Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search
Journal : Chronologia

Knitting the Chain of Anti-Colonialism: Kiai and Pesantren's Political Activities in Berbek from the Late 1800s to the Early 1900s Ilyas, Ilyas; Maryani, Lesi; Wahyudhi, Johan; Zamani, Muhammad Zaqi Al
CHRONOLOGIA Vol 5 No 2 (2023): Chronologia
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/jhe.v5i2.13809

Abstract

This paper explores the role and political activities of kiai and pesantren in Berbek (present-day Nganjuk) during the late 19th and early 20th centuries in the context of resistance to Dutch colonialism. Through a social and political history approach, this study explores how kiai and pesantren became the centre of the anti-colonial movement, spread ideas of freedom, and shaped nationalist identity in Berbek society. The results provide deep insights into how the anti-colonial movement developed and forged a strong network in an effort to achieve national independence.
Menari dengan Kata-Kata: Kritik Mahbub Djunaidi terhadap Kebijakan Pemerintah Indonesia 1970 – 1990 Wahyudhi, Johan
CHRONOLOGIA Vol 5 No 3 (2024): Chronologia
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/jhe.v5i3.14466

Abstract

This paper describes Mahbub Djunaidi, a social activist, journalist and writer who often protested against government policies from 1970 to 1990. During this period, Indonesian Muslims lived in a different social and political atmosphere than before. Previously, Muslims in Indonesia were relatively free to express their thoughts and political activities, but during this 20-year period, the situation became more restrictive. President Soeharto's government allegedly carried out a series of restrictive actions to inhibit political freedom and intellectual development for some Muslims, especially those belonging to Nahdhlatul Ulama, the largest Islamic mass organisation in Indonesia at that time. This paper will use an intellectual history approach by putting forward a number of Mahbub's writings relating to his criticism of the Soeharto government. Mahbub's writing style is known for combining humour and satire, making him one of the most prominent columnists in Indonesia at the time.
Bergerak dalam Kemelut: Perkembangan Pesantren di Aceh Tengah 1960 – 2000 Wahyudhi, Johan; M. Dien Madjid; Azhar Saleh
CHRONOLOGIA Vol 6 No 1 (2024): Sejarah dan Transformasi Pendidikan serta Dinamika Sosial Budaya di Indonesia
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/jhe.v6i1.15258

Abstract

Artikel ini menjelaskan tentang perkembangan pesantren (atau dayah) di Aceh Tengah pada periode 1960-2000. Melalui pesantren atau dayah, studi Islam dikembangkan hingga menjadi modal penting bagi masyarakat Aceh Tengah. Namun, tidak mudah dalam mengembangkan wacana ini, mengingat kondisi politik yang tidak menentukan. Keberadaan pemberontakan DI/TII dan Gerakan Aceh Merdeka (GAM) sempat membuat kehidupan belajar dan mengajar terganggu. Studi ini menggunakan riset kepustakaan untuk mengumpulkan sejumlah informasi kronologis tentang perkembangan pesantren di wilayah ini. Hasil dari penelitian ini menunjukkan adanya transformasi pendidikan Islam, dari yang sebelumnya bernuansa tradisional, yakni dengan merujuk kitab Islam klasik, mengalami perubahan dengan ikut mengadopsi kurikulum yang ditetap pemerintah Indonesia.
Antara Perjuangan dan Perbanditan: Mat Item dan Dunia Kriminal di Tangerang dan sekitarnya 1945 – 1953 Maryani, Lesi; Ilyas; Wahyudhi, Johan
CHRONOLOGIA Vol 6 No 2 (2024): Pendekatan Multidisipliner, transformasi serta Inovasi dalam Kajian Sejarah dan P
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/jhe.v6i2.17015

