Claim Missing Document
Check
Articles

Peningkatan Literasi Membaca Dan Literasi Menulis Melalui Literasi Digital Pada Siswa SD Kecamatan Buleleng Ni Nyoman Lisna Handayani
Pramana: Jurnal Hasil Penelitian Vol 2, No 2 (2022)
Publisher : Pramana: Jurnal Hasil Penelitian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55115/jp.v2i2.2686

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan peningkatan literasi membaca dan literasi menulis pada siswa kelas IV SD di Kecamatan Buleleng melalui literasi digital. Populasi penelitian ini adalalah seluruh siswa SD Kelas IV yang berada di Kecamatan Buleleng. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen kuasi dengan rancangan posttest contol group design. Data dalam penelitian dikumpulkan dengan menggunakan tes literasi membaca dan tes literasi menulis. Data dianalisis menggunakan uji statistik MANOVA dan dilanjutkan dengan uji efektifitasnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: Pertama, terdapat peningkatan literasi membaca siswa kelas IV SD di Kecamatan Buleleng dengan diimplementasikannya literasi digital (F = 55,548 dengan p < 0,05). Kedua, terdapat peningkatan literasi menulis siswa Kelas IV SD di Kecamatan Buleleng dengan diimplementasikannya literasi digital (F= 15,842 dengan p<0,05). Ketiga, terdapat peningkatan literasi membaca dan literasi menulis secara simultan pada siswa kelas IV SD di Kecamatan Buleleng dengan diimplementasikannya literasi digital (F= 25,943 dengan p<0,05).
Pendidikan Karakter Bagi Pendidikan Dasar Di Era Disruptif Ni Ketut Erna i Muliastrini; Ni Nyoman Lisna Handayani
Pramana: Jurnal Hasil Penelitian Vol 2, No 2 (2022)
Publisher : Pramana: Jurnal Hasil Penelitian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55115/jp.v2i2.2688

Abstract

Pendidikan karakter adalah suatu proses penerapan nilai-nlai moral dan agama pada peserta didik melalui ilmu-ilmu pengetahuan, penerapan nilai-nilai tersebut baik terhadap diri sendiri, keluarga, sesama teman, terhadap pendidik dan lingkungan sekitar maupun Tuhan Yang Maha Esa. Perkembangan sosial anak usia sekolah dasar sudah bertambah, dari yang awalnya hanya bersosial dengan keluaga di rumah, kemudian berangsur-angsur mengenal orang-orang disekitarnya. Anak pada usia ini juga telah mengenal gaya hidup digital, baik itu dari rumah, teman-teman, sekolah dan lingkungan sekitar. Era digital tidak hanya punya dampak positif, tapi juga berdampak negatif, disinilah peran kita sebagai orang tua, pendidik dan masyarakat dewasa membimbing dan mengawasi anak untuk menjalaninya dengan baik, tepat, dan bermanfaat positif bagi anak itu sendiri.
Pelaporan Hasil Belajar dan Asesmen pada Anak Usia Dini dalam Implementasi Kurikulum Merdeka Ni Nyoman Lisna Handayani
Widya Kumara: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 4, No 1 (2023)
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Hindu Negeri Mpu Kuturan Singaraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55115/widyakumara.v4i1.2902

Abstract

-
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF BERBANTUAN MEDIA GAMBAR BERSERI TERHADAP KEMAMPUAN BAHASA DAN KEMAMPUAN DASAR KOGNITIF ANAK KELOMPOK B TK NEGERI PEMBINA RENDANG Ni Nyoman Lisna Handayani
Widya Kumara: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 1, No 1 (2020)
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Hindu Negeri Mpu Kuturan Singaraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55115/widyakumara.v1i1.582

