Claim Missing Document
Check
Articles

PENGARUH VARIASI BERAT BADAN TERHADAP TEMPERATUR TUBUH DAN NILAI SPECIFIC ABSORPTION RATE (SAR) PADA PEMERIKSAAN MRI KEPALA Nakis, Yetri Putri Melani; Jeniyanthi, Ni Putu Rita; Wirajaya, Wayan Angga
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 3 (2024): DESEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v8i3.35290

Abstract

Penelitian tentang pengaruh variasi berat badan terhadap temperature tubuh dan nilai SAR pada pemeriksaan MRI kepala dengan menggunakan media kontras ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh variasi berat badan terhadap suhu tubuh dan nilai SAR pada pemeriksaan MRI kepala. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan populasi pasien yang menjalani pemeriksaan MRI kepala di RSUP Prof. dr. I.G.N.G. Ngoerah Denpasar, dengan total sampel sebanyak 30 sampel. Variasi berat badan bertindak sebagai variabel independen sedangkan suhu tubuh dan nilai SAR bertindak sebagai variabel dependen. Data dikumpulkan dengan mencatat berat badan, temperature sebelum dan sesudah pemeriksaan serta nilai SAR pada saat melakukan pemeriksaan MRI. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis regresi dengan bantuan software SPSS. Hasil penelitian menunjukan nilai p-value variabel variasi berat badan terhadap kenaikan suhu tubuh sebesar <0.001 < 0.05, sedangkan p-value antara variasi berat badan terhadap nilai SAR sebesar 0.041 < 0.05. Berdasarkan analisis data tersebut p value <0.05 maka disimpulkan bahwa terdapat hubungan signifikan antara variasi berat badan terhadap kenaikan suhu tubuh dan nilai SAR pada pemeriksaan MRI kepala.  
ANALISA PERBEDAAN SEQUENCE PROTON DENSITY FAT SATURATION DAN T2 SPAIR TERHADAP KUALITAS CITRA PADA PEMERIKSAAN MRI ANKLE JOINT POTONGAN SAGITTAL Jeniyanthi, Ni Putu Rita; Maybet, Fiyo Sandisukma; Negara, I Putu Surya Dharma
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 3 (2024): DESEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v8i3.36615

Abstract

MRI (Magnetic Resonance Imaging) pada sendi pergelangan kaki adalah teknik pencitraan non-invasif yang menggunakan medan magnet dan gelombang radio untuk menghasilkan gambaran detail struktur di dalam sendi pergelangan kaki. Sendi pergelangan kaki memainkan peran penting dalam sistem muskuloskeletal manusia, terdiri dari tibia dan fibula di bagian atas serta talus di bagian bawah. Anatomi aspek distal tibia meliputi malleolus medial, plafon tibialis, dan permukaan lateral nonartikular, dengan beberapa bagian malleolus medial yang dapat divisualisasikan secara arthroscopic. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengevaluasi kualitas citra serta menganalisa perbedaan antara sequence Proton Density Fat Saturation dan T2 SPAIR. Peneliti melakukan penelitian di instalasi radiologi Rumah Sakit Pusat Pertamina dengan menggunakan 10 sampel, penelitian dilakukan pada bulan juni 2024. Peneliti melalukan penggunaan sequence Proton Density Fat Saturation dan T2 SPAIR untuk membandingkan hasil dari keduanya. metode yang digunakan peneliti ialah kuantitatif dengan pendekatan eksperimental tujuannya untuk melihat apakah terdapat perbedaan nilai signal to noise ratio antara Sequence Proton Density Fat Saturation dan T2 SPAIR pada MRI Ankle Joint Setelah observasi yang dilakukan penulis terhadap data yang terdiri dari data primer 10 sampel hasilnya terdapat terdapat nilai signifikansi p value sebesar 0,047. Karena nilai 0,047 < 0,05, Artinya terdapat perbedaan informasi Sequence Proton Density Fat Saturation Dan T2 Spair Terhadap Kualitas Citra Pada Pemeriksaan MRI Ankle Joint  Potongan Sagittal. Dan Sequence yang lebih baik untuk memperlihatkan kualitas citra pada pemeriksaan MRI Ankle joint Potongan Sagital adalah dengan PD Fat Sat karena nilai mean rank nya lebih tinggi yaitu 5,88 dibandingakan mean rank T2 Spair dengan nilai 4.00 Jadi kesimpulannya ada 2 : 1. Ada perbedaan dilihat dari nilai p value lebih kecil dari 0,05, dua mana yg lebih baik dilihat dari nilai mean rank yang lebih tinggi.
ANALISIS DOSIS ORGAN TARGET DAN ORGAN AT RISK PADA BRAKHITERAPI KASUS KANKER ENDOMETRIUM MENGGUNAKAN ALAT APLIKATOR SILINDER DI INSTALASI RADIOTERAPI RSUP PERSAHABATAN Cahyani, rahmawati dwi; Jeniyanthi, Ni Putu Rita; Fikli, Devina
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 3 (2024): DESEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v8i3.37069

