Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

SISTEM PAKAR DIAGNOSIS KERUSAKAN HARDWARE KOMPUTER BERBASIS WEBSITE Ali, Baso; Ikhsan, Chaerul
Edutech: Jurnal Pendidikan dan Teknologi Vol. 1 No. 1 (2023): Volume 1 No 1 April 2023
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53696/29872359.85

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memberikan sebuah terobosan baru yaitu pengembangan sistem pakar dengan memanfaatkan teknologi yang ada. Pengembangan sistem pakar ini dilakukan dari cara yang manual menjadi sistem diagnosa kerusakan perangkat keras pada komputer yang canggih dan kompleks berbasis website. Penelitian ini bertujuan untuk merancang sebuah aplikasi diagnosis kerusakan hardware pada komputer yang mana dapat mempermudah dan mempercepat proses diagnosa kerusakan komputer. Adapun metode yang digunakan adalah Research and Development (R&D) sering diartikan sebagai suatu proses atau langkah-langkah untukkmengembangkan suatu produk baru yang mengacu pada metode pengembangan sistem waterfall. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara dan studi pustaka. Adapun software yang digunakan untuk membuat aplikasi adalah Visual Studio Code sebagai teks editor, PHP sebagai bahasa pemrograman dan MySQL sebagai database server. Pengujian sistem menggunakan teknik pengujian blackbox testing. Hasil penelitian ini adalah sebuah aplikasi diagnosa kerusakan perangkat keras komputer berbasis website yang dapat membantu pengguna mengetahui gejala atau kerusakan perangkat keras komputer.
Implementasi Algoritma Fuzzy C-Means dalam Mengelompokkan Kecamatan di Tana Luwu Berdasarkan Produktifitas Hasil Perkebunan Bobby Poerwanto; Baso Ali
MATRIK : Jurnal Manajemen, Teknik Informatika dan Rekayasa Komputer Vol. 19 No. 1 (2019)
Publisher : Universitas Bumigora

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30812/matrik.v19i1.499

Abstract

This study aims to classify sub-districts in Tana Luwu (Kabupaten Luwu, Luwu Timur, Luwu Utara, dan Palopo City ) using Fuzzy C-Means algorithm. The data used are data from BPS on the results of estate crops, namely coconut, oil palm, coffee, pepper, cocoa, clove, and land area. The results obtained from this study are from 45 sub-districts, there are 8 districts that are included into productive categories namely Burau, Sabbang, Mappedeceg, Baebunta, West Malangke, Sukamaju, Bone-Bone, and Tanalili. In addition, this study also found that matrix pseudo-partition selection can affect this algorithm in terms of the number of iterations produced.
Integrasi Mitigasi Bencana Berbasis Komunitas dan Penguatan Ekonomi Melalui Smart Greenhouse pada Program Desa Tangguh Bencana di Kabupaten Luwu Ichwan Muis; Iriansa Iriansa; Muhammad Idham; Andi Jumardi; Baso Ali; Aryadi Nurfalaq; Masluki Masluki
Abdimas Toddopuli: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol. 7 No. 2 (2026): Volume 7, No 2, Juni 2026
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/q5pvjd43

