Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

TINGKAT PENGETAHUAN, SIKAP, DAN FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MASYARAKAT DALAM PELAKSANAAN VAKSINASI COVID-19 DI WILAYAH DESA SINANGGUL KECAMATAN MLONGGO KABUPATEN JEPARA TAHUN 2021 Dhia Syifa Syauqi Adi; Ambar Yunita Nugraheni
Usadha Journal of Pharmacy Vol. 1 No. 2 (2022): Mei
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/ujp.v1i2.87

Abstract

Covid-19 merupakan penyakit menular yang disebabkan oleh virus SARS-CoV-2 yang menjadikan pandemi di seluruh dunia termasuk di Indonesia. Covid-19 pertama kali diidentifikasi di Wuhan, China pada desember 2019 dan menyebar dengan cepat ke seluruh dunia. Jumlah pasien terpapar Covid-19 yang dilaporkan harian oleh WHO belum menunjukkan pemutusan rantai penularan virus Covid-19 oleh perilaku pencegahan saja. Diperlukan intervensi lain seperti vaksinasi untuk memutus rantai penyebaran virus Covid-19. Pengetahuan, sikap, dan faktor yang mempengaruhi masyarakat dalam pelaksanaan vaksinasi Covid-19 memiliki pengaruh besar dalam pelaksanaan vaksinasi Covid-19 yang diselenggarakan oleh pemerintah terhadap pencegahan penularan wabah virus corona ini. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat pengetahuan, sikap, dan juga faktor yang mempengaruhi masyarakat dalam pelaksanaan vaksinasi Covid-19 di wilayah Desa Sinanggul Kecamatan Mlonggo Kabupaten Jepara tahun 2021. Metode penelitian ini bersifat deskriptif menggunakan desain cross-sectional dengan pengambilan sampel menggunakan metode purposive sampling. Teknik analisis data statistik yang digunakan adalah chi-square dengan kemaknaan 0,1%. Hasil penelitian menunjukkan responden memiliki tingkat pengetahuan dan sikap yang tergolong baik terhadap pelaksanaan vaksinasi Covid-19. Terdapat beberapa faktor yang menjadi pengaruh dalam pengetahuan responden mengenai pelaksanaan vaksinasi Covid-19 antara lain pendidikan, pekerjaan, dan jenis kelamin dan tidak terdapat faktor yang mempengaruhi sikap responden dalam pelaksanaan vaksinasi Covid-19.
TINGKAT PENGETAHUAN, SIKAP, DAN PERILAKU MAHASISWA KESEHATAN DAN NON KESEHATAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURAKARTA TERHADAP PENGGUNAAN OBAT TRADISIONAL Muhammad Fathurrahman Amin; Ambar Yunita Nugraheni
Usadha Journal of Pharmacy Vol. 1 No. 3 (2022): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/ujp.v1i3.100

Abstract

Obat tradisional secara turun-temurun telah digunakan untuk pengobatan, salah satu pilihan alternatif pengobatan yang efektif dan relatif aman. Mahasiswa merupakan kaum cendekiawan dan mempunyai tingkat pengetahuan yang lebih luas jika dibandingkan dengan masyarakat pada umumnya. Tujuan dilakukan penelitian ini yaitu untuk mengidentifikasi dan melihat perbedaan tingkat pengetahuan, sikap, dan perilaku mahasiswa kesehatan dan non kesehatan di Universitas Muhammadiyah Surakarta terhadap penggunaan obat tradisional. Metode pada penelitian ini adalah metode non eksperimental dengan descriptive comparative. Sampel diambil dengan teknik purposive sampling. Jumlah sampel pada penelitian ini sebanyak 139 mahasiswa yang terbagi menjadi 2 kelompok, 80 mahasiswa kesehatan dan 59 mahasiswa non kesehatan. Alat ukur yang digunakan yaitu kuisioner google form. Data dianalisis dengan uji T-Test dan uji Mann-Withney. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat pengetahuan mahasiswa kesehatan dan non kesehatan masuk dalam kategori sedang dengan nilai rata-rata 78,33 dan 76,08. Sikap kedua kelompok sama-sama memiliki sikap postif dengan nilai rata-rata 22,05 dan 20,18. Perilaku kedua kelompok sama-sama memiliki perilaku baik dengan nilai rata-rata 18,187 dan 17,525. Hasil analisis dengan uji Mann-Withney menunjukkan tingkat pengetahuan antara mahasiswa kesehatan dan non kesehatan tidak terdapat perbedaan (p= 0,768). Sikap berdasarkan uji Independent-Samples T Test menunjukkan adanya perbedaan antara kelompok (p= 0,001). Berdasarkan uji Mann-Withney juga tidak menunjukkan perbedaan antar kelompok (p= 0,108).  
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEBERTERIMAAN VAKSINASI COVID-19 OLEH MASYARAKAT KOTA SURAKARTA TAHUN 2022 Rr Maydita Hikmiah Hanifah; Ambar Yunita Nugraheni
Usadha Journal of Pharmacy Vol. 1 No. 4 (2022): November
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/ujp.v1i4.136