Abstract

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF BERBANTUAN MEDIA GAMBAR BERSERI TERHADAP KEMAMPUAN BAHASA DAN KEMAMPUAN DASAR KOGNITIF ANAK KELOMPOK B TK NEGERI PEMBINA RENDANG Ni Nyoman Lisna HandayaniSTAHN MPU Kuturan Singarajalisna.handayani@gmail.com  ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui besarnya pengaruh model pembelajaran kooperatif berbantuan media gambar berseri terhadap kemampuan bahasa dan kemampuan dasar kognitif. Penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu dengan rancangan The Posttest-Only Control-Group Desain. Populasi penelitian adalah seluruh anak kelompok B TK Negeri Pembina Rendang yang terdiri 251 anak. Sebanyak 60 siswa dipilih sebagai sampel yang ditentukan dengan teknik random sampling. Data kemampuan bahasa dan kemampuan dasar kognitif dikumpulkan dengan menggunakan lembar observasi. Data dianalisis dengan menggunakan MANOVA (Multivariat Analysis of Variance) berbantuan SPSS 17.00 for windows. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa: Pertama, kemampuan kemampuan bahasa antara siswa yang mengikuti model pembelajaran kooperatif berbantuan media gambar berseri secara signifikan lebih baik daripada siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional. Kedua, kemampuan dasar kognitif antara siswa yang mengikuti pembelajaran model pembelajaran kooperatif berbantuan media gambar berseri secara signifikan lebih baik daripada siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional. Ketiga, secara simultan kemampuan bahasa dan kemampuan dasar kognitif antara siswa yang mengikuti model pembelajaran kooperatif berbantuan media gambar berseri secara signifikan lebih baik daripada siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional.Kata kunci: Model pembelajaran kooperatif berbantuan media gambar berseri, kemampuan bahasa, dan kemampuan dasar kognitif ABSTRACT            This study aims to determine the influence of the media-assisted cooperative learning model images beamed to the basic language skills and cognitive abilities. This study was a quasi-experimental research with The Posttest-Only Control-Group Design. The population is all children in group B TK Negeri Pembina Rendang district comprising 251 children. A total of 60 students selected as the sample is determined by random sampling technique. Data basic language skills and cognitive abilities were collected by using observation sheet. Data were analyzed using MANOVA (Multivariate Analysis of Variance) aided 17:00 SPSS for windows. Results showed that: First, the ability of language skills among the students who follow the media-assisted cooperative learning model radiant picture is significantly better than students who take the conventional learning (F amounted to 15.38 and p <0.05). Second, the basic cognitive abilities among students who take the learning cooperative learning model of media images beamed aided significantly better than students who take the conventional learning (F amounted to 43.86 and p <0.05). Third, simultaneously basic language skills and cognitive abilities among students who follow the media-assisted cooperative learning model radiant image significantly better than students who take the conventional learning (F 36.71 and p <0.05).Keywords: media-assisted cooperative learning model beamed images, language skills, and basic cognitive abilities
The Effectiveness of Local Culture-Based Human Values in Efforts to Strengthen Pancasila Student Profiles in Elementary Schools Astawaa, Dewa Nyoman Wija; Handayani, Ni Nyoman Lisna; Meylani, Vita
International Journal of Multidisciplinary: Applied Business and Education Research Vol. 5 No. 4 (2024): International Journal of Multidisciplinary: Applied Business and Education Rese
Publisher : Future Science / FSH-PH Publications

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.11594/ijmaber.05.04.26

Abstract

Introduction: Human values, including Truth, Virtue, Peace, Compassion, and Non-Violence, should be ingrained and educated in pupils from a young age to enhance their character in accordance with a nation's standards. The degradation of human values can be attributed to the growing prevalence of individualist views that are in line with contemporary societal norms. It is imperative to enhance and cultivate human values that are rooted in indigenous knowledge and are congruent with the characteristics of Pancasila students. The objective of this study is to conduct a detailed analysis of various methodologies employed in the integration of human values into the development of Pancasila student profiles. Method: A qualitative research design and descriptive approach are employed in this study. The study was carried out in a State Elementary School located in the West Selemadeg District of Tabanan Regency. The data was acquired by extensive observations of kids' learning activities and learning environments, as well as through focus group discussions (FGD) involving school principals, instructors, and parents. Results: The qualitative analysis of the data revealed that the inclusion of human values derived from the local culture is a pertinent pedagogical approach within the independent learning curriculum. Conclusions: The efficacy of this strategy in enhancing the holistic development of Pancasila pupils has been well-documented.
Analisis Implementasi Kurikulum Merdeka Pada Sekolah Penggerak Di Sdn 4 Tukadsumaga Handayani, Ni Nyoman Lisna
Lampuhyang Vol 15 No 1 (2024)
Publisher : Lembaga Penjaminan Mutu STKIP Agama Hindu Amlapura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47730/jurnallampuhyang.v15i1.371

