Claim Missing Document
Check
Articles

Edukasi Pencegahan Abortus Spontan pada Keluarga Binaan Fakultas Kedokteran Muhammadiyah Sumatera Utara Erlan Pradan; Elman Boy; Raisa Kamila; Widya Yustika; Albi Maulana; Ira Monica
JURNAL IMPLEMENTA HUSADA Vol 3, No 1 (2022)
Publisher : UMSU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jih.v3i1.11095

Abstract

Abstrak: Abortus merupakan masalah kesehatan reproduksi yang perlu mendapatkan perhatian dan merupakan penyebab penderitaan wanita di seluruh dunia. Abortus terbagi dua yaitu abortus spontan dan abortus provokatus. Abortus spontan adalah kehilangan kehamilan pada usia <20 minggu atau janin dengan berat <500 gram. Indonesia memiliki angka kematian ibu yang masih tergolong tinggi diantara negara-negara ASEAN. Penyebab utama kematian ibu di Indonesia pada umumnya adalah komplikasi kehamilan/persalinan yaitu perdarahan (42%), eklampsi/preeklampsi (13%), abortus (11%), infeksi (10%), partus lama/persalinan macet (9%) dan penyebab lain (15%). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemahaman keluarga binaan universitas Muhammadiyah sumatera utara terhadap abortus. Metode pengabdian masyarakat menggunakan zoom meeting dengan peserta berasal dari program Clinical experience Fakultas kedokteran UMSU yang telah dilaksakan 16 juni 2022. Penilaian hasil edukasi dengan memberikan pretest & postest menunjukkan bahwa pada saat dilakukan pretest pemahaman pengetahuan yang didapatkan adalah 34% sedangkan pemahaman pengetahuan pada saat dilakukan postest didadapatkan hasil 85% untuk grafik 1 Sedangkan Grafik 2 didapatkan hasil pretest pemahaman pengetahuan yang didapatkan adalah 41% dan sedangkan pemahaman pengetahuan pada saat dilakukan postest didadapatkan hasil 91%. Kesimpulan penelitian ini didapatkan pengetahuan keluarga binaan yang bertambah sebelum dan sesudah dilakukan pretest & postest
Meningkatkan Kesadaran dan Edukasi Bahaya Penyakit Diabetes Melitus di Lingkungan 3 Sitirejo I Syifa Nadya Azzahra; Elman Boy
JURNAL IMPLEMENTA HUSADA Vol 3, No 4 (2022)
Publisher : UMSU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jih.v3i4.11891

Abstract

Abstrak : Diabetes mellitus (DM) adalah penyakit metabolik, yang melibatkan peningkatan kadar glukosa darah. DM memiliki beberapa kategori, termasuk tipe 1 dan tipe 2. Diabetes Mellitus adalah penyakit metabolik yang di tandai dengan tingginya kadar glukosa darah (hyperglikemia) sebagai akibat dari kekurangan sekresi insulin, gangguan aktifitas insulina atau keduanya. Glukosa yang menumpuk di dalam darah akibat tidak diserap sel tubuh dengan baik dapat menimbulkan berbagai gangguan organ tubuh. Jika diabetes tidak dikontrol dengan baik, timbul berbagai komplikasi yang membahayakan nyawa penderita Hiperglikemia kronik pada diabetes berhubungan kerusakan jangka panjang, disfungsi atau kegagalan beberapa organ tubuh, terutama mata, ginjal, saraf, jantung, dan pembuluh darah. Metode :  Pelaksanaan kegiatan ini dilakukan dengan penyuluhan atau sosialisasi kepada masyarakat Lingkungan 3 Kelurahan Sitirejo I pada hari Kamis, 01 September 2022 mengenai  meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menjaga kesehatan penyakit diabetes mellitus. Kegiatan ini dilakukan dengan interaksi aktif antara pembicara dan juga masyarakat dengan metode pendekatan tanya jawab. Kegiatan penyuluhan ini dilakukan dengan melakukan pemeriksaan gula darah dan dilanjutkan dengan melukukan edukasi kepada masyarakat. . Hasil terdapat peningkatan pengetahuan mengenai pentingnya mengontrol berat badan dalam upaya pencegahan diabetes mellitus.
Sistem Imun dan Virus: Upaya Meningkatkan Pengetahuan tentang Kekebalan Tubuh terhadap Virus Elman Boy; Ainur Rofiq; Ria Wilan Permata Sari; Detti Destya Ayu; Ulva Koto; Irmadamayanti Siregar
JURNAL IMPLEMENTA HUSADA Vol 2, No 3 (2021)
Publisher : UMSU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jih.v2i3.11282

