Articles
PENGARUH PENKES MENGGUNAKAN METODE CERAMAH DAN LEAFLET TERHADAP TINGKAT KECEMASAN PRIMIGRAVIDA
admin;
Yuli Suryanti
Jurnal Kesehatan dan Pembangunan Vol 11 No 22 (2021): Jurnal Kesehatan dan Pembangunan
Publisher : LPPM STIKes Mitra Adiguna
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.52047/jkp.v11i22.118
Pendidikan kesehatan merupakan cara penyampaian informasi kesehatan yang mudah diterima oleh ibu hamil dengan berbagai media yang digunakan. Masalah emosional yang terjadi pada kehamilan trimester III adalah perasaan cemas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa pengaruh pendidikan kesehatan menggunakan metode cemarah dan leaflet terhadap tingkat kecemasan ibu hamil trimester III. Penelitian Quasi Experiment dengan pre-test dan post-test group sebanyak 48 responden dengan teknik Purposive Sampling. Instrumen yang digunakan untuk mengukur skala kecemasan Taylor Manifest Anxiety Scale (TMAS). Analisis data menggunakan Paired T test dan Independen T test. Hasil penelitian di dapatkan ada perbedaan tingkat kecemasan ibu hamil trimester III sesudah diberikan pendidikan kesehatan dengan menggunakan metode ceramah dan leaflet dengan nilai p =0,000. Pendidikan kesehatan yang diberikan pada ibu hamil saat melakukan pelayanan antenatal terbukti mampu meningkatkan pengetahuan ibu hamil terhadap kehamilannya. Leaflet sangat efektif untuk menyampaikan pesan singkat dan padat media ini juga mudah dibawa dan disebarluaskan karena ukurannya lebih ringkas dan jumlah yang dibawa lebih banyak dari pada poster.
PENYULUHAN KONSELING MITOS DAN FAKTA MASA NIFAS
Yuli Suryanti;
Lara Restianda;
Sinta Arzella
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2021): Volume 2 Nomor 2 Tahun 2021
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/cdj.v2i2.1856
Penyuluhan ini bertujuan untuk menunjukkan pentingnya pengetahuan mitos dan fakta masa nifas pada ibu-ibu Kelurahan Talang Jambe terlebih dimasa pandemi Covid-19. Masa Nifas merupakan masa kritis bagi ibu pasca melahirkan. Ketidaksiapan secara fisik, psikis, mental dan spiritual dalam menghadapi masa ini akan membuat masa nifas berjalan tidak normal. Masa nifas tidak kalah penting dengan masa-masa ketika hamil, karena pada masa nifas ini organ-organ reproduksi sedang mengalami proses pemulihan setelah terjadinya proses kehamilan dan persalinan. Untuk menyampaikan pesan atau materi penyuluhan biasanya bahasa yang digunakan ialah bahasa yang mudah dimengerti dan dipahami sehingga tidak terlalu sulit untuk dimengerti oleh sasaran atau objek penyuluhan. Media yang biasanya digunakan dalam penyuluhan seperti media cetak, dan media elektronik. Kesimpulan dalam kegiatan ini yaitu kegiatan penyuluhan tentang Mitos dan fakta masa nifas berhubungan dengan peningkatan tingkat pengetahuan. Berdasarkan hasil penelitian ini maka perlu dilakukan kegiatan promosi kesehatan secara berkala.
