Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Edukasi Pembatasan Asupan Gula, Garam Lemak dalam Pemilihan Jajanan Remaja Isniati Dwijayanti; Dessy Aryanti Utami; Maya Fernandya Siahaan; Muthia Farah Diba
Harmoni Sosial : Jurnal Pengabdian dan Solidaritas Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2025): Harmoni Sosial : Jurnal Pengabdian dan Solidaritas Masyarakat
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62383/harmoni.v2i1.1119

Abstract

Non-communicable diseases (NCDs) have been the leading cause of death in Indonesia for the past 19 years. This is due to a change in a diet high in sugar, salt and fat (SSF). Adolescents are one of the groups of people who often consume high snacks (SSF). It is feared that this will cause NCDs in the future. The purpose of this activity is to provide education with the theme of SSF Intake Restrictions in the Selection of Adolescent Snacks which is expected to increase knowledge and awareness of the target of SSF intake and avoid the target of the risk of NCDs. Nutrition education is carried out offline using the lecture method, providing e-booklets, questions and answers, and implementing pre-test and post-test using google form. The educational participants were attended by 85 students from 35 North Jakarta State High School. The results of nutrition education have a positive impact on the target knowledge level which is characterized by an increase in post-test scores on each component of the question
Edukasi Label Informasi Gizi sebagai Upaya Meningkatkan Pengetahuan Remaja tentang Jajanan Sehat pada Siswa SMAN 35 Jakarta Maya Fernandya Siahaan; Dessy Aryanti Utami; Isniati Dwijayanti; Muthia Farah Diba Damanik
Kesejahteraan Bersama : Jurnal Pengabdian dan Keberlanjutan Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2025): Januari : Kesejahteraan Bersama : Jurnal Pengabdian dan Keberlanjutan Masyaraka
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62383/bersama.v2i1.1121

Abstract

One of the nutritional problems that often occur in school children is the habit of consuming snacks. Snacks sold in the school environment often do not meet food safety and nutrition standards. Students of SMAN 35 Jakarta spend a lot of time at school and mostly consume food available in the school canteen. While the school canteen is dominated by traders who provide packaged food and beverages. Their decision in choosing the food and beverages consumed will certainly affect their health status. This study aims to increase knowledge about food label information, through this activity it is also expected that students will become wiser in choosing packaged foods to suit their body's needs to achieve optimal nutrition. Educational materials are delivered through interactive lectures with the support of visual aids in the form of e-booklets. Based on the results of community service activities in the form of nutrition education at SMAN 35 Jakarta, there is an increase in the knowledge and ability of students about the importance of knowing the nutrition information label on packaged products. Through this activity, it is also expected that students will become wiser in choosing packaged foods to suit their body's needs to achieve optimal nutrition.
Edukasi Jajanan Sehat pada Siswa SMAN 35 Jakarta Pusat Muthia Farah Diba Damanik; Isniati Dwijayanti; Maya Fernandya Siahaan; Dessy Aryanti Utami
Transformasi Masyarakat : Jurnal Inovasi Sosial dan Pengabdian Vol. 2 No. 1 (2025): Januari: Transformasi Masyarakat : Jurnal Inovasi Sosial dan Pengabdian
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62383/transformasi.v2i1.1122

Abstract

Snacks are one of the main food sources for school children. However, the snacks available in the school environment are sometimes unhygienic and poor in nutrients. This activity aims to increase students' knowledge through education about the importance of healthy snacks. This activity was carried out at SMA Negeri 35 Central Jakarta, on Friday, September 13 2024. The method used was lecture and question and answer sessions. The results of implementing this activity were that students were very enthusiastic, actively asked and answered questions and were able to understand the material about healthy snacks. The evaluation of this educational activity is carried out by providing a questionnaire in the form of closed questions which is given to students before and after education. The results of the activity showed that there was an increase in students' knowledge about healthy snacks after the education was carried out. It is hoped that this activity can help increase students' knowledge about healthy snacks and that students will be able to build the habit of consuming healthy snacks.
Pelatihan Kebutuhan Gizi Atlet berdasarkan Periodesasi Latihan pada Pelatih Cabang Olahraga KONI Jakarta Timur Siahaan, Maya Fernandya; Siahaan, Jonni; Qomarullah, Rif'iy; Ali, Nur; Fazara, Andree; Risman, Porseda; Wangge, Michael Tani; Imanuel, Andi
Jurnal Pengabdian Olahraga Masyarakat Vol 6, No 1 (2025): Maret 2025
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jpom.v6i1.21816

