Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Peran Inovasi Produk dalam Memediasi Pengaruh Transformasi Digital dan Tren Konsumen terhadap Strategi Usaha UMKM Kuliner Afrillah Diah Aulia; Muh. Ihsan Said Ahmad; Nur Arisah; Andi Zulitsnayarti Mardhani Syam; Andi Sawe Riesso
JURNAL PENDIDIKAN IPS Vol. 15 No. 4 (2025): JURNAL PENDIDIKAN IPS
Publisher : STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpi.v15i4.3928

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Peran Inovasi Produk dalam Memediasi Pengaruh Transformasi Digital dan Tren Konsumen terhadap Strategi Usaha UMKM Kuliner di Kecamatan Rappocini, Kota Makassar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif eksplanatori dengan jumlah responden sebanyak 293 pelaku UMKM kuliner yang ditentukan melalui metode survei. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner tertutup, sedangkan analisis data menggunakan metode Partial Least Squares–Structural Equation Modeling (PLS-SEM) dengan bantuan perangkat lunak SmartPLS 4.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa transformasi digital dan tren konsumen berpengaruh positif dan signifikan terhadap strategi usaha UMKM, baik secara langsung maupun tidak langsung melalui inovasi produk. Transformasi digital terbukti mendorong pelaku UMKM dalam memanfaatkan teknologi untuk meningkatkan pengelolaan usaha dan pengambilan keputusan strategis, sementara tren konsumen memengaruhi penyesuaian strategi usaha sesuai dengan perubahan preferensi pasar. Selain itu, inovasi produk berpengaruh positif dan signifikan terhadap strategi usaha serta berperan sebagai variabel mediasi yang memperkuat pengaruh transformasi digital dan tren konsumen terhadap strategi usaha. Temuan ini menunjukkan bahwa pemanfaatan teknologi digital dan pemahaman terhadap tren pasar akan memberikan dampak yang lebih optimal terhadap strategi usaha apabila diimplementasikan melalui inovasi produk yang berkelanjutan, sehingga mampu meningkatkan daya saing UMKM kuliner.
Model Prediktif Kesiapan Karir Gig Economy Mahasiswa Pengaruh Literasi AI Generatif, Kecerdasan Adaptif (AQ), dan Efikasi Diri Personal Branding Digital: A Predictive Model of College Students' Gig Economy Career Readiness: The Influence of Generative AI Literacy, Adaptive Intelligence (AQ), and Digital Personal Branding Self-Efficacy Habie, Rahmawati Sarizki; Syam, Andi Zulitsnayarti Mardhani; Yani, Ni Luh Sinta; Damasinta, Alfiana
Economic and Education Journal (Ecoducation) Vol. 7 No. 3 (2025): Economic and Education Journal (Ecoducation)
Publisher : Pendidikan Ekonomi, Universitas Insan Budi Utomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33503/ecoducation.v7i3.2437

Abstract

Pergeseran lanskap kerja menuju Gig Economy, ditambah disrupsi otomatisasi dari Artificial Intelligence (AI) Generatif, menuntut kesiapan karir non-tradisional dari mahasiswa (Generasi Z). Penelitian ini bertujuan menganalisis dan membangun model prediktif untuk Kesiapan Karir Gig Economy (Y) berdasarkan tiga kompetensi mutakhir: Literasi AI Generatif (X1), Kecerdasan Adaptif (AQ) (X2), dan Efikasi Diri Personal Branding Digital (X3). Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif eksplanatori dengan pendekatan survei cross-sectional. Sampel terdiri dari 350 mahasiswa tingkat akhir di lima universitas besar di Indonesia, dipilih menggunakan purposive sampling. Data dianalisis menggunakan Analisis Regresi Linear Berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketiga variabel independen (X1, X2, X3) secara simultan berpengaruh signifikan (p < 0,05) dan positif terhadap Kesiapan Karir Gig Economy (Y), dengan nilai adjusted R² sebesar 0,618. Secara parsial (Uji t), Kecerdasan Adaptif (AQ) (β = 0,472) terbukti menjadi prediktor paling dominan, diikuti oleh Efikasi Diri Personal Branding Digital (β = 0,298), dan Literasi AI Generatif (β = 0,165).  Temuan ini mengimplikasikan bahwa kemampuan teknis AI (X1) tidak mencukupi jika tidak disertai adaptabilitas yang tinggi (X2) dan keyakinan mengelola reputasi digital (X3). Model prediktif ini mengkonfirmasi bahwa kurikulum pendidikan tinggi harus berevolusi dari sekadar keterampilan teknis, menuju pengembangan adaptabilitas dan manajemen branding digital mahasiswa secara strategis agar sukses di Gig Economy.