Claim Missing Document
Check
Articles

Found 29 Documents
Search

The Psycholinguistic Effects of Blackboards and Colorful Chalk on Arabic Vocabulary Acquisition in Malaysian Muhamad Solehudin; Nur Hanifansyah; Masnun; Yusuf Arisandi; Menik Mahmudah; Syarif Muhammad Syahed
Izdihar : Journal of Arabic Language Teaching, Linguistics, and Literature Vol. 8 No. 2 (2025): Izdihar : Journal of Arabic Language Teaching, Linguistics, and Literature
Publisher : Arabic Education Department, Islamic Studies Faculty, Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/jiz.v8i2.36624

Abstract

This study explored the psycholinguistic effects of blackboards and colorful chalk on Arabic vocabulary acquisition at Maktab Mahmud Yan, Malaysia. Using a mixed-methods approach involving 60 students through surveys, interviews, and classroom observations, the study found that this low-tech, visually engaging method significantly improved vocabulary retention, enhanced motivation, and fostered collaborative learning. Remarkably, the initiative continued even after the departure of Indonesian instructors, supported by remote guidance and periodic visits. This research provides a novel contribution by demonstrating that traditional tools, when used creatively and cooperatively, can achieve outcomes comparable to digital solutions. It highlights the potential of multisensory, student-centered strategies in cross-cultural and under-resourced educational environments.
Strategi Pemahaman Masdar melalui Padanan Kata Benda Verbal dalam Bahasa Indonesia Nur Hanifansyah; Menik Mahmudah; Nur Aunie Batrisya
Pedagogy: Journal of Multidisciplinary Education Vol. 2 No. 2 (2025): November 2025
Publisher : PT. Academic Bright Collaboration

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66053/pedagogy.v2i2.205

Abstract

Pemahaman masdar bagi pembelajar pemula bahasa Arab kerap menghadapi hambatan karena keterbatasan padanan langsung dalam bahasa Indonesia. Akibatnya, banyak pelajar hanya menghafalkan pola (wazan) tanpa memahami fungsi semantisnya secara kontekstual. Penelitian ini bertujuan mengembangkan strategi pemahaman masdar dengan mengaitkan konsep verbal nouns dalam bahasa Arab dengan kata benda turunan dari verba dalam bahasa Indonesia, misalnya sentuhan dari menyentuh, pukulan dari memukul, teguran dari menegur, atau ciuman dari mencium. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif-deskriptif dengan teknik observasi kelas, wawancara guru, serta tes diagnostik kepada 30 pelajar tingkat pemula di Pondok Pesantren Darullughah Wadda’wah. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan menurut model Miles & Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 82% pelajar lebih cepat memahami fungsi masdar setelah diberikan padanan kata benda verbal dalam bahasa Indonesia. Selain itu, strategi ini meningkatkan kemampuan pelajar dalam menggunakan masdar dalam kalimat produktif, baik lisan maupun tulisan. Dengan demikian, strategi perbandingan lintas bahasa terbukti efektif sebagai jembatan konseptual dalam pengajaran masdar. Temuan ini berimplikasi pada perlunya pendekatan pedagogis yang lebih kontekstual dan integratif dalam pembelajaran gramatika Arab di pesantren.
A Multimodal Instructional Design Model: Integrating Infographics and Interactive Videos in Arabic Language Learning Menik Mahmudah; Hanik Mahliatussikah; Muhamad Solehudin; Masnun; Nur Aunie Batrisya
Jurnal Internasional Pendidikan Bahasa Arab Vol 8 No 01 (2026): International Journal of Arabic Language Teaching (IJALT)
Publisher : Postgraduate of IAIN Metro Lampung Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32332/ijalt.v8i01.11671

