Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

STRATEGI PEMERINTAH MELALUI JKN UNTUK PEMERATAAN AKSES PELAYANAN KESEHATAN DI INDONESIA Olyvia, Novy; Yuliawati, Suci; Tirmizi, Ahmad; Hartono, Budi; Daud, Alfani Ghutsa
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 3 (2025): SEPTEMBER 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i3.47753

Abstract

Pembiayaan kesehatan merupakan elemen krusial dalam sistem kesehatan, terutama dalam upaya mewujudkan cakupan kesehatan universal. Pemerintah Indonesia telah mencanangkan program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) sejak tahun 2014 sebagai bagian dari komitmen global dalam mewujudkan Universal Health Coverage (UHC). UHC merupakan sistem yang menjamin seluruh masyarakat dapat mengakses layanan kesehatan yang bermutu tanpa menghadapi kesulitan finansial. Penelitian ini menggunakan pendekatan literature review dengan mengacu pada protokol PRISMA, yang divisualisasikan dalam bentuk bagan alur (flowchart) guna menyajikan proses seleksi artikel secara sistematis serta menunjukkan kelayakan studi yang ditelaah. Pengumpulan data dilakukan secara daring melalui sejumlah basis data publikasi ilmiah seperti Google Scholar, ResearchGate, dan ProQuest. Program JKN menjadi instrumen utama untuk mencapai tujuan tersebut dengan memberikan perlindungan kesehatan melalui skema asuransi sosial berbasis gotong royong dan solidaritas. Di Indonesia, JKN menjadi wujud nyata komitmen dalam mencapai Universal Health Coverage (UHC) dengan menyediakan layanan kesehatan yang mudah diakses, menjamin perlindungan finansial, dan mendorong peningkatan mutu pelayanan bagi seluruh warga negara. Sejak diimplementasikan, JKN telah mengalami berbagai capaian, namun masih terdapat tantangan yang signifikan. Oleh karena itu, kajian mengenai peran strategis JKN dalam mewujudkan UHC menjadi penting untuk menilai efektivitas program ini dan merumuskan perbaikan kebijakan yang diperlukan agar tujuan UHC benar-benar tercapai di Indonesia.
ANALISIS MANFAAT EVALUASI EKONOMI DALAM SEKTOR KESEHATAN Sahafi, Darmawati; Kustomo, Yan Hadi; Al-Yamani, Khleg Gamal Mohammed; Hartono, Budi; Daud, Alfani Ghutsa
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 3 (2025): SEPTEMBER 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i3.48200

Abstract

Evaluasi ekonomi dalam bidang kesehatan sangat penting karena sektor kesehatan memiliki sumber daya yang terbatas, sementara kebutuhan masyarakat akan pelayanan kesehatan terus meningkat. Masalah pengelolaan sumber daya di bidang kesehatan yang semakin bersaing dengan bidang lainnya membuka ruang semakin besar bagi ilmu ekonomi berperan dalam mengatasinya. Sumber daya seperti dana, tenaga medis, dan obat-obatan bersifat terbatas. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis manfaat penerapan evaluasi ekonomi dalam sektor kesehatan guna meningkatkan efisiensi penggunaan anggaran, efektivitas program, peningkatan mutu pelayanan dan pengambilan keputusan kebijakan kesehatan, penelitian ini juga bertujuan mengidentifikasi jenis-jenis evaluasi ekonomi dan bagaimana penerapannya dalam suatu proyek dalam bidang kesehatan. Prosedur penelitian ini menerapkan metode tinjauan literatur sistematis dengan mengikuti pedoman PRISMA. Penelitian menunjukkan bahwa penerapan evaluasi ekonomi, seperti analisis biaya-manfaat, biaya-efektivitas, Biaya Minimal dan biaya-utilitas, dapat membantu dalam pengambilan keputusan atau kebijakan dalam menentukan prioritas intervensi kesehatan secara rasional dan berbasis bukti. Selain itu, evaluasi ekonomi turut mendukung transparansi dan akuntabilitas dalam alokasi anggaran kesehatan. Evaluasi ekonomi memberikan kontribusi signifikan dalam meningkatkan efisiensi dan efektivitas sektor kesehatan, serta menjadi dasar dalam perumusan kebijakan yang berkelanjutan dalam bidang kesehatan. Evaluasi merupakan alat penting dalam pengambilan keputusan dalam sektor Kesehatan. Akan tetapi, jenis evaluasi ekonomi dalam sektor kesehatan memiliki variasi penerapan dan pendekatan yang berbeda tergantung pada jenis intervensi, konteks layanan, dan tujuan kebijakan.
ANALISIS NIAT PENGGUNAAN APLIKASI SUMSEL TANGGAP OLEH MASYARAKAT KOTA PALEMBANG Putri, Christa Maura; Kustomo, Yan Hadi; Al-Yamani, Khleg Gamal Mohammed; Hartono, Budi; Daud, Alfani Ghutsa
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 3 (2025): SEPTEMBER 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i3.48198