Abstract

Penelitian ini menganalisis dosis yang diterima oleh organ target dan organ at risk dalam brakhiterapi kanker endometrium menggunakan aplikator silinder di RSUP Persahabatan. Tujuan penelitian ini adalah mengevaluasi apakah dosis yang diterima pasien melebihi batas toleransi yang ditentukan. Metode yang digunakan adalah analisis deskriptif kuantitatif dengan data dari Treatment Planning System (TPS) dan Dose Volume Histogram (DVH) pada 30 pasien. Variabel independen adalah alat aplikator, variabel dependen adalah dosis pada organ target dan organ at risk, dan variabel kontrol adalah dosis total pada organ target dan organ at risk. Alat yang digunakan mencakup pesawat brakhiterapi Saginova, sumber cobalt-60, sistem after loading TPS Bebig, aplikator silinder, komputer TPS, dan alat tulis untuk mencatat dosis. Analisis menggunakan SPSS versi 22 untuk menghitung rata-rata (mean), standar deviasi, dosis maksimum, dan dosis minimum. Hasil menunjukkan bahwa untuk HRCTV D90, dosis rata-rata adalah (82,9190) Gy (SD 3,84622), dengan maksimum (90,47 Gy) dan minimum (78,17) Gy. Dosis rata-rata pada kandung kemih (67,5777) Gy (SD 4,13554) dengan dosis maksimum (73,63) Gy dan nilai minimum adalah (68.68), sedangkan pada rektum, dosis rata-rata (70,0913) Gy (SD 3,32333) dengan maksimum (78,04) Gy dan nilai minimum adalah (65,15). Simpulan ini adalah dosis pada rektum telah melebihi batas toleransi dengan nilai dosis (78,04) yang batas toleransinya adalah tidak boleh melebihi <75 Gy.  Meski rata-rata keseluruhan aman, penting memantau dosis ketat pada tiap untuk meningkatkan keselamatan pasien.
Analisis Pemeriksaan CT Scan Thorax dengan Kontras pada Klinis Tumor Paru di Rs Bhayangkara Makassar Dewi, Rusma; Ni Putu Rita Jeniyanthi; Putu Mira Kristin
Jurnal Sehat Indonesia (JUSINDO) Vol. 7 No. 1 (2025): Jurnal Sehat Indonesia (JUSINDO)
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/jsi.v7i01.211