Abstract

Arabic language instruction in secondary Islamic education has traditionally relied on text-based explanation and memorization, which often fails to address learners’ cognitive diversity and engagement in digital learning environments. This study aims to develop and evaluate a multimodal instructional design model integrating infographics and interactive videos to enhance Arabic language learning, particularly vocabulary and grammar mastery. Grounded in Mayer’s Cognitive Theory of Multimedia Learning and structured through the ADDIE framework, the study employed an exploratory sequential mixed-methods approach. Data was collected through pre- and post-tests, classroom observations, questionnaires, and semi-structured interviews involving 60 Madrasah ‘Aliyah students divided into experimental and control groups. The multimodal materials were developed using Canva, Powtoon, and H5P and implemented over six weeks. Quantitative results showed a statistically significant improvement in the experimental group’s vocabulary and grammar achievement (p < .05), while qualitative findings indicated increased motivation, engagement, and conceptual understanding. The novelty of this study lies in its empirically validated multimodal instructional design model that systematically integrates visual and interactive elements within Arabic language pedagogy. The findings suggest that sustained teacher training in digital pedagogy is essential to support the effective implementation and scalability of multimodal learning in Arabic education.
Exploring Ai-Assisted Transcription as Scaffolding In Arabic Listening Comprehension Baharun, Segaf; Hanifansyah, Nur; Habib, Moh. Tohiri; Mahmudah, Menik; Batrisya , Nur Aunie
Izdihar : Journal of Arabic Language Teaching, Linguistics, and Literature Vol. 9 No. 1 (2026): Izdihar: Journal of Arabic Language Teaching, Linguistics, and Literature
Publisher : Arabic Education Department, Islamic Studies Faculty, Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/jiz.v9i1.42312

Abstract

This study examined the effectiveness of AI-assisted transcription as instructional scaffolding for Arabic listening comprehension in Indonesian pesantren, a context where listening skills receive limited pedagogical attention and empirical research on AI-mediated support remains scarce. While previous studies on artificial intelligence in language learning have focused mainly on vocabulary, grammar, or speaking skills in general EFL settings, the pedagogical role of AI transcription in Arabic listening within faith-based education has been largely unexplored. Using a mixed-methods quasi-experimental design, this study involved forty-five male pesantren students (aged 16–18) divided into experimental and control groups during a twelve-week intervention. Quantitative data were collected through standardized Arabic listening pre-tests and post-tests, while qualitative data were obtained from semi-structured interviews, focus group discussions, classroom observations, and transcription usage logs. Quantitative analysis employed paired and independent samples t-tests with effect size calculation (Cohen’s d), whereas qualitative data were analyzed using thematic analysis. The findings indicate that students supported by AI-assisted transcription achieved significantly higher listening comprehension gains (d = 0.42) and reported reduced anxiety, increased confidence, and greater engagement. The study contributed theoretically by extending scaffolding and cognitive load principles to AI-assisted Arabic listening instruction, and practically by offering a culturally grounded model for integrating AI transcription in pesantren classrooms.
Transformasi Pembelajaran Bahasa Arab di Bulan Ramadhan: Pendampingan Berbasis Psikologi Kognitif dan Afektif Segaf Baharun; Nur Hanifansyah; Muhamad Solehudin; Juliari Agustian; Moh. Tohiri Habib; Badrus Shalih; Menik Mahmudah
Mosaic: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2026): April 2026
Publisher : Academic Bright Collaboration

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66053/mosaic.v3i1.405

Abstract

 Program Daurah Ramadhan di Pondok Pesantren Darullughah Wadda’wah merupakan momentum strategis untuk mengoptimalkan pembelajaran bahasa Arab melalui pendekatan yang lebih intensif dan terstruktur, program ini selalu diadakan setiap tahun. Kegiatan pengabdian ini bertujuan mentransformasikan pembelajaran mufradat serta meningkatkan keberanian santri dalam merangkai kata dan mengungkapkan gagasan secara lisan melalui pendampingan berbasis psikologi kognitif dan afektif. Program dilaksanakan selama 20 hari dengan melibatkan 28 santri sebagai peserta, menggunakan model pendampingan harian yang menekankan penguatan memori kosakata, latihan perangkaian kalimat sederhana, serta pembinaan motivasi dan regulasi emosi dalam berbicara. Pendekatan kognitif diterapkan melalui teknik repetition, active recall, dan asosiasi makna, sedangkan pendekatan afektif dilakukan melalui penguatan motivasi intrinsik, dukungan emosional, dan praktik berbicara dalam suasana yang suportif. Evaluasi program dilakukan melalui observasi partisipatif, perbandingan kemampuan pra dan pasca intervensi, serta analisis perkembangan mufradat aktif dan perilaku verbal peserta. Hasil menunjukkan adanya peningkatan kemampuan peserta, ditandai dengan kenaikan rata-rata mufradat aktif dari 4,2 menjadi 19,7 kata, serta peningkatan persentase peserta yang mampu berbicara mandiri dari 10,7% menjadi 78,6%. Selain itu, indikator afektif seperti keberanian berbicara dan kepercayaan diri juga mengalami peningkatan yang signifikan. Temuan ini menunjukkan bahwa integrasi pendekatan kognitif dan afektif dalam pembelajaran intensif Ramadhan efektif dalam meningkatkan kompetensi linguistik sekaligus kesiapan psikologis peserta didik.
Pemberdayaan Keterampilan Mengetik Arab melalui Arabic Keyboard Typing Mastery (AKTM) untuk Santri dan Mahasiswa Berbasis Platform Digital dan Muscle Memory Nur Hanifansyah; Muhammad Shobaahun Ni’am; Ahmad Hamdan Amadiy; Menik Mahmudah; Wilda Rihlasyita
IHSAN : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol 8, No 1 (2026): Ihsan: Jurnal Pengabdian Masyarakat (April)
Publisher : University of Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/ihsan.v8i1.26483

