Claim Missing Document
Check
Articles

Edukasi Kesehatan tentang Hipertensi terhadap Warga Lingkungan 3 Kelurahan Siterejo -I Dawang - Wicaksono; Elman Boy
JURNAL IMPLEMENTA HUSADA Vol 3, No 4 (2022)
Publisher : UMSU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jih.v3i4.11886

Abstract

Abstrak: Tingginya angka kejadian hipertensi dapat mengakibatkan kematian bagi penderitanya. Hipertensi yang dikenal sebagai the killer disease dan the heterege group of disease . Penyakit yang selalu menjadi masalah masyarakat di Indonesia. Hipertensi menyerang diberbagai umur, sosial dan ekonomi. Dengan bertambahnya umur resiko hipertensi akan semakin besar dikarenakan perubahan struktur pembuluh darah besar dan menyebabkan dinding pembuluh darah menjadi kaku. Sebagai akibat dari tekanan darah sistolik meningkat. Edukasi yang dapat diberikan dengan memodifikasi gaya hidup salah satunya penurunan berat badan, membatasi penggunaan garam NaCl, tidak mengonsumsi alkohol berlebih dan olah raga secara teratur minimal 30 menit per hari. Metode yang dilakukan dalam bentuk pendekatan edukasi atau penyuluhan kesehatan tentang hipertensi kepada warga selingkungan 3. Hasil: Warga selingkungan 3 minim terhadap kesadaran dan kewaspadan dalam bahaya serta tingginya tingkat hipertensi.
Pemeriksaan Kadar Gula Darah Untuk Screening Hiperglikemia Dan Hipoglikemia Vivi Eprillia Rosares; Elman Boy
JURNAL IMPLEMENTA HUSADA Vol 3, No 2 (2022)
Publisher : UMSU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jih.v3i2.11906

Abstract

Pemeriksaan kadar gula darah menjadi salah satu pemeriksaan penunjang untuk menegakkan diagnosa hiperglikemia ataupun hipoglikemia. Gula darah atau glukosa darah adalah gula yang terdapat didalam darah dan berasal dari pembentukan karbohidrat dari makanan dan disimpan sebagai glikogen di hati dan otot skelet. Hormon insulin adalah hormon yang mempengaruhi kadar gula darah. Nilai rujukan kadar glukosa darah dalam plasma ialah 70-110 mg/dl, glukosa 2 jam post prandial (setelah pemberian glukosa) ≤140 mg/dl/2 jam, dan glukosa darah sewaktu ≤110 mg/dl. Metode dilakukan dengan anamnesis singkat dan melakukan pengecekan kadar gula darah dengan alat. Setelah dilakukan pemeriksaan, didapatkan bahwa  dari 26 orang yang diperiksa, 10 diantaranya didapati hasil kadar gula darah yang tinggi, 3 orang dengan kadar gula darah yang rendah, serta 13 orang lainnya normal.
Tips Sistem Pencernaan Tetap Bugar Saat Berpuasa Adinda Sabina; Elman Boy; Aurel Valiziah Pohan; Roijatul Mardiah; Rita Zahara; Putri Agma
JURNAL IMPLEMENTA HUSADA Vol 3, No 1 (2022)
Publisher : UMSU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jih.v3i1.11313

Abstract

Abstrak: Pendahuluan: sistem pencernaan yang bugar merupakan salah satu syarat untuk melaksanakan ibadah puasa dengan baik. Tujuan : meningkatkan pengetahuan keluarga binaan mengenai cara menjaga sistem pencernaan agar tetap sehat selama menjalankan ibadah puasa. Metode: pre test, edukasi online melalui media zoom dengan penjelasan menggunakan power point, materi edukasi terdiri dari pengertian, mengapa harus menjaga sistem pencernan, cara menjaga sistem pencernaan, manfaat, dan sunnah sahur serta berbuka. Setelah itu dilanjutkan dengan post test dan diskusi. Hasil: pengetahuan mengenai menjaga sistem pencernaan saat sedang puasa meningkat. Kesimpulan: terjadi peningkatan pengetahuan responden tentang cara menjaga sistem pencernaan tetap bugar selama melaksanakan ibadah puasa.
Gambaran Pengetahuan Keluarga Binaan Fakultas Kedokteran Muhammadiyah Sumatera Utara terhadap Penyebaran dan Pencegahan TBC Paru Brigita Ramayanti; Elman Boy; Sukraini Annisa Malau; Azzahra Sinta; Nasya Dara Nabila
JURNAL IMPLEMENTA HUSADA Vol 3, No 2 (2022)
Publisher : UMSU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jih.v3i2.11134

