Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

Peran Kelompok Wanita Tani Bangun dalam Meningkatkan Kesadaran Gizi Melalui Program Gerakan Menanam Pangan di Pekarangan (GEMPAR) dan Pasar Tani Maghfiroh, Wulan; Euriga, Epsi; Hermawan, R
Jurnal Agroteknologi (Agronu) Vol 4 No 02 (2025): Jurnal Agroteknologi
Publisher : Universitas Ma'arif Nahdlatul Ulama Kebumen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53863/agronu.v4i02.1576

Abstract

Awareness in nutritional fulfillment has a role in achieving optimal daily nutritional fulfillment. This lack of awareness related to nutrition will cause nutritional problems, one of which is stunting. Lendah is one of the areas that has a high number of stunting compared to other sub-districts in Kulon Progo (DataKu, 2022). The stunting rate in Lendah reached 211 toddlers. Alternatively, one way to overcome stunting is to work together through organizations in the community. Women have an important role in increasing nutritional awareness. Through the Women Farmers Group (KWT), women can be actively involved in utilizing the potential of natural resources to increase nutritional awareness. The purpose of this study is to determine the relationship between the role of KWT and the level of nutrition awareness through the Movement to Plant Food in the Yard (GEMPAR) and the Farmers Market program at KWT Bangun. This research was carried out in Ledok Hamlet, Sidorejo Village, Lendah District, Kulon Progo Regency. Data collection was carried out through interviews with 30 KWT members. Data analysis used descriptive analysis and Spearman Rank correlation analysis. The results of the study show that the role of KWT as a learning class is in the category of playing a very role, while as a vehicle for cooperation and production units is included in the category of playing a role. For the level of nutritional awareness, it is in the high category. The relationship between KWT's role as a learning class and a vehicle for cooperation with the level of nutrition awareness through the GEMPAR and Farmers Market programs is in the medium category. Meanwhile, the role of KWT as a production unit for nutrition awareness is included in the weak category. Therefore, it is necessary to increase the role of production units in order to increase the relationship to increase nutritional awareness
PERUBAHAN TERENCANA UNTUK OPTIMALISASI PEMANFAATAN LIMBAH TERNAK MENJADI PUPUK ORGANIK MELALUI FORCE FIELD ANALYSIS Meyzita, Chania; Euriga, Epsi; Fauziah, Nicky Oktav
ZIRAA'AH MAJALAH ILMIAH PERTANIAN Vol 50, No 2 (2025)
Publisher : Pusat Publikasi Jurnal Universitas Islam Kalimantan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/zmip.v50i2.18611

Abstract

Kajian ini membahas tentang penerapan perubahan terencana di Gabungan Kelompok Tani Patri Kalurahan Selopamioro, Bantul, DIY.  Tujuan kajian untuk mengidentifikasi faktor pendorong dan faktor penghambat optimalisasi pemanfaatan limbah ternak menjadi pupuk organik serta menganalisis perubahan terencana untuk optimalisasi pemanfaatan limbah ternak menjadi pupuk organik melalui force field analysis (FFA). Metode yang digunakan yaitu metode kualitatif deskriptif dengan 10 informan. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dokumentasi dan focus group discussion. Hasil analisis menunjukkan faktor pendorong diantaranya bahan melimpah, pengetahuan membuat dan kebiasaan menggunakan pupuk organik, adanya bahan pengemas pupuk organik, sedangkan faktor penghambat diantaranya  peralatan kurang memadai, starter dirasa mahal, lamanya fermentasi, kurangnya pengetahuan tentang starter, rendahnya kesadaran pentingnya fermentasi, banyak petani berusia lanjut. Hasil menunjukkan faktor pendorong memiliki nilai yang lebih besar dibandingkan faktor penghambat. Untuk itu, perlu dilakukan tujuh langkah perubahan terencana berdasarkan hasil analisis force field.
The Transformation Process of Chili Auction Market From Conventional to Digital in Kulonprogo Regency, Indonesia Nurlaela, Siti; Raya, Alia Bihrajihant; Euriga, Epsi; Sujono, Sujono; Sukadi, Sukadi; Fitria, Ina; Panicara, Salsadila; Pradinata, Aviad Rezqiano; Syahadah, Muhammad Ali
Agro Ekonomi Vol 36, No 1 (2025): JUNE 2025
Publisher : Department of Agricultural Socio-Economics Faculty of Agriculture Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/ae.99958