Abstract

Tingginya penularan virus Covid-19 di Indonesia telah mempengaruhi beberapa kebijakan yang diberikan pemerintah kepada masyarakat, salah satunya yaitu dengan pemberian vaksinasi Covid-19 secara masal. Ketercapaian target vaksinasi di Indonesia belum terpenuhi, sehingga perlu adanya evaluasi faktor keberterimaan vaksinasi Covid-19 agar masyarakat menyukseskan program vaksinasi Covid-19. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi keberterimaan vaksin pada masyarakat di Kota Surakarta tahun 2022. Metode penelitian ini menggunakan desain cross-sectional dengan pengambilan sampel menggunakan metode cluster random sampling dan accidental sampling di Kota Surakarta dengan kriteria inklusi: masyarakat berusia minimal 20 tahun, sudah menerima vaksin, dapat mengoperasikan gadget dan bersedia mengisi kuesioner. Alat ukur pada penelitian ini menggunakan kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitas maka dinyatakan valid dan reliabel. Data dianalisis secara univariat, bivariat (Uji Chi-Square) dan multivariat (Uji Regresi Logistik). Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 400 responden memiliki pengetahuan baik (57,77±15,28) dan sikap positif (74,67±8,58). Faktor yang mempengaruhi keberterimaan vaksinasi Covid-19 yaitu agama (p= 0,000; OR=5,376), tingkat pendidikan (p= 0,000; OR=4,729), pengetahuan (p= 0,006; OR= 2,038), responden pernah mengalami Covid-19 (p= 0,005; OR= 0,518), dan memiliki penyakit kronis (p= 0,009; OR= 2,089).
HUBUNGAN FAKTOR RISIKO KLINIS TERHADAP DRUG RELATED PROBLEMS (DRPs) PADA PASIEN HIPERTENSI RAWAT INAP DI RSUP dr. SOERADJI TIRTONEGORO KLATEN TAHUN 2018 Lakcita Muliani Kristianto; Ambar Yunita Nugraheni; Anisa Diyan Meitasari
Usadha Journal of Pharmacy Vol. 3 No. 1 (2024): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/ujp.v3i1.307

Abstract

Hipertensi merupakan penyakit tidak menular dengan persentase 6,83% di Klaten. Pasien hipertensi menggunakan lebih dari satu macam obat sehingga berisiko mengalami drug related problems (DRPs). Adanya faktor risiko klinis pada pasien hipertensi dapat mempengaruhi efektivitas penggunaan obat sehingga menimbulkan kejadian DRPs. Evaluasi DRPs bertujuan untuk mengurangi dampak negatif pada pengobatan seperti terjadinya efek samping dan interaksi obat. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui hubungan jumlah faktor risiko klinis terhadap angka kejadian DRPs. Penelitian yang dilakukan merupakan penelitian observasional. Pengambilan sampel dilakukan secara retrospektif dengan purposive sampling pada data rekam medis pasien. Data dianalisis secara deskriptif dan analitik menggunakan uji korelasi Spearman. Kriteria inklusi meliputi pasien hipertensi dengan atau tanpa penyakit penyerta, usia > 18 tahun, mendapatkan obat antihipertensi, mendapatkan minimal 2 obat, memiliki data tekanan darah. Hasil penelitian menunjukkan obat tidak sesuai drug of choice 6 kasus (4,58%), obat kontraindikasi 4 kasus (3,05%), dosis obat tidak tepat (dosis dan frekuensi lebih/kurang (0,76%). Potensi interaksi obat 73 kasus, interaksi obat paling banyak adalah amlodipin dan CaCO3 (15,07%) dengan mekanisme interaksi farmakodinamik dan tingkat keparahan moderat. Faktor risiko klinis dan DRPs menunjukkan adanya hubungan sebesar 17,30% dengan kekuatan sedang (r = 0,461).
EVALUASI DRUG RELATED PROBLEMS PADA PASIEN INFEKSI SALURAN KEMIH RAWAT INAP DI RUMAH SAKIT DAERAH SURAKARTA TAHUN 2022 Hanessa Febriani Farisca Rachim; Ambar Yunita Nugraheni
Usadha Journal of Pharmacy Vol. 3 No. 2 (2024): Mei
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/ujp.v3i2.319