Abstract

Kabupaten Luwu memiliki indeks kerentanan bencana yang tinggi, khususnya banjir dan tanah longsor. Tantangan utama dalam keberlanjutan program Desa Tangguh Bencana (Destana) adalah kurangnya kemandirian ekonomi untuk mendukung operasional mitigasi. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk membentuk kelembagaan Destana yang terintegrasi dengan unit usaha ekonomi produktif berbasis teknologi Smart Greenhouse. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan Participatory Rural Appraisal (PRA) yang meliputi sosialisasi, pembentukan struktur organisasi, pelatihan mitigasi dan simulasi tanggap darurat, serta pembangunan dan pelatihan budidaya greenhouse sistem rakit apung. Kegiatan dilaksanakan di Desa Ulusalu (rawan longsor) dan Desa Bonelemo (rawan banjir). Hasil kegiatan menunjukkan: (1) Terbentuknya struktur Destana yang legal melalui SK Kepala Desa; (2) Peningkatan kapasitas relawan melalui simulasi evakuasi dan pertolongan pertama; (3) Terbangunnya sistem peringatan dini (EWS) dan rambu jalur evakuasi; (4) Berdirinya dua unit Smart Greenhouse dengan proyeksi pendapatan ekonomi Rp 16.650.000 per bulan yang sebagian dialokasikan sebagai dana taktis kebencanaan. Sinergi antara mitigasi bencana dan pemberdayaan ekonomi terbukti efektif meningkatkan resiliensi masyarakat secara berkelanjutan.
Design and Validation of a PLC-Based Smart Solar Dome Dryer as a Contextual Learning Platform for Enhancing Industrial Competencies in Informatics Education Baso Ali; Muhammad ikram; Shoira Abdiyeva
Information Technology Education Journal Vol. 5, No. 2, May (2026)
Publisher : Jurusan Teknik Informatika dan Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59562/intec.v5i2.271

Abstract

Purpose - Industry 4.0 increases competency demands for informatics graduates. Graduates need software skills and industrial automation literacy. This study designed and validated a Programmable Logic Controller (PLC)-based smart solar dome dryer as a contextual learning platform for developing industrial competencies in informatics education. Design/methods/approach – This study designed and validated a PLC-based smart solar dome dryer as a contextual learning platform to enhance students’ industrial competencies. The prototype was assessed through functional testing, sensor accuracy and stability testing, drying performance evaluation, and expert feasibility review as a learning medium. Learning effectiveness was examined using a quasi-experimental pretest–posttest design with 120 informatics students in experimental and control groups. Instrument validity and reliability were confirmed using Aiken’s V and Cronbach’s alpha. Findings – The system operated reliably as a closed drying platform and produced more stable temperature and humidity conditions with more efficient drying time than conventional methods. Students in the experimental group achieved significantly higher competency gains than those in the control group (p < 0.001), with a very large effect size (Cohen’s d = 3.21; Hedges’ g = 3.18).   Research implications/limitations – The findings suggest that authentic PLC-based automation systems can support contextual industrial learning in Education 4.0. However, the quasi-experimental design and single institutional context limit causal and generalization claims.   Originality/value – This study contributes a validated agro-industrial automation prototype and empirical evidence on its potential value as a contextual learning platform in informatics education.
Penerapan Sains dan Teknologi Geospasial Berbasis Partisipatif Multi Stakeholder dalam Pembentukan dan Penguatan Desa Tangguh Bencana (DESTANA) di Kawasan Latimojong Kabupaten Luwu Iriansa Iriansa; Ichwan Muis; Andi Jumardi; Masluki; Aryadi Nurfalaq; Abdul Rais; Baso Ali; Andre Ardyansa; Iksan Fauzan; Nilam Sari Zulkifli
Abdimas Langkanae Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/jpm.v6i1.801

