Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

Penguatan Kompetensi Mahasiswa dalam Mata Kuliah STEAM Learning melalui Program Kolaboratif Kampus - Sekolah Djam’an, Nurwati; Ashari, Nur Wahidin; Wazithah T, Mar Athul; Hajrah, Hajrah; Tahir, Nasliya
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 3 No. 9 (2025): November
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v3i9.3365

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat kompetensi mahasiswa calon guru melalui implementasi mata kuliah STEAM Education dalam konteks nyata di sekolah mitra. Program ini dilaksanakan melalui kolaborasi antara dosen, guru, dan kepala sekolah untuk mengintegrasikan pembelajaran berbasis Science, Technology, Engineering, Arts, and Mathematics (STEAM) di kelas, dengan 2 mitra sekolah yakni SMP Kartika XX-1 dan UPT SPF SMP Negeri 26 Makassar. Metode pelaksanaan meliputi perkuliahan, pendampingan mahasiswa dalam perancangan proyek pembelajaran STEAM, serta implementasi langsung di sekolah mitra. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman mahasiswa terhadap konsep integratif STEAM, kemampuan mereka merancang proyek lintas disiplin, serta peningkatan keterlibatan dan hasil belajar siswa di sekolah mitra. Program ini memperkuat hubungan kampus–sekolah dan berkontribusi pada pengembangan ekosistem pembelajaran abad ke-21 yang inovatif dan berkelanjutan.
Pelatihan Pemanfaatan Media Pembelajaran Matematika Berbasis GeoGebra untuk Guru Matematika di Kabupaten Maros T, Mar Athul Wazithah; Rosidah, Rosidah; Mulbar, Usman; Sahid, Sahid
DEDIKASI Vol 27, No 2 (2025): JURNAL DEDIKASI
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/dedikasi.v27i2.78527

Abstract

Pelatihan pemanfaatan software GeoGebra bagi guru matematika SMP di Kabupaten Maros dilaksanakan untuk meningkatkan kompetensi guru dalam mengembangkan media pembelajaran interaktif. Kendala utama yang dihadapi guru adalah keterbatasan kompetensi digital dan minimnya pelatihan berkelanjutan dalam penggunaan media pembelajaran berbasis teknologi. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan pada 23 Juli 2025 di SMP Negeri 1 Maros dengan melibatkan guru-guru matematika yang tergabung dalam MGMP. Metode pelaksanaan meliputi empat tahapan: persiapan, sosialisasi, pendampingan dan pengawasan, serta evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kompetensi guru dalam merancang visualisasi dinamis dan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) interaktif berbasis GeoGebra untuk berbagai topik matematika seperti transformasi geometri, persamaan aljabar, dan representasi fungsi. Partisipasi aktif dan respon positif peserta mengindikasikan keberhasilan program dalam membangun kepercayaan diri guru mengintegrasikan teknologi dalam pembelajaran. Komitmen keberlanjutan program diperkuat melalui penandatanganan MoA dan IA antara Program Studi Pendidikan Matematika FMIPA Universitas Negeri Makassar dengan Pemerintah Kabupaten Maros melalui Dinas Pendidikan dan MGMP Matematika SMP.Kata Kunci: Pelatihan Guru, Media Pembelajaran, Geogebra
ANALISIS KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA MAHASISWA PENDIDIKAN IPA ICP PADA MATA KULIAH BASIC MATHEMATICS T., Mar Athul Wazithah; Nasir, Norma
Pedagogy: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 10 No. 4 (2025): Pedagogy : Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/pedagogy.v10i4.7414

