Claim Missing Document
Check
Articles

TREN DAN PERKEMBANGAN REKAM MEDIS ELEKTRONTren dan Perkembangan Rekam Medis Elektronik (RME): Kajian Literatur terhadap Adaptasi Teknologi dalam Layanan KesehatanIK (RME): KAJIAN LITERATUR TERHADAP ADAPTASI TEKNOLOGI DALAM LAYANAN KESEHATAN Rahmi, Sherly Firsta; Dewi, Nur Husna; Amalia, Rosi; Kasmiati, Neng; Yorismanto, Yorismanto; Hartono, Budi; Daud, Alfani Ghutsa
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 3 (2025): Agustus - October
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i3.2008

Abstract

Transformasi digital dalam sektor kesehatan mendorong adopsi rekam medis elektronik (RME) sebagai elemen penting untuk meningkatkan efisiensi dan mutu pelayanan kesehatan. Meskipun potensinya besar, implementasi RME masih menghadapi berbagai hambatan seperti keterbatasan infrastruktur, resistensi pengguna dan isu keamanan data, yang berdampak langsung pada kualitas pelayanan seperti keterlambatan akses informasi dan risiko kesalahan medis. Penelitian ini bertujuan mengkaji tren, tantangan dan strategi adaptasi implementasi teknologi RME melalui kajian literatur sistematis terhadap jurnal nasional dan internasional. Metode yang digunakan adalah systematic literature review terhadap 20 artikel dari database open access seperti PubMed, DOAJ, Garuda dan Sinta, dengan rentang tahun 2015-2024. Hasil kajian menunjukkan bahwa keberhasilan adopsi RME dipengaruhi oleh faktor teknologi (interoperabilitas, kemudahan penggunaan), organisasi (dukungan manajemen, pelatihan staf) dan manusia (kompetensi digital, persepsi manfaat). Kajian ini juga mengungkap beragam strategi adaptasi teknologi yang efektif, seperti pelatihan berjenjang, desain partisipatif, integrasi sistem, pendekatan kebijakan nasional, serta penguatan sistem keamanan siber. Kesimpulan menekankan pentingnya pendekatan multidisplin dan kebijakan berbasis bukti guna mendukung implementasi RME yang efektif, kontekstual dan berkelanjutan.
Evaluasi Kualitas Layanan Sistem Informasi Menggunakan Metode Webqual 4.0 dan Human Organization Technology (Hot) Fit Kasmiati, Neng; Amalia, Rosi; Yorismanto, Yorismanto; Hartono, Budi; Daud, Alfani Ghutsa
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 3 (2025): Agustus - October
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i3.2011

Abstract

Transformasi digital di rumah sakit mendorong penerapan Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit (SIMRS) untuk meningkatkan mutu layanan. Namun, efektivitas SIMRS belum optimal karena masih ditemukan berbagai kendala teknis dan non-teknis. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kualitas layanan SIMRS melalui kajian literatur dengan pendekatan Webqual 4.0 dan Human Organization Technology (HOT) Fit. Webqual mengevaluasi aspek usability, kualitas informasi, dan interaksi layanan, sementara HOT Fit menyoroti keselarasan antara manusia, organisasi, dan teknologi. Hasil kajian terhadap delapan jurnal terakreditasi SINTA menunjukkan bahwa integrasi kedua pendekatan memberikan pemahaman yang lebih menyeluruh terhadap keberhasilan implementasi SIMRS. Permasalahan utama ditemukan pada antarmuka pengguna, keterbatasan pelatihan, serta kurangnya dukungan manajerial. Dengan demikian, pendekatan gabungan Webqual dan HOT Fit direkomendasikan sebagai kerangka evaluasi strategis untuk pengembangan sistem informasi rumah sakit yang lebih berkualitas dan berkelanjutan.
Implementasi Sistem Informasi Geospasial Berbasis Website dalam Pemetaan Kasus Penyakit Menular di Kabupaten Pelalawan Filyani, Isra; Marika, Sandra; Hartono, Budi; Susilawati, Endang; Daud, Alfani Ghutsa
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 3 (2025): Agustus - October
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i3.2073