Abstract

The digital transformation of auction market management plays a crucial role in addressing the high volume of chili peppers and mitigating potential inefficiencies and inaccuracies in operational processes. However, several challenges persist in implementing this transformation. Therefore, this study aimed to investigate the process of transitioning auction market management from conventional to digital. Using a descriptive qualitative methodology, insights were obtained from auction market managers representing five distinct groups in Kulon Progo Regency. Data collection methods included focus group discussions (FGDs), observation, and in-depth interviews. The results showed varying levels of readiness for digital adoption across the markets, with Tani Rejo Auction Market leading in digital technology utilization. Key factors influencing the pace and success of this transformation included institutional dynamics, leadership capabilities, and human resource preparedness. However, persistent farmers perceptions regarding the potential adverse impacts of digital pricing on livelihoods remained a barrier. This study outlined a phased transformation process, comprising initial communication, goal setting, system analysis, implementation of digital applications, training, socialization, evaluation, and follow-up. In addition, support from stakeholders, particularly the Agriculture Office and Bank Indonesia (BI), was identified as crucial in facilitating farmers and traders through the digitalization process, typically improving market efficiency and benefiting all stakeholders.
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMENGARUHI KEBERLANJUTAN ADOPSI TYTO ALBA SEBAGAI PENGENDALI HAMA TIKUS PADA LAHAN PADI Efendi, Kresna Kurnia; Euriga, Epsi; Tustiyani, Isna
Jurnal Pertanian Khairun Vol 4, No 1: (Juni, 2025)
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/jpk.v4i1.9760

Abstract

Keberlanjutan adopsi Tyto Alba sebagai predator alami di lahan padi sangat penting untuk pengendalian hama yang efektif dan ramah lingkungan Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh peran penyuluh, partisipasi petani, dan dukungan eksternal terhadap keberlanjutan adopsi Tyto Alba pada petani padi di Desa Wukirsari dengan pendekatan kuantitatif.  Penelitian ini melibatkan 31 petani sebagai responden yang dipilih menggunakan teknik sampel jenuh. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei dan data dianalisis dengan regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa partisipasi petani berpengaruh positif signifikan terhadap keberlanjutan adopsi sedangkan peran penyuluh dan dukungan eksternal tidak berpengaruh terhadap keberlanjutan adopsi Tyto Alba sebagai pengendali hama tikus pada lahan padi. Temuan ini menekankan pentingnya memperkuat partisipasi petani dalam menjaga keberlanjutan adopsi Tyto Alba. Oleh karena itu, disarankan agar kelompok tani lebih aktif dalam penyebaran informasi dan berbagi pengalaman terkait manfaat Tyto Alba. Selain itu, dukungan kebijakan yang lebih konkret dari pemerintah dan lembaga terkait perlu diperkuat untuk meningkatkan efektivitas implementasi jangka panjang strategi pengendalian hama berbasis Tyto Alba.
PENGEMBANGAN USAHA ECO-ENZYME MELALUI BENCHMARKING DAN BUSINESS MODEL CANVAS DI KELOMPOK TANI SRIJO BERSERI Ramadhlan, Tejo Agung; Ismarlin, Ina Fitria; Euriga, Epsi
Jurnal Warta Dharmawangsa Vol 19, No 3 (2025)
Publisher : Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/wdw.v19i3.7138