Abstract

Artikel ini berusaha mengeksplorasi keterlibatan Mat Item, seorang bandit yang ditakuti di wilayah urban Jakarta, khususnya Tangerang, dengan aneka tindakan kriminal yang dilakukannya. Di satu sisi, apa yang dilakukannya adalah hasrat mandiri untuk bertahan di tengah situasi Indonesia yang sulit, akibat adanya serangan dari NICA (Nederlandsch Indische Civiele Administratie) yang dimulai sejak akhir 1945, namun di sisi lain muncul dugaan bahwa dirinya melakukan aneka tindakan kriminal untuk kepentingan kelompoknya saja. Data-data yang didapat diperoleh dari sejumlah pemberitaan dari koran yang terbit di kurun waktu yang dimaksud. Metode yang digunakan adalah model penelitian sejarah berbasis studi kepustakaan. Hasil yang didapat di antaranya adalah adanya bias kepentingan dalam diri Mat Item yang di satu sisi ingin melawan pendudukan NICA, di sisi lain, melakukan tindakan kejahatan untuk kepentingan pribadi.
Kontribusi Prof. Dr. K.H. Sahabuddin dalam Pengembangan Pendidikan Islam di Sulawesi Barat: Suatu Kajian Sejarah Pendidikan Zulmaizar, Muhammad Muzani; Afif, Muh. Bahrul; Wahyudhi, Johan
CHRONOLOGIA Vol 6 No 3 (2025): Chronologia
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/jhe.v6i3.17800

Abstract

Education in West Sulawesi faces significant challenges, particularly in access and quality, despite efforts to improve it. Prof. Dr. K.H. Sahabuddin emerged as an important figure in the development of Islamic education in this area, through the establishment of Al Assariah University of Mandar (UNASMAN). This research aims to explore the idea of Islamic education developed by K.H. Sahabuddin, as well as its impact on the people of West Sulawesi, focusing on the integration of religious values and modern education. This research used a qualitative approach with a case study method. Data were collected through in-depth interviews with educational figures, santri, and people involved in the educational institutions established by K.H. Sahabuddin. Document analysis was also conducted on related works and literature to understand his ideas and contributions. The results show that K.H. Sahabuddin succeeded in creating an educational approach that integrates spiritual and intellectual aspects, known as “rasa education.” This approach not only enriches spiritual understanding, but also enriches the students' understanding of spirituality. This approach not only enriched students' spiritual understanding, but also encouraged them to adopt a modern and critical mindset. His contribution to education has provided encouragement for the Mandarese people to pursue higher education and improve their quality of life.
Perlawanan Haji Darip dari Klender terhadap Kolonialisme: Sebuah Historiografi Nurhasan, Nurhasan; Mubarok, M. Zacky; Wahyudhi, Johan
CHRONOLOGIA Vol 6 No 3 (2025): Chronologia
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/jhe.v6i3.18296

Abstract

Penelitian ini mengkaji peran Haji Darip, seorang jawara dan ulama dari Klender, Jakarta, dalam perjuangan kemerdekaan Indonesia periode 1920-1950. Menggunakan pendekatan sejarah mikro, studi ini bertujuan mengungkap dinamika perlawanan lokal terhadap kekuatan kolonial Belanda dan pendudukan Jepang. Metode penelitian sejarah digunakan, meliputi heuristik, kritik sumber, interpretasi, dan historiografi, dengan memanfaatkan laporan resmi Hindia Belanda, surat kabar kolonial, dan wawancara dengan keturunan Haji Darip. Hasil penelitian menunjukkan peran ganda Haji Darip sebagai pemimpin agama dan pejuang, yang memobilisasi masyarakat melalui BARA (Barisan Rakyat). Studi ini mengungkap jejaring perlawanan yang luas, melibatkan jawara dari berbagai daerah, serta strategi perlawanan yang mencakup serangan terhadap infrastruktur penting seperti Bandara Halim. Penelitian juga menyoroti kompleksitas label “bandit” yang diberikan kolonial terhadap pejuang, serta transformasi Klender dari “sarang bandit” menjadi pusat perlawanan. Kontribusi penelitian ini terletak pada rekonstruksi sejarah perlawanan dari perspektif Indonesiasentris, menantang narasi kolonial dominan. Studi ini menawarkan wawasan tentang dinamika perlawanan berbasis masyarakat dan peran kepemimpinan lokal dalam gerakan nasional. Secara praktis, temuan ini dapat menginformasikan pendekatan kontemporer terhadap resolusi konflik dan pemberdayaan masyarakat dalam konteks pasca-kolonial.