Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

Evaluasi Ketepatan Antibiotik pada Pasien Sepsis Nugraheni, Ambar Yunita; Putri, Mahyastuty Shintya; Saputro, Adi Yusron
Pharmacon: Jurnal Farmasi Indonesia Vol 18, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/pharmacon.v18i2.16635

Abstract

The administration of early intravenous antibiotics was one of the fundamental procedures in sepsis. Inappropriate of antibiotics in septic patients has an impact on mortality and prolongs treatment. The purpose of this study was to evaluate the appropriateness of antibiotics therapy in hospitalized sepsis patients in Central Java based on the parameters right indication, right patient, right drug, and the right dose. This study was observational. Data collected retrospectively and analyzed descriptively. Sampling was done by purposive sampling. The inclusion criteria were inpatients diagnosed with sepsis who received antibiotics therapy with complete medical record data. The exclusion criteria were patients who died of sepsis. Antibiotics analyzed using the DIH 25th edition 2016, IONI 2014, Tata Laksana Sepsis Pada Anak IDAI 2016, Neofax 2014, Kepmenkes PNPK Tata Laksana Sepsis 2017, PPK RS, and SHC Antimicrobial Dosing 2017. Based on data from 108 patients who fulfilled the inclusion criteria obtained results right indication 100%, right patient 97.22%, right drug 90.74%, and the right dose 48.15%. The most used antibiotic was a combination of ampicillin and gentamicin (41.67%), while the single antibiotic was ceftriaxone (12.96%).
Peningkatan Pemasaran Produk pada Kelompok Wanita Tani Sri Rejeki di Desa Cabeyan Sukoharjo Nugraheni, Ambar Yunita; Purbasari, Heppy; Utami, Wahyu; Cholisoh, Zakky; Nurwaini, Setyo; Kusumowati, Ika Trisharyanti Dian; Wikantyasning, Erindyah Retno; Munawaroh, Rima; Hanwar, Dedi; Larasati, Arindra; Ramdani, Tasya Eka
Abdi Geomedisains Vol. 6, No. 1, June 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/abdigeomedisains.v6i1.10989

Abstract

Kelompok Wanita Tani (KWT) Sri Rejeki in Cabeyan Village, Sukoharjo, is a community of women actively engaged in plant cultivation and the production of instant herbal products such as ginger and temulawak (curcuma). However, their product marketing activities are still limited to conventional methods and have not yet reached digital marketing platforms. This community service activity aimed to enhance the knowledge and skills of KWT members in digital product marketing through educational sessions and practical training. The methods used included interactive lectures, group discussions, and hands-on practice related to the use of social media and e-commerce platforms. The educational materials covered product marketing and basic understanding of Break Even Point (BEP) calculation. A total of 18 active KWT members and 5 teenagers participated in this activity. The participants' knowledge test results before (pre-test) and after (post-test) the educational session showed an increase in the average knowledge level, from the fair category (63.77%) to the good category (97.10%). KWT members began to understand the importance of market segmentation, slogan development, and the use of digital platforms such as WhatsApp Business, Instagram, and Shopee. This activity demonstrated that participatory training could equip participants with practical skills to improve their product marketing strategies. It is recommended that an internal marketing team be formed and continuous mentoring provided to optimize digital marketing efforts and product legality aspects such as PIRT (Home Industry Food Permit) and halal certification.
PENGARUH PENYULUHAN TERHADAP PENGETAHUAN DAN SIKAP PEDAGANG WARUNG KELONTONG DALAM PENJUALAN ANTIBIOTIK DI KECAMATAN SAWIT KABUPATEN BOYOLALI Karuniawati, Hidayah; Artamevia, Vanessa Reza; Syaifia, Diska Awal; Nugraheni, Ambar Yunita
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 19th University Research Colloquium 2024: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Maraknya praktik penjualan antibiotik yang dilakukan secara ilegal salah satunya antibiotik yang dijual di warung kelontong dapat menimbulkan resistensi. Edukasi terhadap pedagang yang menjual antibiotik bertujuan untuk mengetahui perbedaan tingkat pengetahuan dan sikap sebelum dan sesudah dilakukan penyuluhan. Penyuluhan dilakukan di kantor desa Kecamatan Sawit, Kabupaten Boyolali. Peserta diberi kuesioner yang valid dan reliabel sebelum dan setelah penyuluhan. Selama penyuluhan berlangsung sebanyak 24 pedagang berpartisipasi. Mayoritas peserta berumur 20-29 tahun (66,7%), laki-laki (75,0%), belum menikah (70,8%), dengan pendidikan terakhir Sekolah Menengah Atas (SMA) (75,0%). Antibiotik yang dijual di toko kelontong Amoxicillin 6 (25%) dan Supertetra® 18 (75%), Sebagian besar (51,8%) pedagang mendapat antibiotik dari sales. Beberapa pedagang tidak mengetahui penggunaan antibiotik dan banyaknya permintaan dari masyarakat menjadi alasan mereka menjualnya. Sebelum penyuluhan, mayoritas responden mempunyai pengetahuan (62,5%) dan sikap (54,2%) kategori rendah, tetapi setelah penyuluhan, 50% responden mempunyai pengetahuan yang tinggi dan sikap (58,4%) kategori sedang dengan p value <0.001. Penyuluhan dapat meningkatkan pengetahuan dan sikap pedagang kelontong dalam penjualan antibiotik.
Evaluation of The Quality of Pharmaceutical Care and Identification of Human Resources and Infrastructure in The Pharmacy Installation of Hospital in Sukoharjo in 2023 Pinasthika, Shinta; Nugraheni, Ambar Yunita
Pharmacon: Jurnal Farmasi Indonesia Vol 21, Special Issue 1, 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/pharmacon.v21i0.23463