Abstract

Tranformasi digital kesehatan dalam beberapa tahun terakhir telah menjadi topik hangat dikarenakan kemajuan teknologi yang terus meningkat dan menyentuh hampir semua aspek kehidupan termasuk dalam menangani kasus kegawatdaruratan pra rumah sakit seperti pada penerapan inovasi Aplikasi Sumsel Tanggap. Namun, data jumlah pengguna masih sangat minim sejak tahun 2020 sampai dengan sekarang hanya 920. Penelitian bertujuan untuk menganalisis faktor yang mempengaruhi niat masyarakat dalam menggunakan aplikasi Sumsel Tanggap baik dari faktor sosiodemografik dan variabel eksternal pada Teori Technology Acceptance Model (TAM). Metodologi penelitian adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Menggunakan data primer yaitu dengan menggunakan kuesioner yang sudah diuji validitias dan reliabilitas. Populasi adalah masyarakat kota palembang yang berusia lebih dari sama dengan 15 tahun. Sampel diambil dengan teknik quota sampling sebanyak 400 orang. Teknik analisis data dengan analisis univariat (statistik deskriptif), analisis bivariat (chi square), dan analisis multivariat (regresi logistik berganda). Terdapat hubungan antara persepsi manfaat (perceived usefull), persepsi kemudahan (perceived ease of use), sikap pengguna (attitude), efikasi diri pengguna (perceived self-efficacy) kepercayaan (trust) dan keamanan (security) pengguna terhadap niat penggunaan aplikasi Sumsel Tanggap. Sikap pengguna (attitude) adalah faktor yang paling dominan hubungannya dengan penggunaan aplikasi dengan p-value sebesar 0,000. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi alternatif pemecahan masalah dalam menyusun kebijakan tentang sosialisasi dan informasi yang tepat agar dapat menarik perhatian masyarakat dalam menggunakan aplikasi Sumsel Tanggap.
Permasalahan Umum Dalam Implementasi SIMRS: Perspektif Tenaga Kesehatan Dan Manajemen Rahmi, Sherly Firsta; Dewi, Nur Husna; Hartono, Budi; Daud, Alfani Ghutsa
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 5 No. 4 (2025): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v5i4.20202

Abstract

Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit (SIMRS) telah menjadi kebutuhan penting dalam mendukung pelayanan kesehatan modern. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis permasalahan umum dalam implementasi SIMRS dari perspektif tenaga kesehatan dan manajemen rumah sakit. Metode yang digunakan adalah literature review terhadap 20 jurnal ilmiah nasional dan internasional yang relevan. Hasil analisis menunjukkan bahwa hambatan utama dari sisi tenaga kesehatan meliputi kurangnya pelatihan berkelanjutan, desain antarmuka yang tidak ramah pengguna, serta penambahan beban kerja akibat sistem yang tidak terintegrasi. Sedangkan dari sisi manajemen, keterbatasan anggaran, komitmen yang tidak konsisten serta ketergantungan terhadap vendor menjadi faktor penghambat utama. Beberapa literatur juga menunjukkan bahwa implementasi SIMRS yang berhasil umumnya ditunjang oleh pelatihan berkelanjutan, keterlibatan pengguna sejak awal, dan strategi manajemen perubahan yang terencana. Pembahasan dalam penelitian ini menggunakan kerangka HOT-Fit dan Technology Acceptance Model (TAM) untuk menganalisis kompleksitas faktor-faktor yang mempengaruhi implementasi SIMRS. Penelitian ini menyimpulkan bahwa implementasi SIMRS membutuhkan pendekatan holistik dengan dukungan organisasi dan sumber daya yang memadai guna memastikan keberhasilan dan keberlanjutan sistem informasi di rumah sakit.
TREN DAN PERKEMBANGAN REKAM MEDIS ELEKTRONTren dan Perkembangan Rekam Medis Elektronik (RME): Kajian Literatur terhadap Adaptasi Teknologi dalam Layanan KesehatanIK (RME): KAJIAN LITERATUR TERHADAP ADAPTASI TEKNOLOGI DALAM LAYANAN KESEHATAN Rahmi, Sherly Firsta; Dewi, Nur Husna; Amalia, Rosi; Kasmiati, Neng; Yorismanto, Yorismanto; Hartono, Budi; Daud, Alfani Ghutsa
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 3 (2025): Agustus - October
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i3.2008