Abstract

Pendahuluan :sistem imun adalah kumpulan sel, jaringan, dan molekul yang membantu pertahanan tubuh melawan infeksi dari zat asing lain. Sedangkan virus merupakan bebarapa kumpulan partikel yang tersusun atas elemen genetik (genom) dan mengandung salah satu asam nukleat yaitu asam deoksiribonukleat (DNA) atau asam ribonukleat (RNA) yang dapat berada dalam dua kondisi yang berbeda, yaitu secara intraseluler dalam tubuh inang dan ekstrseluler diluar tubuh inang. Virus memiliki sifat hidup dan mati. Tujuan : meningkatkan pengetahuan peserta tentang menjaga sistem imun terhadap virus. Metode: pengabdian masyarakat dilakukan dengan metode survei dengan rancangan pretest-posttest sebelum dan sesudah edukasi dilakukan pre test dan post test melalui google form. Edukasi dilakukan secara online menggunakan zoom meeting dan dipresentasikan menggunakan PowerPoint. Hasil : 28 audiens telah mendapatkan informed consent sebelum mengikuti kegiatan pengabdian masyarakat, 26 audiens mengikuti pre test dan 21 audiens mengikuti post test. Didapatkan peningkatan pengetahuan audiens mengenai fungsi sistem pertahanan tubuh dari 46,2% di pre test dan sesudah post test 66,7%, cara meningkatkan imun tubuh dari 88,5% di pre test dan sesudah post test 95,2%, cara penularan virus dari 46,2% di pre test dan sesudah post test 80,0%, Kesimpulan: Meningkatnya pengetahuan audiens tentang menjaga sistem imun terhadap infeksi virus atau benda asing.
Memberikan Wawasan Abortus Provokatus terhadap Keluarga Binaan Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara Brigita Ramayanti; Elman Boy; Syukraini Annisa Malau; Azzahra Sinta; Nasya Dara Nabila
JURNAL IMPLEMENTA HUSADA Vol 2, No 4 (2021)
Publisher : UMSU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jih.v2i4.11649

Abstract

Abstrak: Perkembangan pola kehidupan masyarakat yang semakin cepat memberikan berbagai dampak dari berbagai sudut pandang. Pergaulan bebas tanpa dilandasi dengan tatanan ilmu dan moral akan menjadi menjadikan rusaknya tatanan kehidupan tanpa melihat lagi norma-norma yang berlaku. Hubungan bebas atau free sex menjadi gaya hidup yang semakin bebas di kalangan remaja ataupun masyarakat, hal ini memberikan imbas akibat terjadinya kehamilan yang tidak dikehendaki di mana pada akhirnya mengambil sebuah tindakan untuk melakukan aborsi atau menggugurkan janin yang ada dalam kandungan. Aborsi merupakan perbuatan dilarang dalam berbagai perundang-undangan yang ada di Indonesia serta mengancam dengan sanksi yang tegas dari tindakan pengguguran janin tersebut.
Edukasi Diabetes Mellitus pada Keluarga Binaan Keluarga Fakultas Kedokteran UMSU di masa Pandemi COVID-19 Ainur Rofiq; Elman Boy; Ria Wilan Permata Sari; Detti Destya Ayu; Ulva Koto; Irmadayanti Siregar
JURNAL IMPLEMENTA HUSADA Vol 3, No 2 (2022)
Publisher : UMSU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jih.v3i2.11274

