Articles
HUBUNGAN ANTARA REGULASI EMOSI DENGAN PERILAKU MEMAAFKAN PADA SISWA SEKOLAH MENENGAH PERTAMA
Dwi Astuti;
Wasidi Wasidi;
Rita Sinthia
Consilia : Jurnal Ilmiah Bimbingan dan Konseling Vol 2, No 1 (2019)
Publisher : UNIVERSITAS BENGKULU
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (376.752 KB)
|
DOI: 10.33369/consilia.2.1.1-10
ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara regulasi emosi dengan perilaku memaafkan pada siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Bengkulu Tengah. Sampel penelitian berjumlah 86 orang siswa yang diambil dengan teknik cluster sampling dari seluruh kelas VIII. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan teknik korelasi. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah angket regulasi emosi dan angket perilaku memaafkan menggunakan metode skala Likert dengan 4 pilihan jawaban. Data dianalisis dengan menggunakan korelasi Pearson Product Moment. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan positif yang signifikan antara regulasi emosi dengan perilaku memaafkan dengan rxy sebesar 0,667, dengan taraf signifikan sebesar p=0,000 (p<0,05). Hal ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan positif antara regulasi emosi dengan perilaku memaafkan. Kata kunci : regulasi emosi, perilaku memaafkan
PERILAKU MEMBOLOS SISWA SMP N 22 KOTA BENGKULU (STUDI KASUS)
Aldo Alvian;
Rita Sinthia
Consilia : Jurnal Ilmiah Bimbingan dan Konseling Vol 3, No 1 (2020)
Publisher : UNIVERSITAS BENGKULU
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33369/consilia.3.1.38-45
ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada pengaruh layanan konseling individu dengan Pendekatan Behavioral terhadap perilaku siswa membolos pada siswa kelas VIII A di SMP Negeri 22 Kota Bengkulu. Desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi kasus. Subyek Penelitian ini sebanyak 2 orang siswa dari kelas VIII A SMP Negeri 22 Kota Bengkulu yang memiliki masalah membolos, diambil dengan teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan observasi, wawancara, dan skrip konseling. Hasil yang diperoleh dalam penelitian ini menunjukkan ada pengaruh yang signifikan layanan konseling perorangan dengan Pendekatan Behavioral terhadap menurunnya dampak membolos pada siswa kelas VIII A SMP Negeri 22 Kota Bengkulu. Hal ini ditunjukkan dari hasil konseling bahwa siswa mampu mengintegrasikan hal yang tidak disadari menjadi disadari, sehingga ditarik kesimpulan bahwa pelaksanaan konseling individu berpengaruh mengurangi dampak membolos siswa SMP Negeri 22 Kota Bengkulu.Kata kunci: Konseling individu, pendekatan behavioral, membolos.
PENGARUH LAYANAN BIMBINGAN KELOMPOK UNTUK MENGURANGI KECEMASAN MENGIKUTI MATA PELAJARAN MATEMATIKA SISWA KELAS X IPA IV DI SMA NEGERI 2 BENGKULU UTARA
Anggun Pratiwi;
Syahriman Syahriman;
Rita Sinthia
Consilia : Jurnal Ilmiah Bimbingan dan Konseling Vol 2, No 3 (2019)
Publisher : UNIVERSITAS BENGKULU
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (196.906 KB)
|
DOI: 10.33369/consilia.2.3.212-219
ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pengaruh layanan bimbingan kelompok untuk mengurangi kecemasan mengikuti mata pelajaran matematika siswa kelas X IPA IV di SMA Negeri 2 Bengkulu Utara. Metode yang digunakan adalah metode eksperimen pola one group pre-test and post-test. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas X IPA IV di SMA Negeri 2 Bengkulu Utara berjumlah 10 orang. Prosedur pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan angket dengan skala model likert. Teknik analisis data menggunakan uji t. Hasil penelitian menunjukan bahwa tingkat kecemasan mengikuti mata pelajaran matematika siswa sebelum diberikan layanan rata-rata skor 165,5 dengan kategori tinggi. Nilai setelah diberikan layanan rata-rata skor 115,5 kategori rendah. Hasil uji t menunjukkan nilai t= (14.652) dan sig. (2-tailed) 0.000 yang berarti nilai signifikan 0,000 < 0,05 sehingga Ho ditolak dan Ha diterima. Artinya ada pengaruh yang signifikan terhadap tingkat kecemasan mengikuti pelajaran matematika siswa sebelum dan setelah diberi layanan bimbingan kelompok pada siswa kelas X IPA IV di SMA Negeri 2 Bengkulu Utara.Kata kunci: kecemasan, layanan bimbingan kelompok, matematika
HUBUNGAN ANTARA TINGKAT PENGHASILAN ORANG-TUA DENGAN RELASI PERTEMANAN SISWA DI SMP ARGAMAKMUR
Larha Harnanda;
Hadiwinarto Hadiwinarto;
Rita Sinthia
Consilia : Jurnal Ilmiah Bimbingan dan Konseling Vol 1, No 2 (2018)
Publisher : UNIVERSITAS BENGKULU
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (528.772 KB)
|
DOI: 10.33369/consilia.1.2.29-38
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara tingkat penghasilan orang-tua dengan relasi pertemanan siswa kelas VIII SMP Negeri 01 Argamakmur. Sampel penelitian ini berjumlah 76 orang siswa yang diambil dengan teknik random sampling dari seluruh kelas VIII. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif kuantitatif dengan teknik korelasi. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah berupa kuesioner. Data dianalisis dengan menggunakan korelasi Chi Kwadrad. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan positif yang signifikan antara tingkat penghasilan orang-tua dengan relasi pertemanan siswa dengan sebesar 21,490 dan nilai signifikan sebesar 0,006 (p<0,05). Hal ini menujukkan bahwa terdapat hubungan positif antara tingkat penghasilan orang-tua dengan relasi pertemanan siswa, artinya siswa yang memiliki orang-tua dengan tingkat penghasilan tinggi dapat menjalin relasi pertemanan yang tinggi terhadap teman sebaya, dan siswa yang memiliki orang-tua dengan tingkat penghasilan rendah menjalin relasi pertemanan yang rendah dengan teman sebayanya.Kata kunci: tingkat penghasilan orang tua, pertemanan siswa
PENGARUH LAYANAN INFORMASI SEBAGAI TINDAKAN PREVENTIF TERHADAP BAHAYA PENYALAHGUNAAN NAPZA (NARKOTIKA, PSIKOTROPIKA, DAN OBAT TERLARANG) PADA SISWA KELAS X PERHOTELAN 1 SMK NEGERI 7 KOTA BENGKULU
Al Gazalah;
Wasidi Wasidi;
Rita Sinthia
Consilia : Jurnal Ilmiah Bimbingan dan Konseling Vol 5, No 2 (2022)
Publisher : UNIVERSITAS BENGKULU
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33369/consilia.5.2.106-114
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pengaruh layanan informasi terhadap pemahaman siswa sebagai tindakan preventif mengenai bahaya penyalahgunaan NAPZA. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah eksperimen dengan desain one-group pre-test-post-test design. Sampel penelitian terdiri dari 35 siswa kelas X Perhotelan 1 SMKN 7 Kota Bengkulu yang diambil dengan metode purposive sampling, yaitu menentukan sendiri subjek yang akan diambil secara sengaja berdasarkan kriteria tertentu. Teknik pengumpulan data menggunakan angket. Teknik analisis data menggunakanuji T. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat pemahaman siswa sebagai tindakan preventif terhadap bahaya penyalahgunaan NAPZA meningkat setelah diberikan layanan informasi. Hal ini ditunjukkan dari hasil uji perbedaan pre-test dan post-test dengan nilai signifikasi 0,000 (p<0,05), sehingga hipotesis ( ditolak dan ) diterima. Artinya ada pengaruh yang signifikan layanan Informasi terhadap tingkat pemahaman bahaya penyalahgunaan NAPZA.Kata kunci : layanan informasi, tindakan preventif, bahaya penyalahgunaan NAPZA