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan membangun ketangguhan masyarakat terhadap bencana melalui pembentukan dan penguatan Desa Tangguh Bencana (DESTANA) di kawasan Pegunungan Latimojong, Kecamatan Lantimojong, Kabupaten Luwu, yang memiliki tingkat kerawanan tanah longsor dan banjir bandang yang tinggi. Kegiatan mengintegrasikan teknologi geospasial dengan pendekatan partisipatif multi stakeholder denga mitra kegiatan, yaitu Pusat Studi Pemetaan dan Bencana Universitas Cokroaminoto Palopo, PT. Masmindo Dwi Area, BPBD, Dinas Sosial, PMI Kabupaten Luwu, dan Pemerintah Desa di Kecamatan Lantimojong sesuai tugas pokok dan fungsi masing-masing. Metode pelaksanaan mengadopsi kerangka pengurangan risiko bencana berbasis komunitas (CBDRR) dalam lima tahap: pengkajian risiko, penguatan kapasitas, pelembagaan, implementasi infrastruktur kesiapsiagaan, serta evaluasi dan keberlanjutan. Pemetaan partisipatif berbasis drone menghasilkan peta titik kerawanan longsor, peta risiko, jalur evakuasi, dan titik kumpul, yang ditindaklanjuti dengan sistem monitoring bencana berbasis WebGIS (puspena.com). Hasil kegiatan meliputi terbentuknya kelembagaan relawan DESTANA, terpasangnya rambu jalur evakuasi dan titik kumpul, tersusunnya Buku Saku DESTANA, serta meningkatnya kapasitas masyarakat yang teruji melalui simulasi kedaruratan lintas lembaga. Sinergi peran para pihak terbukti efektif membangun kesiapsiagaan desa dan dapat direplikasi pada desa-desa lain di kawasan Latimojong
Implementasi Internet of Things untuk Sistem Irigasi Pintar dan Sirkulasi Udara Otomatis pada Pertanian Presisi Kelompok Tani Bukit Lombu Safwan Kasma; Muhammad Naim; Baso Ali; Rosmiati Rosmiati
Abdimas Singkerru Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Akademi Teknologi Industri Dewantara Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59563/singkerru.v6i2.391

Abstract

Pengelolaan lingkungan budidaya yang masih dilakukan secara manual menjadi salah satu faktor yang menyebabkan rendahnya efisiensi dan tingginya risiko kegagalan produksi pada greenhouse hortikultura. Kondisi tersebut juga dialami oleh Kelompok Tani Bukit Lombu di Desa Marinding, Kabupaten Luwu, yang menghadapi permasalahan tingginya tingkat kegagalan pertumbuhan bibit dan kelayuan tanaman akibat keterlambatan dalam pengelolaan kebutuhan air dan kondisi lingkungan budidaya. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk menerapkan teknologi berbasis Internet of Things pada greenhouse melalui sistem irigasi pintar dan sirkulasi udara otomatis sekaligus meningkatkan kapasitas mitra dalam pemanfaatan teknologi pertanian modern. Kegiatan dilaksanakan menggunakan pendekatan partisipatif yang meliputi sosialisasi teknologi dalam pertanian presisi, pelatihan operasional sistem, implementasi teknologi pada greenhouse, serta pendampingan, monitoring, dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa sistem irigasi pintar dan sirkulasi udara otomatis berhasil dipasang dan dioperasikan pada greenhouse mitra. Anggota kelompok tani memperoleh pemahaman dan keterampilan dalam mengoperasikan sistem yang diterapkan serta mampu memanfaatkan teknologi tersebut untuk mendukung pengelolaan lingkungan budidaya secara lebih efektif. Penerapan teknologi juga memberikan kemudahan dalam pemantauan kondisi greenhouse dan mendukung pengelolaan budidaya yang lebih terkontrol. Kegiatan ini menunjukkan bahwa integrasi teknologi dengan penguatan kapasitas masyarakat melalui sosialisasi, pelatihan, dan pendampingan dapat mendukung adopsi teknologi pertanian secara berkelanjutan. Pendekatan tersebut menjadi aspek penting dalam meningkatkan keberterimaan teknologi sekaligus memperkuat kemandirian kelompok tani dalam mengelola greenhouse berbasis teknologi.
Rancang Bangun Sistem Kontrol Inkubator dan Kamera Otomatis Berbasis Internet Of Things (IOT) pada Penetasan Telur Desa Malenggang Aisyah Putri; Baso Ali; Sukmawati
Jurnal Ilmiah Teknologi Informatika Vol 3 No 2 (2025): JITAKU: Jurnal Ilmiah Teknologi Informatika UNCP
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/jitaku.v3i2.344

