Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

Penyuluhan Demam Berdarah Dengue (DBD) untuk Meningkatkan Pengetahuan dan Pencegahan Berbasis Masyarakat di Desa Cirebon Girang, Cirebon Pratiwi, Witri; Rachmawan, Yogi Puji
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 3 No. 10 (2025): Desember
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v3i10.3565

Abstract

Demam Berdarah Dengue (DBD) masih menjadi masalah kesehatan di Kabupaten Cirebon, termasuk Desa Cirebon Girang yang mencatat 31 kasus pada Januari hingga Oktober 2025. Faktor lingkungan seperti pemukiman padat, saluran air terbuka, penampungan air tidak tertutup, serta praktik PSN 3M yang belum optimal meningkatkan risiko penularan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan warga mengenai pencegahan DBD, tanda bahaya, dan pentingnya PSN 3M Plus. Penyuluhan dilaksanakan dengan melibatkan 42 peserta menggunakan metode interaktif, diskusi, serta evaluasi pengetahuan melalui pre-test dan post-test. Peserta dengan keterbatasan membaca dan menulis mendapat pendampingan panitia dalam pengisian kuesioner. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan yang signifikan, dengan nilai rata-rata meningkat dari 66 pada pre-test menjadi 98,2 pada post-test. Peningkatan terbesar terlihat pada pengetahuan mengenai tempat perkembangbiakan nyamuk Aedes aegypti, tanda bahaya DBD, dan langkah pencegahan. Diskusi menunjukkan masih adanya miskonsepsi terkait efektivitas fogging sebagai upaya utama pencegahan, yang kemudian diluruskan melalui edukasi. Secara keseluruhan, penyuluhan terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan masyarakat dan perlu dilanjutkan melalui edukasi rutin serta penguatan peran kader dan pemerintah desa dalam upaya pencegahan DBD berkelanjutan.
Pengetahuan dan sikap kader kesehatan mengenai teknologi wolbachia aedes sebagai strategi pencegahan deman berdarah dengue Pratiwi, Suci Rahmah; Pratiwi, Witri; Amanah, Amanah
Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Sciences Journal Vol. 16 No. 02 (2025): Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Science Journal
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/szj6qt23

Abstract

Latar Belakang: Teknologi Wolbachia-Aedes merupakan inovasiĀ  pengendalian dengue yang membutuhkan kesiapan kader kesehatan. Sebagai wilayah endemis, Kota Cirebon memerlukan kader yang siap mendukung penerapan teknologi ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan sikap kader kesehatan dalam kesiapan implementasi teknologi Wolbachia-Aedes di Kota Cirebon.Metode: Penelitian cross sectional dilakukan di 5 Puskesmas Kota Cirebon menggunakan cluster random sampling. Sebanyak 100 kader kesehatan aktif mengisi kuesioner. Analisis data menggunakan uji korelasi Spearman.Hasil: Sebagian besar kader kesehatan di Kota Cirebon memiliki tingkat pengetahuan cukup mengenai teknologi Wolbachia-Aedes (88%) dan 44% menunjukkan sikap positif dalam kesiapan implementasi teknologi Wolbachia-Aedes. Uji Spearman menunjukkan tidak terdapat hubungan antara tingkat pengetahuan dan sikap kader dalam kesiapan implementasi teknologi Wolbachia-Aedes (p=0.278; r=0.11).Kesimpulan: Tidak terdapat hubungan antara tingkat pengetahuan dan sikap kader kesehatan terhadap kesiapan implementasi teknologi Wolbachia-Aedes. Edukasi berkelanjutan diperlukan untuk meningkatkan pemahaman dan sikap kader kesehatan terhadap teknologi Wolbachia-Aedes.
Edukasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) Sebagai Upaya Promosi Kesehatan Pada Anak di Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) Pratiwi, Witri; Rachmawan, Yogi Puji
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 4 No. 1 (2026): Maret
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v4i1.4160

Abstract

Praktik Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) merupakan faktor penting dalam pencegahan berbagai masalah kesehatan, termasuk pada anak-anak yang tinggal di Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA). Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan dengan tujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan anak dalam menerapkan PHBS melalui penyuluhan interaktif. Kegiatan dilaksanakan di LKSA Al-Falah, Kota Cirebon, kepada 35 anak sebagai peserta. Metode yang digunakan meliputi bina suasana, penyuluhan interaktif melalui cerita dan poster, permainan edukatif, serta praktik langsung mencuci tangan pakai sabun yang diiringi lagu anak. Evaluasi dilakukan melalui observasi partisipasi dan kemampuan anak dalam mempraktikkan kembali langkah cuci tangan yang benar. Hasil kegiatan menunjukkan antusiasme yang tinggi dari peserta serta peningkatan pemahaman dan keterampilan praktis dalam menerapkan PHBS. Anak-anak mampu mempraktikkan langkah cuci tangan dengan benar setelah penyuluhan. Secara keseluruhan, penyuluhan PHBS berbasis edukasi interaktif efektif dalam meningkatkan pemahaman dan keterampilan anak dalam PHBS. Kegiatan serupa perlu dilakukan secara berkelanjutan untuk membangun kebiasaan hidup bersih dan sehat sejak dini.