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemeriksaan CT Scan Thorax dengan kontras pada pasien dengan klinis tumor paru di RS Bhayangkara Makassar. CT Scan merupakan metode radiodiagnostik yang efektif untuk mendeteksi berbagai kondisi patologis, termasuk tumor paru. Studi ini dilakukan dengan pendekatan kualitatif deskriptif dan mengumpulkan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media kontras meningkatkan akurasi diagnosis tumor paru, dengan prosedur pemeriksaan yang meliputi persiapan pasien, penggunaan alat CT Scan Toshiba 80 Slice, dan teknik pemantauan yang tepat. Temuan ini diharapkan dapat memberikan informasi berharga untuk praktik radiologi dan perencanaan terapi pasien.
Hubungan Jenis Kelamin dan Riwayat Merokok Terhadap Kasus Tumor Paru Berdasarkan Hasil CT Scan Kouwe, Jihan Rahima; Jeniyanthi, Ni Putu Rita; Mahayani, Desak Nyoman
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v10i1.17544

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi hubungan antara jenis kelamin dan riwayat merokok terhadap kasus tumor paru berdasarkan hasil CT-Scan. Tumor paru merupakan salah satu penyebab utama kematian akibat kanker di seluruh dunia. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif dengan desain studi observasional retrospektif, melibatkan 30 pasien yang telah menjalani CT-Scan di RSUP Dr. M. Djamil Padang. Data yang dikumpulkan mencakup informasi mengenai jenis kelamin, riwayat merokok, dan hasil CT-Scan. Analisis data dilakukan menggunakan uji Chi-Square untuk mengevaluasi hubungan antara variabel independen dan dependen. Hasil analisis menunjukkan bahwa meskipun terdapat lebih banyak kasus tumor ganas pada perokok aktif dibandingkan perokok pasif, tidak ditemukan hubungan signifikan antara jenis kelamin dan jenis tumor. Penelitian ini memberikan wawasan penting tentang faktor risiko yang berkontribusi terhadap perkembangan tumor paru dan pentingnya upaya pencegahan merokok untuk mengurangi insiden kanker paru.
Analisis Pemeriksaan CT Scan Thorax dengan Kontras pada Klinis Tumor Paru di Rs Bhayangkara Makassar Dewi, Rusma; Ni Putu Rita Jeniyanthi; Putu Mira Kristin
Jurnal Sehat Indonesia (JUSINDO) Vol. 7 No. 1 (2025): Jurnal Sehat Indonesia (JUSINDO)
Publisher : CV. Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/jsi.v7i01.211

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemeriksaan CT Scan Thorax dengan kontras pada pasien dengan klinis tumor paru di RS Bhayangkara Makassar. CT Scan merupakan metode radiodiagnostik yang efektif untuk mendeteksi berbagai kondisi patologis, termasuk tumor paru. Studi ini dilakukan dengan pendekatan kualitatif deskriptif dan mengumpulkan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media kontras meningkatkan akurasi diagnosis tumor paru, dengan prosedur pemeriksaan yang meliputi persiapan pasien, penggunaan alat CT Scan Toshiba 80 Slice, dan teknik pemantauan yang tepat. Temuan ini diharapkan dapat memberikan informasi berharga untuk praktik radiologi dan perencanaan terapi pasien.
Peranan Sekuen Diffusion Weighted Imaging (DWI) Pada Pemeriksaan MRI Soft Tissue Leher Kasus Kanker Nasofaring (Studi Literatur) Zefanya G. Pandelaki; Annila Suryo Saputro; Ni Putu Rita Jeniyanthi
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Indonesia Vol. 4 No. 1 (2024): Maret : Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Indonesia
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jikki.v4i1.2638