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membangun sistem kontrol inkubator dan kamera otomatis berbasis Internet of Things (Iot) pada proses penetasan telur di Desa Malenggang. Sistem ini dikembangkan sebagai solusi terhadap permasalahan suhu dan kelembaban yang tidak stabil serta kebutuhan pemantauan visual secara real-time selama proses penetasan telur. Penelitian ini menggunakan metode pengembangan Four-D (Define, Design, Develop, Disseminate) yang meliputi tahap pendefinisian kebutuhan, perancangan sistem, pengembangan prototype, hingga diseminasi hasil. Sistem yang dikembangkan mampu memantau suhu dan kelembaban inkubator secara real-time serta mengirimkan informasi tersebut kepada pengguna melalui pesan Telegram. Selain itu, sistem dilengkapi dengan kamera otomatis berbasis ESP32-CAM yang dapat memantau kondisi telur secara visual dan mengirimkan gambar secara berkala. Inkubator akan mengaktifkan lampu sebagai pemanas jika suhu 40°C. Perangkat yang digunakan dalam sistem ini meliputi NodeMCU ESP32, sensor suhu dan kelembaban DHT11, kamera ESP32-CAM, modul Relay 2 Channel, kabel Jumper, adaptor, lampu sebagai pemanas inkubator, dan kipas. Penilaian terhadap alat dilakukan melalui lembar validasi yang diisi oleh dua orang dosen ahli dengan 15 pertanyaan. Validator pertama memberikan skor 4,93 dan validator kedua memberikan skor 4,87, sehingga diperoleh skor rata-rata 4,90 yang termasuk dalam kategori “sangat baik”. Dengan demikian, prototype sistem ini dinilai sangat layak untuk diimplementasikan dalam meningkatkan efektivitas dan efisiensi proses penetasan telur di Desa Malenggang.
Penerapan Teknologi Tani Presisi Sistem Kontrol Fertigasi dan Sirkulasi Udara Otomatis pada Kelompok Tani Batu Tikumbak Berbasis IoT Nuur Insan Tangkelangi; Rosmiati Rosmiati; Sukmawati Sukmawati; Baso Ali
Abdimas Langkanae Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/jpm.v5i2.503

Abstract

Program pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan untuk meningkatkan efisiensi, produktivitas dan ketahanan usaha hortikultura skala kecil yang terdampak oleh suhu tinggi di lingkungan tropis. Intervensi utama yang dilakukan meliputi perancangan dan pemasangan alat sistem kontrol otomatis fertigasi untuk mengoptimalkan distribusi air dan nutrisi, serta penerapan perangkat pengendali suhu guna mengurangi tekanan panas yang merugikan pertumbuhan tanaman. Kegiatan pengabdian dilaksanakan melalui pendekatan partisipatif yang mencakup koordinasi dengan mitra, pengenalan teknologi, pelatihan, dan pendampingan agar keberlanjutan sistem dapat terjamin. Hasil pelaksanaan program ini diharapkan dapat meningkatkan keseragaman pertumbuhan tanaman dan kualitas hasil panen yang lebih baik dibandingkan kondisi sebelum intervensi. Melalui rogram ini diharapkan kombinasi sistem fertigasi cerdas dan pengendalian suhu dapat meningkatkan efisiensi produksi, meminimalkan kerugian akibat iklim ekstrem, serta menjadi solusi yang dapat diterapkan pada usaha pertanian serupa.
PKM Penerapan Teknologi Tepat Guna Sistem Penarik dan Perontok Rumput Laut Otomatis Pada Kelompok Tanete Tani Ponrang Selatan Berbasis Mikrokontroler Muhammad Akram Hamzah; Baso Ali; Muhammad Naim
Abdimas Langkanae Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/jpm.v5i2.541