Abstract

Infeksi saluran kemih merupakan penyakit adanya mikroorganisme didalam urin yang berpotensi menyerang saluran kemih. Prevalensi ISK menurut Departemen Kesehatan Republik Indonesia tahun 2014 terdapat sekitar 180.000 kasus per tahun. Terapi ISK paling utama adalah antibiotik dan seringkali disertai terapi suportif. Penggunaan terapi memungkinkan terjadinya drug related problems yang menyebabkan kegagalan pengobatan sehingga perlu dievaluasi untuk dapat meningkatkan ketepatan dalam penggunaan terapi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kejadian drug related problems meliputi masalah obat terkait indikasi (indikasi tanpa obat dan obat tanpa indikasi); efektivitas terapi (ketidaktepatan penggunaan obat dan kontraindikasi), dosis (dosis kurang dan dosis lebih) dan interaksi obat pada pasien ISK rawat inap di RSUD Dr. Moewardi Tahun 2022. Jenis penelitian ini adalah non eksperimental dan dianalisis secara deskriptif. Teknik pengambilan sampel dengan metode purposive sampling, dengan kriteria inklusi yaitu pasien anak maupun dewasa yang menjalani rawat inap dengan diagnosa ISK atau sistitis, pasien tanpa diagnosa infeksi lain, pasien memperoleh minimal 2 obat, memiliki data rekam medik lengkap meliputi nomor rekam medik, identitas pasien (nama, jenis kelamin, usia, dan berat badan (untuk anak)), diagnosis, gejala, data karakteristik obat (nama obat, dosis, frekuensi, rute dan tanggal pemberian), dan hasil laboratorium (jika ada). Data dianalisis berdasarkan pedoman IAUI (2020), Kulkarni (2019), BNF (2021), BNFC (2019), MIMS (2023), Drug Interaction Checker (drugs.com), dan Stockley Drug Interaction Handbook (2008). Hasil penelitian dari 97 pasien infeksi saluran kemih di RSUD Dr. Moewardi Tahun 2022 menunjukkan bahwa jumlah angka kejadian drug related problems indikasi tanpa obat (8,25%), obat tanpa indikasi (23,71%), ketidaktepatan penggunaan obat (3,09%), kontraindikasi (5,15%), dosis kurang (22,68%), dosis lebih (29,90%), interaksi obat (78,35%).
HUBUNGAN PENGETAHUAN TERHADAP SIKAP DAN PERILAKU DALAM PENGGUNAAN SUPLEMEN SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN COVID-19 PADA MASYARAKAT DI KELURAHAN SIDOREJO KABUPATEN SUKOHARJO TAHUN 2021 Aprilia Puteri Santika; Ambar Yunita Nugraheni
Jurnal Ilmiah Kesehatan Keperawatan Vol 17, No 3 (2021): JURNAL ILMIAH KESEHATAN KEPERAWATAN (EDISI KHUSUS COVID-19)
Publisher : LPPM UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH GOMBONG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26753/jikk.v17i3.716