Abstract

Kurikulum merdeka merupakan kurikulum dengan pembelajaran intrakurikuler yang beragam di mana konten akan lebih optimal agar peserta didik memiliki cukup waktu untuk mendalami konsep dan menguatkan kompetensi. Dalam proses pembelajaran guru memiliki keleluasaan untuk memilih berbagai perangkat pembelajaran sehingga pembelajaran dapat disesuaikan dengan kebutuhan belajar dan minat peserta didik. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi penerapan kurikulum merdeka di sekolah penggerak SDN 4 Tukadsumaga. Teknik wawancara dan observasi digunakan untuk menggambarkan peran kepala sekolah dan guru dalam mensukseskan kurikulum merdeka, mengulas efisiensi penerapannya, serta mengidentifikasi problematika atau kendala. Hasil penelitian ini membuktikan bahwa sebetulnya Implementasi Kurikulum Merdeka lebih mudah diterapkan di SDN 4 Tukadsumaga karena kurikulum baru ini mengusung Konsep Merdeka Belajar yang memungkinkan guru tidak terlalu direpotkan dengan pekerjaan administratif. Kemudian dari segi pelaksanaan intra kurikuler, hampir semua anak mampu memenuhi standar, dan pelaksanaan kurikulum merdeka ini lebih sederhana daripada kurikulum 2013.
Peningkatan Motivasi Berprestasi Dan Prestasi Belajar Ipas Melalui Pembelajaran Kontekstual Handayani, Ni Nyoman Lisna
Lampuhyang Vol 15 No 2 (2024)
Publisher : Lembaga Penjaminan Mutu STKIP Agama Hindu Amlapura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47730/jurnallampuhyang.v15i2.388

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis perbedaan motivasi berprestasi dan prestasi belajar IPAS antara yang mengikuti pembelajaran kontekstual dengan peserta didik yang mengikuti pembelajaran konvensional. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan rancangan Pretest-Posttest Control Group Design. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas 1V SDN 1 Banyuning. Sampel diambil dengan cara random sampling. Data motivasi berprestasi peserta didik diukur dengan menggunakan kuesioner motivasi berprestasi. Data prestasi belajar IPAS peserta didik diukur dengan menggunakan tes prestasi belajar. Data yang terkumpul dianalisis dengan Manova. Hasil penelitian menunjukkan: Pertama, motivasi siswa yang belajar dengan pembelajaran kontekstual secara signifikan lebih baik daripada siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model konvensional (F= 6,804; p<0,05). Kedua, prestasi belajar IPAS siswa yang belajar dengan pembelajaran kontekstual secara signifikan lebih baik daripada siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model konvensional (F= 15,034; p<0,05). Ketiga, secara simultan motivasi dan prestasi belajar IPAS antara siswa yang belajar dengan pembelajaran kontekstual secara signifikan lebih baik daripada siswa yang mengikuti model pembelajaran konvensional
Learning Tools Based on Outcome Based Education to Improve Student Learning Outcomes Handayani, Ni Nyoman Lisna; Wiguna, Komang Wahyu
Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Vol. 8 No. 1 (2024): April
Publisher : LPPM Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jppp.v8i1.69235

