Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

PELATIHAN PEMBUATAN TERUMBU BUATAN BERBASIS ECO-FRIENDLY SEBAGAI SARANA REHABILITASI TERUMBU KARANG DI DAERAH PANTAI WISATA PASIR PUTIH, SITUBONDO Utomo, Agung Prasetyo; Apriani, Mirna; Ruddianto, Ruddianto; Cahyono, Luqman; Nugraha, Anggara Trisna; Nugroho, Mochammad Ilham
INTEGRITAS : Jurnal Pengabdian Vol 5 No 2 (2021): DESEMBER
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat - Universitas Abdurachman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/integritas.v5i2.1340

Abstract

Indonesia merupakan negara kepulauan memiliki keanekaragaman hayati terbesar di dunia, hal ini disebabkan karena adanya keunikan topografi dasar laut Indonesia. Salah satu keanekaragaman spesies yang ada adalah 950 biota terumbu karang sebagai habitat dan ekosistem laut. Terumbu karang berfungsi sebagai tempat memijah biota laut, pelindung gempuran ombak bagi pantai dan bernilai estetika. Pantai wisata Pasir Putih Situbondo termasuk andalan tempat wisata di Jawa Timur. Pantai ini memiliki terumbu karang yang berada pada nilai 23-49% yang termasuk ke dalam kategori rendah. Pantai di Situbondo ini memiliki dua site dalam kondisi baik dan dua site dalam kondisi cukup. Agar kondisi terumbu karang meningkat menjadi kategori sangat baik dan mencegah adanya kerusakan, diperlukan upaya untuk melakukan rehabilitasi. Salah satu upaya dapat dilakukan menggunakan terumbu karang buatan dari cangkang kerang dan beton yang dihasilkan dari masyarakat sekitar pantai. Pemberdayaan masyarakat perlu dilakukan untuk mendukung pelestarian terumbu karang yang dapat mempengaruhi keberadaan ikan dan biota laut lainnya. Pemberdayaan masyarakat ini difokuskan pada aktivis lingkungan, kelompok masyarakat pengawas (pokmaswas), serta masyarakat di daerah lingkungan wisata Pasir Putih diawali dengan pembekalan pengalaman dan ketrampilan dalam pembuatan terumbu karang berbasis eco-friendly. Kegiatan meliputi penyampaian materi secara hybrid (luring dan daring), praktik pembuatan terumbu buatan, penenggelaman hasil terumbu buatan dan monitoring.
Analysis Effect of Psychological Factors on Work Productivity in Iron and Steel Industry Romadloni, Alamulyaqin; Apriani, Mirna; Santiasih, Indri
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 2 No. 2 (2024): June
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v2i2.129

Abstract

The processing of iron and steel requires a heating temperature of up to 900 degrees Celsius. Psychological factors will have an impact on work productivity and make workers very uncomfortable. We involved 15 respondents in the area of the short taper and eye forming process and tested the work environment and conducted a stress level survey on the respondents. The results of the analysis above measuring psychological factors on 15 respondents, the Shearing Process section (Taper and Eye Forming) found that the 6 triggers of work stress were within moderate limits (10-24). With the most dominant aspect of potential stress, namely Qualitative Overload. It is necessary to add hours of rest for workers to control the level of work stress in workers.
PEMANFAATAN LIMBAH DAUN NANAS (ANANAS COSMOSUS) SEBAGAI ADSORBEN LOGAM BERAT Cu Mayangsari, Novi Eka; Mirna Apriani; Veptiyan, Egata Dwi
Journal of Research and Technology Vol. 5 No. 2 (2019): JRT Volume 5 No 2 Des 2019
Publisher : 2477 - 6165

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55732/jrt.v5i2.322

Abstract

Pineapple leaf waste (Ananas cosmosus) contains a constituent component in the form of cellulose and lignin. Cellulose, hemicellulose, and lignin bind to each other to form lignocellulose. The high cellulose content can be used as an adsorbent through the process of delignification or removal of lignin. This study aims to determine the characteristics and ability of pineapple leaf cellulose to remover heavy Cu metals. Applied pineapple leaves to be used are equalized to 60 mesh then delignified for 70 and 90 minutes by mixing pineapple powder using 9% NaOH with a ratio of 1:30 (w/v). Pineapple leaves are characterized by chesson, SEM, and XRD analysis. The results of Chesson analysis showed that pineapple leaf cellulose had a cellulose content of 25.33% and the delignification time of 70 minutes resulted in the highest cellulose content of 59.12%. The XRD diffractogram showed pineapple leaf cellulose including type I cellulose. The highest degree of crystallinity was obtained by pineapple leaf cellulose with a delignification time of 90 minutes which was equal to 65.98%. The adsorption process was observed with variations in contact time 30, 60, 90, and 120 minutes. The highest Cu metal adsorption was pineapple leaves with a delignification process of 70 minutes with a contact time of 90 minutes.
PELATIHAN PEMANFAATAN MINYAK BERLEBIH DAN TERSISA MENJADI LILIN RELAKSASI SEBAGAI PEMBERDAYAAN MASYARAKAT BIDANG EKONOMI SIRKULAR DAN PENGELOLAAN LIMBAH BERKELANJUTAN Utomo, Agung Prasetyo; Cahyono, Luqman; Fahmi, M Rizal; Apriani, Mirna; Nugraha, Anggara Trisna; Tiyasmihadi, Tri; Suhardjito, Gaguk; Ningrum, Dwi Setia
MIMBAR INTEGRITAS : Jurnal Pengabdian Vol 4 No 2 (2025): AGUSTUS 2025
Publisher : Biro Administrasi dan Akademik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/mimbarintegritas.v4i2.6391