Abstract

Keterampilan mengetik huruf Arab merupakan bagian penting dari literasi digital di pesantren dan perguruan tinggi Islam, namun masih banyak santri dan mahasiswa yang menghadapi kesulitan dalam menguasainya.  pengabdian ini bertujuan untuk memberdayakan keterampilan mengetik Arab melalui pendekatan Arabic Keyboard Typing Mastery (AKTM) berbasis muscle memory dan platform digital. Metode yang digunakan adalah Asset-Based Community Development (ABCD) dengan melibatkan tiga mitra lembaga pendidikan Islam dan 30 peserta selama tiga bulan. Program pelatihan dilaksanakan dalam tiga tahap, yaitu pengenalan tata letak dan teknik dasar, latihan menengah berbasis gamifikasi, serta latihan lanjutan dengan proyek akhir berupa pengetikan teks Arab utuh. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam kecepatan dan akurasi mengetik Arab, penurunan tingkat kesalahan, serta peningkatan kepercayaan diri peserta. Selain itu, terbentuk kader tutor sebaya yang memastikan keberlanjutan program di lembaga masing-masing. Wawancara mendalam mengungkap perubahan pola pikir, motivasi belajar, dan transformasi budaya literasi digital di kalangan peserta. Dengan demikian, program AKTM dapat dijadikan model pengabdian masyarakat yang inovatif, replikatif, dan relevan dalam mendukung akselerasi literasi digital dan pendidikan bahasa Arab di era Society 5.0.  
Model Transfer Lintas Bahasa Arab–Inggris dalam Pendampingan Pembelajaran Bahasa Inggris di Pondok Pesantren Ribath Imam Al Ghazali Nur Hanifansyah; Ahmad Makki Lazuardi; Ahmad Qusairi; Muhamad Solehudin; Masnun Masnun; Segaf Baharun; Menik Mahmudah
Mohuyula : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 1 (2026): Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31314/mohuyula.5.1.1-6.2026

