Claim Missing Document
Check
Articles

Pengaruh Penggunaan Sarana Produksi Terhadap Pendapatan Usaha Tani Padi Sawah di Desa Batang Bulu Jea, Kecamatan Lubuk Barumun, Kabupaten Padang Lawas Harahap, Mardia Donna; Noviani, Nomi
Jurnal Multidisiplin West Science Vol 4 No 02 (2025): Jurnal Multidisiplin West Science
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/jmws.v4i02.2009

Abstract

Sarana produksi meliputi fasilitas dan sarana yang digunakan dalam proses produksi, seperti peralatan, teknologi dan bahan baku seperti pupuk, obat-obatan dan lainnya. Masih terdapat petani yang belum menggunakan sarana produk yang efektif sehingga pendapatan mereka masih rendah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana penggunaan sarana produksi mempengaruhi usaha tani padi sawah. Peneliti menggunakan metode kualitatif dan kuantitatif. Metode penelitian sampel diambil dengan metode simple random sampling dengan jumlah 35 sampel. Peneliti menggunakan instrumen penelitian wawancara dan dokumentasi, Teknik pengumpulan data meliputi data primer dan sekunder. Hasil penelitian menunjukkan variabel benih, pupuk dan pestisida secara serempak berpengaruh terhadap variabel pendapatan, secara parsial variabel bebas benih dan pupuk berpengaruh terhadap pendapatan sedangkan pestisida tidak berpengaruh terhadap pendapatan. Nilai koefisien determinasi yang diperoleh sebesar 99%.
Menyiapkan Wirausaha Muda Perduli Pertanian di Lingkungan SMK Swasta Al-Washliyah 3 Medan Handayani, Leni; Irama, Ova Novi; Wahyuni, Sri; Noviani, Nomi; Habibie, Dian
Jurnal Pengabdian West Science Vol 3 No 01 (2024): Jurnal Pengabdian West Science
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/jpws.v3i01.913

Abstract

(1) Adanya perubahan pola pikir sehingga meningkatnya kepedulian siswa SMK Swasta Al-Washliyah 3 Medan  pada bidang pertanian (2) Adanya pemahaman siswa SMK Swasta Al-Washliyah 3 Medan terhadap teknologi budidaya pertanian modern yang hemat energi namun sederhana yaitu teknologi pertanian Vertikultur dan Hidroponik (3) Terkelolanya halaman gedung SMK Swasta Al-Washliyah 3 Medan dan sekitar bangunan serta lahan pekarangan melalui budidaya tanaman sayuran hidroponik dan tanaman obat-obatan, (4) Menyiapkan jiwa kewirausahaan siswa SMK Swasta Al-Washliyah 3 Medan sebagai generasi penerus  (5) Meningkatnya kebersihan lingkungan sekolah karena terkelolanya sampah dedaunan dan limbah organik sebagai pupuk organik. Pengabdian masyarakat dilakukan dengan menggunakan metode pelatihan dan pendampingan. Agar proses pelatihan dapat terlaksana dengan baik dan mudah dipahami oleh mitra, maka dilakukan dengan beberapa tahapan, yaitu ceramah, diskusi/tanya jawab, dan praktik langsung serta pendampingan. Pengabdian masyarakat dilaksanakan bersama dengan kelompok mitra yaitu SMK Swasta Al-Washliyah 3 Medan. Dari kegiatan PKM yang dilakukan oleh tim pelaksana kegiatan PKM UMN Al-Washliyah dapat disimpulkan beberapa hal sebagai berikut : Siswa SMK Swasta Al Washliyah 3 Medan yang menjadi Mitra Pengabdian memiliki perubahan pada mind set siswa SMK yaitu sikap peduli pada bidang pertanian khususnya budidaya hidroponik dan siswa dapat membudidayakan berbagai jenis tanaman sayuran pada sistem vertikultur, hidroponik  dan berlatih kewirausahaan sehingga dari kegiatan diharapkan dapat bermanfaat dalam mendukung usaha peningkatan income generating bagi pihak sekolah. Muatan Kewirausahaan dalam lingkup pengajaran di sekolah merupakan hal baru bagi mitra, yaitu SMK Swasta Al Washliyah 3 Medan sehingga memerlukan pendampingan khusus dan lebih intens; Kemauan untuk terus belajar ke jenjang Pendidikan yang lebih tinggi membuat Siswa SMK memilih untuk melanjutkan kuliah setelah lulus studi dan ada juga yang bekerja serta ingin mencoba membuka usaha sendiri.
Peran Bioteknologi Dalam Keterkaitan Berbagai Aspek Bidang Ilmu Pengetahuan Serta Mewujudkan Inovasi dan Kreatifitas di Kalangan Mahasiswa Universitas Harapan Medan Wahyuni, Sri; Noviani, Nomi; Sartika, Anny; Habibie, Dian; Handayani, Leni
Jurnal Pengabdian West Science Vol 3 No 01 (2024): Jurnal Pengabdian West Science
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/jpws.v3i01.917