Abstract

The fulfillment of pharmaceutical Minimum Service Standards (MSS) an important role in improving the quality of pharmaceutical services and public health. This study aims to evaluate the quality of pharmaceutical care following the pharmaceutical minimum service standards as well as the identification of human resources (HR) and infrastructure facilities at the Hospital Pharmacy Installation in Sukoharjo. This type of research is descriptive non-experimental. Samples in the study included prescriptions and patients. Samples in the study included prescriptions and patients. MSS data on indicators of dispensing time for drug services, indicators of prescription suitability with the formulary and patient satisfaction analyzed based on Menkes RI Number 30 of 2022. Data on HR and infrastructure were analyzed based on Menkes RI Number 56 of 2014 and Menkes RI Number 72 of 2016. The results showed the indicator dispensing time does not meet the standard because dispensing time ≤ 60 minutes is 45.66% (less than standard of 80%). The results on the indicator of the suitability of prescriptions with the formulary are 89.5% (≥80%), and the patient satisfaction indicator is 91.25% (76.61%) so it has met the standard. The results of HR identification based on the classification of the number of pharmaceutical personnel have met the standard. However, classification based on pharmacist workload and identification of facilities and infrastructure does not meet the standard.
EVALUASI RASIONALITAS ANTIEPILEPSI PADA PASIEN EPILEPSI PEDIATRI DI INSTALASI RAWAT JALAN RSUPdr. SOERADJI TIRTONEGORO KLATEN TAHUN 2018 Nisak, Ida Fahru; Nugraheni, Ambar Yunita
Usadha Journal of Pharmacy Vol. 1 No. 1 (2022): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/ujp.v1i1.6