Abstract

Keberlanjutan Pertanian melalui UPLAND Project pada Petani Padi Varietas Mentik Wangi Susu di Kecamatan Sawangan Saputri, Ajheng Eka; Euriga, Epsi; Tustiyani, Isna
Jurnal Warta Dharmawangsa Vol 19, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/wdw.v19i2.6565

Abstract

Pengaruh Peran KWT Gilingwesi dalam Pengembangan Produk Bunga Telang di Desa Sawangan Kecamatan Leksono Kabupaten Wonosobo Nurlaela, Siti; Irfansyah, Ilham; Euriga, Epsi
Jurnal KIRANA Vol. 6 No. 1 (2025): Jurnal Kirana Volume 6 Nomor 1
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Potensi pengembangan usaha bunga telah masih terbuka lebar, sehingga memerlukan peran kelompok agar dapat membantu mengembangkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran kelompok wanita tani sebagai kelas belajar, wahana kerjasama, dan unit produksi, serta dampaknya terhadap pengembangan produk bunga telang. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif, dengan kuesioner sebagai instrumen utama yang diukur menggunakan skala Likert 5 poin. Penelitian ini dilaksanakan dari Januari hingga Juni 2024 di Desa Sawangan, Kecamatan Leksono, Kabupaten Wonosobo. Data dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif untuk mendapatkan rata-rata capaian peran KWT dalam tiga aspek tersebut, serta analisis regresi linear berganda untuk mengetahui pengaruh simultan dan parsial dari peran KWT terhadap pengembangan produk. Dilaksanakan dari Januari hingga Juni 2024.  Kelompok Wanita Tani (KWT) Gilingwesi di Desa Sawangan, Kecamatan Leksono, Kabupaten Wonosobo, berperan penting dalam pengembangan produk bunga telang sebagai kelas belajar, wahana kerjasama, dan unit produksi. Sebagai kelas belajar menunjukkan hasil dalam kategori tinggi dan rata-rata capaian 78,3%, Sebagai wahana kerjasama dalam kategori tinggi, dengan rata-rata capaian 76,2%, Sebagai unit produksi memperoleh capaian rata-rata 76,8% dalam kategori tinggi, Pengembangan produk bunga telang menunjukkan capaian tinggi 85,6%,. Peran KWT secara simultan berpengaruh signifikan terhadap tingkat pengembangan produk pada taraf signifikansi 0,5%. Secara parsial peran KWT dalam pengembangan produk berpengaruh signifikan pada taraf signifikansi 0,5%, sehingga diperlukan kerjasama dengan dinas terkait dan penyediaan sarana dan modal untuk lebih sukses dalam pengembangan produk pertanian
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMENGARUHI KEBERLANJUTAN ADOPSI DRIP IRRIGATION PETANI BAWANG MERAH PESISIR PANTAI BANTUL Yantika, Miranda Sri; Euriga, Epsi; Tustiyani, Isna
JURNAL PERTANIAN CEMARA Vol 22 No 1 (2025): JURNAL PERTANIAN CEMARA (CENDEKIAWAN MADURA)
Publisher : Fakultas Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24929/fp.v22i1.4274