Abstract

Abstrak: Diabetes mellitus (DM) merupakan penyakit dengan prevalensi tertinggi di dunia, tidak hanya menyerang para lansia namun pada usia yang lebih muda. Riwayat keluarga, aktivitas fisik, umur, stres, tekanan darah serta nilai kolesterol berhubungan dengan terjadinya  DM tipe 2, dan orang yang memiliki berat badan dengan tingkat obesitas berisiko 7,14 kali  terkena penyakit diabetes mellitus tipe 2 jika dibandingkan dengan orang yang berada pada berat badan  ideal atau normal. Tujuan : Meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang ciri-ciri pengidap penyakit Diabetes Mellitus dan faktor-faktor pencegahannya. Metode: pengabdian masyarakat dilakukan dengan cara edukasi online berbasis zoom meeting dengan menggunakan power point. Pre test dilakukan sebelum edukasi dimulai, post test dilakukan setelah pemaparan edukasi selesai dilakukan. Materi edukasi terdiri dari definisi, etiology, klasifikasi, faktor-faktor resiko, gejala klinis, pemeriksaan penunjang, diagnosis, terapi farmakologi dan non  farmakoterapi serta cara pencegahannya Hasil: 50 audiens telah mendapatkan informed consent sebelum mengikuti kegiatan pengabdian masyarakat, 27 audiens mengikuti pre test dan 41 audiens mengikuti post test. Didapatkan peningkatan pengetahuan peserta mengenai definisi diabetes mellitus dari 74,1% di pre test dan sesudah post test 100%, Penyebab diabetes mellitus dari 48,1% pre test dan sesudah post test 92,7%, Kebiasaan yang menyebabkan diabetes mellitus dari 40,7% di pre test dan sesudah post test 87,8% , Pencegahan diabetes mellitus dari 55,6% di pre test dan sesudah post test 85,4 %, faktor pencegahan diabetes mellitus dari 81,5 % pre test dan sesudah post test 92,7 %  Kesimpulan: terjadi peningkatan pengetahuan responden tentang penyakit diabetes mellitus
Faktor Risiko pada Pasien Dislipidemia Shofiyatuzzahra Rizqiputri M. Siregar; Elman Boy
JURNAL IMPLEMENTA HUSADA Vol 3, No 4 (2022)
Publisher : UMSU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jih.v3i4.12241

Abstract

Abstrak:  Dislipidemia adalah ketidakseimbangan lipid seperti kolesterol, kolesterol lipoprotein densitas rendah (LDL-C), trigliserida, dan lipoprotein densitas tinggi (HDL). Data di Indonesia yang diambil dari Riset Kesehatan Dasar Nasional (RISKESDAS) tahun 2013 menunjukkan bahwa terdapat 35,9% penduduk Indonesia berusia 15 tahun dengan kadar kolesterol tidak normal, lebih banyak wanita daripada pria dan lebih banyak perkotaan daripada pedesaan. Objektif: Mendeskripsikan faktor-faktor yang mempengaruhi terjadinya dislipidemia Presentasi Kasus: Pasien wanita berusia 42 tahun melakukan pemeriksaan kesehatan rutin saat kunjungan keluarga oleh tim Puskesmas Toko Durian. Pasien jarang mengalami keluhan. Keluhan ringan yang dirasakan berupa rasa berat di leher dan muncul bila penderita mengkonsumsi makanan yang berlemak yang banyak seperti santan dan gorengan. Pemeriksaan fisik lainnya dalam batas normal. Tim Puskesmas Toko Durian mengedukasi pasien agar mampu mengontrol kadar kolesterol Kesimpulan: Dislipidemia adalah perubahan kuantitatif konsentrasi kolesterol total, fraksinya masing-masing, atau trigliserida dalam plasma. Hal ini terjadi sebagai akibat dari perubahan metabolisme lipoprotein primer karena sebab atau akibat faktor eksogen atau patologi lainnya. Faktor risiko terkait  dislipidemia: genetika, obesitas, merokok, kurangnya aktivitas fisik dan olahraga, dan diet yang tidak tepat. Sehingga pencegahan dilakukan dengan menerapkan pola hidup sehat dan menghindari faktor risiko lain yang masih bisa dimodifikasi.
Prevalensi Insomnia pada Perempuan Lanjut Usia: Studi Berbasis Komunitas Hasanul Arifin; Elman Boy; Dana Rizki Adila Sitepu; Zuhra Aqila Rangkuti; Alya Lailatu Assziva; Ibnu Afif Armadi; Andre Pramudia Krisna; Fitri Hafianty; Arisa Atika Meliala; Farida Utami Siregar; Karina Ramadhani; Syakinah Amilina
JURNAL IMPLEMENTA HUSADA Vol 3, No 1 (2022)
Publisher : UMSU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jih.v3i1.11632

Abstract

Abstrak: Prevalensi insomnia pada lansia di seluruh dunia sangat tinggi. Ada sekitar 60% lansia di Indonesia yang dilaporkan mengalami insomnia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui prevalensi insomnia pada lansia di panti jompo Tresna Werdha ABDI Binjai tahun 2021. Metode dalam penelitian ini menggunakan desain survei deskriptif dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah 27 perempuan lanjut usia berusia di atas 50 tahun. Metode pengambilan sampel yang digunakan adalah consecutive sampling. Prevalensi insomnia diukur dengan kuesioner skala peringkat insomnia. Hasil penelitian prevalensi insomnia menunjukkan bahwa kelompok usia 45-59 tahun sebesar 7,4%, usia 60-74 tahun sebesar 77,7% dan kelompok usia 75-90 tahun sebesar 14,8%, sedangkan sebaran skala insomnia menunjukkan bahwa jumlah responden yang tidak mengalami insomnia dengan persentase 14,8% sedangkan mereka yang mengalami insomnia ringan dengan persentase 51,8%,  insomnia sedang dengan presentasi 25,9% dan insomnia berat dengan persentase 7,4%.
Edukasi Penyakit Diabetes Mellitus Tipe 2 pada Masyarakat Kelurahan Sitirejo I Seintya Gimi Lestari; Elman Boy
JURNAL IMPLEMENTA HUSADA Vol 3, No 4 (2022)
Publisher : UMSU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jih.v3i4.11901