Abstract

Masalah yang dihadapi mitra saat ini adalah kurangnya pengetahuan pelatih dan atlet mengenai kebutuhan gizi atlet berdasarkan periodesasi latihan. Tujuan dari pelatihan adalah untuk menambah pemahaman pelatih tentang aplikasi kebutuhan gizi pada fase persiapan, pertandingan, dan pemulihan. Pelatihan dilakukan dengan metode presentasi dan diskusi, yang diikuti oleh 55 pelatih di bawah naungan KONI Wilayah Kota Jakarta Timur. Peserta mengikuti pre-test dan post-test dengan mengisi formulir google form yang berisi 10 soal pilihan ganda terkait gizi seimbang, kebutuhan energi, serta kebutuhan gizi pada fase persiapan, pertandingan, dan pemulihan. Rata-rata nilai pre-test peserta adalah 48,35 poin, sedangkan post-test 60,45 poin, yang menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta. Kesimpulannya, edukasi gizi melalui pelatihan memberikan dampak positif terhadap perubahan pengetahuan pelatih. Selanjutnya, diharapkan intervensi gizi dapat diberikan langsung kepada atlet, bersama dengan pemantauan asupan gizi dan  parameter komposisi tubuh agar perubahan tersebut dapat dilihat.
HUBUNGAN KONSUMSI ULTRA-PROCESSED FOOD DENGAN STATUS GIZI REMAJA DI ASIA : NARRATIVE REVIEW Juliani, Kurnia Dwi; Dwijayanti, Isniati; Siahaan, Maya Fernandya; Damanik, Muthia Farah Diba
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 2 (2025): JUNI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i2.42514

Abstract

Konsumsi makanan jenis UPF saat ini mengalami peningkatan di masyarakat. Hal ini disebabkan oleh kemajuan teknologi, tren globalisasi, urbanisasi dan industri. Salah satu kelompok masyarakat yang sering mengonsumsi makanan UPF ialah kalangan remaja, dimana remaja banyak menghabiskan waktu di sekolah sehingga mudah untuk mengakses dan membeli makanan UPF. Konsumsi makanan UPF yang tidak terkontrol dapat menyebabkan asupan energi yang berlebihan dan dapat berakibat pada perubahan status gizi. Penelitian ini bertujuan untuk meninjau hubungan UPF dengan status gizi pada remaja di wilayah Asia. Metode: Jenis penelitian ini berupa narrative review yang menggunakan sumber data sekunder berupa artikel nasional dan internasional melalui pencarian database Google Scholar, Pubmed dan DOAJ. Pencarian artikel didasarkan atas kriteria inklusi, yaitu penelitian cross sectional study dengan uji korelasi, lokasi penelitan di Negara Asia, subjek berusia 10-18 tahun (remaja), artikel harus menjelaskan uji hubungan antara variabel UPF dengan variabel status gizi. Hasil: dari total tujuh penelitian yang dianalisis, enam diantaranya menunjukkan adanya hubungan signifikan antara konsumsi ultra processed food dan status gizi. Beberapa mekanisme yang mungkin terjadi antara lain karena kandungan UPF yang padat energi dapat menurunkan energy expenditure, mempengaruhi kontrol produksi insulin dan simpanan zat gizi di sel lemak. Konsumsi UPF yang meningkat dapat berdampak pada masalah gizi remaja Asia.  
Peningkatan Pengetahuan Gizi dan Asupan Vitamin D Serta Zinc melalui Edukasi Gizi Menggunakan E-Booklet pada Siswa SMAN 35 Jakarta Utami, Dessy Aryanti; Dwijayanti, Isniati; Siahaan, Maya Fernandya; Damanik, Muthia Farah Diba
Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat Vol. 8 No. 3 (2025): Agustus
Publisher : FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppm.v8i3.9191

Abstract

Pengetahuan gizi yang memadai sangat penting untuk mendukung kesehatan remaja, terutama dalam mencukupi kebutuhan Vitamin D dan Zinc yang berperan penting dalam pertumbuhan dan perkembangan tubuh. Kegiatan  ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan asupan Vitamin D serta Zinc pada siswa SMAN 35 Jakarta melalui edukasi menggunakan e-booklet. Metode yang digunakan adalah penyuluhan dengan media e-booklet yang berisi informasi tentang pentingnya kedua zat gizi tersebut, sumber-sumber makanan yang mengandungnya, serta cara-cara praktis untuk meningkatkan konsumsi makanan bergizi. Kegiatan dimulai dengan pretest untuk mengukur pengetahuan awal siswa, dilanjutkan dengan pemberian e-booklet yang dapat diakses secara mandiri oleh siswa, dan diakhiri dengan posttest untuk mengukur perubahan pengetahuan setelah penyuluhan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan siswa mengenai Vitamin D dan Zinc setelah mengikuti program edukasi menggunakan e-booklet. Meskipun terjadi peningkatan, perubahan dalam asupan gizi tidak menunjukkan perbedaan signifikan secara statistik (p > 0,05). Hal ini menunjukkan bahwa meskipun e-booklet efektif dalam meningkatkan pengetahuan gizi siswa, perubahan pola makan memerlukan waktu yang lebih lama dan pendekatan yang lebih intensif. Diperlukan program lanjutan yang berkelanjutan untuk memperkuat perubahan perilaku makan siswa.
Dampak Edukasi E-booklet terhadap Pengetahuan Gizi, Vitamin D, dan Zinc Siswa SMA Utami, Dessy Aryanti; Dwijayanti, Isniati; Siahaan, Maya Fernandya; Damanik, Muthia Farah Diba
Al GIZZAI: PUBLIC HEALTH NUTRITION JOURNAL Vol 5 No 2 (2025)
Publisher : Program Studi Kesehatan Masyarakat UIN Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/algizzai.v5i2.58380