Abstract

Minyak dari sisa penggorengan atau disebut minyak jelantah merupakan salah satu limbah rumah tangga yang sering dibuang secara sembarangan, hal ini berpotensi mencemari lingkungan apabila tidak dikelola dengan baik. Berdasarkan data Publikasi Indonesia Oilseeds and Products Annual 2019, konsumsi minyak goreng rumah tangga Indonesia mencapai 16,2 miliar liter atau setara dengan 13 juta ton. Data Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) menunjukkan bahwa Indonesia menghasilkan lebih dari 3 juta ton limbah minyak goreng per tahun, yang sebagian besar dibuang sembarangan sehingga mencemari tanah dan perairan. Di sisi lain, minyak jelantah memiliki potensi untuk diolah menjadi produk bernilai ekonomi, seperti lilin Beraroma Relaksasi. Inovasi pemanfaatan minyak berlebih dan tersisa (MELISA) menjadi lilin Beraroma Relaksasi tidak hanya memberikan solusi pengelolaan limbah ramah lingkungan, tetapi juga membuka peluang ekonomi kreatif bagi masyarakat. Pelatihan ini bertujuan untuk memberdayakan masyarakat dalam mengelola limbah sisa minyak menjadi lilin Beraroma Relaksasi, sehingga dapat meningkatkan pendapatan sekaligus mengurangi dampak negatif dari limbah minyak tersebut. Sasaran pelatihan ini merupakan ibu-ibu dharma wanita di SMK Negeri 3 Buduran Sidoarjo. Adapun metode pelatihan ini meliputi ceramah, demonstrasi, dan praktik langsung. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa peserta mengalami peningkatan pemahaman dan kemampuan dalam proses pembuatan lilin Beraroma Relaksasi berbasis minyak jelantah. Produk yang dihasilkan sudah sama dengan produk lilin dipasaran, hal ini menunjukan potensi untuk dikembangkan secara komersial cukup layak dan masyarakat muncul kesadaran terhadap pengelolaan limbah berkelanjutan.
Pelatihan Desain Kapal Bagi Pekerja Perusahaan Galangan Blambangan Raya Perkasa Radianto, Denny Oktavina; Soelistijono, Rachmad Tri; Apriani, Mirna; Purwana, Agung; Kuswijanarko, Wahyu
Parta: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Pendidikan Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38043/parta.v5i1.5443

Abstract

Tujuan pengabdian kepada masyarakat ini untuk mengetahui tingkat kepuasan peserta pelatihan tentang cara membuat desain kapal dengan aplikasi khusus menggunakan metode angket dan wawancara. Tingkat kepuasan para peserta pelatihan mencapai rerata 4,36 pada sekala 5. Pelatihan telah terlaksana  secara  daring pada setiap akhir pekan bulan agustus dan luring pada  hari minggu 27 Agustus 2023. Peserta pelatihan  berjumlah 5 peserta dari Pekerja Perusahaan Galangan Blambangan Raya Perkasa. Dari ke-5 peserta tersebut semuanya ikut aktif dalam kegiatan pelatihan yang diselenggarakan. Keaktifan para peserta itu terlihat dari kehadiran mereka saat pelatihan dalam jejaring maupun saat pelatuhan luar jejaring. Dampak dari pelatihan berdasarkan pemaparan dari pihak manajemen perusahaan adalah karyawan dinilai lebih semangat dalam bekerja dan memiliki kecepatan dalam penyelesaian pekerjaan khususnya terkait desain yang mereka harus kerjakan.
Fungsi Konsumsi Dalam Kerangka Kerja Islam Yang Mengkaitkan Tabungan, Pertumbuhan Dan Pemerataan Pendapatan Mustakim, Mustakim; Apriani, Mirna; Said, Muhammad
Al - A'mal Vol 3 No 1 (2023): Al-Amal Jurnal Manajemen Bisnis Syariah
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat IAI An-Nadwah Kuala Tungkal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54459/al-amal.v3i1.508

Abstract

Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif untuk menyajikan model makro ekonomi yang mengkaitkan tabungan, pertumbuhan, dan pemerataan pendapatan. Prospek perkembangan usaha adalah sketsa tentang kejadian pada usaha yang akan mendatang. Tujuan dari prospek perkembangan adalah mengetahui perkembangan usaha untuk ke depannya, apakah usaha tersebut akan tutup atau usaha tersebut akan semakin meningkat. Melihat perkembangan usaha bisnis usaha pempek Pak Syaifullah memasuki bulan Suci Ramadhan modal bertambah minat konsumen terhadap pempek meningkat dua kali lipat hingga mendapat keuntungan meningkat.