Abstract

Kapanewon Sanden memiliki lahan pasir yang menghasilkan bawang merah. Drip Irrigation hadir sebagai inovasi penyiraman pada lahan pasir. Tujuan penelitian: 1) mengetahui karakteristik petani (umur, luas lahan, tingkat pendidikan dan karakteristik inovasi (keuntungan relatif, kesesuaian, kerumitan, kemungkinan dicoba, kemudahan diamati); 2) menganalisis tingkat keberlanjutan adopsi Drip Irrigation (lama penggunaan, konsistensi, kepuasan); 3) menganalisis pengaruh karakteristik petani dan karakteristik inovasi terhadap keberlanjutan adopsi Drip Irrigation. Pengumpulan data melalui survei kepada 30 petani yang telah menerapkan inovasi Drip Irrigation di Kapanewon Sanden Kabupaten Bantul. Metode analisis yang dipakai analisis deskriptif dan analisis regresi linier berganda. Hasil penelitian: 1) karakteristik petani: umur petani produktif, luas lahan sempit, tingkat pendidikan SMA dan karakteristik inovasi berada pada kategori tinggi kecuali kerumitan kategori rendah; 2) Konsistensi dan kepuasan berada pada kategori tinggi dan lama penggunaan berada pada kategori sedang; 3) faktor karakteristik inovasi keuntungan relatif berpengaruh signifikan positif dan faktor kerumitan berpengaruh signifikan negatif terhadap keberlanjutan adopsi Drip Irrigation. Faktor umur, tingkat pendidikan, luas lahan, kesesuaian, kemungkinan dicoba dan kemudahan diamati tidak berpengaruh signifikan terhadap tingkat keberlanjutan adopsi inovasi Drip Irrigation. Mengingat faktor keuntungan relatif dan kerumitan yang berpengaruh signifikan, maka perlu dilakukan sosialisasi lebih lanjut kepada petani mengenai manfaat, keuntungan dan kemudahan inovasi guna meningkatkan adopsi inovasi teknologi.
MOTIVASI PETANI DALAM PENERAPAN TEKNOLOGI VERMIKOMPOS DI DESA GENTAN KECAMATAN KRANGGAN KABUPATEN TEMANGGUNG Nafiah, Ririn Naimatun; Euriga, Epsi; Wijayanto, Budi
JURNAL PERTANIAN CEMARA Vol 22 No 1 (2025): JURNAL PERTANIAN CEMARA (CENDEKIAWAN MADURA)
Publisher : Fakultas Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24929/fp.v22i1.4282

Abstract

Penggunaan pupuk organik seperti vermikompos merupakan salah satu alternatif untuk mengatasi masalah menurunnya kesuburan tanah dan ketergantungan terhadap pupuk kimia. Akan tetapi, belum semua petani menerapkan teknologi tersebut secara optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui motivasi petani dalam menerapkan teknologi vermikompos di Desa Gentan, Kecamatan Kranggan, Kabupaten Temanggung. Masalah utama yang diteliti adalah bagaimana tingkat motivasi petani dari aspek otonomi, kompetensi, dan keterkaitan mempengaruhi penerapan teknologi tersebut. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan jumlah responden sebanyak 24 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi otonomi dan keterkaitan berada pada kategori tinggi, sedangkan motivasi kompetensi masih tergolong sedang. Penelitian ini menyimpulkan bahwa peningkatan kompetensi petani sangat diperlukan untuk mendukung adopsi teknologi vermikompos secara lebih luas dan berkelanjutan.
Penyuluhan Gizi dan Korelasinya dengan Konsumsi Pangan B2SA Pada KWT Sri Rejeki Ridha Luthfiah, Hana; Euriga, Epsi; Nalinda, Rika
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Patikala Vol. 5 No. 1 (2025): Jurnal PkM PATIKALA
Publisher : Education and Talent Development Center of Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/patikala.v5i1.3511

Abstract

This community service activity aims to raise awareness of healthy food consumption based on the B2SA (Diverse, Nutritious, Balanced, and Safe) principles through nutrition-sensitive outreach integrated with home-based farming practices. The target group was members of the Sri Rejeki Women's Farmers Group (KWT) in Giritirto Village, Gunungkidul, Yogyakarta Special Region. Implementation methods included participatory outreach, direct observation, semi-structured interviews, and the distribution of a Likert-based questionnaire. Evaluation results indicated that pest control and the selection of nutrient-rich plant varieties were significantly related to improved consumption patterns of nutritious and balanced foods. However, the correlation with indicators of diverse and safe food consumption remained weak. These findings underscore the importance of an intersectoral approach between agricultural technical education and nutrition education to encourage changes in consumption behavior at the household level. This activity also successfully strengthened women's roles in family food management through capacity building and active participation in the outreach program. Thus, nutrition-sensitive outreach, designed in a participatory and contextual manner, can be an effective empowerment strategy for building sustainable family food security.