ASI EKSLUSIF MEMPENGARUHI PENURUNAN BERAT BADAN IBU
Reni Saswita;
Yuli Suryanti;
Peti Tunjung Sari
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 3 (2021): Volume 2 Nomor 3 Tahun 2021
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/cdj.v2i3.2543
Pemberian ASI eksklusif di Indonesia sebanyak 80% sedangkan Cakupan ASI eksklusif Kota Palembang pada tahun 2018 sebanyak 79,1% Cakupan ini masih dibawah target pencapaian pemberian ASI eksklusif. ASI eksklusif diberikan selama 6 bulan tanpa makanan pendamping atau tambahan makanan. Salah satu manfaat dari menyusui dengan memberikan ASI secara eksklusif yaitu dapat menurunkan berat badan ibu. Menyusui secara eksklusif dapat menghabiskan 500 kalori per hari (setara dengan kegiatan berenang 30 putaran atau bersepeda menanjak selama satu jam), sehingga berat badan ibu turun secara alami karena cadangan lemak dalam tubuh digunakan untuk proses produksi ASI. Tujuan pengabdian masyarakat ini untuk memberikan pengetahuan tentang ASI eksklusif yang berkaitannya dengan penurunan berat badan ibu. Penyampaian materi menggunakan bahasa yang mudah dipahami dan dimengerti oleh sasaran objek penyuluhan sehingga dapat mempermudah sasaran objek penyuluhan untuk mendapatkan informasi mengenai ASI eksklusif. Media yang digunakan dalam penyuluhan seperti Laptop, LCD, dan PPT sedangkan metode yang digunakan dalam penyuluhan adalah metode ceramah, diskusi dan metode tanya jawab. Kesimpulan dalam kegiatan ini yaitu sasaran objek penyuluhan berantusias dan bersemangat dalam memberikan ASI eksklusif karena berdasarkan evidence base menyusui secara eksklusif dapat membantu menurunkan berat badan ibu. Berdasarkan hasil dari penyuluhan diatas dapat mengembangkan stategi untuk meningkatkan ASI secara eksklusif karena kelebihan berat badan pada wanita usia reproduksi merupakan masalah kesehatan masyarakat.Â
PENYULUHAN PERAWATAN PAYUDARA PADA IBU NIFAS
Yuli Suryanti;
Rispa Rizkia
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2022): Volume 3 Nomor 2 Tahun 2022
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/cdj.v3i2.4355
Penyuluhan ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan kepada ibu nifas tentang perawatan payudara pada ibu nifas di BPM Sri Nirmala Palembang. Pentingnya pengetahuan bagi ibu setelah melahirkan untuk merawat payudara khusnya ibu primipara karena belum ada pengalaman yang pernah mereka alami atau rasakan setelah melahirkan. Kurangnya pengetahuan menjadi salah satu faktor penyebab minimnya perawatan diri setalah melahirkan karena merasa bingung dan kurang percaya diri. Perawatan payudara penting untuk produksi ASI dengan dilakukan perawatan payudara maka produksi ASI tetap terjaga dan bisa menghindarkan penyebab dari peradangan payudara, seperti bendungan ASI, mastitis dan lain sebagainya. Penyuluhan ini menggunakan bahasa yang mudah di mengerti dan dipahami dalam penyampaian materi dan pesan mengenai perawatan payudara. Media yang digunakan yaitu video tentang perawatan payudara. Kesimpulan dalam kegiatan ini tentang penyuluhan perawatan payudara pada ibu nifas berhubungan dengan pembengkakan payudara yang dapat menyebabkan terjadinya bendungan ASI.
PERAWATAN PAYUDARA TERHADAP BENDUNGAN ASI
Yuli Suryanti;
Rispa Rizkia;
Rina Utami
Jurnal Kesehatan dan Pembangunan Vol 12 No 24 (2022): Jurnal Kesehatan dan Pembangunan
Publisher : LPPM STIKes Mitra Adiguna
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.52047/jkp.v12i24.171