Abstract

Severe acute respiratory syndrome coronavirus 2 (SARS-CoV 2) merupakan infeksi virus baru yang dikenal sebagai Coronavirus Disease (COVID-19) dan hingga saat ini telah menyebar ke beberapa negara. Wabah yang saat ini masih menyebar di seluruh dunia mengakibatkan masyarakat melakukan berbagai upaya untuk melindungi diri salah satunya dengan mengkonsumsi suplemen kesehatan. Pengetahuan yang baik dapat menghasilkan dampak dan respon atau perilaku yang baik juga. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan pengetahuan terhadap sikap dan perilaku dalam penggunaan suplemen sebagai upaya pencegahan COVID-19 pada masyarakat di Kelurahan Sidorejo Kabupaten Sukoharjo Jawa Tengah Tahun 2021. Penelitian ini merupakan penelitian observasional dengan pendekatan cross sectional. Pengetahuan responden mengenai penggunaan suplemen sebagai upaya pencegahan COVID-19 merupakan variabel independen, sedangkan sikap dan perilaku responden merupakan variabel dependen. Pengambilan data dengan teknik purposive sampling dengan instrumen berupa google form dengan sampel 100 responden. Analisis data yang digunakan yaitu univariat dan bivariat dengan menggunakan chi square. Kesimpulan menunjukkan bahwa tingkat pengetahuan masyarakat tergolong tinggi (77,0%), sikap masyarakat tergolong positif (77,0%), dan perilaku masyarakat tergolong baik (78,0%). Hasil uji analisis bivariat menunjukkan nilai signifikansi (sig.) sebesar 0,000 (< 0,05) sehingga dapat disimpulkan bahwa ada hubungan antara pengetahuan terhadap sikap dan perilaku.
Pengembangan Website Edupharmindo Sebagai Media Edukasi Acne Vulgaris Lolita; Fasyir, Syaima’ Rihan; Puspitasari, Kartini; Triandika, Rifaldy; Nugraheni, Ambar Yunita; Novita, Sisri; Muhlis, Muhammad; Ikhsanudin, Azis; Supadmi, Woro; Nuraisyah, Fatma; Darmawan, Hendra
Jurnal Kesehatan Vol 12 No 2 (2023): Jurnal Kesehatan
Publisher : STIKES Ngesti Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46815/jk.v12i2.160

Abstract

Acne vulgaris is a skin disease caused by excess bacterial activity. This disease is often experienced by young people aged 12-25 years and cause a lack of self-confidence in terms of appearance. The aim of the study is to obtain a web-based educational media in order to provide knowledge and understanding to the public, especially Indonesian students in Nanjing regarding self-medication for acne vulgaris. The research method used to develop the edupharmindo website is the 4-D model. The development stages of “edupharmindo” website are define, design, develop and disseminate. The Edupharmindo website (https://edupharmindo.com/) was disseminated through the social media among Indonesian students in Nanjing under the coordination of Indonesian Students Association, Head of Muhammadiyah and Aisyiyah Special Branch, Nanjing, P.R China. The material contained on this website includes definition, classification, epidemiology, self-medication therapeutic algorithm, aggravating factors of acne vulgaris, etc. The “edupharmindo” website feasibility was assessed by material experts, media experts and Indonesian students. The data were analyzed descriptively and quantitatively. The results showed that “edupharmindo” website was in the "very feasible" in category (technical operations, material accuracy, up-to-date references, presentation techniques, and material presentation support) and feasible in category (appearance, language, colour, illustrations, communicative). Therefore, this website should be applied as an educational media for acne vulgaris.
Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Tingkat Kepatuhan Pengobatan Pasien Diabetes Melitus Tipe 2 di Puskesmas Kotagede II Yogyakarta Rosalinda, Jessica; Nugraheni, Ambar Yunita
Health Information : Jurnal Penelitian Content Digitized
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Diabetes mellitus (DM) is a chronic disease that will last a lifetime. Compliance with taking medication plays a very important role in the success of DM treatment therapy to maintain blood sugar levels within the normal range. There are various factors that can influence the level of compliance with DM treatment. This study aims to evaluate the level of compliance and analyze factors that influence treatment compliance in patients with type 2 diabetes mellitus at the Kotagede II Yogyakarta Community Health Center. This research is a type of quantitative research with a cross sectional approach. This data was obtained from primary data (questionnaire) and secondary data (medical records). The population in this study was type 2 DM patients at Puskesmas II Kotagede Yogyakarta. Samples were obtained using a purposive sampling method based on the inclusion criteria: patients diagnosed with type 2 DM outpatient at the Kotagede II Community Health Center, had received diabetes drug therapy for at least the last 3 months, had laboratory data on fasting and/or intermittent blood sugar levels, were willing to be respondents. Compliance factors evaluated in this study were level of knowledge, attainment of blood sugar levels, insurance, frequency of taking medication, therapy regimen (monotherapy or combination), and length of suffering. The level of adherence was measured using the Medication Adherence Rating Scale (MARS) questionnaire while the level of knowledge used the Diabetes Knowledge Questionnaire (DKQ) questionnaire. The data were analyzed descriptively and to determine the factors that influenced compliance, the chi square test and multivariate test (logistic regression) were used. Based on research results from 106 respondents, the majority, namely 79 respondents (74.5%) had a moderate level of compliance. Factors that influence the level of treatment compliance of type 2 DM patients at the Kotagede II Yogyakarta Community Health Center are blood sugar levels (p-value = 0.000; OR = 12.387) and knowledge (p-value = 0.012). Blood sugar levels are the factor that most influences the level of treatment compliance for type 2 DM patients at the Kotagede II Yogyakarta Community Health Center.
Evaluation of the Quality of Pharmaceutical Services Based on Minimum Service Standards at Pandanarang Boyolali Regional General Hospital in 2023 Titianingtyas, Regita Auroraria; Nugraheni, Ambar Yunita
Journal of Herbal, Clinical and Pharmaceutical Science (HERCLIPS) Vol 5 No 02 (2024): HERCLIPS VOL 05 NO 02
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30587/herclips.v5i02.7351

