Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

KOHESI GRAMATIKAL PENGACUAN CERPEN KENA BATUNYA KARYA VERONICA PADA BUKU BAHASA INDONESIA SMP KELAS VIII Muhammad Yunus
STILISTIKA: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol 6 No 1 (2021): Stilistika: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya
Publisher : STKIP PGRI Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (140.192 KB) | DOI: 10.33654/sti.v6i1.1257

Abstract

ABSTRACT This study aims to describe the grammatical cohesion of references in short stories subjected to veronica's work on Indonesian language books in grade VII. This research is a qualitative study using discourse analysis and describing the grammatical cohesion of references contained in the short story hit by veronica's work on Indonesian language books in grade VII. The results of the research are the grammatical cohesion of persona referencing (me, you, he, he, they, us, me, you, him), Demonstrative referencing (place, time) contained in the short story of Veronica. This research was conducted in order to facilitate the eighth grade junior high school students in distinguishing the grammatical cohesion of references in the short story Kena Batunya Karya Veronica.
Identities, Language, and Wayang Gung of South Kalimantan Rezqan Farid; Muhammad Yunus
ENLIT Vol 1 No 1 (2021): ENLIT
Publisher : English Language Education Study Program of STKIP PGRI Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (256.863 KB) | DOI: 10.33654/enlit.v1i1.1246

Abstract

Art products are media to show the identities of their makers as well as the identities of society members enjoying them. Cultural and communal traits of society where the arts created and appreciated are reflected through the arts. Wayang Gung is a classic art from South Kalimantan rarely performed nowadays. Wayang Gung depicts cultural values of Banjarese people in the past. As one of valuable oral literatures of Banjarese, linguistic element of Wayang Gung is worth investigating to reveal identities and cultural trace of Banjarese people. In this study, scripts of Wayang Gung are collected through documentation technique and analyzed using Ethnolinguistics approach. Ethnolinguistics is chosen for analyzing tool as it focuses on investigating language used in society with the culture of that society. Furthermore, ethnolinguistics seeks to reveal identities of the language users. The results of this study show that Banjarese people consider.
Pematuhan Kesantunan dalam Kanal Animasi Santoon TV di Youtube Lili Agustina; Muhammad Yunus
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 9 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v9i1.2101

Abstract

Kesantunan berbahasa yang dilakukan akan menciptakan komunikasi yang baik antarpenutur. Kesantunan bisa diartikan menjadi cara berbahasa dengan tujuan mendekatkan jarak sosial yang akan menciptakan kedekatan emosi antara penutur dengan mitra tuturnya. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan hasil pematuhan kesantunan dalam kanal animasi Santoon TV di youtube. Data yang diteliti dalam penelitian ini adalah tuturan yang mengandung pematuhan kesantunan berbahasa dengan memperhatikan enam prinsip kesantunan berbahasa yang dikemukakan oleh Leech. Keenam maksim itu yakni maksim kebijaksanaan, kedermawanan, penghargaan, kesederhanaan, permufakatan, dan kesimpatisan. Berdasarkan data tuturan pematuhan prinsip kesantunan dalam kanal animasi Santoon TV di youtube ditemukan 10 tuturan realisasi maksim kebijaksanaan, 6 tuturan realisasi maksim kedermawanan, 13 tuturan realisasi maksim penghargaan, 3 tuturan realisasi maksim kerendahan hati, 11 tuturan realisasi maksim permufakatan, dan 7 tuturan realisasi maksim kesimpatisan. Total realisasi pematuhan prinsip kesantunan dalam berjumlah 50 tuturan. Pematuhan kesantunan berbahasa yang paling banyak ditemukan dalam kanal animasi Santoon TV di youtube adalah maksim penghargaan.
MITOS DALAM KUMPULAN CERITA PENDEK BACINA BUTA KARYA HATMIATI MASY’UD Sri Normuliati; Muhammad yunus
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol. 12 No. 4 (2022)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbsi.v12i4.45088

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan mitos-mitos yang ada dalam kumpulan cerpen Bacina Buta Karya Hatmiati Masy’ud. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan metode deskriptif. Data-data yang dikumpulkan berupa kata-kata, frasa, kalimat, dialog para tokoh dan paragraf yang berhubungan dengan mitos masyarakat Banjar. Setelah data terkumpul, data akan dianalisis. Dari Penelitian yang telah dilakukan, diperolahlah data berbagai macam mitos dalam cerpen tersebut di antaranya mitos , (1) pilanggur, (2) bahalat, (3) memasukkan foto ke dalam liang kubur orang yang meninggal, (4) mitos tentang mencuri pakaian anak/bayi, (5) jangan mandi ke sungai saat hari menjelang senja, (6) palangkahan, dan (7) bagaduhan buhaya. Hasil dari peneltian ini adalah mitos-mitos tersebut dipercaya masyarakat mempunyai pengaruh dalam kehidupan masyarakat.
Pendampingan Pemanfaatan Teknologi dalam Pembelajaran bagi Guru Senior Matematika Iin Ariyanti; Muhammad Yunus
JURPIKAT (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol 4 No 3 (2023)
Publisher : Politeknik Piksi Ganesha Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37339/jurpikat.v4i3.1363