One of the problems during the puerperium is swollen breasts or breast milk dams. The cause of breast milk dam is breast milk that is not immediately released, causing the breast to swell. This study aims to determine breast care for breast milk dams in postpartum mothers. This research method uses a qualitative approach to the type of phenomenology, namely by explaining the concept or phenomenon of experience in each individual. This research was conducted on postpartum mothers who experienced breast milk dams at BPM Sri Nirmala Palembang so that there were no limitations in interpreting or understanding the phenomena studied with the aim of obtaining in-depth information and providing greater understanding. The results of the study obtained by researchers regarding the dam of breastfeeding mothers after childbirth are: 1) breast engorgement due to late breastfeeding 2) breast milk dam 3) breast hygiene. Breast and nipple care is very important in the lactation process for mothers in going through the early days of breastfeeding which can sometimes feel very heavy. Conclusions from interviews and observations on Mrs. Y and Mrs. W is not as good at doing breasts as the midwife explained. Keywords: Breast Care, Breastfeeding Dam
KEMAMPUAN MERAWAT DIRI IBU POST SECTIO CAESAREA (STUDI LITERATUR)
Yuli Suryanti;
Adhika Wijayanti
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2023): Volume 4 Nomor 2 Tahun 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/cdj.v4i2.12828
Pengetahuan dan sikap yang baik akan meningkatkan kepercayaan diri dan membantu ibu beradaptasi terhadap perubahan-perubahan fisik, emosional, fungsi dan sosial setelah melahirkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan merawat diri ibu post sectio caesarea. Metode penelitian menggunakan sistematik review. Pemilihan artikel melalui database google scholar, EBSCO, Proquest, Oxford dengan kriteria jurnal yang berhubungan dengan kemampuan merawat diri ibu post sectio caesarea yang telah dipublikasi, jurnal yang terbit tahun 2015 sampai 2020. Hasil penelitian 10 jurnal menunjukan bahwa kemampuan merawat diri ibu post sectio caesarea di pengaruhi oleh pendidikan kesehatan yang di lakukan oleh tenaga kesehatan. Pendidikan kesehatan menjadi bagian dari pemeliharaan dan promosi kesehatan, pencegahan penyakit dan komplikasi, pemulihan kesehatan selama periode postpartum sehingga dapat beradaptasi terhadap semua perubahan yang terjadi dan mampu menjalankan peran sebagai orang tua dengan baik. Kesimpulan : pendidikan kesehatan diberikan untuk memberikan informasi terkait pengetahuan dan keterampilan yang berkaitan dengan kemampuan merawat diri ibu post sectio caesarea.
PENYULUHAN PERAH ASI DAN POSISI MENYUSUI PADA IBU NIFAS
Yuli Suryanti;
Vera Yuanita;
Siti Handayani
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 4 (2023): Volume 4 Nomor 4 Tahun 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/cdj.v4i4.19181
Penyuluhan ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan kepada ibu nifas tentang perah ASI dan posisi menyusui pada ibu nifas di BPM Misni Herawati Palembang . Pentingnya pengetahuan perah ASI dan posisi menyusui bagi ibu setelah melahirkan untuk mencegah terjadinya bendungan ASI. Kurangnya pengetahuan menjadi salah satu faktor penyebab terjadinya bendungan ASI pada masa nifas. Perah ASI dilakukan untuk membantu ibu dalam keberhasilan ASI eksklusif. Posisi menyusui tidak benar dapat menyebabkan bendungan ASI dan menjadikan ibu enggan menyusui bayinya. Banyak para ibu yang tidak mengetahui teknik menyusui yang benar mengalami masalah terutama lecet pada puting, ASI tidak lancar keluar, bayi tidak mau menyusui, sehingga para ibu mengalami kesulitan. Penyuluhan ini menggunakan bahasa yang mudah di mengerti dan dipahami dalam penyampaian materi dan pesan mengenai perawatan payudara. Media yang digunakan yaitu video tentang perah ASI dan teknik menyusui yang benar. Kesimpulan dalam kegiatan ini tentang penyuluhan perah ASI dan posisi menyusui pada ibu nifas di BPM Misni Herawati Palembang berhubungan dengan pembengkakan payudara yang dapat menyebabkan terjadinya bendungan ASI.