Abstract

Pendahuluan: Vitamin D dan zinc merupakan mikronutrien esensial yang berperan dalam mendukung pertumbuhan, fungsi sistem imun, serta kesehatan metabolik pada remaja. Namun, masih banyak siswa yang mengalami kekurangan asupan kedua zat gizi ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh edukasi gizi berbasis e-booklet terhadap tingkat pengetahuan serta asupan vitamin D dan zinc pada siswa SMAN 35 Jakarta. Metodologi: Penelitian menggunakan desain pretest-posttest tanpa kelompok kontrol, melibatkan 86 siswa yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Instrumen yang digunakan meliputi kuesioner pengetahuan gizi dan Semi-Quantitative Food Frequency Questionnaire (SQ-FFQ). Analisis data dilakukan menggunakan uji paired t-test dengan tingkat signifikansi p<0,05. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa rerata skor pengetahuan gizi siswa meningkat dari 58,37 ± 22,38 pada pretest menjadi 60,23 ± 26,66 pada posttest. Rata-rata asupan vitamin D juga mengalami peningkatan dari 3,59 ± 3,19 mcg/hari menjadi 5,27 ± 9,84 mcg/hari. Sebaliknya, asupan zinc menurun dari 5,66 ± 4,13 mg/hari menjadi 4,64 ± 4,56 mg/hari. Kesimpulan: Meskipun terdapat perubahan, seluruh hasil tersebut tidak menunjukkan perbedaan yang signifikan secara statistik. Edukasi gizi berbasis e-booklet selama dua bulan belum mampu memberikan dampak signifikan terhadap peningkatan pengetahuan maupun asupan vitamin D dan zinc siswa.
Coaching Clinic Pengaturan Gizi dan Hidrasi Atlet pada Pelatih Taekwondo Kota Jakarta Timur Siahaan, Maya Fernandya; Siahaan, Jonni; Fazara, Andree; Shinab, Fordinal
Jurnal Pengabdian Olahraga Masyarakat Vol 5, No 1 (2024): Mei 2024
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jpom.v5i1.18871

Abstract

Pelatih berada pada garis terdepan dalam keberhasilan pembinaan atlet. Sebagian besar atlet memiliki pola makan tidak tepat disebabkan pengetahuan kurang akibat salah pemilihan makanan yang sesuai dengan kebutuhan. Hal ini juga dialami oleh pelatih Taekwondo Jakarta Timur yang belum pernah  mendapatkan edukasi mengenai gizi atlet. Masih banyak atlet yang tidak mengetahui mengenai konsep gizi seimbang, sehingga sering mengkonsumsi makanan tinggi karbohidrat, konsumsi protein secara berlebihan, hingga makanan tinggi gula, garam dan lemak (GGL). Kegiatan edukasi Coaching Clinic bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan pelatih akan pentingnya pola makan seimbang pada atlet dan pemenuhan kebutuhan hidrasi dalam meningkatkan performa atlet. Edukasi gizi merupakan suatu upaya menambah pengetahuan pelatih dan atlet terkait topik gizi olahraga. Coaching clinic ini dilaksanakan menggunakan metode presentasi dan diskusi dengan 78 pelatih di bawah naungan pengurus kota Taekwondo Jakarta Timur. Peserta mengikuti tes objektif sebelum (pre-test) dan sesudah (post-test) kegiatan coaching clinic dengan mengisi link google form yang berisi 15 soal pilihan ganda tentang gizi seimbang, pengaturan gizi atlet, dan kebutuhan hidrasi atlet. Nilai rerata peserta pada pretest 48.82 poin dan posttest 69.74 poin menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta coaching clinic. Dapat disimpulkan bahwa pemberian edukasi melalui coaching clinic yang dilakukan mampu meningkatkan pengetahuan peserta secara signifikan. Diharapkan selanjutnya dapat diberikan edukasi gizi dengan durasi waktu yang lebih lama agar terjadi perubahan sikap dan perilaku yang dapat diukur dan dievaluasi lebih lanjut sehingga pelatih dan atlet mampu melakukan pemilihan makanan secara mandiri yang sesuai dengan kebutuhannya..
HUBUNGAN KONSUMSI BUAH, SAYUR, CAMILAN MANIS, MINUMAN MANIS, AKTIVITAS FISIK DENGAN GANGGUAN KECEMASAN (ANXIETY) PADA REMAJA DI SEKOLAH MENENGAH ATAS X JAKARTA UTARA Sandiana, Patricia; Sitoayu, Laras; Aryanti Utami, Dessy; Fernandya Siahaan, Maya; Dwijayanti, Isniati
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 1 (2024): MARET 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i1.26358