Abstract

Minimum Pharmaceutical Service Standards are very important because they are performance benchmarks that are used as guidelines for pharmaceutical personnel in providing pharmaceutical services. This research aims to determine the suitability of SPM for hospitals in the pharmaceutical sector on the indicators of length of time for prescription service, customer satisfaction, and suitability of prescriptions with the formulary as well as influencing factors at the Pandanarang Boyolali Regional General Hospital in order to help the hospital in improving the quality of better pharmaceutical services. This research uses descriptive analytical research conducted using quantitative research methods. The sample for this research was 300 outpatient patients/prescriptions for indicators of prescription suitability and waiting time, 150 respondents for indicators of customer satisfaction at Pandanarang Boyolali Regional Hospital. The results of the study showed that in the indicator of the length of time for prescription service, the average time for non-concocted prescriptions was 16.33 ± 15,114 minutes and for concocted prescriptions it was 29.85 ± 27,958 minutes, for the patient satisfaction indicator the results were 94.03%, as well as for the indicator The conformity of the prescription with the formulary was 94.72%. Based on the research results obtained, it can be concluded that according to the Decree of the Minister of Health of the Republic of Indonesia Number 129/MENKES/SK/II/2008 concerning Minimum Service Standards for Hospitals in the Pharmaceutical Sector which has been determined by the Ministry of Health of the Republic of Indonesia that the Pandanarang Boyolali Regional General Hospital is in the indicator The conformity of prescriptions with the formulary does not meet standards, the average waiting time for prescription services meets standards, and the level of customer satisfaction with pharmacy services in pharmaceutical installations meets standards
EVALUASI DRUG RELATED PROBLEMS PADA PASIEN DIABETES MELITUS TIPE 2 RAWAT JALAN PADA KLINIK PRATAMA DI KARANGANYAR TAHUN 2020 Ramadhani, Nadia Khairunnisa; Nugraheni, Ambar Yunita
Usadha Journal of Pharmacy Vol. 4 No. 2 (2025): Mei
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/ujp.v4i2.541