Abstract

Abstrak: Hasil Riset Kesehatan Dasar pada tahun 2008, menunjukkan prevalensi DM di Indonesia membesar sampai 57%. Untuk menurunkan kejadian  dan keparahan dari Diabetes Melitus maka dilakukan pencegahan seperti modifikasi gaya hidup dan pengobatan seperti obat oral hiperglikemia dan insulin. Kegiatan ini dilakukan dengan pemeriksaan dan edukasi kesehatan kepada warga Kelurahan Sitirejo I Kota Medan pada Kamis 1 September 2022  yang  berlokasi di Posyandu Mawar Lingkungan 1. Kegiatan ini dilaksanakan dengan cara memberikan edukasi tentang definisi diabetes melitus, faktor risiko dan pencegahannya. Upaya dalam menjaga pola makan sangat penting untuk mencegah terjadinya penyakit diabetes melitus tipe 2, yaitu dengan membatasi konsumsi makanan atau minuman yang memiliki kadar gula yang tinggi. Selain itu mengontrol berat badan agar tidak terjadi obesitas dan olahraga teratur juga merupakan cara untuk mencegah dari penyakit diabetes melitus tipe 2. Untuk itu penting bagi masyarakat rutin melakukan pemeriksaan kadar gula darah sebagai skrining awal untuk mengetahui ada atau tidak risiko terkena penyakit diabetes melitus tipe 2. Dengan adanya kegiatan pemeriksaan dan edukasi tentang pencegahan dan   edukasi penyakit diabetes melitus ini diharapkan masyarakat lebih memaharmi dan lebih peduli terhadap kesehatannya  agar terhindar dari penyakit diabetes, karena penyakit diabetes melitus ini merupakan penyakit yang sering diderita oleh masyarakat di Indonesia.
Meningkatkan Kesadaran Masyarakat Dalam Menjaga Kesehatan Dan Edukasi Bahaya Kolesterol Tinggi (Hiperlipemia) Intan Tiara Adetya; Elman Boy
JURNAL IMPLEMENTA HUSADA Vol 2, No 4 (2021)
Publisher : UMSU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jih.v2i4.11849

Abstract

Abstrak: Penyakit Tidak Menular (PTM) merupakan salah satu masalah kesehatan yang menjadi perhatian di tingkat nasional maupun global, terjadinya peningkatan PTM erat kaitannya dengan konsumsi makanan mengandung tinggi kolesterol. Kadar kolesterol dalam darah yang tinggi merupakan salah satu faktor resiko dari penyakit jantung. Pengetahuan dan pencegahan yang baik merupakan langkah awal yang dapat dilakukan dalam mengantisipasi dampak dari kolesterol yang tinggi. Masyarakat awam banyak memandang remeh terhadap bahaya dari kolesterol yang tinggi, perlunya kesadaran dan pengecekan rutin terhadap kolesterol diperlukan masyarakat khususnya pada lansia. Metode yang digunakan adalah pendekatan presentase dan demonstrasi pengecekan kolesterol darah. Hasil: masih banyak masyarakat yang minim terhadap kesadaran dalam bahaya dari tingginya kolesterol.
Gambaran Pengetahuan Keluarga Binaan Fakultas Kedokteran Muhammadiyah Sumatera Utara Terhadap Keputihan dan Pencegahan Keputihan Syukraini Annisa Malau; Elman Boy; Brigita ramayanti; Azzahra Sinta; Nasya Dara Nabila
JURNAL IMPLEMENTA HUSADA Vol 2, No 3 (2021)
Publisher : UMSU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jih.v2i3.11163

