Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

Daerah Penangkapan dan Dinamika Hasil Tangkapan Ikan Tenggiri (Scomberomorus sp.) dengan Jaring Insang di Perairan Kepulauan Raja Ampat Bachri, Samsul; Suruwaky, Amir M.; Mustasim, Mustasim; Bakula, Elisa; Sumbung, Sepri; Prasetyo, Djoko; Haruna, Haruna
FISHIANA Journal of Marine and Fisheries Vol. 4 No. 2 (2025): November
Publisher : Fakultas Perikanan UCM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61169/fishiana.v4i2.350

Abstract

Salah satu komoditas unggulan yang menjadi andalan dalam aktivitas ekonomi masyarakat Raja Ampat adalah ikan tenggiri (Scomberomorus sp.), yang termasuk dalam kelompok ikan pelagis besar dengan karakteristik nilai ekonomi tinggi, mutu daging yang baik, serta permintaan pasar yang stabil di tingkat lokal maupun antarwilayah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis daerah penangkapan dan dinamika hasil tangkapan ikan tenggiri (Scomberomorus sp.) yang tertangkap menggunakan jaring insang di perairan Kepulauan Raja Ampat selama tahun 2024. Data yang digunakan berasal dari rekapitulasi hasil tangkapan nelayan yang didaratkan di pelabuhan pendaratan ikan setempat, mencakup informasi hasil tangkapan dan jumlah trip penangkapan tiap bulan. Hasil analisis menunjukkan total hasil tangkapan tahunan mencapai 570.180 kg dengan 1.241 trip penangkapan. Nilai CPUE rata-rata sebesar 458,35 kg/trip dengan puncak hasil tangkapan terjadi pada bulan Desember dan nilai terendah pada bulan Juli. Daerah penangkapan yang dominan meliputi Misool (Misol), Batanta, Salawati, dan Kepulauan Sembilan. Variasi hasil tangkapan diduga dipengaruhi oleh fluktuasi musiman, pergerakan stok ikan pelagis, serta intensitas penangkapan. Hasil penelitian ini menjadi dasar dalam perumusan strategi pemanfaatan sumber daya tenggiri yang lebih berkelanjutan di kawasan Raja Ampat.
PRODUKTIVITAS JARING INSANG DASAR (BOTTOM GILLNET) YANG DIOPERASIKAN DI PERAIRAN KABUPATEN JENEPONTO Kurnia, Muhammad; Wulandari, Selvi Anisha; Mustasim, Mustasim
BAWAL Widya Riset Perikanan Tangkap Vol 17, No 3 (2025): Desember 2025
Publisher : Politeknik Kelautan dan Perikanan Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15578/bawal.17.3.2025.207 - 219

Abstract

Jaring insang dasar (bottom gillnet) merupakan salah satu alat tangkap yang banyak digunakan nelayan Kabupaten Jeneponto. Untuk meningkatkan efektivitas operasi penangkapan, diperlukan informasi terkait produktivitas alat tangkap, komposisi jenis dan struktur ukuran ikan tangkapan dominan. Tujuan penelitian untuk mengetahui tingkat produktivitas bottom gillnet, menganalisis indeks keanekaragaman dan mendeskripsikan struktur ukuran ikan hasil tangkapan. Metode penelitian studi kasus dengan mengikuti operasi penangkapan ikan pada satu unit bottom gillnet selama 32 trip. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata produktivitas penangkapan mencapai 0,042 kg/menit, dengan nilai tertinggi 0,087 kg/menit dan terendah 0,013 kg/menit. Total produktivitas selama penelitian adalah 1,35 kg/menit. Tercatat 21 spesies ikan tertangkap dengan nilai indeks keanekaragaman Shannon-Wiener (H’) sebesar 2,3 yang termasuk kategori sedang. Struktur ukuran ikan yang tertangkap didominasi oleh ukuran kecil hingga sedang, dengan panjang tubuh terbanyak pada interval 22–30 cm, sedangkan ukuran terendah pada rentang 58–66 cm, 67–79 cm, dan 80–92 cm. Variasi produktivitas diduga dipengaruhi oleh kondisi lingkungan, musim penangkapan, dan ketersediaan sumber daya ikan di perairan.