Abstract

Penggunaan obat yang rasional diperlukan pada pasien epilepsi karena obat antiepilepsi digunakan dalam jangka panjang. Terapi epilepsi yang tepat dapat meminimalkan frekuensi kejang dan efek samping, mengatasi kondisi kesehatan dan sosial pasien, meningkatkan kualitas hidup, sebagai upaya menurunkan angka kesakitan dan kematian. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengevaluasi rasionalitas antiepilepsi pada pasien epilepsi anak di instalasi rawat jalan RSUP dr. Soeradji Tirtonegoro Klaten tahun 2018 berdasarkan parameter tepat indikasi, tepat pasien, tepat obat dan tepat dosis. Penelitian ini merupakan penelitian non-eksperimental dengan metode deskriptif. Pengambilandata dilakukan secara retrospektif menggunakan data rekam medik pasien epilepsi anak di instalasi rawat jalan tahun 2018 secara purposive sampling yang memenuhi kriteria inklusi yaitu usia pasien ≤ 17 tahun yang terdiagnosa epilepsi dan mempunyai data rekam medik lengkap. Evaluasi kategori pemilihan obat menggunakan Panduan Praktik Klinik Tata Laksana Kasus Epilepsi RSUP dr. Soeradji Tirtonegoro Klaten dan Pharmacotherapy a Pathophysiologic Approach 10th Edition, sedangkan pemilihan dosis obat mengacu pada Pedoman Nasional Pelayanan Kedokteran Tata Laksana Epilepsi Pada Anak 2017, Panduan Praktik KlinikTata Laksana Kasus Epilepsi RSUP dr. Soeradji Tirtonegoro Klatendan BNFfor Children2016 - 2017.Sampel yang memenuhi kriteria inklusi sebanyak 155 pasien. Monoterapi yang sering digunakan adalah asam valproat (58,71%) sedangkan politerapinyaasam valproat dengan fenitoin (9,68%). Ketepatan penggunaan antiepilepsi yang didapatkan sebanyak 100% tepat indikasi, 100% tepat pasien, 100% tepat obat, dan 55,48% tepat dosis. Rasionalitas antiepilepsi pada pasien epilepsi pediatri di instalasi rawat jalan RSUP dr. Soeradji Tirtonegoro Klaten tahun 2018 yaitu 55,48%.
TINGKAT PENGETAHUAN, SIKAP, DAN FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MASYARAKAT DALAM PELAKSANAAN VAKSINASI COVID-19 DI WILAYAH DESA SINANGGUL KECAMATAN MLONGGO KABUPATEN JEPARA TAHUN 2021 Adi, Dhia Syifa Syauqi; Nugraheni, Ambar Yunita
Usadha Journal of Pharmacy Vol. 1 No. 2 (2022): Mei
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/ujp.v1i2.87

Abstract

Covid-19 merupakan penyakit menular yang disebabkan oleh virus SARS-CoV-2 yang menjadikan pandemi di seluruh dunia termasuk di Indonesia. Covid-19 pertama kali diidentifikasi di Wuhan, China pada desember 2019 dan menyebar dengan cepat ke seluruh dunia. Jumlah pasien terpapar Covid-19 yang dilaporkan harian oleh WHO belum menunjukkan pemutusan rantai penularan virus Covid-19 oleh perilaku pencegahan saja. Diperlukan intervensi lain seperti vaksinasi untuk memutus rantai penyebaran virus Covid-19. Pengetahuan, sikap, dan faktor yang mempengaruhi masyarakat dalam pelaksanaan vaksinasi Covid-19 memiliki pengaruh besar dalam pelaksanaan vaksinasi Covid-19 yang diselenggarakan oleh pemerintah terhadap pencegahan penularan wabah virus corona ini. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat pengetahuan, sikap, dan juga faktor yang mempengaruhi masyarakat dalam pelaksanaan vaksinasi Covid-19 di wilayah Desa Sinanggul Kecamatan Mlonggo Kabupaten Jepara tahun 2021. Metode penelitian ini bersifat deskriptif menggunakan desain cross-sectional dengan pengambilan sampel menggunakan metode purposive sampling. Teknik analisis data statistik yang digunakan adalah chi-square dengan kemaknaan 0,1%. Hasil penelitian menunjukkan responden memiliki tingkat pengetahuan dan sikap yang tergolong baik terhadap pelaksanaan vaksinasi Covid-19. Terdapat beberapa faktor yang menjadi pengaruh dalam pengetahuan responden mengenai pelaksanaan vaksinasi Covid-19 antara lain pendidikan, pekerjaan, dan jenis kelamin dan tidak terdapat faktor yang mempengaruhi sikap responden dalam pelaksanaan vaksinasi Covid-19.
TINGKAT PENGETAHUAN, SIKAP, DAN PERILAKU MAHASISWA KESEHATAN DAN NON KESEHATAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURAKARTA TERHADAP PENGGUNAAN OBAT TRADISIONAL Amin, Muhammad Fathurrahman; Nugraheni, Ambar Yunita
Usadha Journal of Pharmacy Vol. 1 No. 3 (2022): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/ujp.v1i3.100