Abstract

Bioteknologi adalah ilmu pengetahuan yang mempelajari tentang mahluk hidup baik mikroorganisme maupun makroorganisme, perkembangan, pemanfaatan serta keterkaitan bidang ilmu tersebut terhadap ilmu lainnya. Tujuan dari Pengabdian Kepada Masyarakat ini antara lain 1. Untuk meningkatkan pengetahuan terhadap Konsep Dasar bidang Bioteknologi, 2. Mengetahui Pemanfaatan Bioteknologi dalam Kehidupan Sehari-hari 3. Mengetahui keterkaitan Bidang Bioteknologi dengan ilmu –Ilmu yang lain. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini dengan menggunakan metode ceramah dan diskusi yaitu dengan memaparkan beberapa materi mengenai Bioteknologi melalui media aplikasi slide persentase. Metode yang kedua yaitu dengan menggunakan metode aplikasi yaitu menjelaskan dan mempraktikkan bentuk Bioteknologi baik modern maupun sederhana. Dari hasil kegiatan PKM diperoleh persentase mitra dari jumlah 100 orang menunjukkan sebanyak 19% (81 orang) responden dari mitra menjawab peran Bioteknologi sebagai bagian konsep dasar pengetahuan dan keterkaitan dengan pengetahuan lainnya dapat dengan mudah dipahami. 20% (80 orang) menyatakan keterkaitan dengan berbagai contoh serta aplikasi Bioteknologi dan penjelasan dari narasumber juga disampaikan dengan baik. Dari aspek berbagai bidang ilmu 20% (80 orang) dapat disampaikan dengan jelas, kemudian 20% (80 orang) peningkatan pengetahuan mitra terhadap pengetahuan baru terhadap bioteknologi dan persentase 21% (79 orang) siswa mengatakan peran manusia dalam bidang Bioteknologi dan sebagai mahluk ciptaan semakin dipahami dalam menjalankan kehidupan. Dari kesimpulan yang diperoleh bahwa rata-rata kegiatan pengenalan Bioteknologi ini sangat bermanfaat serta menambah pengetahuan jika dikaitkan dengan hal yang positif untuk kemajuan pengetahuan, mahluk social serta lingkungan sekitar.
Permen Jelly Mangrove Sebagai Nilai Tambah Buah Mangrove di Desa Bagan Serdang Kecamatan Pantai Labu Kabupaten Deli Serdang Habibie, Dian; Handayani, Leni; Wahyuni, Sri; Noviani, Nomi; Yani, Farida; Hermanto, Bambang; Sugiar, Sugiar; Fadhilah, Dita Deviana
Jurnal Pengabdian West Science Vol 3 No 07 (2024): Jurnal Pengabdian West Science
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/jpws.v3i07.1519

Abstract

Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan nilai tambah buah mangrove, memberdayakan masyarakat, dan melestarikan lingkungan melalui pengembangan produk permen jelly berbahan dasar buah mangrove. Melalui pelatihan dan pendampingan, masyarakat Desa Bagan Serdang berhasil memproduksi permen jelly buah mangrove yang memiliki cita rasa yang unik dan kaya akan nutrisi. Program ini juga berhasil meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam bidang pengolahan pangan, serta meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga kelestarian lingkungan. Hasil dari program ini menunjukkan bahwa pengembangan produk olahan berbasis sumber daya lokal merupakan salah satu upaya yang efektif dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan melestarikan lingkungan.
Sosialisasi dan Pemanfaatan Sampah Organik di Lingkungan Sekolah SD Negeri 24 Medan Noviani, Nomi; Habibie, Dian; Wahyuni, Sri; Pirngadi, Rahmat Suryanto; Fadhillah, Dita Deviana; Sugiar, Sugiar; Hermanto, Bambang
Jurnal Pengabdian West Science Vol 4 No 01 (2025): Jurnal Pengabdian West Science
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/jpws.v4i01.1885