Abstract

Penguatan kompetensi bahasa Inggris di lingkungan pesantren memerlukan pendekatan yang adaptif terhadap latar belakang linguistik santri, khususnya bagi mereka yang telah fasih berbahasa Arab. Pengabdian ini bertujuan merumuskan dan mengimplementasikan model transfer lintas bahasa Arab–Inggris dalam pendampingan pembelajaran bahasa Inggris dasar di Pondok Pesantren Ribath Imam Al Ghazali selama satu bulan. Pendekatan yang digunakan bersifat partisipatif dan kolaboratif dengan memanfaatkan prinsip cross-linguistic transfer dan scaffolding, di mana struktur dan makna bahasa Arab diaktivasi sebagai jembatan konseptual untuk memahami bahasa Inggris. Kegiatan dilaksanakan melalui tahapan orientasi konseptual, integrasi struktur dasar, pemetaan semantik kosakata, serta praktik komunikatif sederhana, dengan evaluasi melalui observasi, tes pemahaman awal dan akhir, serta angket persepsi peserta. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa model transfer lintas bahasa efektif dalam menurunkan beban kognitif awal, mempercepat pemahaman struktur kalimat nominal dan fungsi kata tanya, serta memperkuat penguasaan kosakata dasar melalui pemetaan semantik antara kedua bahasa. Selain itu, pendekatan ini meningkatkan kepercayaan diri santri dalam menggunakan bahasa Inggris secara sederhana. Secara konseptual, pengabdian ini menghadirkan model pedagogis kontekstual bagi pesantren bilingual yang memanfaatkan bahasa Arab sebagai modal linguistik strategis dalam penguatan kompetensi bahasa global. Model ini berpotensi direplikasi pada lembaga pendidikan Islam serupa untuk mendukung pengembangan pembelajaran bahasa asing yang lebih efektif dan berkelanjutan.
Enhancing Arabic Vocabulary with Hilyah Book Menik Mahmudah
Al-Muhawaroh: Jurnal Pendidikan Bahasa Arab Vol. 1 No. 1 (2025): Al-Muhawaroh: Jurnal Pendidikan Bahasa Arab
Publisher : Universitas Islam Internasional Darullughah Wadda'wah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38073/almuhawaroh.v1i1.2427

Abstract

Mastering Arabic vocabulary remains a significant challenge for non-native learners, particularly those studying in Islamic boarding schools. Traditional vocabulary learning methods, such as rote memorization and isolated word lists, often fail to ensure long-term retention and meaningful application in communication. This study explores the effectiveness of Hilyah Book as a structured vocabulary resource in enhancing Arabic vocabulary acquisition among students at Pondok Pesantren Darullughah Wadda’wah (Dalwa), Pasuruan, Indonesia. Using a qualitative approach, data were collected through semi-structured interviews, classroom observations, and document analysis, involving 25 intermediate-level Arabic learners and 5 Arabic instructors. The findings indicate that Hilyah Book facilitates vocabulary retention through thematic organization, contextualized examples, and bilingual Arabic-English explanations, which help learners establish stronger associations between words and their meanings. Compared to conventional memorization techniques, students reported increased engagement and recall due to the book’s structured format. However, the study also identified challenges, such as difficulties in spontaneous vocabulary application and the need for guided reinforcement through interactive learning activities. These findings suggest that while Hilyah Book is an effective tool for vocabulary acquisition, its impact is maximized when integrated with conversational practice, writing exercises, and teacher-led reinforcement strategies. This study contributes to Arabic language pedagogy by providing empirical insights into the role of structured vocabulary books in enhancing language acquisition in Islamic boarding schools and similar educational settings.
Arabic Proverbs as a Pedagogical Tool to Enhance Arabic Speaking Skills among University Students Abdurrahman Ahmad Agil; Menik Mahmudah
AL-TA'RIB : Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Bahasa Arab IAIN Palangka Raya Vol 13 No 2 (2025)
Publisher : Universitas Islam Negeri Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23971/altarib.v13i2.10603

Abstract

The teaching of Arabic speaking skills (Mahārah Kalām) often faces persistent challenges, particularly among learners in non-Arabic speaking environments who struggle to achieve fluency despite adequate grammatical knowledge. To address this gap, this study investigates the pedagogical potential of Arabic proverbs (al-amthāl al-‘arabiyyah) as culturally grounded tools for enhancing oral proficiency. Using a qualitative research design, the study was conducted with 30 undergraduate students of Arabic Language Education at Darullughah Wadda’wah International Islamic University. Data were collected through classroom observations, in-depth interviews, and document analysis, and analyzed using Miles and Huberman’s interactive model. The findings reveal three major outcomes: increased fluency and confidence through access to ready-made linguistic chunks, heightened cultural awareness and rhetorical sensitivity by engaging with moral and social values embedded in proverbs, and challenges in figurative comprehension and pragmatic application, which necessitate explicit instructional scaffolding. Despite these challenges, proverb-based pedagogy was shown to foster spontaneous communication, intercultural competence, and learner motivation. The study concludes that Arabic proverbs represent an effective pedagogical resource bridging linguistic knowledge and authentic oral expression, offering practical implications for Arabic language educators to integrate proverbs systematically into speaking activities and assessments.