Abstract

Transformasi digital dalam sektor kesehatan mendorong adopsi rekam medis elektronik (RME) sebagai elemen penting untuk meningkatkan efisiensi dan mutu pelayanan kesehatan. Meskipun potensinya besar, implementasi RME masih menghadapi berbagai hambatan seperti keterbatasan infrastruktur, resistensi pengguna dan isu keamanan data, yang berdampak langsung pada kualitas pelayanan seperti keterlambatan akses informasi dan risiko kesalahan medis. Penelitian ini bertujuan mengkaji tren, tantangan dan strategi adaptasi implementasi teknologi RME melalui kajian literatur sistematis terhadap jurnal nasional dan internasional. Metode yang digunakan adalah systematic literature review terhadap 20 artikel dari database open access seperti PubMed, DOAJ, Garuda dan Sinta, dengan rentang tahun 2015-2024. Hasil kajian menunjukkan bahwa keberhasilan adopsi RME dipengaruhi oleh faktor teknologi (interoperabilitas, kemudahan penggunaan), organisasi (dukungan manajemen, pelatihan staf) dan manusia (kompetensi digital, persepsi manfaat). Kajian ini juga mengungkap beragam strategi adaptasi teknologi yang efektif, seperti pelatihan berjenjang, desain partisipatif, integrasi sistem, pendekatan kebijakan nasional, serta penguatan sistem keamanan siber. Kesimpulan menekankan pentingnya pendekatan multidisplin dan kebijakan berbasis bukti guna mendukung implementasi RME yang efektif, kontekstual dan berkelanjutan.
Evaluasi Kualitas Layanan Sistem Informasi Menggunakan Metode Webqual 4.0 dan Human Organization Technology (Hot) Fit Kasmiati, Neng; Amalia, Rosi; Yorismanto, Yorismanto; Hartono, Budi; Daud, Alfani Ghutsa
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 3 (2025): Agustus - October
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i3.2011

Abstract

Transformasi digital di rumah sakit mendorong penerapan Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit (SIMRS) untuk meningkatkan mutu layanan. Namun, efektivitas SIMRS belum optimal karena masih ditemukan berbagai kendala teknis dan non-teknis. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kualitas layanan SIMRS melalui kajian literatur dengan pendekatan Webqual 4.0 dan Human Organization Technology (HOT) Fit. Webqual mengevaluasi aspek usability, kualitas informasi, dan interaksi layanan, sementara HOT Fit menyoroti keselarasan antara manusia, organisasi, dan teknologi. Hasil kajian terhadap delapan jurnal terakreditasi SINTA menunjukkan bahwa integrasi kedua pendekatan memberikan pemahaman yang lebih menyeluruh terhadap keberhasilan implementasi SIMRS. Permasalahan utama ditemukan pada antarmuka pengguna, keterbatasan pelatihan, serta kurangnya dukungan manajerial. Dengan demikian, pendekatan gabungan Webqual dan HOT Fit direkomendasikan sebagai kerangka evaluasi strategis untuk pengembangan sistem informasi rumah sakit yang lebih berkualitas dan berkelanjutan.
Implementasi Sistem Informasi Geospasial Berbasis Website dalam Pemetaan Kasus Penyakit Menular di Kabupaten Pelalawan Filyani, Isra; Marika, Sandra; Hartono, Budi; Susilawati, Endang; Daud, Alfani Ghutsa
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 3 (2025): Agustus - October
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i3.2073