Abstract

Penyakit menular merupakan jenis penyakit yang disebabkan oleh agen biologis seperti virus, bakteri, parasit, dan jamur. Penyakit ini menjadi permasalahan serius dalam dunia kesehatan karena karakteristik penyebarannya yang cepat serta risiko dampaknya terhadap masyarakat luas. Untuk mengantisipasi hal tersebut, Dinas Kesehatan Kabupaten Pelalawan perlu menerapkan langkah-langkah preventif guna menghambat peningkatan serta penyebaran kasus penyakit menular. Sebagai respons terhadap kebutuhan ini, peneliti melakukan kajian di lingkungan Dinas Kesehatan Kabupaten Pelalawan dengan tujuan merancang suatu sistem informasi geografis yang berfungsi memetakan persebaran penyakit menular. Sistem ini dirancang agar mampu mendukung proses identifikasi wilayah terdampak penyakit secara lebih cepat dan akurat. Salah satu pendekatan yang digunakan dalam sistem ini adalah metode epidemiologi, yang melibatkan analisis frekuensi kejadian penyakit dalam suatu kelompok populasi. Penelitian ini menghasilkan sebuah sistem informasi geografis berbasis web yang mampu menampilkan data kasus penyakit menular dalam bentuk peta digital dan grafik visual. Dengan tampilan ini, informasi menjadi lebih mudah dipahami oleh masyarakat dan dapat digunakan sebagai alat bantu oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Kayong Utara dalam memantau penyebaran penyakit di wilayah kerja mereka. Melalui sistem ini, tindakan pencegahan penyebaran penyakit dapat dilaksanakan dengan lebih optimal. Sistem telah melalui pengujian fungsional menggunakan metode black box testing dan menunjukkan bahwa seluruh fungsi bekerja sesuai dengan yang diharapkan. Selain itu, evaluasi tampilan antarmuka dilakukan melalui penyebaran kuesioner daring kepada 48 responden, yang menghasilkan tingkat kepuasan pengguna sebesar 79,56%.
Analisis Sistem Pengendalian Internal Penerimaan Kas di Rumah Sakit X Farhiyah, Nur Laili; Faizah, Hashifah; Hartono, Budi; Daud, Alfani Ghutsa
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 3 (2025): Agustus - October
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i3.2216

Abstract

Rumah sakit sebagai entitas pelayanan publik memiliki aktivitas operasional yang kompleks, di mana penerimaan kas menjadi komponen vital dalam menunjang keberlangsungan pelayanan. Sistem pengendalian internal atas penerimaan kas yang efektif menjadi krusial untuk mencegah terjadinya kecurangan (fraud), kesalahan, dan menjamin keandalan pelaporan keuangan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan sistem pengendalian internal penerimaan kas di Rumah Sakit X dengan menggunakan kerangka kerja COSO (Committee of Sponsoring Organizations of the Treadway Commission). Jenis penelitian ini adalah kualitatif deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara dengan staf bagian keuangan dan kasir, observasi terhadap proses operasional, serta analisis dokumen terkait seperti Standar Operasional Prosedur (SOP), formulir bukti penerimaan kas, dan laporan kas harian. Data kemudian dianalisis dengan membandingkan kondisi yang ada dengan lima komponen kerangka COSO: Lingkungan Pengendalian, Penilaian Risiko, Aktivitas Pengendalian, Informasi dan Komunikasi, serta Pemantauan. Hasil analisis menunjukkan bahwa Rumah Sakit X telah menerapkan beberapa komponen pengendalian internal, seperti adanya pemisahan tugas antara fungsi kasir dan akuntansi. Namun, ditemukan beberapa kelemahan signifikan, antara lain belum adanya kode etik formal, identifikasi risiko yang belum memadai, penggunaan bukti penerimaan kas yang tidak bernomor urut tercetak (prenumbered), serta kurangnya aktivitas pemantauan independen secara berkala seperti perhitungan kas mendadak (surprise cash count). Kelemahan-kelemahan ini membuka celah yang berpotensi menimbulkan kerugian finansial dan ketidakakuratan laporan keuangan. Oleh karena itu, penelitian ini memberikan rekomendasi untuk memperkuat sistem pengendalian internal, meliputi formalisasi nilai-nilai etika, implementasi proses penilaian risiko secara formal, penggunaan dokumen bernomor urut tercetak, dan pelaksanaan pemantauan berkala oleh unit audit internal.
Perancangan Sistem Informasi Manajemen Laboratorium Otomasi Berbasis Web Dengan Metode Prototype Farhiyah, Nur Laili; Faizah, Hashifah; Hartono, Budi; Daud, Alfani Ghutsa
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 3 (2025): Agustus - October
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i3.2217