Abstract

Abstrak:  Keputihan merupakan kondisi yang sering dialami oleh wanita sepanjang siklus kehidupannya mulai dari masa remaja, masa reproduksi maupun masa menopause. Keputihan dibedakan menjadi 2 jenis yaitu keputihan normal atau fisiologis dan abnormal atau patologis. Keputihan normal atau fisiologis terjadi sesuai dengan siklus reproduksi wanita atau sesuai dengan siklus tubuh wanita dengan jenis pengeluaran berwarna bening, tidak berlebihan tidak berbau dan tidak menimbulkan rasa gatal atau perih. Sedangkan keputihan yang patologis atau abnormal ditandai dengan jumlah pengeluaran yang banyak, berwarna putih seperti susu basi, kuning atau kehijauan, gatal, perih, dan disertai bau amis atau busuk. Warna pengeluaran dari vagina akan berbeda sesuai dengan penyebab dari keputihan. Penyebab keputihan abnormal yang tersering adalah: bakteri, jamur dan parasit. Pencegahan keputihan yang terpenting harus dilakukan adalah menjaga kebersihan organ reproduksi dengan cara yang benar, menyeimbangkan antara aktivitas dan istirahat, mengurangi ketegangan psikis yang dialami. Tujuan dari penulisan ini untuk menemukan faktor penyebab keputihan. Metode penulisan yang digunakan adalah dengan penelusuran pustaka terkait keputihan. Hasil penelusuran menunjukkan faktor penyebab keputihan adalah bakteri, jamur dan parasit. 
Co-Authors Achsanudin, Muhammad Rijal ADE NOVI FRESILA LUBIS Adinda Nadira Larasati Adinda Sabina AINUN ULFAH SA’ADIAH HARAHAP Ainur Rofiq Albi Maulana ALIYYUL HALIM SARAGIH Alya Lailatu Assziva ANDRE FADILLAH Andre Pramudia Krisna Ansari, Hadid Fachriansyah Arisa Atika Meliala Aulia, Muhammad Budi Aurel Valiziah Pohan Aznan Lelo Azzahra Sinta Azzahra Sinta Azzahra Sinta Balemun Kaisar Harahap Brigita ramayanti Brigita Ramayanti Dana Rizki Adila Sitepu Dawang - Wicaksono Debby Mirani Lubis Des Suryani Des Suryani Desi Isnayanti Detti Destya Ayu Dharma, Utari Septia Erlan Pradan Fadhilla Qudsi Ramadhani Fadhillah, Rana Farida Utami Siregar Filia Amanda FILIA AMANDA LUBIS Fitri Hafianty Fortuna, Jelita Freeman, Cindy Azzahra Fujiati, Isti Ilmiati Furqon, Al Furqoni, Aminullah Ginting, Azzura Sufina Gusbakti Rusip Harahap, Juliandi Hasanul Arifin Hasibuan, M Affandy Humairah, Humairah Ibnu Afif Armadi Ilham Hariaji Intan Tiara Adetya Ira Monica Irma, Irma Irmadamayanti Siregar Irmadayanti Siregar JELITA FORTUNA KAISAR BALEMUN HARAHAP Karina Ramadhani Khaira Ummah, Zahdatul Khairunisa, Sukma Khoiriyah, Nadia L.Tobing, Yuni Valentri Laksono Trisnantoro Lestari, Lestari Lubis, Debby Mirani Lubis, Hamidah Syukriah MAULIDA SHAFI Muhammad Fikri Muhammad Ikhsan Muhammad Pany A.A Mukhtasor, Ahmad Shidqi Munthe, Zakiyah Darajat Nasya Dara Nabila Nasya Dara Nabila Nasya Dara Nabila Novi, Novi Novita Sari Nur Hasanah Nuralita, Nanda Sari Nurfadly, Nurfadly Nursodik, Muhammad Nurul Riani Siregar Putri Agma Putri, Putri Rahmadayani, Annisa Raisa Kamila Regina, Regina Ria Wilan Permata Sari Rita Zahara RIZKY ADITYAS WARA Roijatul Mardiah Sahara Miranda Santi Syafril, Santi Saragih, Muhammad Raka Zaelani Seintya Gimi Lestari Sembiring, Rosita Juwita Shahrul Rahman SHOFIYATUZZAHRA RIZQIPUTRI M. SIREGAR Siagian, Fitri Dyana Siregar, Nur Fitriani Siti, Siti Sri Sumartiningsih Sukraini Annisa Malau Syakinah Amilina Syifa Nadya Azzahra Syukraini Annisa Malau Syukraini Annisa Malau Tarigan, Amira Permatasari Taufiqul, Taufiqul Ulva Koto Vivi Eprillia Rosares Widya Yustika Yetty Machrina Yulfi, Hemma Yusni Yusni Zuhra Aqila Rangkuti