Abstract

Tujuan dari kegiatan PKM ini adalah: (1) Menerapkan Teknologi Tepat Guna (TTG) sistem penarik dan perontok rumput laut otomatis berbasis mikrokontroler untuk mengatasi permasalahan mitra; (2) Meningkatkan kapasitas mitra melalui pelatihan perakitan, pengoperasian, dan pemeliharaan alat; serta (3) Meningkatkan efisiensi waktu dan produktivitas usaha budidaya rumput laut mitra. Masalah utama pada proses penarikan dan perontokan rumput laut yang masih dilakukan secara manual sehingga membutuhkan waktu dan tenaga kerja yang besar. Akibatnya, efisiensi produksi menurun dan kualitas hasil panen sering tidak seragam. Solusi yang ditawarkan melalui kegiatan PKM ini yaitu penerapan Teknologi Tepat Guna Sistem Penarik dan Perontok Rumput Laut Otomatis berbasis Mikrokontroler. Metode pelaksanaan bersifat partisipatif, di mana tim pelaksana dan mitra terlibat aktif dalam seluruh tahapan kegiatan mulai dari pelatihan perakitan alat, uji coba di lapangan, hingga pemeliharaan sistem. Berdasarkan hasil yang dicapai, PKM ini memberikan kontribusi nyata berupa: (1) kemandirian mitra dalam mengoperasikan teknologi, (2) peningkatan pemahaman teknis, dan (3) efisiensi waktu kerja. Secara keseluruhan, kontribusi ini bermuara pada peningkatan produktivitas dan penurunan ketergantungan terhadap tenaga kerja manual.
Implementasi Mesin Penarik dan Pemisah Rumput Laut Otomatis Berbasis PLC untuk Meningkatkan Efisiensi Pascapanen dan Diversifikasi Produk pada Kelompok Tani Katonik Lamangoa di Desa Bawalipu Kabupaten Luwu Timur Muhammad Idham Rusdi; Dianradika Prasti; Samsu Alam; Baso Ali; Ichwan Muis
Abdimas Langkanae Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/jpm.v6i2.830

Abstract

Rumput laut merupakan salah satu komoditas unggulan masyarakat pesisir Kabupaten Luwu Timur yang memiliki kontribusi penting terhadap pendapatan rumah tangga petani. Namun demikian, proses pascapanen yang masih dilakukan secara manual menyebabkan rendahnya efisiensi kerja, tingginya kebutuhan tenaga kerja, serta rendahnya kualitas hasil pengolahan. Selain itu, pemanfaatan rumput laut masih terbatas pada penjualan bahan mentah sehingga nilai tambah ekonomi yang diperoleh petani relatif rendah. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan efisiensi proses pascapanen melalui penerapan mesin penarik dan pemisah rumput laut otomatis berbasis Programmable Logic Controller (PLC), sekaligus meningkatkan kapasitas mitra dalam diversifikasi produk olahan rumput laut. Metode pelaksanaan meliputi koordinasi dengan mitra, survei lapangan, perancangan dan pembuatan mesin, uji coba alat, sosialisasi, pelatihan pengoperasian mesin, pendampingan penggunaan alat, pelatihan diversifikasi produk, monitoring, dan evaluasi. Mitra kegiatan adalah Kelompok Tani Katonik Lamangoa yang berjumlah 12 orang di Desa Bawalipu, Kecamatan Wotu, Kabupaten Luwu Timur. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa mesin yang dikembangkan mampu mempercepat proses pelepasan rumput laut dibandingkan metode manual serta mengurangi beban kerja petani. Program juga menghasilkan diversifikasi produk berupa keripik rumput laut dan dodol rumput laut dengan kemasan yang lebih menarik. Evaluasi menggunakan pre-test dan post-test menunjukkan peningkatan rata-rata kemampuan peserta dari 27,6% menjadi 85,4%, dengan nilai N-Gain sebesar 0,80 yang termasuk kategori tinggi. Hasil tersebut menunjukkan bahwa penerapan teknologi berbasis PLC yang dipadukan dengan pelatihan dan pendampingan mampu meningkatkan pengetahuan, keterampilan, produktivitas, dan nilai tambah usaha masyarakat