Abstract

Laboratorium klinik memegang peranan krusial dalam penegakandiagnosis penyakit dan penentuan terapi pasien. Namun, banyaklaboratorium masih mengandalkan proses manual atau semi-manual dalam pendaftaran pasien, pelacakan sampel, hingga pelaporan hasil uji. Sistem manual ini seringkali tidak efisien, rentan terhadap kesalahanmanusia (human error), memakan waktu lama, serta menyulitkan dalampengarsipan dan penelusuran data. Untuk mengatasi tantangan tersebut, penelitian ini bertujuan merancang sebuah Sistem Informasi ManajemenLaboratorium (SIMLAB) otomasi berbasis web dengan menggunakanmetode prototype. Metode prototype dipilih karena memungkinkanketerlibatan aktif pengguna selama proses pengembangan, sehinggasistem yang dihasilkan dapat dipastikan sesuai dengan kebutuhanpengguna. Proses pengembangan meliputi beberapa tahapan, yaitupengumpulan kebutuhan melalui wawancara dan observasi, pembangunan prototype awal, evaluasi oleh pengguna, dan perbaikanprototype secara berulang (iteratif). Hasil dari penelitian ini adalahsebuah prototype SIMLAB berbasis web yang fungsional dengan modul-modul utama, antara lain: pendaftaran pasien dan sampel denganpembuatan barcode, manajemen order pemeriksaan, integrasi denganalat laboratorium, input dan validasi hasil, serta pembuatan laporansecara online. Hasil evaluasi pengguna terhadap prototype menunjukkantingkat penerimaan yang tinggi, di mana sistem dinilai mudah digunakan(user-friendly) dan mampu mempercepat alur kerja, meningkatkanakurasi data, serta menunjang kualitas pelayanan laboratorium secarakeseluruhan. Penelitian ini membuktikan bahwa metode prototype merupakan pendekatan yang efektif untuk pengembangan SIMLAB yang responsif terhadap kebutuhan dinamis laboratorium klinik.
Implementasi Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit (SIMRS) dalam Pemenuhan Pelayanan Kesehatan Farhiyah, Nur Laili; Faizah, Hashifah; Hartono, Budi; Daud, Alfani Ghutsa
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 3 (2025): Agustus - October
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i3.2218

Abstract

Kualitas pelayanan kesehatan merupakan salah-satu indikator krusial bagi kesejahteraan masyarakat. Di era digital, implementasi Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit (SIMRS) menjadi langkah strategis untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi pelayanan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi SIMRS di Rumah Sakit Sehat Sentosa serta dampaknya terhadap kualitas pelayanan kesehatan. Jenis penelitian ini adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam dengan manajemen rumah sakit, staf IT, dokter, perawat, dan pasien, serta observasi alur pelayanan dan analisis dokumen seperti data waktu tunggu dan laporan kepuasan pasien. Analisis dilakukan dengan membandingkan kondisi sebelum dan sesudah implementasi SIMRS menggunakan kerangka lima dimensi kualitas layanan (Tangibles, Reliability, Responsiveness, Assurance, Empathy). Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi SIMRS memberikan dampak positif yang signifikan pada beberapa aspek pelayanan. SIMRS terbukti berhasil mengurangi waktu tunggu pasien, meningkatkan akurasi dan integrasi data pasien melalui Rekam Medis Elektronik (RME), serta memperkuat koordinasi antar-unit. Namun, proses implementasi juga menghadapi tantangan, antara lain resistensi pengguna khususnya dari kalangan staf senior, tingginya biaya investasi, dan kebutuhan adaptasi budaya kerja berbasis digital. Faktor pendukung keberhasilannya meliputi komitmen kuat dari manajemen puncak dan adanya pelatihan pengguna yang komprehensif. Disimpulkan bahwa implementasi SIMRS sangat penting dalam peningkatan mutu pelayanan kesehatan modern, namun memerlukan manajemen perubahan yang cermat dan evaluasi berkelanjutan untuk mengatasi hambatan yang ada.
Pengembangan Sistem Informasi Sumber Daya Manusia Di Rumah Sakit X Farhiyah, Nur Laili; Faizah, Hashifah; Hartono, Budi; Daud, Alfani Ghutsa
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 2 (2025): Mei - Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i2.1908