Abstract

The aim of this research is to determine the role of the Diffusion Weighted Imaging (DWI) sequence in Soft Tissue MRI examinations of the neck in cases of nasopharyngeal cancer and to determine the advantages of using the Diffusion Weighted Imaging (DWI) sequence in MRI Soft Tissue examinations of the neck in cases of nasopharyngeal cancer. The research method used was a descriptive qualitative research method with a literature study method. The results of the literature review research showed: 1) Nasopharyngeal cancer, especially squamous cell carcinoma, can be treated with radiation therapy where treatment failure is still a serious problem, especially in advanced cases. DWI and ADC are imaging methods that utilize the movement of water inside. DWI provides additional information regarding response to treatment in hard-to-reach cases of nasopharyngeal cancer. plays an important role in detection, evaluation of response to treatment, and early monitoring of chemoradiotherapy therapy. DWI also provides information that helps distinguish between tissue experiencing post-RTH fibrosis and areas that may contain active cancer cells. DWI and ADC are also useful in tumor staging, delineation of target volumes, and detection of tumor recurrence. Elevated ADC may be indicative of a favorable response to therapy, whereas low pretreatment ADC values ​​may predict a favorable response. In the diagnosis of nasopharyngeal cancer, DWI and ADC also help differentiate squamous cell carcinoma subtypes, predict response to chemoradiation therapy, and determine the appropriate time for alternative treatment regimens. 2) DWI and ADC provide advantages in the diagnosis and monitoring of nasopharyngeal cancer. DWI can image restrictions on water diffusion within tissue, helping to detect areas of high cell density associated with tumors. Its advantages include sensitivity to microenvironmental changes and the ability to early identify recurrence or secondary cancer post-radiation therapy.
ANALISIS TEKNIK RADIOTERAPI INTENSITY MODULATED RADIATION THERAPY (IMRT) DENGAN IMMOBILISASI MASKER THERMOPLASTIC PASIEN KANKER LIDAH DI UNIT ONKOLOGI RADIASI RUMAH SAKIT INDRIATI SOLO BARU Riadi, Komang Reza; Jeniyanthi, Ni Putu Rita; Mughnie, Burlian
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 2 (2024): AGUSTUS 2024
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v8i2.31334

Abstract

Lidah berfungsi untuk membantu proses pencernaan makanan, dan pengecap rasa. Kanker lidah terjadi akibat pertumbuhan sel-sel abnormal yang dapat bermetastasis dengan cepat karena lidah kaya jaringan limfatik dan pembuluh darah. Radioterapi merupakan salah satu pengobatan bagi pasien dengan diagnosa kanker yang memerlukan alat imobilisasi. Imobilisasi memberikan kestabuilan pada objek untuk menghindari efek samping. Di Rumah Sakit Indriati Solo Baru, masker thermoplast digunakan sebagai alat imobilisasi, berbeda dengan bite block yang umumnya digunakan. Tujuan Penelitian ini mengobservasi pelaksanaan terapi radiasi pada pasien kanker lidah menggunakan teknik IMRT di Instalasi Onkologi Radiasi Rumah Sakit Indriati Solo Baru. Jenis penelitian ini adalah penelitian Kualitatf dengan pendekatan studi kasus. Dengan mengambil 3 pasien Kanker Lidah yang sedang menjalani terapi radiasi, Hasil penelitian pelaksanaan Radioterapi pada kasus Kanker Lidah berurutan dari Konsultasi dokter, CT Simulator, deliniasi, Treatment Planning System (TPS), Verfikasi dengan EPID, dan Treatment menggunakan mesin LINAC, Kesimpulan penelitian Analisis Prosedur penyinaran Radioterapi pada  kanker lidah dengan imobilisasi masker thermoplast pada pasien kanker lidah di Unit Onkologi Radiasi Rumah Sakit Indriati Solo Baru. Penggunaan teknik IMRT bertujuan untuk mendistribusikan dosis radiasi pada tumor dengan meminimalkan radiasi pada jaringan sehat di sekitarnya. Alasan penggunaan Masker thermoplast agar  dapat mengfiksasi dengan baik area radiasi pada pasien dengan kasus kanker lidah.
EVALUASI PERGESERAN NILAI METABOLIT PADA MR-SPECTROSCOPY DENGAN DAN TANPA MEDIA KONTRAS DI RSUP PROF DR I.G.N.G NGOERAH DENPASAR Palan, Gawi Roland; Jeniyanthi, Ni Putu Rita; Sugiartha, I Putu
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 2 (2024): AGUSTUS 2024
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v8i2.31853