Abstract

Teknologi pendidikan merupakan fenomena yang semakin berkembang dalam konteks pendidikan sekarang. Guru dapat mengembangkan konten pembelajaran yang inovatif serta menciptakan pengalaman pembelajaran yang menarik dan interaktif. Kesiapan dan adaptasi guru diperlukan dalam menghadapi tantangan perkembangan teknologi. Faktanya, tidak semua guru siap dalam menghadapi arus perkembangan teknologi di bidang pendidikan, khususnya guru senior. Kemampuan guru senior dalam menguasai teknologi pembelajaran masih terbatas meskipun mereka menunjukkan sikap optimis dan menyadari kebermanfaatannya dalam pembelajaran. Oleh karena itu mereka juga perlu diberikan kesempatan dalam memanfaatkan teknologi pembelajaran dengan melakukan pendampingan. Guru senior yang terpilih adalah guru matematika dengan 2 tahun sebelum pensiun yang diterapkan pada siswa kelas 7 dengan siswa 28 orang. Teknologi pembelajaran diterapkan pada materi penyajian data menggunakan aplikasi web liveworksheet dan wordwall. Secara keseluruhan kegiatan berjalan dengan baik dan lancar dimulai dari tahap persiapan, tahap pelaksanaan, dan tahap evaluasi. Guru senior serta siswa merasakan kebermanfaatan dari pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran di kelas.
Kearifan Lokal dalam Kumpulan Kisah Handap Bacina Buta Karya Hatmiati Masy’ud Normuliati, Sri; Yunus, Muhammad
Nusa: Jurnal Ilmu Bahasa dan Sastra Vol 18, No 1: Mei 2023
Publisher : Indonesian literature Program, Faculty of Humanities, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/nusa.18.1.58-70

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kearifan lokal yang ada dalam kumpulan cerpen Bacina Buta Karya Hatmiati Masy’ud. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan metode deskriptif. Data-data yang dikumpulkan berupa kata-kata, frasa, kalimat, dialog para tokoh dan paragraf yang berhubungan dengan kearifan lokal masyarakat Banjar. Pada proses analisis, data penelitian yang didapatkan akan dideskripsikan secara detail. Setelah proses analisis data, kegiatan terakhir adalah memberikan kesimpulan terhadap hasil penelitian. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, diperoleh data kearifan masyarakat Banjar dalam cerpen tersebut di antaranya, (1) tradisi membawa nyiru untuk mencari seseorang yang hilang karena disembunyikan oleh makhluk halus, (2) Kearifan lokal berwujud petuah atau pesan yang berupa larangan bagi anak gadis untuk jalan-jalan menjelang senja, (3) tradisi khatam Al-Quran dengan menggunakan payung kembang, (4) Kearifan lokal yang berupa perumpamaan dalam masyarakat Banjar, seperti kalaras karing, asa dikuracak bidawang talung puluh, dan disusuri buncu tapih.
Pelanggaran Kesantunan Berbahasa dalam Acara Lapor Pak Nadya; Yunus, Muhammad; Syakir, Akhmad; Rusmalina
Jurnal Keilmuan dan Keislaman Vol. 3, No. 3, September 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/jkk.v3i3.323

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk-bentuk pelanggaran prinsip kesantunan dan fungsi pelanggaran kesantunan berbahasa pada tuturan dalam program acara Lapor Pak. Penelitian ini menggunakan pendekatan pragmatik yang merupakan cabang ilmu bahasa yang mempelajari hubungan tanda, makna, dan konteks. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif analisis isi. Sumber data dalam penelitian ini adalah rekaman video program Lapor Pak yang diunggah di kanal YouTube Trans7 Official, khususnya 5 episode pada tanggal 1, 2, 3, 6, dan 7 Februari 2023. Data yang diperoleh terdiri dari 55 data pelanggaran prinsip kesantunan. Dari data tersebut diketahui bahwa terdapat 1) 26 pelanggaran maksim kesepakatan, 2) 16 pelanggaran maksim penghargaan, 3) 6 pelanggaran maksim kedermawanan, 4) 3 pelanggaran maksim kesimpatian, 5) 2 pelanggaran maksim kebijaksanaan, dan yang terakhir 6) 2 pelanggaran maksim kerendahan hati atau kesederhanaan. Untuk keseluruhan data yang diperoleh terdiri dari 52 data fungsi pelanggaran maksim kesantunan. Dari data tersebut diketahui bahwa terdapat 1) 41 fungsi pelanggaran tindak tutur asertif, 2) 9 fungsi pelanggaran tindak tutur direktif, dan terakhir 3) 2 fungsi pelanggaran tindak tutur ekspresif.
Feminisme dalam Film Mimpi Ananda Raih Semesta Karya Aishworo Ang (Analisis Semiotika Roland Barthes) Resmi, Nopia Citra; Yunus, Muhammad; Anwari, M. Ridha; Rusmalina
Jurnal Keilmuan dan Keislaman Vol. 3, No. 3, September 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/jkk.v3i3.324