Abstract

Penyakit menular merupakan jenis penyakit yang disebabkan oleh agen biologis seperti virus, bakteri, parasit, dan jamur. Penyakit ini menjadi permasalahan serius dalam dunia kesehatan karena karakteristik penyebarannya yang cepat serta risiko dampaknya terhadap masyarakat luas. Untuk mengantisipasi hal tersebut, Dinas Kesehatan Kabupaten Pelalawan perlu menerapkan langkah-langkah preventif guna menghambat peningkatan serta penyebaran kasus penyakit menular. Sebagai respons terhadap kebutuhan ini, peneliti melakukan kajian di lingkungan Dinas Kesehatan Kabupaten Pelalawan dengan tujuan merancang suatu sistem informasi geografis yang berfungsi memetakan persebaran penyakit menular. Sistem ini dirancang agar mampu mendukung proses identifikasi wilayah terdampak penyakit secara lebih cepat dan akurat. Salah satu pendekatan yang digunakan dalam sistem ini adalah metode epidemiologi, yang melibatkan analisis frekuensi kejadian penyakit dalam suatu kelompok populasi. Penelitian ini menghasilkan sebuah sistem informasi geografis berbasis web yang mampu menampilkan data kasus penyakit menular dalam bentuk peta digital dan grafik visual. Dengan tampilan ini, informasi menjadi lebih mudah dipahami oleh masyarakat dan dapat digunakan sebagai alat bantu oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Kayong Utara dalam memantau penyebaran penyakit di wilayah kerja mereka. Melalui sistem ini, tindakan pencegahan penyebaran penyakit dapat dilaksanakan dengan lebih optimal. Sistem telah melalui pengujian fungsional menggunakan metode black box testing dan menunjukkan bahwa seluruh fungsi bekerja sesuai dengan yang diharapkan. Selain itu, evaluasi tampilan antarmuka dilakukan melalui penyebaran kuesioner daring kepada 48 responden, yang menghasilkan tingkat kepuasan pengguna sebesar 79,56%.
Analisis Sistem Pengendalian Internal Penerimaan Kas di Rumah Sakit X Farhiyah, Nur Laili; Faizah, Hashifah; Hartono, Budi; Daud, Alfani Ghutsa
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 3 (2025): Agustus - October
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i3.2216

Abstract

Rumah sakit sebagai entitas pelayanan publik memiliki aktivitas operasional yang kompleks, di mana penerimaan kas menjadi komponen vital dalam menunjang keberlangsungan pelayanan. Sistem pengendalian internal atas penerimaan kas yang efektif menjadi krusial untuk mencegah terjadinya kecurangan (fraud), kesalahan, dan menjamin keandalan pelaporan keuangan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan sistem pengendalian internal penerimaan kas di Rumah Sakit X dengan menggunakan kerangka kerja COSO (Committee of Sponsoring Organizations of the Treadway Commission). Jenis penelitian ini adalah kualitatif deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara dengan staf bagian keuangan dan kasir, observasi terhadap proses operasional, serta analisis dokumen terkait seperti Standar Operasional Prosedur (SOP), formulir bukti penerimaan kas, dan laporan kas harian. Data kemudian dianalisis dengan membandingkan kondisi yang ada dengan lima komponen kerangka COSO: Lingkungan Pengendalian, Penilaian Risiko, Aktivitas Pengendalian, Informasi dan Komunikasi, serta Pemantauan. Hasil analisis menunjukkan bahwa Rumah Sakit X telah menerapkan beberapa komponen pengendalian internal, seperti adanya pemisahan tugas antara fungsi kasir dan akuntansi. Namun, ditemukan beberapa kelemahan signifikan, antara lain belum adanya kode etik formal, identifikasi risiko yang belum memadai, penggunaan bukti penerimaan kas yang tidak bernomor urut tercetak (prenumbered), serta kurangnya aktivitas pemantauan independen secara berkala seperti perhitungan kas mendadak (surprise cash count). Kelemahan-kelemahan ini membuka celah yang berpotensi menimbulkan kerugian finansial dan ketidakakuratan laporan keuangan. Oleh karena itu, penelitian ini memberikan rekomendasi untuk memperkuat sistem pengendalian internal, meliputi formalisasi nilai-nilai etika, implementasi proses penilaian risiko secara formal, penggunaan dokumen bernomor urut tercetak, dan pelaksanaan pemantauan berkala oleh unit audit internal.
Perancangan Sistem Informasi Manajemen Laboratorium Otomasi Berbasis Web Dengan Metode Prototype Farhiyah, Nur Laili; Faizah, Hashifah; Hartono, Budi; Daud, Alfani Ghutsa
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 3 (2025): Agustus - October
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i3.2217