Abstract

Magnetic Resonance Spectroscopy (MRS) adalah teknik pencitraan yang digunakan dalam (MRI) untuk memeriksa komposisi kimia dan metabolisme dalam jaringan tubuh, khususnya otak. Ini adalah salah satu bentuk MRI yang lebih khusus, yang tidak hanya fokus pada gambaran struktur anatomi, tetapi juga pada spektrum sinyal resonansi inti atom dalam molekul. Penulis mengambil evaluasi pergeseran metabolit ini karena Penulis melihat bahwa dengan adanya perbedaan informasi yang dihasilkan dari grafik Spectroscopy. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengevaluasi  nilai pergeseran metabolit pada MR-Spectroscopy dengan atau tanpa media kontras serta untuk menganalisa daerah yang terjadi pergeseran lebih signifikan pada MR-Spectroscopy dengan atau tanpa media kontras. Peneliti melakukan observasi di instalasi radiologi RSUP Prof Ngoerah dengan menggunakan 15 pasien kasus SOL dari bulan april sampai bulan mei 2024. Peneliti melalukan penggunaan pre kontras dan post kontras untuk membandingkan hasil dari keduanya. metode yang digunakan peneliti ialah kuantitatif analitik dengan pendekatan eksperimental tujuannya untuk melihat terdapat pergeseran dan perbedaan informasi antara pengguaan media kontras dan tanpa media kontras pada MRS atau tidak. Setelah observasi yang dilakukan penulis terhadap data yang terdiri dari data primer 15 pasien hasilnya terdapat pergeseran nilai metabolit pada pre dan post kontras. terdapat penurunan nilai metabolit pada post kontras yang cukup signifikan sehingga menimbulkan perbedaan informasi. penulis menyimpulkan bahwa pemeriksaan MR-Spectroscopy tanpa kontras lebih baik dari pada post kontras. dari keseluruhan data pun menunjukan bahwa pre kontras yang lebih tinggi.
QUALITY ASSURANCE/QUALITY CONTROL (DAILY CHECK) PADA PESAWAT TELETERAPI EKSTERNA DI INSTALASI RADIOTERAPI RSUP Prof DR I.G.N.G. NGOERAH DENPASAR Sri Marleni, Sagung Ngurah; Jeniyanthi, Ni Putu Rita; Ganapati, Ngakan Putu Daksa
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 11, No 1 (2024): Volume 11 Nomor 1
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jikk.v11i1.12545