Abstract

Kemampuan pemecahan masalah matematis memiliki peran penting dalam pembelajaran sains karena menuntut mahasiswa untuk berpikir kritis, logis, dan sistematis dalam menghadapi persoalan baru. Dalam konteks perkuliahan Basic Mathematics, kemampuan ini menjadi dasar bagi mahasiswa Pendidikan IPA untuk memahami dan menerapkan konsep-konsep matematika dalam bidang kajian lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan pemecahan masalah matematika mahasiswa Pendidikan IPA ICP dengan mengacu pada tahapan Polya. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan subjek sebanyak 29 mahasiswa semester ganjil tahun akademik 2025/2026. Instrumen yang digunakan yaitu tes kemampuan pemecahan masalah yang disusun berdasarkan indikator Polya. Teknik analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif Hasil penelitian menunjukkan adanya variasi tingkat kemampuan mahasiswa pada setiap tahapan. Sebagian besar mahasiswa telah mampu memahami masalah dengan baik, tetapi masih lemah dalam merancang strategi dan melakukan pemeriksaan terhadap hasil penyelesaian. Mahasiswa dengan kemampuan tinggi menunjukkan ketepatan dalam prosedur penyelesaian, namun belum konsisten menuliskan langkah-langkah berpikirnya. Adapun mahasiswa kategori sedang dan rendah cenderung berfokus pada hasil akhir tanpa memperhatikan proses dan refleksi. Secara keseluruhan, hasil penelitian menegaskan bahwa proses pembelajaran matematika di perguruan tinggi perlu diarahkan pada penguatan keterampilan berpikir strategis dan reflektif agar mahasiswa mampu mengembangkan kemampuan pemecahan masalah secara menyeluruh dan berkesinambungan.
Analisis Gesture Siswa dalam Pemecahan Masalah Geometri secara Berkelompok Ditinjau dari Tahapan Berpikir Van Hiele Mulbar, Usman; Rosidah; Sahid; Wazithah T., Mar Athul
Venn: Journal of Sustainable Innovation on Education, Mathematics and Natural Sciences Vol. 5 No. 1 (2026): Riset Matematika dan Pendidikan Matematika
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53696/venn.v5i1.435

Abstract

This study addresses the problem of students’ low mathematical literacy, particularly in relation to problem-solving strategies and creativity in solving contextual mathematical tasks. The research aims to describe students’ problem-solving strategies and creativity based on their levels of mathematical ability in solving mathematical literacy problems. This study employed a descriptive qualitative approach involving six seventh-grade junior high school students selected through purposive sampling and categorized into high, intermediate, and low mathematical ability groups. Data were collected through mathematical literacy tests and semi-structured interviews, then analyzed using indicators of creativity (fluency, flexibility, and novelty) and problem-solving strategies. The findings reveal that high-ability students fulfilled all three creativity indicators by applying varied, appropriate, and original strategies. Intermediate-ability students generally achieved two indicators, mainly fluency and flexibility or fluency and novelty, but showed limitations in consistently demonstrating all aspects of creativity. In contrast, low-ability students struggled to understand contextual problems, selected inappropriate strategies, and did not meet any of the creativity indicators. The discussion highlights that mathematical ability strongly influences students’ strategic behavior and creative performance in solving literacy-based problems. In conclusion, students’ problem-solving strategies and creativity are proportional to their mathematical ability levels. Therefore, instructional practices that explicitly promote diverse strategies and creative thinking are essential to enhance students’ mathematical literacy skills.
Analisis Pemahaman Siswa SMP terhadap Materi Perbandingan Senilai melalui Penggunaan Media Roller Coaster Mini T., Mar Athul Wazithah; Djam’an, Nurwati; Ilyas, Ahmad Gania; Annisa, Dewi Nur; Badrun, Nurfadiyah; Ilham, Rezki Nur
Proximal: Jurnal Penelitian Matematika dan Pendidikan Matematika Vol. 9 No. 1 (2026): Volume 9 Nomor 1 Tahun 2026
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/proximal.v9i1.8373

Abstract

Matematika sering kali dipersepsikan sebagai mata pelajaran yang abstrak dan sulit oleh siswa, terutama dalam memahami perbandingan senilai. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemahaman siswa kelas VII di SMP Kartika XX-1 terhadap konsep perbandingan senilai melalui penggunaan mini roller coaster sebagai media pembelajaran berbasis pengalaman langsung. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif kualitatif yang melibatkan 16 siswa yang dibagi ke dalam empat kelompok. Data dikumpulkan melalui lembar kerja, observasi, dan refleksi tertulis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar siswa mampu mengaitkan hubungan antara jarak, waktu, dan kecepatan dalam konteks perbandingan senilai. Setiap kelompok menunjukkan tingkat pemahaman konseptual yang berbeda, di mana beberapa kelompok mampu membuat interpretasi matematis yang tepat, sementara yang lain masih memerlukan bimbingan. Media mini roller coaster memberikan pengalaman belajar yang menyenangkan dan menarik, serta membantu menjembatani konsep matematika yang abstrak dengan fenomena nyata yang dapat diamati. Temuan ini menunjukkan bahwa penggunaan alat bantu pembelajaran konkret dapat secara efektif mendukung pemahaman konseptual dalam matematika jika disertai dengan scaffolding yang tepat. Penelitian ini juga berkontribusi pada pengembangan kajian pendidikan matematika kontekstual serta menekankan pentingnya eksplorasi lebih lanjut terhadap pembelajaran berbasis media untuk meningkatkan keterlibatan dan pemahaman siswa.
Pendidikan Reproduksi Remaja dalam Menyikapi Bonus Demografi di Madrasah Aliyah DDI Paria Mutmainnah, Mutmainnah; Nyompa, Sukri; Rasjusti, Nurul Ilmi; Yoga, Aldhila Gusta Handiarya; Wazithah, Mar Athul
Ininnawa : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2026): Vol. 4 No. 1 (2026): Volume 04 Nomor 01 (Mei 2026)
Publisher : Program Studi Manajemen FEB UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/3r9pqr49