Abstract

Laboratorium klinik memegang peranan krusial dalam penegakandiagnosis penyakit dan penentuan terapi pasien. Namun, banyaklaboratorium masih mengandalkan proses manual atau semi-manual dalam pendaftaran pasien, pelacakan sampel, hingga pelaporan hasil uji. Sistem manual ini seringkali tidak efisien, rentan terhadap kesalahanmanusia (human error), memakan waktu lama, serta menyulitkan dalampengarsipan dan penelusuran data. Untuk mengatasi tantangan tersebut, penelitian ini bertujuan merancang sebuah Sistem Informasi ManajemenLaboratorium (SIMLAB) otomasi berbasis web dengan menggunakanmetode prototype. Metode prototype dipilih karena memungkinkanketerlibatan aktif pengguna selama proses pengembangan, sehinggasistem yang dihasilkan dapat dipastikan sesuai dengan kebutuhanpengguna. Proses pengembangan meliputi beberapa tahapan, yaitupengumpulan kebutuhan melalui wawancara dan observasi, pembangunan prototype awal, evaluasi oleh pengguna, dan perbaikanprototype secara berulang (iteratif). Hasil dari penelitian ini adalahsebuah prototype SIMLAB berbasis web yang fungsional dengan modul-modul utama, antara lain: pendaftaran pasien dan sampel denganpembuatan barcode, manajemen order pemeriksaan, integrasi denganalat laboratorium, input dan validasi hasil, serta pembuatan laporansecara online. Hasil evaluasi pengguna terhadap prototype menunjukkantingkat penerimaan yang tinggi, di mana sistem dinilai mudah digunakan(user-friendly) dan mampu mempercepat alur kerja, meningkatkanakurasi data, serta menunjang kualitas pelayanan laboratorium secarakeseluruhan. Penelitian ini membuktikan bahwa metode prototype merupakan pendekatan yang efektif untuk pengembangan SIMLAB yang responsif terhadap kebutuhan dinamis laboratorium klinik.
Implementasi Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit (SIMRS) dalam Pemenuhan Pelayanan Kesehatan Farhiyah, Nur Laili; Faizah, Hashifah; Hartono, Budi; Daud, Alfani Ghutsa
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 3 (2025): Agustus - October
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i3.2218

Abstract

Kualitas pelayanan kesehatan merupakan salah-satu indikator krusial bagi kesejahteraan masyarakat. Di era digital, implementasi Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit (SIMRS) menjadi langkah strategis untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi pelayanan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi SIMRS di Rumah Sakit Sehat Sentosa serta dampaknya terhadap kualitas pelayanan kesehatan. Jenis penelitian ini adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam dengan manajemen rumah sakit, staf IT, dokter, perawat, dan pasien, serta observasi alur pelayanan dan analisis dokumen seperti data waktu tunggu dan laporan kepuasan pasien. Analisis dilakukan dengan membandingkan kondisi sebelum dan sesudah implementasi SIMRS menggunakan kerangka lima dimensi kualitas layanan (Tangibles, Reliability, Responsiveness, Assurance, Empathy). Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi SIMRS memberikan dampak positif yang signifikan pada beberapa aspek pelayanan. SIMRS terbukti berhasil mengurangi waktu tunggu pasien, meningkatkan akurasi dan integrasi data pasien melalui Rekam Medis Elektronik (RME), serta memperkuat koordinasi antar-unit. Namun, proses implementasi juga menghadapi tantangan, antara lain resistensi pengguna khususnya dari kalangan staf senior, tingginya biaya investasi, dan kebutuhan adaptasi budaya kerja berbasis digital. Faktor pendukung keberhasilannya meliputi komitmen kuat dari manajemen puncak dan adanya pelatihan pengguna yang komprehensif. Disimpulkan bahwa implementasi SIMRS sangat penting dalam peningkatan mutu pelayanan kesehatan modern, namun memerlukan manajemen perubahan yang cermat dan evaluasi berkelanjutan untuk mengatasi hambatan yang ada.