EFEKTIVITAS YOGA RESTORATIF TERHADAP HIPERTENSI DALAM KEHAMILAN
Tono, Sendy Firza Novilia;
Suryanti, Yuli;
Aprilia, Devi
Bahasa Indonesia Vol 13 No 1 (2024): Jurnal Kebidanan
Publisher : STIKes William Booth Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.47560/keb.v13i1.593
Latar Belakang : Hipertensi dalam kehamilan merupakan salah satu penyebab kematian ibu dan janin. Penanganan hipertensi selama ini dilakukan dengan pemberian farmakologis namun dapat mengakibatkan efek samping. Yoga restorative adalah terapi non farmakologis yang bermanfaat melancarkan sirkulasi darah ke ibu dan janin. Tujuan : Membuktikan bahwa yoga restorative dapat menurunkan tekanan darah ibu hamil dengan hipertensi. Metode : Quasy Experiment dengan rancangan pretest and posttest with control group design. Sampel berjumlah 32 orang yang terbagi menjadi kelompok intervensi dan kontrol. Pada kelompok intervensi diberikan antenatal care dan Yoga restorative selama 14 hari dan pada kelompok kontrol diberi antenatal care saja. Pengukuran tekanan darah dilakukan setiap hari selama penelitian. Hasil : Terdapat perbedaan signifikan tekanan darah sistolik antar kelompok intervensi dan kontrol dengan p value 0,000 dan diastolik p value 0,000. Pada kelompok intervensi mengalami penurunan sistolik sebesar 16,8 mmHg dan diastolik sebesar 17,1 mmHg. Penurunan tekanan darah sistolik dan diastolik mulai pada hari ke 5 dengan nilai 0,000. Kesimpulan : yoga restorative selama 14 hari efektif untuk menurunkan tekanan darah ibu hamil dengan hipertensi gestasional ringan.
PENGARUH KOMPRES DAUN MELATI TERHADAP JUMLAH LEUKOSIT PADA BENDUNGAN ASI
Suryanti, Yuli;
Faulia Mauluddina;
Sri Emilda
Jurnal Kesehatan dan Pembangunan Vol 14 No 1 (2024): Jurnal Kesehatan dan Pembangunan
Publisher : LPPM STIKes Mitra Adiguna
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.52047/jkp.v14i27.292
Breast milk dams occur on the 2nd – 10th day after giving birth, which is characterized by redness, heat, pain, swelling and increased body temperature, which is a sign of inflammation. Leukocytes are white blood cells produced by hemopoietic tissue in the body’s defense system against infection. The aim of this research is to determine the effect of administering jasmine leaf compresses on the number of leukocytes in breastfeeding mothers with breast milk. This type of research uses Quasy Experimental with pretest and posttest design with control group. This research was divided into two groups, namely the group that was given jasmine leaf compress treatment with 15 respondents and the breast milk control group with 15 respondents. The instrument used for blood leukocyte counts uses the Hematology Analyzer Method using the BC-3000 Plus (Automatic Analyzer) and Numeric Rating Scale (NRS) and SPES (Six Point Engorgement Scale). The results of the study showed that there was a significant effect between the pain intervention group given jasmine leaf compresses on the number of blood leukocytes in breast milk dams with a p value = 0.001. Mothers who experience breast milk dams are given a jasmine leaf compress by placing jasmine leaves on the swollen breasts for 1-2 hours or until the leaves wilt. The conclusion of this study is that there is an effect of jasmine leaf compresses on reducing the number of blood leukocytes in the group of breast pain and swelling with breast milk dams. Keywords: Jasmine leaf compress, breast milk dam, leukocyte count
MOBILISASI DINI UNTUK PENYEMBUHAN LUKA POST OPERASI SECTIO CAESAERA (STUDI LITERATUR)
Yuli Suryanti;
Vera Yuanita;
Fyzria Qudratullah;
Sri Emilda
Jurnal Kesehatan dan Pembangunan Vol 14 No 1 (2024): Jurnal Kesehatan dan Pembangunan
Publisher : LPPM STIKes Mitra Adiguna
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.52047/jkp.v14i27.306
Early mobilization is very useful in the wound healing process, mobilization is needed to increase self-reliance to improve health, slow down the disease process, especially degenerative diseases and for actualization. This study aims to determine the early mobilization of mothers postoperative Sectio Caesarea. The research method uses a systematic review. Selection of articles through the Google Scholar database, EBSCO, Proquest, Oxford with journal criteria related to early mobilization of mothers after Sectio Caesarea surgery, which have been published, journals published from 2015 to 2020. The results of a study of 10 journals showed that Sectio Caesarea wound healing was affected by early mobilization. Early mobilization carried out in post-Sectio Caesarea mothers can speed up the wound healing process of Sectio Caesarea surgery. Early mobilization starts from light exercise in bed until being able to get out of bed, walk to the bathroom and walk out of the room. Early mobilization is very beneficial in the wound healing process, one of which is preventing the potential for thrombosis and thromboembolism, the potential for decreased functional ability, infection and so on.