Abstract

Obat tradisional secara turun-temurun telah digunakan untuk pengobatan, salah satu pilihan alternatif pengobatan yang efektif dan relatif aman. Mahasiswa merupakan kaum cendekiawan dan mempunyai tingkat pengetahuan yang lebih luas jika dibandingkan dengan masyarakat pada umumnya. Tujuan dilakukan penelitian ini yaitu untuk mengidentifikasi dan melihat perbedaan tingkat pengetahuan, sikap, dan perilaku mahasiswa kesehatan dan non kesehatan di Universitas Muhammadiyah Surakarta terhadap penggunaan obat tradisional. Metode pada penelitian ini adalah metode non eksperimental dengan descriptive comparative. Sampel diambil dengan teknik purposive sampling. Jumlah sampel pada penelitian ini sebanyak 139 mahasiswa yang terbagi menjadi 2 kelompok, 80 mahasiswa kesehatan dan 59 mahasiswa non kesehatan. Alat ukur yang digunakan yaitu kuisioner google form. Data dianalisis dengan uji T-Test dan uji Mann-Withney. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat pengetahuan mahasiswa kesehatan dan non kesehatan masuk dalam kategori sedang dengan nilai rata-rata 78,33 dan 76,08. Sikap kedua kelompok sama-sama memiliki sikap postif dengan nilai rata-rata 22,05 dan 20,18. Perilaku kedua kelompok sama-sama memiliki perilaku baik dengan nilai rata-rata 18,187 dan 17,525. Hasil analisis dengan uji Mann-Withney menunjukkan tingkat pengetahuan antara mahasiswa kesehatan dan non kesehatan tidak terdapat perbedaan (p= 0,768). Sikap berdasarkan uji Independent-Samples T Test menunjukkan adanya perbedaan antara kelompok (p= 0,001). Berdasarkan uji Mann-Withney juga tidak menunjukkan perbedaan antar kelompok (p= 0,108).  
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEBERTERIMAAN VAKSINASI COVID-19 OLEH MASYARAKAT KOTA SURAKARTA TAHUN 2022 Hanifah, Rr Maydita Hikmiah; Nugraheni, Ambar Yunita
Usadha Journal of Pharmacy Vol. 1 No. 4 (2022): November
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/ujp.v1i4.136

Abstract

Tingginya penularan virus Covid-19 di Indonesia telah mempengaruhi beberapa kebijakan yang diberikan pemerintah kepada masyarakat, salah satunya yaitu dengan pemberian vaksinasi Covid-19 secara masal. Ketercapaian target vaksinasi di Indonesia belum terpenuhi, sehingga perlu adanya evaluasi faktor keberterimaan vaksinasi Covid-19 agar masyarakat menyukseskan program vaksinasi Covid-19. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi keberterimaan vaksin pada masyarakat di Kota Surakarta tahun 2022. Metode penelitian ini menggunakan desain cross-sectional dengan pengambilan sampel menggunakan metode cluster random sampling dan accidental sampling di Kota Surakarta dengan kriteria inklusi: masyarakat berusia minimal 20 tahun, sudah menerima vaksin, dapat mengoperasikan gadget dan bersedia mengisi kuesioner. Alat ukur pada penelitian ini menggunakan kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitas maka dinyatakan valid dan reliabel. Data dianalisis secara univariat, bivariat (Uji Chi-Square) dan multivariat (Uji Regresi Logistik). Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 400 responden memiliki pengetahuan baik (57,77±15,28) dan sikap positif (74,67±8,58). Faktor yang mempengaruhi keberterimaan vaksinasi Covid-19 yaitu agama (p= 0,000; OR=5,376), tingkat pendidikan (p= 0,000; OR=4,729), pengetahuan (p= 0,006; OR= 2,038), responden pernah mengalami Covid-19 (p= 0,005; OR= 0,518), dan memiliki penyakit kronis (p= 0,009; OR= 2,089).
HUBUNGAN FAKTOR RISIKO KLINIS TERHADAP DRUG RELATED PROBLEMS (DRPs) PADA PASIEN HIPERTENSI RAWAT INAP DI RSUP dr. SOERADJI TIRTONEGORO KLATEN TAHUN 2018 Kristianto, Lakcita Muliani; Nugraheni, Ambar Yunita; Meitasari, Anisa Diyan
Usadha Journal of Pharmacy Vol. 3 No. 1 (2024): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/ujp.v3i1.307