Abstract

Currently, high quality and competent human resources are needed in the world of work. To achieve this, activities must be achieved as early as possible, which can be started from college by applying the Outcome Based Education (OBE) learning method. This research aims to develop learning tools for scientific courses in the form of valid, practical and effective outcome based education semester learning plans to improve student learning outcomes. The learning device development model used in this research is define, design, and develop, by modifying the 4-D model (Four D model). Learning device validity data was collected by a validation questionnaire. Practicality data was collected through questionnaires on the responses of lecturers and students to learning tools, and questionnaires on the implementation of learning tools. Data analysis was carried out descriptively. Based on the research results obtained: (1) the validity of learning devices is in the valid category with a validity value of RPS 3.52, (2) the practicality of learning devices is in the very practical category with value of 3.43, the average lecturer response is 3.71 and student response is 3.54, (3) the effectiveness of learning tools is in the effective category, with an average learning achievement test score of 79.54 and completeness of 88.24%. Based on the findings of the research results, it was concluded that learning tools met the criteria of being valid, practical, and effective in improving student learning outcomes tests, so that they could be implemented in a wider scope.
PENGARUH MODEL SELF-DIRECTED LEARNING TERHADAP KEMANDIRIAN DAN PRESTASI BELAJAR IPA SISWA KELAS VIII SMP N 3 SINGARAJA Handayani, Ni Nyoman Lisna
Jurnal Ilmiah Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 1 No. 1 (2017): Maret 2017
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jipp.v1i1.11957

Abstract

                Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besarnya pengaruh model pembelajaran Self-Directed Learning terhadap kemandirian belajar dan prestasi belajar IPA. Penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu dengan rancangan The Posttest-Only Control-Group Desain. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas VIII SMP N 3 Singaraja 2012/2013 yang terdiri dari 10 kelas dengan jumlah populasi 307 siswa. Sebanyak 120 siswa dipilih sebagai sampel yang ditentukan dengan teknik group random sampling. Data kemandirian belajar dikumpulkan dengan kuesioner dan prestasi belajar IPA menggunakan tes pilihan ganda. Data dianalisis dengan menggunakan MANOVA (multivariat Analysis of Variance) berbantuan SPSS 17.00 for windows.Hasil Penelitian menunjukkan bahwa: Pertama, kemandirian belajar antara siswa yang mengikuti model pembelajaran Self-Directed Learning secara signifikan lebih baik daripada siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional (F sebesar 36,028 dan p < 0,05). Kedua, prestasi belajar IPA antara siswa yang mengikuti pembelajaran model Self-Directed Learning secara signifikan lebih baik daripada siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional (F sebesar 29,537 dan p < 0,05). Ketiga, secara simultan kemandirian belajar dan prestasi belajar antara siswa yang mengikuti model pembelajaran Self-Directed Learning secara signifikan lebih baik daripada siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional (F sebesar 34,48 dan p < 0,05). 
The Effectiveness of a Mathematics Textbook Embedded with Mpu Kuturan’s Values on Prospective Elementary Teachers’ Numeracy Skills Wiguna, I Komang Wahyu; Handayani, Ni Nyoman Lisna; Ariyana, I Komang Sesara
Indonesian Values and Character Education Journal Vol. 8 No. 1 (2025): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/ivcej.v8i1.96687

Abstract

The numeracy skills of prospective elementary school teachers remain relatively low and are often not contextualized with relevant local values in the learning process. This study aims to analyze the effectiveness of a mathematics textbook infused with Mpu Kuturan's values in improving numeracy skills among prospective elementary school teachers. A quasi-experimental design was employed, using a nonequivalent group pretest-posttest model. The research subjects consisted of 56 PGSD students who were enrolled in the Mathematics Education course. Data were collected using a validated numeracy test and analyzed quantitatively through t-tests. The results showed an increase in the average numeracy score from 62.45 (pretest) to 81.23 (posttest), with the t-test indicating a significance value of 0.000 (<0.05), confirming a statistically significant improvement. These findings indicate that integrating local values into mathematics teaching materials enhances not only cognitive aspects but also reinforces relevant cultural values in the learning process. This study recommends the development of contextual learning materials based on local wisdom as an innovative strategy in teacher education.