Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Faktor Risiko Kejadian Tuberkulosis Paru di Indonesia Tahun 2014-2021 : Literature Review: Risk Factors for Lung Tuberculosis in Indonesia 2014-2021 : Literature Review Salwa Salsabila Deliananda; R. Azizah
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 5 No. 9 (2022): September 2022
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v5i9.2622

Abstract

Latar belakang: Tuberkulosis Paru merupakan penyakit yang sudah lama muncul dan sampai saat ini masih menjadi salah satu masalah besar di bidang kesehatan. Indonesia merupakan kontributor terbesar kedua pada peningkatan kasus tuberkulosis secara global. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor risiko kejadian tuberkulosis paru di Indonesia. Metode: Jenis penelitian yang digunakan adalah meta-analisis dengan menggunakan sampel 16 artikel jurnal yang relevan. Metode pengumpulan data yang digunakan pada penelitian ini yaitu dengan pencarian artikel yang berhubungan dengan tujuan dari topik penelitian ini pada database yang digunakan yaitu Google Scholar sesuai dengan kriteria inklusi dan eksklusi. Data yang telah terkumpul akan di tabulasi dan dibuat tabel menggunakan Microsoft Excel dan data akan dianalisis dengan menggunakan aplikasi JASP 2 versi 0.16.2. Hasil: Penelitian ini menunjukkan hasil meta-analisis pada variabel kepadatan hunian rumah sebesar 2,1382 (95% CI 0,28 – 1,25), ventilasi rumah sebesar 1,1735 (95% CI -0,28 – 0,60) dan kelembapan rumah sebesar 1,9739 (95% CI 0,51 – 0,86). Kesimpulan: Penelitian ini menyimpulkan bahwa faktor risiko tertinggi yang dapat berdampak sebagai penyebab kasus penyakit tuberkulosis paru yaitu kepadatan hunian rumah dengan risiko 2,1382 lebih besar dibandingkan kepadatan hunian rumah yang telah memenuhi syarat.
Analisis Faktor Risiko Perilaku dengan Kasus Malaria pada Masyarakat di Indonesia - Meta Analysis 2016-2021 : Literature Review: Behavioral Risk Factor Analysis with Malaria Cases in Indonesian Society - Meta Analysis 2016-2021 : Literature Review Fadillah, Ganish; R. Azizah
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 5 No. 11 (2022): November 2022
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v5i11.2733

Abstract

Latar belakang: Indonesia merupakan negara penyumbang kasus malaria tertinggi kedua setelah India untuk wilayah WHO South-East Asia pada tahun 2020-2021. Penyebab tingginya kasus malaria pada masyarakat, salah satunya disebabkan oleh faktor perilaku yaitu kebiasaan menggunakan kelambu berinsektisida, kebiasaan menggunakan obat anti nyamuk, dan kebiasaan beraktivitas di luar rumah pada malam hari. Tujuan: untuk menganalisis faktor risiko perilaku diantaranya kebiasaan menggunakan kelambu berinsektisida, kebiasaan menggunakan obat anti nyamuk, dan kebiasaan beraktivitas di luar rumah pada malam hari dengan kasus malaria pada masyarakat di Indonesia. Metode: penelitian ini menggunakan metode meta-analisis pada aplikasi JASP versi 0.9.2. Sumber data yang digunakan adalah 33 literatur yang berasal dari Google Scholar, Pubmed, dan Science Direct. Hasil: hasil meta-analisis menunjukkan bahwa masyarakat yang tidak memiliki kebiasaan menggunakan kelambu berinsektisida berisiko 2,248 kali lebih besar untuk terkena malaria dibandingkan dengan masyarakat yang memiliki kebiasaan menggunakan kelambu berinsektisida. Selanjutnya, masyarakat yang memiliki kebiasaan beraktivitas di luar rumah pada malam hari berisiko 2,014 kali lebih besar untuk terkena malaria dibandingkan dengan masyarakat yang tidak memiliki kebiasaan beraktivitas di luar rumah pada malam hari. Sedangkan kebiasaan menggunakan obat anti nyamuk bukan merupakan faktor risiko. Kesimpulan: Faktor risiko perilaku tertinggi malaria pada masyarakat di Indonesia disebabkan oleh kebiasaan menggunakan kelambu berinsektisida.