Abstract

Rumah Sakit X, sebagai institusi pelayanan kesehatan yang terus berkembang, menghadapi tantangan dalam pengelolaan sumber daya manusia (SDM) yang semakin kompleks. Proses administrasi SDM yang masih berjalan secara semi-manual, seperti pencatatan absensi, pengelolaan data pegawai, proses rekrutmen, penggajian, hingga penilaian kinerja, seringkali memakan waktu, rentan terhadap kesalahan manusia (human error), dan menyulitkan dalam pengambilan keputusan strategis yang cepat dan akurat. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengembangkan sebuah Sistem Informasi Sumber Daya Manusia (SISDM) berbasis web yang terintegrasi untuk mengatasi permasalahan tersebut di Rumah Sakit X. Metode pengembangan sistem yang digunakan adalah System Development Life Cycle (SDLC) dengan model Waterfall, yang meliputi tahapan analisis kebutuhan, perancangan sistem, implementasi, pengujian, dan pemeliharaan. Hasil dari penelitian ini adalah sebuah prototipe sistem informasi yang memiliki modul-modul utama, antara lain: manajemen data induk pegawai, manajemen absensi dan kehadiran, manajemen penggajian (payroll), manajemen cuti, dan pelaporan. Sistem ini dirancang dengan antarmuka yang ramah pengguna (user-friendly) untuk memudahkan staf departemen SDM dan karyawan dalam penggunaannya. Diharapkan dengan implementasi sistem ini, Rumah Sakit X dapat meningkatkan efisiensi operasional, akurasi data, serta kualitas pengelolaan SDM secara keseluruhan, yang pada akhirnya akan berdampak positif pada kualitas pelayanan kepada pasien.
Sistem Anggaran Rumah Sakit Yang Berorientasi Kinerja Untuk Meningkatkan Kualitas Layanan Amalia, Rosi; Kasmiati, Neng; Yorismanto, Yorismanto; Hartono, Budi; Daud, Alfani Ghutsa
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 2 (2025): Mei - Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i2.1924