Abstract

Abstrak: Tuberkulosis (TBC) adalah penyakit menular infeksi yang disebabkan oleh bakteri Mycobacterium tuberkulosis yang dapat menyerang berbagai organ, terutama paru-paru. Penyakit ini harus ditangani dengan baik karena apabila tidak diobati atau pengobatannya tidak tuntas dapat menimbulkan komplikasi berbahaya hingga kematian. Untuk mengatasi penularan TBC Paru ini berkaitan dengan ilmu pengetahuan dan kesigapan masyarakat dalam mencegah M. Tuberculosis. Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah untuk melihat pemahaman keluarga binaan Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara terhadap Penyebaran dan Pencegahan TBC Paru. Sebagai upaya eliminasi TBC Paru di tengah masyarakat. Metode yang digunakan dalam penilitian ini adalah metode deskriptif dimana tujuan dari metode ini adalah memberikan pemahaman, arahan, dan penyelesaian tentang penyakit Tuberculosis Paru terhadap keluarga binaan. Sedangkan, pengujian dilakukan dengan cara keluarga binaan melakukan tes pre test & post test. Hasil dari penilitian ini adalah 70% dari 30 orang keluarga binaan memahami apa itu TBC paru dan tindakan yang harus dicegah.
Sholat Dhuha May Reduce The Risk of Knee Osteoarthritis in The Elderly: Preliminary Research Elman Boy; Des Suryani; Debby Mirani Lubis; Balemun Kaisar Harahap
Buletin Farmatera Vol 7, No 3 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/bf.v7i3.11939

Abstract

Abstract: Osteoarthritis is one of the most common degenerative diseases that attack the joints and cause deformity in the elderly. The purpose of this study was to investigate the link between dhuha prayer and the risk of knee osteoarthritis (kOA). Methods: cross-sectional and purposive sampling, with inclusion criteria including Muslim women cured in the Government Binjai Senior Care, age greater than or equal to 60 years, communicative, signing informed consent, and providing complete answers to the WOMAC questionnaire to assess kOA risk. The interview form was used to count the number of rak'ahs of dhuha prayer that are usually performed every day. SPSS was used to analyze the data, and the Spearman Rank test was used. The research criteria were met by 30 of 101 prospective respondents. The respondents ages range from 60 to 85 years old, 68% are at risk of mild kOA, and there is a link between the number of rak'ahs of dhuha prayer and a lower risk of kOA. Conclusion: The more rak'ahs of dhuha prayer that are performed on a daily basis, the lower the risk of KOA.
Edukasi Kelompok Prolanis Dalam Pencegahan Covid 19 Shahrul Rahman; Elman Boy
JURNAL PANDU HUSADA Vol 1, No 3 (2020)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jph.v1i3.4943

Abstract

Lansia merupakan satu kelompok prioritas dalam upaya pencegahan Covid 19, karena kelompok pada umumnya memiliki komorbid pernyakit seperti hipertensi dan diabetes melitus. Peserta Program Pengelolaan Penyakit Kronis (Prolanis) yang umumnya merupakan lansia yang telah terdaftar di fasilitas kesehatan layanan primer (Fasyankes) seperti Puskesmas dan klinik. Klinik Iman di Martubung merupakan salah satu Fasyankes yang mengelola peserta Prolanis. Upaya pencegahan Covid 19 diperlukan bagi kelompok lansia yang tergabung dalam Prolanis. Kegiatan ini merupakan Program Kemitraan Pengembangan Muhammadiyah (PKPM) yang diselenggarakan Fakultas Kedokteran UMSU. Strategi pelaksanaan PKPM ini terdiri dari 3 langkah yaitu: persiapan, pelaksanaan dan evaluasi. Hasil kegiatan ini menunjukkan bahwa edukasi pencegahan Covid 19 pada lansia sangat diperlukan.
The Effectivity of Shalat on Cognitive Function in the Elderly Boy, Elman; Hasanah, Nur; Freeman, Cindy Azzahra; Furqoni, Aminullah
MAGNA MEDICA Berkala Ilmiah Kedokteran dan Kesehatan Vol 9, No 1 (2022): February
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/magnamed.9.1.2022.17-24

