Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Pengaruh Kemandirian Belajar terhadap Literasi Matematika Siswa pada Pembelajaran Berbasis Google Site Nasir, Norma; Wazithah, Mar Athul
JIMAT: Jurnal Ilmiah Matematika Vol 6 No 2 (2025): Juli - Desember 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63976/jimat.v6i2.1054

Abstract

Perkembangan teknologi digital mendorong perubahan paradigma pembelajaran dari teacher-centered menuju student-centered, di mana siswa dituntut untuk lebih mandiri dalam mengelola proses belajarnya. Salah satu media digital yang banyak digunakan adalah Google Site, yang memungkinkan penyusunan bahan ajar, tugas, dan evaluasi secara terintegrasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kemandirian belajar terhadap kemampuan literasi matematika siswa dalam pembelajaran berbasis Google Site. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode korelasional. Subjek penelitian terdiri atas 42 siswa kelas XI MIPA Madrasah Aliyah Arifah Gowa yang telah mengikuti pembelajaran matematika menggunakan Google Site. Data dikumpulkan melalui angket kemandirian belajar dan tes literasi matematika kontekstual . Data dianalisis menggunakan uji normalitas, linearitas, dan regresi linear sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kemandirian belajar siswa tergolong sedang hingga tinggi 85,7%, sedangkan kemampuan literasi matematika berada pada kategori baik hingga sangat baik 88,1%. Analisis regresi menghasilkan koefisien korelasi (r) = 0,698 dan koefisien determinasi R²=0,487, yang berarti kemandirian belajar memberikan kontribusi sebesar 48,7% terhadap kemampuan literasi matematika. Uji signifikansi menunjukkan nilai p = 0,000 < 0,05, sehingga terdapat pengaruh positif dan signifikan antara kemandirian belajar dan literasi matematika siswa pada pembelajaran berbasis Google Site. Temuan ini menegaskan bahwa pembelajaran digital berbasis Google Site tidak hanya memperluas akses terhadap sumber belajar, tetapi juga mendorong siswa untuk mengembangkan regulasi diri dan kemampuan berpikir matematis kontekstual yang lebih tinggi
Penguatan Kompetensi Mahasiswa dalam Mata Kuliah STEAM Learning melalui Program Kolaboratif Kampus - Sekolah Djam’an, Nurwati; Ashari, Nur Wahidin; Wazithah T, Mar Athul; Hajrah, Hajrah; Tahir, Nasliya
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 3 No. 9 (2025): November
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v3i9.3365

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat kompetensi mahasiswa calon guru melalui implementasi mata kuliah STEAM Education dalam konteks nyata di sekolah mitra. Program ini dilaksanakan melalui kolaborasi antara dosen, guru, dan kepala sekolah untuk mengintegrasikan pembelajaran berbasis Science, Technology, Engineering, Arts, and Mathematics (STEAM) di kelas, dengan 2 mitra sekolah yakni SMP Kartika XX-1 dan UPT SPF SMP Negeri 26 Makassar. Metode pelaksanaan meliputi perkuliahan, pendampingan mahasiswa dalam perancangan proyek pembelajaran STEAM, serta implementasi langsung di sekolah mitra. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman mahasiswa terhadap konsep integratif STEAM, kemampuan mereka merancang proyek lintas disiplin, serta peningkatan keterlibatan dan hasil belajar siswa di sekolah mitra. Program ini memperkuat hubungan kampus–sekolah dan berkontribusi pada pengembangan ekosistem pembelajaran abad ke-21 yang inovatif dan berkelanjutan.
Pelatihan Pemanfaatan Media Pembelajaran Matematika Berbasis GeoGebra untuk Guru Matematika di Kabupaten Maros T, Mar Athul Wazithah; Rosidah, Rosidah; Mulbar, Usman; Sahid, Sahid
DEDIKASI Vol 27, No 2 (2025): JURNAL DEDIKASI
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/dedikasi.v27i2.78527

