan Al; Musyadad, Vina Febiani; Atnanto, Rendi; Pahlevi, Muhammad Reza; Musyadad, Mia Audina
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 6 No 2 (2026): Vol. 6 No. 2 Edisi Mei 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v6i2.4631

Abstract

Transformation of learning in elementary education requires teachers to accommodate diverse student characteristics through a differentiated approach. In Madrasah Ibtidaiyah (Islamic elementary school), this demand overlaps with the responsibility to strengthen Islamic values, giving rise to unique dynamics in pedagogical practice. This study aims to analyze the tensions between teachers' pedagogical competencies in implementing differentiated learning at Madrasah Ibtidaiyah Al-Umm Klari. The study employed a qualitative case study approach. Data were collected through participant observation, in-depth interviews, and documentation studies, then analyzed interactively through reduction, presentation, and drawing conclusions. The results indicate that differentiation has been attempted through a variety of tasks and learning products, but has not been consistently integrated into the process and assessment aspects. School policy support is normative, while technical implementation relies on teacher initiative. Tensions arise from administrative burdens, time constraints, and classroom management challenges in managing diverse activities. These findings confirm that the implementation of differentiation is not only related to teachers' conceptual understanding but also to the readiness of the school system. The implications of this research emphasize the importance of strengthening operational guidelines, ongoing training, and professional collaboration to support a more adaptive learning transformation in madrasahs.
ANALISIS RESISTENSI ORANG TUA TERHADAP IMPLEMENTASI PROGRAM PENGUATAN PROFIL PELAJAR RAHMATAN LIL ‘ALAMIN DI MADRASAH IBTIDAIYAH Jaenal, Agus; Tanjung, Rahman; Kusmiati, Ety; Fikriyah, Siti Nur; Musyadad, Mia Audina
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 6 No 2 (2026): Vol. 6 No. 2 Edisi Mei 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v6i2.4636

Abstract

Penguatan karakter peserta didik menjadi salah satu fokus penting dalam pengembangan pendidikan di madrasah, khususnya melalui penguatan nilai-nilai keislaman yang menekankan sikap moderat, toleran, dan berorientasi pada kemaslahatan. Konsep Profil Pelajar Rahmatan Lil ‘Alamin dikembangkan untuk membentuk peserta didik yang memiliki karakter religius, inklusif, serta mampu berinteraksi secara harmonis dalam kehidupan sosial. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk resistensi orang tua serta faktor-faktor yang mempengaruhi munculnya resistensi terhadap implementasi Program Penguatan Profil Pelajar Rahmatan Lil ‘Alamin di Madrasah Ibtidaiyah Negeri 2 Karawang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan secara interaktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa resistensi orang tua lebih banyak muncul dalam bentuk keraguan dan keterbatasan pemahaman terhadap konsep serta implementasi program. Kondisi tersebut dipengaruhi oleh faktor komunikasi antara pihak madrasah dan orang tua serta tingkat keterlibatan orang tua dalam kegiatan sekolah. Pihak madrasah merespon dinamika tersebut melalui berbagai kegiatan sosialisasi dan penguatan komunikasi dengan orang tua. Temuan penelitian ini memberikan implikasi bahwa keberhasilan implementasi program pendidikan karakter di madrasah memerlukan sinergi antara lembaga pendidikan dan keluarga melalui komunikasi yang efektif dan partisipasi yang berkelanjutan.
STRATEGI PEMECAHAN SOAL CERITA MATEMATIKA DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA MADRASAH IBTIDAIYAH Musyadad, Mia Audina; Jaenal, Agus; Warsali, Warsali; Masjur, Emi Anggreani; Chabibah, Chabibah
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 6 No 2 (2026): Vol. 6 No. 2 Edisi Mei 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v6i2.4637

Abstract

Kemampuan berpikir kritis merupakan salah satu kompetensi penting yang perlu dikembangkan dalam pembelajaran matematika di sekolah dasar. Pembelajaran matematika tidak hanya berfokus pada kemampuan menghitung, tetapi juga pada kemampuan siswa dalam memahami permasalahan, menganalisis informasi, serta menentukan langkah penyelesaian secara logis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pemecahan soal cerita matematika dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa kelas V di Madrasah Ibtidaiyah Negeri 2 Karawang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Subjek penelitian terdiri dari guru kelas V dan siswa yang terlibat dalam proses pembelajaran matematika. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pemecahan soal cerita matematika dilakukan melalui beberapa tahapan, yaitu memahami masalah, mengidentifikasi informasi penting dalam soal, mendiskusikan kemungkinan strategi penyelesaian, serta menjelaskan kembali langkah penyelesaian yang dilakukan. Proses pembelajaran yang melibatkan diskusi dan penjelasan langkah penyelesaian mendorong keterlibatan siswa dalam aktivitas analisis dan refleksi terhadap permasalahan matematika. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa strategi pemecahan soal cerita dapat mendukung berkembangnya kemampuan berpikir kritis siswa dalam pembelajaran matematika. Implikasi penelitian ini menunjukkan pentingnya penerapan strategi pembelajaran yang menekankan pada proses pemahaman masalah dan aktivitas analitis siswa dalam menyelesaikan soal cerita matematika.
EKSPLORASI PEMAHAMAN DAN KEAKTIFAN SISWA MELALUI LKPD POP UP MENURUT ISLAM PADA MATERI PKN KELAS 6 DI SDI MIFTAHUL FALAH Nur Ilma; Mia Audina Musyadad; Agus Jaenal
MURABBI Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Murabbi
Publisher : Prodi PGMI STAI Sabili Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69630/jm.v5i1.96

Abstract

The background of this research is based on the low student engagement and shallow conceptual understanding due to the dominance of conventional teacher-centered learning methods, so that more interactive and meaningful learning innovations are needed. This study aims to explore student conceptual understanding and learning activity through the use of Islamic value-based Pop-Up Student Worksheets (LKPD) on the material of rights and obligations in Civics learning for grade VI at SDI Miftahul Falah Karawang Timur. This research uses a qualitative approach with a case study design. The research subjects consisted of teachers and grade VI students who were selected purposely. Data collection techniques included observation, semi-structured interviews, and documentation. Data analysis was carried out through data reduction, data presentation, and drawing conclusions, with validity testing through triangulation of sources and techniques. The results showed that the use of Islamic value-based Pop-Up Student Worksheets was able to significantly improve student conceptual understanding and learning activity. This is evident from the increase in students' average scores from 60% to 90%. Students were able to understand the concept of rights and obligations, explain their relationship, and relate them to Islamic values ​​such as honesty, responsibility, and justice. In conclusion, Islamic value-based Pop-Up LKPD is effective in increasing understanding and learning activity and creating interactive, contextual, and meaningful learning.