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sistem anggaran rumah sakit yang berorientasi kinerja dalam meningkatkan kualitas layanan kesehatan. Berdasarkan evaluasi terhadap 20 artikel ilmiah yang relevan, ditemukan bahwa deviasi anggaran rumah sakit, yang sering melebihi 20% dari rencana anggaran, berdampak langsung pada keterlambatan layanan, ketidakefisienan biaya, dan penurunan mutu pelayanan. Penelitian ini menggunakan metode literature review dengan pendekatan kualitatif-deskriptif. Data dikumpulkan dari jurnal nasional dan internasional periode 2015–2025. Temuan menunjukkan bahwa ketidaksesuaian perencanaan, lemahnya transparansi, dan rendahnya kesadaran anggaran menjadi penyebab utama deviasi anggaran. Strategi perbaikan meliputi perencanaan berbasis kebutuhan riil, keterlibatan seluruh unit kerja dan penguatan sistem informasi keuangan. Model global budget dan fleksibilitas BLUD (Badan Layanan Umum Daerah) terbukti efektif dalam mendorong efisiensi, menjaga mutu, dan memperluas akses layanan. Dengan demikian, sistem anggaran berbasis kinerja menjadi instrumen krusial dalam reformasi manajemen keuangan rumah sakit di Indonesia.
Literature Review: Aksesibility of demands for Health in Aging Population: Case in Indonesia Winarti, Syari; Nurlianti, Ice; Sujatmiko, Putih; Hartono, Budi; Daud, Alfani Ghutsa
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 3 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peningkatan jumlah lansia menjadi tantangan tersendiri bagi banyak negara di dunia terutama negara berkembang termasuk Indonesia. Pra-lansia dan lansia merupakan kelompok umur yang rentan terhadap masalah kesehatan sehingga memerlukan fasilitas pelayanan kesehatan yang memadai. Analisis need dan demand pelayanan kesehatan digunakan untuk mengukur permintaan layanan kesehatan lansia saat ini dan masa depan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebutuhan dan permintaan terkait pelayanan kesehatan pada pra-lansia dan lansia di Indonesia. Penelitian ini difokuskan pada tujuan untuk mendeskripsikan analisa faktor Aksesibility dari permintaan pelayanan kesehatan dan bagaimana strategi pemerintah dalam megupayakan aksesibility pelayanan kesehatan pada lansia di Indonesia. Metode yang digunakan dalam jurnal ini adalah kualitatif deskriptif melalui pendekatan studi pustaka. Pembahasan dilakukan dengan mengindentifikasi masalah dengan telaah literature, Hasil penelitian menunjukkan Demand for Health (permintaan pelayanan) lansia di Indonesia tinggi, terdapat tantangan pada akses pelayanan kesehatan yang belum optimal. Dari hasil penelitian pemerataan pelayanan kesehatan lansia di Indonesia belum optima, permintaan akan pelayanan kesehatan lansia dan sistem jaminan kesehatan lansia perlu diperbaiki dalam mempersiapkan populasi lansia yang meningkat. Pemerintah Indonesia telah melakukan strategi pendekatan akseksibility pelayanan kesehatan untuk lansia, namun masih terdapat tantangan yang membutuhkan kerjasama Pemerintah, pelayanan kesehatan, lintas sector, swasta dan keluarga agar pelayanan yang bermutu dalam mewujudkan aksesibilitas pelayanan kehatan yang terjangkau dan berkualitas untuk lansia.
Analisis Keseimbangan Supply dan Demand Tenaga Kesehatan di Indonesia Astuti, Dewi Probo; Situmorang , Clara Meilindawaty; Pinem, Sri Evehulisa; Hartono , Budi; Daud, Alfani Ghutsa
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 5 No. 4 (2025): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v5i4.20841

Abstract

AbstrakKetidakseimbangan antara pasokan dan permintaan tenaga kesehatan masih menjadi isu mendesak dalam sistem kesehatan Indonesia, terutama di daerah terpencil dan tertinggal (3T). Meskipun jumlah tenaga kesehatan terus meningkat secara nasional, distribusinya belum merata dan masih terkonsentrasi di kota-kota besar, sementara daerah terpencil mengalami kekurangan yang signifikan. Penelitian ini menggunakan metode tinjauan pustaka dengan pendekatan sintesis naratif kualitatif untuk mengkaji kondisi ketersediaan tenaga kesehatan di Indonesia saat ini. Penelitian ini menganalisis ketidakseimbangan (maldistribusi) antara pasokan dan permintaan tenaga kesehatan dari perspektif ekonomi kesehatan. Penelitian ini juga menganalisis faktor-faktor penyebab ketimpangan distribusi tenaga kesehatan di Indonesia dari perspektif kebijakan, sosial, dan ekonomi, seperti terbatasnya lulusan, kebijakan yang belum terintegrasi, insentif yang minim, dan lemahnya koordinasi lintas sektor. Penelitian ini mengevaluasi kebijakan dan strategi pemerintah untuk mengatasi kekurangan dan ketimpangan tenaga kesehatan. Penelitian ini juga memberikan rekomendasi untuk perencanaan tenaga kesehatan yang lebih adil, setara, dan berkelanjutan. Analisis ini menunjukkan bahwa perencanaan tenaga kesehatan perlu diperkuat melalui upaya-upaya konkret, seperti menyelaraskan kebijakan pendidikan, kesehatan, dan ketenagakerjaan; memastikan keterlibatan lintas sektor; mempercepat pencapaian target rasio tenaga kesehatan; meningkatkan beasiswa untuk pendidikan kesehatan; dan menyediakan insentif finansial dan nonfinansial yang menarik dan tepat sasaran. Studi ini merekomendasikan pendekatan yang komprehensif dan berkelanjutan untuk memastikan distribusi tenaga kesehatan yang adil dan merata, sebagai langkah penting dalam mendukung pencapaian Cakupan Kesehatan Semesta (UHC) di Indonesia.