Abstract

Pelatihan pemanfaatan software GeoGebra bagi guru matematika SMP di Kabupaten Maros dilaksanakan untuk meningkatkan kompetensi guru dalam mengembangkan media pembelajaran interaktif. Kendala utama yang dihadapi guru adalah keterbatasan kompetensi digital dan minimnya pelatihan berkelanjutan dalam penggunaan media pembelajaran berbasis teknologi. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan pada 23 Juli 2025 di SMP Negeri 1 Maros dengan melibatkan guru-guru matematika yang tergabung dalam MGMP. Metode pelaksanaan meliputi empat tahapan: persiapan, sosialisasi, pendampingan dan pengawasan, serta evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kompetensi guru dalam merancang visualisasi dinamis dan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) interaktif berbasis GeoGebra untuk berbagai topik matematika seperti transformasi geometri, persamaan aljabar, dan representasi fungsi. Partisipasi aktif dan respon positif peserta mengindikasikan keberhasilan program dalam membangun kepercayaan diri guru mengintegrasikan teknologi dalam pembelajaran. Komitmen keberlanjutan program diperkuat melalui penandatanganan MoA dan IA antara Program Studi Pendidikan Matematika FMIPA Universitas Negeri Makassar dengan Pemerintah Kabupaten Maros melalui Dinas Pendidikan dan MGMP Matematika SMP.Kata Kunci: Pelatihan Guru, Media Pembelajaran, Geogebra
Pengaruh Kemampuan Pemecahan Masalah terhadap Hasil Belajar Matematika Wazithah, Mar Athul
Journal of Mathematics, Statistics and Applications Vol. 2 No. 2 (2025): November
Publisher : PT. Lontara Digitech Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61220/

Abstract

Problem-solving skills is a fundamental cognitive competency in mathematics learning at higher education. This study aims to analyze the effect of problem-solving ability on students' mathematics learning outcomes. The research employed a quantitative approach with ex post facto design involving 29 science education students enrolled in basic mathematics courses. Problem-solving ability was measured using an instrument based on Polya's four indicators (understanding the problem, devising a plan, carrying out the plan, and looking back), while learning outcomes were assessed through achievement tests on basic mathematics content. Data were analyzed using simple linear regression technique. The results showed that problem-solving ability has a significant effect on mathematics learning outcomes with t-value of 4.277 > t-table 2.059 at significance level of 0.05. The regression equation obtained was Y = 3.873 + 1.258X with coefficient of determination (R²) of 0.953, indicating that 95.3% of the variance in mathematics learning outcomes can be explained by problem-solving ability. These findings confirm that problem-solving ability is a primary determinant of students' academic achievement in mathematics and imply the necessity of transforming learning approaches from procedural methods toward problem-solving-based instruction.
ANALISIS KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA MAHASISWA PENDIDIKAN IPA ICP PADA MATA KULIAH BASIC MATHEMATICS T., Mar Athul Wazithah; Nasir, Norma
Pedagogy: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 10 No. 4 (2025): Pedagogy : Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/pedagogy.v10i4.7414

Abstract

Kemampuan pemecahan masalah matematis memiliki peran penting dalam pembelajaran sains karena menuntut mahasiswa untuk berpikir kritis, logis, dan sistematis dalam menghadapi persoalan baru. Dalam konteks perkuliahan Basic Mathematics, kemampuan ini menjadi dasar bagi mahasiswa Pendidikan IPA untuk memahami dan menerapkan konsep-konsep matematika dalam bidang kajian lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan pemecahan masalah matematika mahasiswa Pendidikan IPA ICP dengan mengacu pada tahapan Polya. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan subjek sebanyak 29 mahasiswa semester ganjil tahun akademik 2025/2026. Instrumen yang digunakan yaitu tes kemampuan pemecahan masalah yang disusun berdasarkan indikator Polya. Teknik analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif Hasil penelitian menunjukkan adanya variasi tingkat kemampuan mahasiswa pada setiap tahapan. Sebagian besar mahasiswa telah mampu memahami masalah dengan baik, tetapi masih lemah dalam merancang strategi dan melakukan pemeriksaan terhadap hasil penyelesaian. Mahasiswa dengan kemampuan tinggi menunjukkan ketepatan dalam prosedur penyelesaian, namun belum konsisten menuliskan langkah-langkah berpikirnya. Adapun mahasiswa kategori sedang dan rendah cenderung berfokus pada hasil akhir tanpa memperhatikan proses dan refleksi. Secara keseluruhan, hasil penelitian menegaskan bahwa proses pembelajaran matematika di perguruan tinggi perlu diarahkan pada penguatan keterampilan berpikir strategis dan reflektif agar mahasiswa mampu mengembangkan kemampuan pemecahan masalah secara menyeluruh dan berkesinambungan.