Abstract

Background: When humans enter the old phase, humans will experience physical, mental, social, and health changes and many older people feel alone, frustrated, and finally lose confidence in their health. One of the efforts to improve the health of the elderly can be made by increasing physical activity such as prayer.Objective: Our study aims to review the effect of Islamic prayer (shalat) on the cognitive function of moslems aged 60 and over.Method: Journal searches are conducted with English studies relevant to the topic and are carried out using ProQuest, SagePub, PubMed, Google Scholar, and Semantics databases. The journal year used is limited from 2015 to 2020. The related journals used in this research are four journals.Results: The study results reported that about 95% of the elderly said that praying five times a day would help their cognitive function healthy. These similarities suggest that exercise can help older adults maintain their cognitive abilities, whether prayer or exercise only. Prayer as physical activity may be beneficial for general and selective cognitive aspects, especially among older adults.Conclusion: prayer is an activity that can be done by the elderly and has several sound effects on cognitive function.
Peranan Latihan Aerobik dan Gerakan Shalat terhadap Kebugaran Jantung dan Paru Lansia Dharma, Utari Septia; Boy, Elman
MAGNA MEDICA Berkala Ilmiah Kedokteran dan Kesehatan Vol 6, No 2 (2019): August
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (204.823 KB) | DOI: 10.26714/magnamed.6.2.2019.122-129

Abstract

Pendahuluan: Lanjut usia (lansia) adalah suatu proses biologis dimana manusia telah mencapai kematangan dalam ukuran, fungsi organ dan juga telah menunjukkan kemunduran sejalan dengan waktu baik secara fisik, mental, psikososial maupun spiritual. Setelah umur 30 tahun, terjadi penurunan kebugaran jantung paru sebesar 1%. Olahraga yang dianjurkan bagi lansia adalah olahraga dengan gerakan yang melibatkan pelatihan pernafasan dan jantung, melatih kekuatan otot, kekuatan sendi, serta bersifat rekreasi, sehingga tidak menimbulkan rasa jenuh untuk lansia.Tujuan penelitian: Untuk mengetahui pengaruh latihan aerobik dan gerakan salat terhadap kebugaran jantung dan paru pada lansia.Metode penelitian: Jenis studi literatur yaitu literature review. Strategi pencarian studi berbahasa Inggris yang relevan dengan topik, dilakukan dengan menggunakan database ScienceDirect, Perpustakaan Wiley Online, Perpustakaan Cochrane, PubMed, Google Scholar dan Semantic Scholar dibatasi dari tahun 2010 sampai 2020. Kata kunci yang digunakan dalam pencarian artikel adalah lanjut usia, latihan aerobik, gerakan salat dan kebugaran jantung paru.Hasil penelitian: Adanya pengaruh latihan aerobik terhadap peningkatan kebugaran jantung paru lansia seperti peningkatan kontraktilitas miokard, peningkatan curah jantung, peningkatan elastisitas pembuluh darah dan peningkatan elastisitas paru. Sedangkan untuk gerakan salat, dapat mengefektifkan aliran darah dan menguatkan otot jantung paru.Kesimpulan: Terdapat pengaruh signifikan latihan aerobik terhadap peningkatan jantung paru lansia. Sedangkan untuk gerakan salat sangat bermanfaat bagi kesehatan tubuh baik secara fisik maupun mental-spiritual.
The Effect of Shalat Movement on Cardiorespiratory Fitness in The Elderly Munthe, Zakiyah Darajat; Boy, Elman; Furqon, Al
MAGNA MEDICA Berkala Ilmiah Kedokteran dan Kesehatan Vol 8, No 2 (2021): August
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/magnamed.8.2.2021.84-92

Abstract

Background: An elderly is a stage of human development after adulthood and the last period of the human life cycle. As a person gets older, the disability increases in activities of daily life as a result of decreasing physical level. The aging process shows physiological, cognitive and psychological changes in the human body. Decreased components of fitness, such as muscle strength, balance and the cardiorespiratory system affect the development of disabilities. Therefore, in Islam there is prayer service, which can be an effort to improve the cardiorespiratory fitness of the elderly. Where, with prayer, it can become a sports medium that is both physical and spiritual.Objective: To determine the effect of movement on cardiorespiratory fitness in the elderly. Research method: This type of literature study is a literature review.Method: the method used in writing this article is English studies relevant to the topic was carried out using the PubMed, Google Scholar and Semantic Scholar databases, restricted from 2010 to 2020. The keywords used in the article search were elderly, prayer movement and cardiorespiratory fitness.Results: The effect of prayer movement on cardiorespiratory fitness is that it can improve blood circulation from the heart to the rest of the body, increase blood flow to the brain and increase lung elasticity.Conclusion: There is a significant effect of prayer movement on the increase in cardiorespiration of the elderly.
The Effect of Reading the Qur'an on the Cognitive Function of the Elderly L.Tobing, Yuni Valentri; Boy, Elman; Mukhtasor, Ahmad Shidqi; Furqoni, Aminullah
MAGNA MEDICA Berkala Ilmiah Kedokteran dan Kesehatan Vol 9, No 2 (2022): August
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/magnamed.9.2.2022.183-189

