Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Menuju Sekolah Sehat Melalui Penguatan Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) Andika, Mira; Mitayani, Mitayani; Yolanda, Yola; Apriyanti, Ety; Zulmardi, Zulmardi
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 6 No. 1 (2025): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Edisi Januari - Maret
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v6i1.5046

Abstract

Usaha kesehatan sekolah (UKS) merupakan bagian dari program kesehatan anak usia sekolah. UKS bertujuan untuk menumbuhkan, mengembangkan, dan membina kesehatan peserta didik sebagai generasi penerus yang potensial dan kompeten. Tujuan pelaksanaan pengabdian ini adalah Memberdayakan guru, peserta didik,dan warga sekolah agar mampu menerapkan implementasi Program UKS dalam bentuk upaya penyebaran informasi, pembentukan sikap dan prilaku Hidup bersih dan Sehat  di sekolah serta mengoptimalkan organisasi tim pelaksana UKS disekolah dan tupoksi tim serta mengimplementasikan kerjasama dengan dinas kesehatan  dalam menerapkan program revitalisasi UKS di SD Negeri 03 Batu Balang Kabupaten 50 kota untuk mencapai pendidikan yang berkualitas. Metode pelaksanaan kegiatan dengan melakukan sosialisasi dengan metode FGD (Focus Group Disscusion). Mengadakan pelatihan,Melakukan kerjasama dengan dinas terkait,Memberikan edukasi ke peserta didik,Mengidentifikasi kebutuhan sarana dan prasarana dan melakukan pendampingan serta melaukan evaluasi pelaksanaan dan keberlanjutan program. Hasil Kegiatan terbentuknya program dan tupoksi tim pelaksana UKS disekolah , adanya buku saku, petunjuk tekhnis dan pelaporan kegiatan UKS, adanya MOU dengan dinas pendidikan, dinas kesehatan serta terlaksananya MOA dengan kedua instansi tersebut. Peningkatan penegetahuan siswa tentang UKS Dari hasil 66,7 % saat pre test meningkat menjadi 92,31% siswa yang memiliki pengetahuan tinggi.Peningkatan keterampilan siswa (Dokcil) sekolah Dari hasil  70 % saat pre test meningkat menjadi  93,3% serta Peningkatan pengtahuan pengelola UKS sekolah dari hasil  6,92% saat pre test meningkat menjadi  92,31% serta bertambahnya sarana dan prasarana UKS di SDN 03 Batu Balang.
MENUJU SEKOLAH SEHAT DENGAN PENGUATAN DAN PEMBINAAN PROGRAM USAHA KESEHATAN SEKOLAH (UKS) andika, mira; Mitayani, Mitayani; Suciana, Sri; Zulmardi, Zulmardi
Jurnal Salingka Abdimas Vol 5, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/jsam.v5i2.7419

Abstract

Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) merupakan upaya satuan pendidikan dalam menanamkan, menumbuhkan, mengembangkan, dan meningkatkan kemampuan hidup sehat dengan penerapan PHBS. Tujuan pelaksanaan pengabdian ini meningkatkan tata kelola, mengoptimalkan peran dan tugas Tim, meningkatkan Koordinasi lintas sectoral bersama Puskesmas dan Dinas Pendidikan Kabupaten Lima Puluh Kota, meningkatkan pengetahuan dan keterampilan Tim UKS, mengoptimalkan Implementasi program UKS melalui pelaksanaan Trias UKS dengan memberdayakan Tim UKS, guru dan seluruh warga sekolah  serta memenuhi sarana dan prasarana UKS. Metode pelaksanaan yang akan dilakukan adalah FGD, mengimplementasikan penerapan tekhnologi dengan melaksanakan Pendidikan, memberikan pelayanan, serta pembinaan lingkungan sehat,melaksanakan pelatihan kepada tim UKS dan dokter kecil dengan metode ceramah , diskusi dan demontrasi. Hasil Kegiatan terbentuknya program dan tupoksi tim pelaksana UKS disekolah , adanya buku saku UKS, adanya MOU dengan dinas pendidikan, dinas kesehatan serta terlaksananya MOA dengan kedua instansi tersebut. Berdasarkan hasil pengolahan data didapatkan bahwa pengetahuan siswa sebelum dilakukan kegiatan UKS tentang PHBS, mencuci tangan, menggosok gigi dan gizi anak sekolah rata2 berada pada kategori rendah (57%), pengetahuan siswa sesudah dilakukan kegiatan UKS tentang PHBS, mencuci tangan, menggosok gigi dan gizi anak sekolah rata2 berada pada kategori tinggi (82,5%). Hasil sikap siswa sebelum dilakukan PKM tentang terhadap kantin sehat, keamanan makan jajanan anak sekolah, pertolongan pertama dan penyakit (P3P), pemulihan pasca sakit dan rujukan ke Puskesmas rata-rata kurang (67%). Sedangkan hasil sikap siswa sesudah dilakukan PKM tentang kantin sehat, keamanan makan jajanan anak sekolah, pertolongan pertama dan penyakit (P3P), pemulihan pasca sakit dan rujukan ke Puskesmas rata-rata Baik (80,5%).
Pemberdayaan Kader Posyandu Melalui Model GIZI CERDAS Untuk Pencegahan Stunting Berbasis Komunitas di Nagari Batu Payuang, Kabupaten Lima Puluh Kota Maidelwita, Yani; Eka Putri Primasari; Mitayani, Mitayani; Mira Andika
JDISTIRA - Jurnal Pengabdian Inovasi dan Teknologi Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Yayasan Rahmatan Fidunya Wal Akhirah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58794/jdt.v6i1.1857