Abstract

Sekolah Dasar Negeri 24 yang terletak di jalan sisisngamangaraja Medan, berdasakan hasil observasi aspek permasalahan di SD 24 adalah banyak sampah sampah organik yang ada di lingkungan sekolah yang tidak dimanfaatkan dan hanya di sapu kemudian di buang. Dengan isu pemanasan global saat ini. Kegiatan ini perlu di laksanakan guna untuk memberikan tambahan kegiatan murid- murid SD untuk bisa cinta lingkungan dengan memberikan sosialisasi tentang manfaat sampah organik, yang bisa di manfaatkan untuk kegiatan bidang pertanian dan lingkungan. Dan menjadi dasar murid murid agar bisa selalu mencintai lingkungan sekitar. Pemanfaatan sampah organik ini bisa diterapkan dalam metode pembelajaran di sekolah. Terutama pelajaran ilmu pengetahuan alam. Pengabdian kepada masyarakat yang akan di laksanakan yaitu (1). Penyuluhan dan sosialisasi yang bertujuan memberi ilmu dan pemahaman tentang pentingnya melestarikan lingkungan. (2). Memberikan pelatihan kepada mitra untuk mulai memisahkan sampah organik dan anorganik tidak dalam satu wadah. Dan memberikan pelatihan untuk pengolahan sampah organik.
Penerapan Sistem Pengelolaan Inventaris di Sekolah Nurul Hasaniah, Tembung Hasibuan, Mhd Zulkifli; Habibie, Dian; Noviani, Nomi; Nurjannah, Nurjannah; Ramon, Herdi
Jurnal Multidisiplin West Science Vol 4 No 12 (2025): Jurnal Multidisiplin West Science
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/jmws.v4i12.3036

Abstract

Pengelolaan inventaris di Sekolah Nurul Hasaniah merupakan aspek krusial yang mempengaruhi efektivitas operasional dan kualitas pendidikan. Studi ini bertujuan untuk menganalisis penerapan sistem pengelolaan inventaris di sekolah tersebut, dengan fokus pada dampaknya terhadap ketersediaan sumber daya pendidikan dan kelancaran proses belajar mengajar. Metode penelitian yang digunakan meliputi pendekatan kualitatif, yang mencakup wawancara dan observasi terhadap staf sekolah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan inventaris yang baik berkontribusi signifikan terhadap kualitas pendidikan, mendukung penggunaan sumber daya yang optimal seperti buku dan alat ajar lainnya. Teknologi, seperti penggunaan sistem informasi berbasis QR Code, terbukti meningkatkan efisiensi dalam administrasi inventaris dan mengurangi risiko kehilangan. Namun, terdapat tantangan terkait kurangnya kesadaran di kalangan staf dan siswa mengenai pentingnya manajemen inventaris yang efektif, yang dapat menghambat pengelolaan. Rekomendasi untuk meningkatkan pengelolaan inventaris meliputi peningkatan pelatihan bagi staf dan penerapan sistem informasi yang lebih terstruktur. Dengan langkah-langkah tersebut, diharapkan Sekolah Nurul Hasaniah dapat lebih siap dalam memenuhi tuntutan pendidikan yang terus berkembang dan kompleks.
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PRODUKSI TANAMAN JAGUNG (ZEA MAYS) Muhammad Riyansyah; Dian Habibie; Nomi Noviani
JURNAL AGRO NUSANTARA Vol. 5 No. 2 (2025): JURNAL AGRONUSANTARA
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Muslim Nusantara Al Washliyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32696/jan.v5i2.4949

Abstract

Jagung merupakan salah satu komoditas yang banyak dibudidayakan di berbagai daerah, terutama di Pulau Jawa, Sulawesi, dan Nusa Tenggara dan beberapa daerah lainya. Desain penelitian berfungsi untuk membantu pelaksanaan penelitian aar dapat berjalan dengan baik. Metode analisis data yang digunakan penulis dalam menganalisis masalah yang ada dengan metode analisis data kuantitatif. Oleh karna itu yang menjadi populasi dalam penelitian adalah para petani jagung 43 di Desa Kelambir V Kecamatan Hamparan Perak Kabupaten Deli Serdang. Pada penelitian ini menggunakan dengan metode random sampling yaitu pengambilan sampel petani secara acak.. Adapun sebagai sampel petani dalam penelitian ini yaitu 30 orang petani jagung di Desa Kelambir V Kecamatan Hamparan Perak Kabupaten Deli Serdang. Pengumpulan data dapat dilakukan dalam berbagai setting, berbagai sumber, dan berbagai cara yaitu Observasi, Wawancara dan Angket (Questioner). Teknik analisis data merupakan upaya mencari dan menata secara sistematis hasil observasi, wawancara dan hasil lainnya untuk meningkatkan pemahaman peneliti tentang kasus yang diteliti dan menyajikannya dalam temuan bagi orang lain. Variabel faktor benih (X1) dengan nilai t-hitung sbesar 1,328 dan nilai t-tabel 1,708 menunjukan bahwa nilai t-hitung < t-tabel (1,328 < 1,708 ) maka artinya hasil yang diperoleh dapat disimpulkan tidak terdapat pengaruh dari variabel (X1) terhadap variabel (Y). dapat disimpulkan Adapun faktor-faktor yang mempengaruhi produksi tanaman jagung (Zea Mays) yaitu Benih (X1), Luas Lahan (X2), Pupuk (X3), Tenaga Kerja (X4) setelah ilakukan uji secara persial dan simultan terdapat berpengaruh terhadap produksi jagung (Y), dengan nilai koefisien determinan (R2), menunjukan nilai 0,969 % artinya variabel independen memberikan pengaruh sebesar 96,9 % terhadap variabel dependen.
ISOLASI DAN UJI BAKTERI PELARUT POSFAT DALAM MENINGKATKAN PERTUMBUHAN TANAMAN JAGUNG Wahyuni, Sri; Noviani, Nomi; Habibie, Dian
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 8, No 1 (2025): Juni 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v8i1.12028