Abstract

Hipertensi merupakan penyakit tidak menular dengan persentase 6,83% di Klaten. Pasien hipertensi menggunakan lebih dari satu macam obat sehingga berisiko mengalami drug related problems (DRPs). Adanya faktor risiko klinis pada pasien hipertensi dapat mempengaruhi efektivitas penggunaan obat sehingga menimbulkan kejadian DRPs. Evaluasi DRPs bertujuan untuk mengurangi dampak negatif pada pengobatan seperti terjadinya efek samping dan interaksi obat. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui hubungan jumlah faktor risiko klinis terhadap angka kejadian DRPs. Penelitian yang dilakukan merupakan penelitian observasional. Pengambilan sampel dilakukan secara retrospektif dengan purposive sampling pada data rekam medis pasien. Data dianalisis secara deskriptif dan analitik menggunakan uji korelasi Spearman. Kriteria inklusi meliputi pasien hipertensi dengan atau tanpa penyakit penyerta, usia > 18 tahun, mendapatkan obat antihipertensi, mendapatkan minimal 2 obat, memiliki data tekanan darah. Hasil penelitian menunjukkan obat tidak sesuai drug of choice 6 kasus (4,58%), obat kontraindikasi 4 kasus (3,05%), dosis obat tidak tepat (dosis dan frekuensi lebih/kurang (0,76%). Potensi interaksi obat 73 kasus, interaksi obat paling banyak adalah amlodipin dan CaCO3 (15,07%) dengan mekanisme interaksi farmakodinamik dan tingkat keparahan moderat. Faktor risiko klinis dan DRPs menunjukkan adanya hubungan sebesar 17,30% dengan kekuatan sedang (r = 0,461).
EVALUASI DRUG RELATED PROBLEMS PADA PASIEN INFEKSI SALURAN KEMIH RAWAT INAP DI RUMAH SAKIT DAERAH SURAKARTA TAHUN 2022 Rachim, Hanessa Febriani Farisca; Nugraheni, Ambar Yunita
Usadha Journal of Pharmacy Vol. 3 No. 2 (2024): Mei
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/ujp.v3i2.319