Abstract

Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas kader Posyandu melalui penerapan model GIZI CERDAS sebagai pendekatan edukasi gizi yang terstruktur dan berbasis komunitas untuk pencegahan stunting di Posyandu Pakan Raba’a, Nagari Batu Payuang, Kabupaten Lima Puluh Kota. Kegiatan melibatkan dua belas kader aktif dan lima puluh dua balita (beserta pengasuh/ibu balita) sebagai penerima manfaat. Metode meliputi identifikasi masalah (observasi dan FGD), pengembangan media edukasi secara kolaboratif, pelatihan terstruktur, serta pendampingan lapangan dengan pendekatan participatory-empowerment. Media edukasi yang dihasilkan mencakup modul gizi berbasis pangan lokal, booklet stunting, poster visual, video micro-learning berdurasi 1–2 menit, serta sistem monitoring digital melalui logbook dan Google Form. Hasil menunjukkan peningkatan skor pengetahuan kader dari rata-rata 44,1 menjadi 90,0 (kenaikan 45,9 poin); tingkat kehadiran posyandu meningkat dari 61% menjadi 92%, serta cakupan frekuensi penyuluhan gizi meningkat dari 42% menjadi 84%. Seluruh kader (100%) berhasil melakukan edukasi door-to-door menggunakan media visual dan melaporkan kegiatan melalui sistem monitoring. Temuan ini menunjukkan bahwa model GIZI CERDAS efektif, aplikatif, dan dapat direplikasi pada posyandu wilayah rural. Keberlanjutan program diperkuat melalui pembentukan Tim Kader Gizi Mandiri, rencana peer teaching/TOT, dan integrasi pelaporan bulanan dengan supervisi puskesmas sehingga implementasi dapat berlanjut setelah program selesai.
Implementasi Permainan Tradisional sebagi Media Pembelajaran Edukatif untuk Penguatan Karakter Siswa Sekolah Dasar 03 Batu Balang Primasari, Eka Putri; Zudeta, Effran; Mitayani, Mitayani; Zulmardi, Zulmardi
Menara Pengabdian Vol 5, No 2 (2025): Vol. 5 No. 2 Desember 2025
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/jmp.v5i2.7485

Abstract

Permasalahan utama di SDN 03 Batu Balang adalah keterbatasan fasilitas, minimnya pemahaman guru, serta belum terintegrasinya permainan tradisional ke dalam proses pembelajaran. Padahal, permainan tradisional berpotensi sebagai media edukatif yang mampu menumbuhkan keterampilan sosial, motorik, kognitif, dan karakter siswa. Fokus pengabdian ini adalah mengimplementasikan permainan tradisional sebagai media pembelajaran untuk penguatan karakter. Tujuan kegiatan yaitu meningkatkan kompetensi guru, menyediakan sarana permainan, serta membangun pembelajaran yang menyenangkan dan bernilai budaya. Metode yang digunakan meliputi survei awal, Focus Group Discussion (FGD), sosialisasi, pelatihan guru, demonstrasi kepada siswa, penyediaan sarana permainan, serta pendampingan dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan meningkatnya pemahaman guru tentang manfaat permainan tradisional, tersedianya media permainan di sekolah, serta meningkatnya keterlibatan siswa dalam pembelajaran yang interaktif dan berkarakter. Kegiatan ini berhasil mendukung tercapainya pembelajaran inovatif berbasis budaya lokal.