Abstract

Background: The increasing population of the elderly can cause health problems in the elderly, including a decrease in cognitive function that is clearly visible in memory and intelligence. This can be prevented by doing activities that maximize brain power through increasing spiritual activities, such as reading the Qur'an.Objective: To determine the effect of reading the Qur'an on cognitive function in the elderly. The study population was 60 years of age or older, with an indicator of reading the Qur'an regularly every day. Cognitive function was assessed using the Mini-Mental State Examination (MMSE).Method: The type of literature study used is the literature review by assessing, identifying, and interpreting all findings on a research topic. Conducted using PubMed and Google Scholar restricted from 2010-2020. The keywords used in the article search were elderly, reading the Qur'an, and cognitive function. Results: Reading the Qur'an has a significant impact on the cognitive function of the elderly.Results: This study used seven journals, where five journals were obtained from Google Scholar and two journals from PubMed. Conclusion: From several studies collected, it can be concluded that the longer the duration (>15 minutes) and the more regularly the elderly read the Qur'an, the better their cognitive function.
Co-Authors Achsanudin, Muhammad Rijal ADE NOVI FRESILA LUBIS Adinda Nadira Larasati Adinda Sabina AINUN ULFAH SA’ADIAH HARAHAP Ainur Rofiq Albi Maulana ALIYYUL HALIM SARAGIH Alya Lailatu Assziva ANDRE FADILLAH Andre Pramudia Krisna Ansari, Hadid Fachriansyah Arisa Atika Meliala Aulia, Muhammad Budi Aurel Valiziah Pohan Aznan Lelo Azzahra Sinta Azzahra Sinta Azzahra Sinta Balemun Kaisar Harahap Brigita Ramayanti Brigita ramayanti Dana Rizki Adila Sitepu Dawang - Wicaksono Debby Mirani Lubis Des Suryani Des Suryani Desi Isnayanti Detti Destya Ayu Dharma, Utari Septia Erlan Pradan Fadhilla Qudsi Ramadhani Fadhillah, Rana Farida Utami Siregar Filia Amanda FILIA AMANDA LUBIS Fitri Hafianty Fortuna, Jelita Freeman, Cindy Azzahra Fujiati, Isti Ilmiati Furqon, Al Furqoni, Aminullah Ginting, Azzura Sufina Girsang, Muhammad Idlal Yusriyyah Gusbakti Rusip Harahap, Juliandi Hasanul Arifin Hasibuan, M Affandy Humairah, Humairah Ibnu Afif Armadi Ilham Hariaji Intan Tiara Adetya Ira Monica Irma, Irma Irmadamayanti Siregar Irmadayanti Siregar JELITA FORTUNA KAISAR BALEMUN HARAHAP Karina Ramadhani Khaira Ummah, Zahdatul Khairunisa, Sukma Khoiriyah, Nadia L.Tobing, Yuni Valentri Laksono Trisnantoro Lestari, Lestari Lubis, Debby Mirani Lubis, Hamidah Syukriah Malau, Aria Adhaini MAULIDA SHAFI Muhammad Fikri Muhammad Ikhsan Muhammad Pany A.A Mukhtasor, Ahmad Shidqi Munthe, Zakiyah Darajat Nasya Dara Nabila Nasya Dara Nabila Nasya Dara Nabila Novi, Novi Novita Sari Nur Hasanah Nuralita, Nanda Sari Nurfadly, Nurfadly Nursodik, Muhammad Nurul Riani Siregar Putri Agma Putri, Putri Rahmadayani, Annisa Raisa Kamila Regina, Regina Ria Wilan Permata Sari Rita Zahara Ritonga, Doli Naufal RIZKY ADITYAS WARA Roijatul Mardiah Sahara Miranda Santi Syafril, Santi Saragih, Muhammad Raka Zaelani Seintya Gimi Lestari Sembiring, Rosita Juwita Shahrul Rahman SHOFIYATUZZAHRA RIZQIPUTRI M. SIREGAR Siagian, Fitri Dyana Siregar, Nur Fitriani Siti, Siti Sri Sumartiningsih Sukraini Annisa Malau Syakinah Amilina Syifa Nadya Azzahra Syukraini Annisa Malau Syukraini Annisa Malau Tarigan, Amira Permatasari Taufiqul, Taufiqul Ulva Koto Vivi Eprillia Rosares Widya Yustika Yetty Machrina Yulfi, Hemma Yusni Yusni Zuhra Aqila Rangkuti