Abstract

Infeksi saluran kemih merupakan penyakit adanya mikroorganisme didalam urin yang berpotensi menyerang saluran kemih. Prevalensi ISK menurut Departemen Kesehatan Republik Indonesia tahun 2014 terdapat sekitar 180.000 kasus per tahun. Terapi ISK paling utama adalah antibiotik dan seringkali disertai terapi suportif. Penggunaan terapi memungkinkan terjadinya drug related problems yang menyebabkan kegagalan pengobatan sehingga perlu dievaluasi untuk dapat meningkatkan ketepatan dalam penggunaan terapi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kejadian drug related problems meliputi masalah obat terkait indikasi (indikasi tanpa obat dan obat tanpa indikasi); efektivitas terapi (ketidaktepatan penggunaan obat dan kontraindikasi), dosis (dosis kurang dan dosis lebih) dan interaksi obat pada pasien ISK rawat inap di RSUD Dr. Moewardi Tahun 2022. Jenis penelitian ini adalah non eksperimental dan dianalisis secara deskriptif. Teknik pengambilan sampel dengan metode purposive sampling, dengan kriteria inklusi yaitu pasien anak maupun dewasa yang menjalani rawat inap dengan diagnosa ISK atau sistitis, pasien tanpa diagnosa infeksi lain, pasien memperoleh minimal 2 obat, memiliki data rekam medik lengkap meliputi nomor rekam medik, identitas pasien (nama, jenis kelamin, usia, dan berat badan (untuk anak)), diagnosis, gejala, data karakteristik obat (nama obat, dosis, frekuensi, rute dan tanggal pemberian), dan hasil laboratorium (jika ada). Data dianalisis berdasarkan pedoman IAUI (2020), Kulkarni (2019), BNF (2021), BNFC (2019), MIMS (2023), Drug Interaction Checker (drugs.com), dan Stockley Drug Interaction Handbook (2008). Hasil penelitian dari 97 pasien infeksi saluran kemih di RSUD Dr. Moewardi Tahun 2022 menunjukkan bahwa jumlah angka kejadian drug related problems indikasi tanpa obat (8,25%), obat tanpa indikasi (23,71%), ketidaktepatan penggunaan obat (3,09%), kontraindikasi (5,15%), dosis kurang (22,68%), dosis lebih (29,90%), interaksi obat (78,35%).
Co-Authors Abid, Muhammad Maslakul Adi Yusron Saputro Adi, Dhia Syifa Syauqi Ajeng Ganurmala Amanda Wahyu Kurniawan Amin, Muhammad Fathurrahman Anisa Diyan Meitasari Aprilia Puteri Santika Artamevia, Vanessa Reza Audi Tahta Aurellia Aurum, Mursalina Nanda Azis Ikhsanudin Azmi, Rizki Nur Baiti, Nurul Brainandiva Ade Fitria Cahya Rahma Utami Cholisoh, Zakky Dedi Hanwar Dhia Syifa Syauqi Adi Endang Setyaningsih Erindyah Retno Wikantyasning Fachriani, Galuh Fasyir, Syaima’ Rihan Fatma Nuraisyah, Fatma Hanessa Febriani Farisca Rachim Hanifah, Rr Maydita Hikmiah Hendra Darmawan Heppy Purbasari Hidayah Karuniawati Ida Fahru Nisak Ika Puspitasari Ika Puspitasari Ika Trisharyanti Dian Kusumowati Inesya Febrianing Rizki Kartika Putri Pamungkas Khoirunnisa Khoirunnisa Kristianto, Lakcita Muliani Kurniawati, Yuwandira Lakcita Muliani Kristianto Larasati, Arindra Lolita Luluk Ria Rakhma M. Nur Khamid Mahyastuty Shintya Putri Maulana, Fahmi Alief Meitasari, Anisa Diyan Mubarok, Afrizal Muhammad Faqih Muhammad Fathurrahman Amin Muhammad Ikhsan Al Af Ghani Muhammad Muhlis Nawakasari, Nawang Nawang Nawakasari Ni Ima Wuri Handayani Nisak, Ida Fahru Novita, Sisri Pinasthika, Shinta Puspitasari, Kartini Putri, Mahyastuty Shintya Rachim, Hanessa Febriani Farisca Ramadhani, Nadia Khairunnisa Ramdani, Tasya Eka Refsya Azanti Putri Rima Munawaroh Rita Wijayanti Rizki Amelia Rizki Amelia Rizki Rahardiani, Safira Salsabilla Rizki, Inesya Febrianing Rosalinda, Jessica Rosi Hayyu Anjani Rr Maydita Hikmiah Hanifah Safira Salsabilla Rizki Rahardiani Sania Nayasari Khoirunnisa Saputro, Adi Yusron Seftiyanti , Nirma Setyo Nurwaini Syaifia, Diska Awal Titianingtyas, Regita Auroraria Tri Murti Andayani Triandika, Rifaldy Wahyu Utami, Wahyu Wibowo, Farrel Maulana Woro Supadmi Yuka Aulia Rahma