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengisolasi dan menguji bakteri pelarut fosfat (BPF) guna meningkatkan pertumbuhan tanaman, mengingat peran penting fosfor (P) sebagai unsur hara makro yang esensial namun sering terbatas ketersediaannya di tanah. Penggunaan pupuk fosfat sintetis yang berlebihan menimbulkan masalah lingkungan seperti pencemaran air dan degradasi tanah. Oleh karena itu, BPF menawarkan strategi alternatif yang berkelanjutan. Penelitian ini mengisolasi lima isolat BPF (B1-B5) dari berbagai rizosfer tanaman di Sumatera Utara, menunjukkan keberagaman morfologi koloni dan sel. Isolat-isolat ini menunjukkan karakteristik morfologi yang bervariasi dalam ukuran, bentuk, warna, tepi, dan elevasi koloni. Pengamatan mikroskopis mengidentifikasi bentuk basil dan kokobasil, serta adanya bakteri Gram-negatif (B1, B3, B5) dan Gram-positif (B2, B4). Isolat B5 menunjukkan kemampuan pelarutan fosfat in vitro terbaik, ditunjukkan dengan rasio zona pelarutan tertinggi (2.14) pada media Pikovskaya. Selain itu, Isolat B5 melarutkan fosfat hingga konsentrasi 45 mg/L, dengan penurunan pH media dari 7.0 menjadi 4.8, mengindikasikan produksi asam organik yang efektif. Inokulasi Isolat B5 pada tanaman jagung secara signifikan meningkatkan pertumbuhan tanaman dibandingkan kontrol, dengan peningkatan tinggi tanaman sebesar 25.1%, panjang akar 30%, dan biomassa kering 20%. Peningkatan ini konsisten dengan peran penting fosfat dalam metabolisme tanaman dan kapasitas BPF untuk meningkatkan ketersediaan nutrisi. Hasil penelitian ini menegaskan potensi BPF Isolat B5 sebagai biofertilizer yang menjanjikan untuk meningkatkan ketersediaan fosfat dan mendukung pertumbuhan tanaman secara ramah lingkungan
Pendampingan UMKM dalam Pengemasan dan Branding Produk Lokal di Desa Lubuk Cemara, Kecamatan Perbaungan, Kabupaten Serdang Bedagai, Sumatera Utara Habibie, Dian; Handayani, Leni; Wahyuni, Sri; Noviani, Nomi; Yani, Farida; Hermanto, Bambang; Sugiar, Sugiar; Fadhilah, Dita Deviana; Ritonga, Ajuan; Hasibua, Mhd. Zulkifli
Komunitas: Hasil Kegiatan Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol. 4 No. 3 (2026): Komunitas: Hasil Kegiatan Pengabdian Masyarakat Indonesia
Publisher : Asosiasi Riset Ilmu Tanaman Dan Hewani Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62951/komunitas.v4i3.369

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk mendampingi UMKM anyaman purun di Desa Lubuk Cemara dalam pengemasan dan branding produk lokal guna meningkatkan nilai jual dan daya saing. Metode pelaksanaan menggunakan sintesis pemetaan potensi melalui observasi dan wawancara untuk mengidentifikasi kebutuhan dasar UMKM, yang kemudian dilanjutkan dengan tahap pelatihan dan pendampingan desain kemasan, literasi promosi digital, hingga tahap evaluasi program. Hasil PKM menunjukkan terjadinya penguatan identitas merek yang mengintegrasikan nilai-nilai kearifan lokal, perbaikan rancangan kemasan yang estetis sekaligus fungsional untuk proteksi dan standardisasi distribusi, serta optimalisasi promosi produk melalui media sosial. Manfaat utama dari kegiatan ini adalah meningkatnya pemahaman pelaku UMKM mengenai urgensi identitas produk, terciptanya branding dan kemasan yang kuat, serta meluasnya jangkauan akses pasar yang diharapkan dapat mendorong kemandirian dan ekosistem ekonomi kreatif masyarakat desa secara berkelanjutan.