Abstract

Diabetes melitus (DM) tipe 2 disebabkan oleh resistensi insulin yaitu kegagalan atau ketidakmampuan sel-sel sasaran insulin untuk merespon insulin secara normal. Pengobatan DM umumnya memerlukan waktu yang lama dan sering membutuhkan pengobatan yang lebih dari satu obat. Hal ini berpotensi menyebabkan terjadinya Drug Related Problems (DRPs) sehingga berpotensi mengganggu ketercapaian target terapi. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi tingkat kejadian Drug Related Problems (DRPs) pasien DM tipe 2 kategori ketidaktepatan obat (obat tidak efektif/bukan drug of choice, kontraindikasi), ketidaktepatan dosis (dosis kurang, dosis lebih), interaksi obat pada pasien DM tipe 2 rawat jalan di Klinik Pratama Karanganyar tahun 2020. Penelitian ini merupakan studi penelitian non eksperimental (observasional) dengan pengambilan data secara retrospektif dari data rekam medis pasien rawat jalan DM tipe 2 di Klinik Pratama Karanganyar periode 2020. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik purposive sampling berdasarkan kriteria inklusi meliputi pasien rawat jalan yang terdiagnosa DM tipe 2 dengan atau tanpa penyakit penyerta, pasien menerima terapi minimal 2 obat, pasien dengan data rekam medis lengkap. Data dievaluasi secara deskriptif dalam bentuk persentase. Jumlah pasien yang memenuhi inklusi 56 pasien dengan total 112 kunjungan. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh DRP kategori ketidaktepatan obat meliputi obat tidak efektif sebanyak 42 kunjungan (37,5%) dan kontraindikasi sebanyak 2 kunjungan (1,79%), ketidaktepatan dosis meliputi dosis lebih sebanyak 6 kunjungan (5,36%) dan dosis kurang sebanyak 3 kunjungan (2,68%), interaksi obat sebanyak 94 kunjungan (83,93%).
Co-Authors Abid, Muhammad Maslakul Adi Yusron Saputro Adi, Dhia Syifa Syauqi Ajeng Ganurmala Amanda Wahyu Kurniawan Amin, Muhammad Fathurrahman Anisa Diyan Meitasari Aprilia Puteri Santika Artamevia, Vanessa Reza Audi Tahta Aurellia Aurum, Mursalina Nanda Azis Ikhsanudin Azmi, Rizki Nur Baiti, Nurul Brainandiva Ade Fitria Cahya Rahma Utami Cholisoh, Zakky Dedi Hanwar Dhia Syifa Syauqi Adi Endang Setyaningsih Erindyah Retno Wikantyasning Fachriani, Galuh Fasyir, Syaima’ Rihan Fatma Nuraisyah, Fatma Hanessa Febriani Farisca Rachim Hanifah, Rr Maydita Hikmiah Hendra Darmawan Heppy Purbasari Hidayah Karuniawati Ida Fahru Nisak Ika Puspitasari Ika Puspitasari Ika Trisharyanti Dian Kusumowati Inesya Febrianing Rizki Kartika Putri Pamungkas Khoirunnisa Khoirunnisa Kristianto, Lakcita Muliani Kurniawati, Yuwandira Lakcita Muliani Kristianto Larasati, Arindra Lolita Luluk Ria Rakhma M. Nur Khamid Mahyastuty Shintya Putri Maulana, Fahmi Alief Meitasari, Anisa Diyan Mubarok, Afrizal Muhammad Faqih Muhammad Fathurrahman Amin Muhammad Ikhsan Al Af Ghani Muhammad Muhlis Nawakasari, Nawang Nawang Nawakasari Ni Ima Wuri Handayani Nisak, Ida Fahru Novita, Sisri Nugraha, Pranata Adi Nur ‘Azah Pinasthika, Shinta Pusparani, Salsabila Dyah Puspitasari, Kartini Putri, Mahyastuty Shintya Rachim, Hanessa Febriani Farisca Ramadhani, Nadia Khairunnisa Ramdani, Tasya Eka Refsya Azanti Putri Rima Munawaroh Rita Wijayanti Rizki Amelia Rizki Amelia Rizki Rahardiani, Safira Salsabilla Rizki, Inesya Febrianing Rosalinda, Jessica Rr Maydita Hikmiah Hanifah Safira Salsabilla Rizki Rahardiani Sania Nayasari Khoirunnisa Saputro, Adi Yusron Seftiyanti , Nirma Setyo Nurwaini Syaifia, Diska Awal Titianingtyas, Regita Auroraria Tri Murti Andayani Triandika, Rifaldy Wahyu Utami Wibowo, Farrel Maulana Woro Supadmi Yuka Aulia Rahma