Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Analisis Pemahaman Nasabah terhadap Akad Jual Beli pada Perbankan Syariah Grace Merienth Arha Silalahi; Irma Siagian; Twenty Desyen Manurung
SAUJANA : Jurnal Perbankan Syariah dan Ekonomi Syariah Vol 8 No 3 (2026): SAUJANA : Jurnal Perbankan Syariah dan Ekonomi Syariah
Publisher : LPPM STEI Kanjeng Sepuh Gresik Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59636/saujana.v8i3.489

Abstract

This study aims to analyze the level of customer understanding of the sale and purchase agreement in Islamic banking and identify factors influencing this understanding through a literature review. The study used a qualitative method with descriptive analysis based on library research. The research data came from various secondary sources, including books, scientific journal articles, Islamic banking regulations, DSN-MUI fatwas, and official reports (OJK). The data analysis technique was conducted using content analysis based on the Miles, Huberman, and SaldaƱa model through the stages of data reduction and presentation, as well as drawing conclusions and verification. The results show that education level, length of customer experience, and intensity of socialization from Islamic banks are the main factors influencing customer understanding of the sale and purchase agreement. Customers with higher levels of education tend to have better abilities in understanding the concept of the agreement and distinguishing between profit margin and interest mechanisms. In addition, longer transaction experience contributes to increased understanding through an experiential learning process. Socialization conducted by banks has also been proven to play a significant role in improving public Islamic financial literacy. A good understanding of the sale and purchase agreement has a positive impact on product usage decisions, customer satisfaction, and loyalty to Islamic banking. This research emphasizes the importance of strengthening public education strategies, ensuring contract transparency, and improving Islamic financial literacy as efforts to support the sustainable development of the Islamic banking industry.
Peran Kecerdasan Buatan dalam Transformasi Strategi Pemasaran Bisnis di Era Digital Irma Siagian; Dian Petrishia Tambunan; Nopra Purba; Evifanie Simbolon; Stefani Br Tarigan; Agni Anggita Br Ginting; Christin Natasya Surbakti
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.9787

Abstract

Perkembangan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) telah mendorong perubahan mendasar dalam strategi pemasaran bisnis dari pendekatan konvensional yang bersifat massal menuju pemasaran digital yang prediktif, personal, interaktif, dan berbasis data. Penelitian ini bertujuan menganalisis peran AI dalam mentransformasi strategi pemasaran, mengidentifikasi faktor pendorong penerapannya, membandingkan karakteristik pemasaran konvensional dengan pemasaran berbasis AI, serta menguraikan implementasi teknologi AI dalam aktivitas pemasaran modern. Penelitian menggunakan metode Systematic Literature Review dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Literatur diperoleh dari basis data ilmiah melalui kata kunci yang berkaitan dengan AI, pemasaran digital, perilaku konsumen, chatbot, predictive analytics, personalisasi, dan periklanan digital. Sumber yang relevan kemudian diseleksi, dikelompokkan secara tematik, dan dianalisis untuk menemukan pola, manfaat, tantangan, serta implikasi strategis. Hasil kajian menunjukkan bahwa AI meningkatkan ketepatan segmentasi, kemampuan memprediksi perilaku konsumen, personalisasi pesan dan penawaran, otomatisasi pelayanan melalui chatbot, optimasi iklan secara waktu nyata, serta efisiensi pengambilan keputusan pemasaran. Dibandingkan pemasaran konvensional, pemasaran berbasis AI memiliki keunggulan dalam jangkauan, pengukuran kinerja, kecepatan respons, dan penyesuaian pengalaman pelanggan. Namun, keberhasilan penerapannya bergantung pada kualitas data, integrasi sistem, kompetensi sumber daya manusia, perlindungan privasi, transparansi algoritma, dan pengawasan manusia. Dengan demikian, AI perlu ditempatkan sebagai kapabilitas strategis yang memperkuat kreativitas dan pertimbangan pemasar, bukan sekadar sebagai alat otomatisasi operasional.
PENGEMBANGAN KETERAMPILAN KEWIRAUSAHAAN DI SEKOLAH MENENGAH (Mengindentifikasi cara-cara efektif untuk mengembangkan keterampilan kewirausahaan di kalangan siswa sekolah menengah) Christin Lince Natalia Manalu; Debora Tarigas Marpaung; Irma Siagian; Nikasyah Limbong; Novia Christiani Tampubolon; Saidun Hutasuhut; Sri Wulandari Br Tarigan
Future Academia : The Journal of Multidisciplinary Research on Scientific and Advanced Vol. 2 No. 4 (2024): Future Academia : The Journal of Multidisciplinary Research on Scientific and A
Publisher : Yayasan Sagita Akademia Maju

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61579/future.v2i4.265

Abstract

Penelitian ini menggunakan metodologi deskriptif kualitatif, yang bertujuan agar peneliti dapat memahami persepsi, pengalaman, dan tantangan yang dihadapi oleh siswa, guru, dan pejabat sekolah dalam meningkatkan operasi bisnis. Dalam penelitian ini, pengumpulan data dilakukan dengan observasi, analisis dokumen, dan wawancara. Banyak negara memandang pendidikan kewirausahaan sebagai komponen penting dalam kurikulum sekolah. Karena remaja adalah orang pertama yang mulai menyesuaikan karir, sekolah menjadi tempat yang strategis untuk membangun nilai-nilai dan keterampilan kewirausahaan. Pendidikan kewirausahaan yang efektif mengintegrasikan kurikulum dengan pengalaman praktis sehingga siswa tidak hanya memahami teori tetapi juga mengembangkan keterampilan dan karakter yang dibutuhkan untuk sukses di dunia bisnis. Hal ini sangat penting untuk mengembangkan pekerja yang inovatif dan mudah beradaptasi.