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tanda dan makna film Mimpi Ananda Raih Semesta dalam mempresentasikan feminisme dan menjelaskan feminisme dalam adegan film Mimpi Ananda Raih Semesta. Teori yang digunakan untuk memecahkan penelitian ini adalah teori semiotika dan feminisme. Objek penelitian adalah film Mimpi Ananda Raih Semesta yang merupakan film Indonesia yang diproduksi dan ditayangkan pada tahun 2016 dengan durasi 105 menit. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif deskriptif dengan teknik analisis semiotika model Roland Barthes. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam film Mimpi Ananda Raih Semesta terdapat adegan-adegan yang menggambarkan nilai feminisme yang dilihat melalui tanda dan makna yang telah dianalisis. Selain itu, dalam film Mimpi Ananda Raih Semesta antara lain menggambarkan seorang perempuan yang pantang menyerah, kuat, mandiri, juga cerdas. Yang terakhir, berdasarkan hasil analisis melalui pembagian feminisme dalam film Mimpi Ananda Raih Semesta, yaitu feminisme liberal, feminisme radikal, dan feminisme eksistensialis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam film Mimpi Ananda Raih Semesta terdapat adegan-adegan yang menggambarkan nilai feminisme yang dilihat melalui tanda dan makna yang telah dianalisis. Selain itu, dalam film Mimpi Ananda Raih Semesta antara lain menggambarkan seorang perempuan yang pantang menyerah, kuat, mandiri, juga cerdas. Yang terakhir, berdasarkan hasil analisis melalui pembagian feminisme dalam film Mimpi Ananda Raih Semesta.
Meningkatkan Literasi Kesehatan Melalui Pojok Literasi Inklusif: Upaya Pencegahan Stunting Berbasis Teknologi di Pedesaan Kalimantan Selatan: Enhancing Health Literacy Through an Inclusive Literacy Corner: A Technology-Based Approach to Stunting Prevention in Rural South Kalimantan Hendera, Hendera; Yunus, Muhammad; Fitriah, Aziza; Nadilla, Dhea; Dewi, Alya Puspita; Hidayah, Alfina; Rijal, Muhammad; Anggraini, Pitria; Hidayatullah, Rahmat; Susanti, Marisa; Putri, Annisa
PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 10 No. 1 (2025): PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/pengabdianmu.v10i1.8403

Abstract

The community service program "Sehat Mandiri Patih Muhur Baru: Towards a Prosperous Village Through Inclusive Literacy Corner" was implemented to improve community knowledge and understanding of nutrition, health, and stunting prevention in Patih Muhur Baru Village, Barito Kuala Regency, South Kalimantan. This program integrates digital technology and practical health tools in the Inclusive Literacy Corner as an easily accessible center for health information and monitoring. The implementation methods include socialization, training of health cadres, technology application, mentoring, and evaluation. Results show significant improvements in community knowledge and awareness about balanced nutrition, exclusive breastfeeding, stunting prevention, and independent health monitoring. The Inclusive Literacy Corner recorded an average of 2 visitors per day with a total of 60 visits in the first month. Surveys indicate an increased understanding of stunting (80%), exclusive breastfeeding practices (85%), and utilization of health services (90% for Posyandu). The main challenges include limited internet access and low levels of digital literacy. This program demonstrates the potential of an inclusive health literacy approach in improving rural community health and supporting stunting prevention efforts.
Development and Introduction of Ecotourism in Pulantani Village Muhammad Yunus
Borneo Community Development Vol. 1 No. 1 (2021)
Publisher : UMBanjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35747/bcdj.v1i1.12

Abstract

The program for the development and introduction of ecotourism in Pulantani village is implemented as a community service program in 2021. This work program aims to develop ecotourism in Pulantani village, Haur Gading sub-district, upstream river Utara district. The problem found in the object is the lack of public knowledge on how to develop tourism potential. the method used is participatory and facilitative. The project implementation team participated and also provided facilities in the form of planning and planning assistance for ecotourism in Pulantani village as well as promoting the introduction of purun woven crafts as one of the local wisdom-based crafts.              The programs that are being carried out are still in the form of initiating plans and designs that need to be optimized by the community and assistance from local government support so that this program can develop properly and can be an alternative business sector for the surrounding community.