MOTIVASI BELAJAR SISWA DI TINJAU DARI INTENSITAS PENGGUNAAN MEDIA SOSIAL PADA REMAJA
Christin Merlin Junita Manalu;
Rita Sinthia
Consilia : Jurnal Ilmiah Bimbingan dan Konseling Vol 4, No 2 (2021)
Publisher : UNIVERSITAS BENGKULU
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33369/consilia.4.2.126-135
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan motivasi belajar siswa ditinjau dari intensitas penggunaan media sosial pada siswa kelas VIII di SMP Negeri 21 Kota Bengkulu. Metode pada penelitian ini adalah metode penelitian kuantitatif komparatif. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan teknik simple random sampling. Sampel dalam penelitian ini adalah empat kelas dari kelas VIII SMP Negeri 21 Kota Bengkulu, yang telah dirandom. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan instrumen angket. Teknik analisis data yang digunakan adalah jenis uji statistik parametrik atau uji-t. Hasil yang diperoleh dalam penelitian ini menyatakan bahwa terdapat perbedaan motivasi belajar yang signifikan pada siswa kelas VIII yang ditinjau dari intensitas penggunaan media sosial. Hal ini terlihat dari hasil uji hipotesis dengan uji beda (t-test) thitung = 3,217, dengan p = 0,002, dan ttabel = 1,65481, maka thitung > ttabel, sehingga dapat disimpulkan Ada perbedaan motivasi belajar siswa yang intensitas penggunaan media sosialnya tinggi dengan siswa yang intensitas penggunaan media sosialnya rendah.Kata kunci: intensitas penggunaan media sosial, motivasi belajar.
HUBUNGAN ANTARA KOMUNIKASI INTERPERSONAL ORANG TUA DAN ANAK DENGAN PERILAKU KENAKALAN REMAJA
Nurma Sari Siregar;
Wasidi Wasidi;
Rita Sinthia
Consilia : Jurnal Ilmiah Bimbingan dan Konseling Vol 1, No 1 (2018)
Publisher : UNIVERSITAS BENGKULU
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (442.849 KB)
|
DOI: 10.33369/consilia.1.1.26-35
ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara komunikasi interpersonal orang-tua dan anak dengan kenakalan remaja siswa SMK Negeri 2 Kota Bengkulu. Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif korelasional, analisis data yang digunakan adalah korelasi product moment pearson. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 50 orang siswa yang diambil dengan menggunakan teknik purposive sampling dari seluruh kelas X. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan antara komunikasi interpersonal orang-tua dan anak dengan perilaku kenakalan remaja dengan rxy sebesar -0,516 dengan taraf signifikan sebesar 0,000 (p<0,05). Hal ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan negatif dan signifikan antara komunikasi interpersonal orang-tua dan anak dengan perilaku kenakalan remaja siswa kela X di SMK Negeri 2 Kota Bengkulu. Kata kunci: komunikasi interpersonal orang-tua dan anak, pelaku kenakalan remaja
PENGARUH LAYANAN KONSELING KELOMPOK BERBASIS CYBER-COUNSELING VIA WHATSAPPTERHADAP KETERBUKAAN DIRI MAHASISWA BIMBINGAN DAN KONSELINGSEMESTER 4A UNIVERSITAS BENGKULU
Dinda Puspita;
Yessy Elita;
Rita Sinthia
Consilia : Jurnal Ilmiah Bimbingan dan Konseling Vol 2, No 3 (2019)
Publisher : UNIVERSITAS BENGKULU
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (286.156 KB)
|
DOI: 10.33369/consilia.2.3.271-281
ABSTRAKTujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan pengaruh layanan konseling kelompok berbasis cybercounseling via WhatsApp terhadap keterbukaan diri mahasiswa Prodi Bimbingan dan Konseling semester 4A Universitas Bengkulu. Metode dalam penelitian ini adalah metode eksperimen dengan desain one group pretest-posttest. Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa Prodi Bimbingan dan Konseling semester 4A yang berjumlah 32 orang. Sampel menggunakan teknik purposive sampling. Jumlah sampel adalah 7 orang mahasiswa. Data hasil penelitian ini dianalisis menggunakan uji t. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa keterbukaan diri meningkat setelah diberikan layanan konseling kelompok berbasis cybercounseling via WhatsApp, hal ini ditunjukkan dengan hasil nilai t = -12.847dengan taraf signifikansi (2-tailed) sebesar.000 yang berarti 000<0.05. Temuan ini menunjukkan bahwa ada pengaruh pengaruh layanan konseling kelompok berbasis cybercounseling via WhatsApp terhadap keterbukaan diri mahasiswa Prodi Bimbingan dan Konseling semester 4A Universitas Bengkulu.Kata kunci:Konseling Kelompok, keterbukaan diri, cybercounseling, WhatsApp
EFEKTIVITAS LAYANAN KONSELING KELOMPOK TEKNIK MODELLING DALAM MEMBENTUK KETERAMPILAN KEPEMIMPINAN SISWA
Rapizon Kuswara;
Pudji Hartuti;
Rita Sinthia
Consilia : Jurnal Ilmiah Bimbingan dan Konseling Vol 1, No 2 (2018)
Publisher : UNIVERSITAS BENGKULU
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (421.588 KB)
|
DOI: 10.33369/consilia.1.2.39-48
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas layanan konseling kelompok melalui teknik modelling dalam membentuk keterampilan kepemimpian siswa di SMKS 16 Famasi Bengkulu. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen dengan desain penelitian one group pre-test dan post-test design. Teknik pengambilan sampel pada penelitinan ini menggunakn teknik purposive sampling. Sampel dalam penelitian ini adalah 7 orang siswa dari kelas X D yang memiliki tingkat keterampilan kepemimpinan rendah dan sangat rendah. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan angket. Hasil yang diperoleh dalam penelitian ini menunjukkan keterampilan kepemimpinan meningkat setelah diberikan layanan konseling kelompok dengan teknik modelling. Hal ini terlihat dari hasil pre-test dan post-test p = 0.018 maka p < 0.05, sehingga dapat disimpulkan Ho ditolak dan Ha diterima. Artinya, terdapat pengaruh yang signifikan keterampilan kepemimpinan siswa sebelum dan sesudah diberikan layanan konseling kelompok dengan teknik modelling. Kata kunci: kepemimpinan, layanan konseling kelompok, modelling
HUBUNGAN ANTARA KECERDASAN EMOSI DENGAN PERILAKU PENYESUAIAN DIRI YANG SALAH PADA SISWA SMP NEGERI 6 KOTA BENGKULU
Laras Rama Tania;
Hadiwinarto Hadiwinarto;
Rita Sinthia
Consilia : Jurnal Ilmiah Bimbingan dan Konseling Vol 1, No 3 (2018)
Publisher : UNIVERSITAS BENGKULU
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (460.928 KB)
|
DOI: 10.33369/consilia.1.3.79-90
ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan hubungan antara kecerdasan emosi dengan perilaku penyesuaian diri yang salah. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMP Negeri 6 Kota Bengkulu Tahun Ajaran 2018/2019 sejumlah 171 orang siswa. Sampel penelitian berjumlah 120 siswa yang diambil menggunakan teknik simple random sampling.Teknik analisis data menggunakan skala kecerdasan emosi dan skala penyesuaian diri yang salah. Data yang telah dikumpulkan dianalisis dengan menggunakan analisis korelasi product moment. Hasil perhitungan menunjukkan bahwa koefisien korelasi sebesar -0,402 dengan p=0,000 (p<0,05). Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan negatif yang signifikan antara kecerdasan emosi dengan perilaku penyesuaian diri yang salah. Artinya semakin tinggi kecerdasan emosi maka semakin rendah perilaku penyesuaian diri yang salah.Kata kunci: korelasional, kecerdasan emosi, perilaku penyesuaian diri yang salah