Abstract

Gangguan kecemasan (anxiety) merupakan salah satu masalah mental yang paling banyak terjadi pada remaja usia 10-17 tahun di Indonesia dan disebabkan karena berbagai macam faktor. Beberapa diantaranya ialah konsumsi makanan dan perilaku aktivitas fisik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan konsumsi buah, sayur, camilan manis, minuman manis, aktivitas fisik dengan kecemasan pada remaja usia 15-17 tahun di Sekolah Menengah Atas X Jakarta Utara. Dengan metode pendekatan kuantitatif, rancangan cross sectional, dan uji statistik kai-kuadrat dengan jumlah sampel sebanyak 48 siswa/i, menggunakan instrumen General Anxiety Disorder – 7 (GAD-7) untuk gangguan kecemasan, Food Frequency Questionnaire (FFQ) untuk konsumsi buah, sayur, camilan manis, dan minuman manis, serta Physical Adolescents Questionnaire – Adolescents (PAQ-A) untuk tingkat aktivitas fisik remaja. Penelitian ini menunjukkan bahwa tidak ada hubungan yang bermakna antara konsumsi buah dengan kecemasan dengan p-value 0.585, begitu pula dengan konsumsi sayur dengan anxiety yang tidak memiliki hubungan dengan anxiety dengan nilai p-value 0.938, diikuti dengan konsumsi camilan manis yang tidak berhubungan dengan kecemasan dengan nilai p-value 0.111, dilanjutkan dengan konsumsi minuman manis yang juga tidak memiliki hubungan dengan anxiety dengan nilai p-value 0.936, serta aktivitas fisik yang juga tidak berhubungan dengan anxiety yang ditandai dengan nilai p-value 1.000. Dengan demikian, terlihat bahwa tidak terdapat hubungan antara konsumsi buah, sayur, camilan manis, minuman manis, aktivitas fisik dengan gangguan kecemasan pada remaja di Sekolah Menengah Atas (SMA) X Jakarta Utara.
STUDI LITERATUR : ADAKAH HUBUNGAN RUANG TERBUKA HIJAU DENGAN OBESITAS PADA ANAK Siahaan, Maya Fernandya; Siahaan, Jonni; Chaniago, Herman; Qomarullah, Rif’iy; Damanik, Muthia Farah Diba; Dwijayanti, Isniati
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2024): SEPTEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Obesitas merupakan masalah gizi berlebih yang menjadi salah satu masalah kesehatan dihadapi oleh negara-negara di seluruh dunia termasuk Indonesia. Salah satu penyebab obesitas adalah gaya hidup kurang gerak yang cenderung meluas dalam masyarakat berteknologi maju, sehingga membuat anak-anak lebih sering menghabiskan waktu duduk dan bermain gadget. Keberadaan lahan terbuka hijau yang masih kurang juga mendukung kurangnya akses anak-anak melakukan aktivitas fisik dengan aman dan nyaman di lingkungan rumah.  Studi literatur ini bertujuan untuk mengetahui hubungan ruang terbuka hijau dengan nilai indeks massa tubuh pada anak di beberapa negara. Metode yang digunakan adalah melakukan penulusuran literatur menggunakan empat database yaitu Pubmed, google scholar, BMC, dan Sciencedirect menggunakan kata kunci “ childhood obesity, green space, environment, body mass index”. Dalam pencarian artikel, penulis menggunakan filter yaitu merupakan artikel penelitian, berbahasa inggris, artikel diterbitkan antara tahun 2013-2023. Semua artikel didapatkan diseleksi dengan Prisma Appraisal Tool dan diperoleh sebanyak 7 artikel. Terdapat 7 artikel yang ditemukan memenuhi kriteria, dengan 5 artikel menyatakan ada hubungan ruang terbuka hijau dekat lingkungan rumah dengan obesitas pada anak, dimana semakin dekat jarak tempuh antara rumah dan ruang terbuka hijau menurunkan risiko obesitas pada anak. Keberadaan ruang terbuka hijau di dekat  lingkungan rumah dapat menurunkan risiko obesitas pada anak. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi pemerintah dan pembuat kebijakan untuk membuat lingkungan yang sehat dengan menyediakan sarana yang membuat anak aktif bermain secara aman dan nyaman di luar rumah.