Abstract

This study aims to determine the effectiveness of adolescent reproductive education in addressing the demographic bonus at Madrasah Aliyah DDI Paria. Reproductive education plays an important role in shaping adolescents’ awareness of personal health, future planning, and responsibility in facing population-related challenges. Through the distribution of questionnaires to students, the data obtained indicate that the majority of respondents have a good understanding of the material, feel more aware of the importance of maintaining reproductive health, and understand the relationship between reproductive education and the demographic bonus. In addition, participants reported feeling comfortable engaging in discussions, motivated to learn, and prepared to make healthy and responsible decisions. These findings suggest that reproductive education in the madrasah environment is capable of enhancing adolescents’ readiness to face the demographic bonus in a positive and constructive manner. Therefore, this program is considered effective and is recommended to be implemented continuously and sustainably.
Pemanfaatan Media Katrol Pasir Edukatif Berbasis STEAM dalam Pembelajaran Perbandingan Senilai Arsyad, Nurdin; Djam’an, Nurwati; Wazithah T, Mar Athul; Az-zahra, Nurul Pusparini; Surianti, Surianti
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 4 No. 3 (2026): Mei
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v4i3.4388

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pemahaman konsep perbandingan senilai siswa melalui pemanfaatan media katrol pasir edukatif berbasis STEAM. Kegiatan dilaksanakan pada 25 siswa kelas VII SMP Nastution Kartika XX-1 Makassar melalui tahapan perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Pendampingan dilakukan dengan menggunakan LKPD, observasi, wawancara, dan dokumentasi untuk melihat perkembangan pemahaman siswa. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa penggunaan media berbasis STEAM mampu menciptakan pembelajaran yang lebih konkret, kontekstual, dan interaktif. Siswa menunjukkan peningkatan keterlibatan aktif dalam proses belajar, dengan variasi capaian berdasarkan tingkat kemampuan. Secara umum, kegiatan ini memberikan dampak positif terhadap pemahaman konsep matematika serta meningkatkan minat belajar siswa. Dengan demikian, media katrol pasir edukatif berbasis STEAM dapat menjadi alternatif inovatif dalam mendukung pembelajaran matematika yang lebih bermakna dan aplikatif di sekolah.
Optimalisasi Potensi Belajar Siswa melalui Bimbingan Belajar sebagai Program KKN Pengabdian Masyarakat Aprilia Damayanti; Sindy Aulia; Fajar Arwadi; Norma Nasir; Mar Athul Wazithah
Journal of Community Services and Development Vol. 1 No. 2 (2025): November 2025
Publisher : LPP Chani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64619/v1i1.17

Abstract

Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk membantu mengatasi kesulitan siswa dalam memahami konsep dasar matematika, khususnya berhitung, pecahan, dan penerapan rumus sederhana di Desa Bonto Bunga, Kecamatan Moncongloe, Kabupaten Maros. Permasalahan tersebut muncul karena keterbatasan fasilitas belajar serta minimnya pendampingan orang tua, sehingga berdampak pada rendahnya motivasi siswa. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan jenis studi lapangan, melalui observasi dan dokumentasi program kerja mahasiswa KKN. Program utama meliputi pendampingan belajar, latihan soal, diskusi kelompok, evaluasi rutin, serta tindak lanjut berupa pemberian rekomendasi kepada orang tua. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman siswa terhadap operasi hitung dasar dan pecahan, meningkatnya motivasi belajar, terbentuknya pola belajar mandiri, serta keterlibatan orang tua dalam mendukung anak. Kesimpulan dari program ini adalah bimbingan belajar berbasis KKN efektif dalam mengatasi hambatan belajar matematika di pedesaan, serta berpotensi dikembangkan secara berkelanjutan dengan melibatkan guru, orang tua, dan masyarakat.