Abstract

Abstrak:  Quality Assurance/Quality Control(Daily Check) Pada Pesawat Teleterapi Eksterna Di Instalasi                      Radioterapi RSUP Prof Dr I.G.N.G. Ngoerah Denpasar. Salah satu rangkaian QA kalibrasi harian (daily calibration) berdasarkan pengamatan pada saat melakukan PKL (Praktek Kerja Lapangan) di Instalasi Radioterapi RSUP Prof dr. I.G.N.G. Ngoerah Denpasar tentang QA QC (daily check) dalam pesawat teleterapi eksternal adalah hal yang sangat penting dilakukan sebelum penyinaran berlangsung agar pesawat teleterapi dalam kondisi baik untuk penyinaran dan dosis yang diterima pasien optimal. Adapun tujuan dalam penelitian ini untuk mengetahui bagaimana hasil pengujian QA/QC (daily check) pada pesawat teleterapi eksterna di Instalasi Radioterapi RSUP Prof dr. I.G.N.G. Ngoerah Denpasar. Jenis penelitian kuantitatif deskriptif, data yang diambil disusun, dijelaskan kemudian dianalisis, pengumpulan dan pengolahan data dilakukan dengan cara observasi, cek list, dokumentasi. Hasil data daricek list lalu di olah menggunakan microsoft excel lalu disajikan dalam bentuk tabel dan grafik. Hasil QA/QC (Daily Check) pada pesawat teleterapi eksterna linac pada door interlock dan audiovisual monitor dapat berfungsi dengan baik, begitu juga terhadap hasil uji pada laser kanan kiri dan sagital beserta ODI menunjukkan nilai masih dalam batas toleransi, serta pada pesawat cobalt60door interlock dan audiovisual monitor dapat berfungsi dengan baik, begitu juga terhadap hasil uji pada laser kanan kiri dan sagital beserta ODI menunjukkan nilai yang masih dalam batas toleransi. Hanya saja pada uji radiation room monitor pada pesawat cobalt60 pada periode 19 Juni – 19 Juli 2023 tidak berfungsi karena masih dalam perbaikan. Uji QA/QC (Daily Check) pada pesawat teleterapi eksterna di Instalasi Radioterapi RSUP Prof Dr I.G.N.G Ngoerah Denpasarsudah sesuai dengan standar American Association of Physicists in Medicine Task Group (AAPM TG 40).
Co-Authors Alifah Rizky Octavia Anak Agung Aris Diartama Annila Suryo Saputro Aprilia, Helen Prisca Aris Diartama, Anak Agung Arywidiastuti, Cokorda Istri Cahyani, rahmawati dwi Cokorda Istri Ariwidiastuti Cokorda Istri Ary Widiastuti Cokorda Istri Arywidiastuti Cokorda Istri Arywidiastuti Darawia, Inggrid Anjali Darmita, I Made Purwa Denita Puspita Sari Dewi, Rusma Dian Indrayani Solong Diartama, A.A Aris Diartama, Anak Agung Aris Donny Kristanto Mulyantoro Donny Kristanto Mulyantoro Donny Kristanto Mulyantoro Faisal Amri Faisal Amri Faisal Amri Fikli, Devina Ganapati, Ngakan Putu Daksa Hildaimawanti Hildaimawanti I Bagus Gede Dharmawan I Bagus Gede Dharmawan I Gusti Putu Agung Wisnu Putra I Kadek Sukadana I Made Adhi Mahendrayana I Made Lana Prasetya I Made Purwa Darmita I Putu Eka Juliantara Irma Rizky Kadek Agus Cahya Pramana Khasanah, Nurul Sarifatul Kouwe, Jihan Rahima Kristin, Putu Mira Kurnia, Yoktobriyati Leny Latifah Leny Latifah Leny Latifah Mahayani, Desak Nyoman Maria Adriana Rawi Masus, Gresaldy Mayori Permata Maybet, Fiyo Sandisukma Mohammad Agus Pribowo Mughnie, Burlian Nakis, Yetri Putri Melani Negara, I Putu Surya Dharma Ngakan Putu Daksa Ganapati Ni Luh Putu Sari Widari Ni Luh Putu Sari Widari nirma, Nirmala Nur Rahman, Muhammad Farid Novrie Nurmajila Nurmajila Nurul Sarifatul Khasanah Nurwahidah Iskandar, Andi Palan, Gawi Roland Palar, Gloria Tesalonika Kyrieous Prasticha, Arlin Welda Prima, Regitha Debiesga Puspaningrum, Sania Putri, Ni Putu Vera Sintya Amanda Putu Mira Kristin Rezki Amalia Riadi, Komang Reza Sania Puspaningrum Sari, Putu Aulia Kartika Sri Marleni, Sagung Ngurah Sudiyono Sudiyono Sudiyono Sudiyono Sudiyono Sudiyono Sugiantara, I Wayan Ariec Sugiartha, I Putu Supriyani, Nyoman Susanta, I Putu Adi Triningsih Triningsih Triningsih Triningsih Tripaldy Battola Toding Widari, Ni Luh Putu Sari Widiatmika, Alit Hardy Wikanadi, Ni Komang Sri Wikanadi, Ni Nyoman Sri Wikanadi, Nyoman Sri Winatra, I Komang Yogi Winda Yuliani Wirajaya, I Wayan Angga Wirajaya, Wayan Angga Wulandari, Putu Irma Yudha Baskara Ganakin, Gde Yuliani, Winda Zainal Abidin AR Malasugi Zefanya G. Pandelaki