Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search
Journal : Menara Ilmu

ANALISA SUHU, pH DAN KANDUNGAN LOGAM BESI PADA SUMBER AIR TANAH DI KAMPUS UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SUMATERA BARAT (UMSB) PADANG Femi Earnestly
Menara Ilmu Vol 12, No 1 (2018): Vol. XII No. 1 Januari 2018
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33559/mi.v12i1.503

Abstract

Tujuan dari penelitian ini menguji kualitas air pada sumber air tanah yang ditinjau daribeberapa parameter kimia yaitu suhu, pH dan kandungan Besi (Fe) dimana air tersebutdigunakan untuk keperluan sehari-hari pada asrama dan perkantoran kampus UnivesitasMuhammadiyah Sumatera Barat Padang. Pengambilan sampel dilakukan dengan carasampling purposif dimana titik yang diambil sebanyak 5 titik dengan jarak satu sama lainsekitar lebih kurang 150 m. Pengujian kandungan logam besi sesuai dengan SNI:06-6989.4-2009. Hasil analisa dari kualitas air tanah di kampus Universitas Muhammadiyah SumateraBarat yaitu : 1) Analisa parameter suhu berkisar antara 26-28 oC dan masih berada dibawahstandar baku mutu Depkes. 2) Analisa parameter pH untuk semua titik 7. 3) Analisa parameterkadar besi secara umum masih berada dibawah ambang batas yaitu 0,099-0,474 mg/L. Datayang didapatkan diharapkan dapat menjadi informasi yang berharga bagi penduduk yangberada di lokasi penelitian.Kata kunci : parameter kimia, kandungan logam, kualitas air
CAPILLARY ION CHROMATOGRAPHY WITH CONTACTLESS CONDUCTIVITY DETECTION FOR THE SEPARATION OF INORGANIC CATIONS USING POLYMER MONOLITHIC COLUMN Femi Earnestly, Lee Wah Lim Toyohide Takeuchi
Menara Ilmu Vol 11, No 75 (2017): Vol. XI Jilid 1 No. 75, April 2017
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33559/mi.v11i75.144

Abstract

Since two decades ago, the innovations of many gifted analysts have brought us to a new era phase in chromatography, i.e., monolithic materials, both silica- or polymer-based. These materials have high permeability, no need to frits preparation and fast mass transfer. In this research, polymer monolithic columns were used for separation of inorganic cations by using contactless conductivity detector. Glycidyl methacrylate (GMA) and polyethylene glycol dimethacrylate (PEGDMA) were used as monomer and crosslinker. Methanol and decanol were used as binary porogenic solvents. The monolith columns were prepared by two-step procedures: polymerization and sulfonation of GMA. This polymer monolitic column could separate lithium, sodium and rubidium with the5mMMSA in 50% methanol as eluent.     Keywords: polymer monolithic column, contacless conductivity detector,separation of inorganic cations
PENINGKATAN KEMAMPUAN BERBICARA UNTUK MAHASISWA KEPERAWATAN MELALUI KEGIATAN INFORMATION GAP PADA STIKES MERCUBAKTIJAYA PADANG Firdaus Firdaus; Femi Earnestly
Menara Ilmu Vol 16, No 2 (2022): VOL. XVI NO. 2 OKTOBER 2022
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/mi.v16i2.3788

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan kemampuan berbicara mahasiswa melalui kegiatan information gap di STIKes Mercubaktijaya Padang. Dari penelitian pendahuluan, ditemukan bahwa mahasiswa keperawatan mengalami kesulitan dalam berbicara seperti pemahaman, pengucapan, tata bahasa, kosa kata, dan kefasihan. Penelitian tindakan kelas merupakan desain dari penelitian ini. Dua siklus yang terdiri dari empat pertemuan untuk setiap siklus dilakukan dalam penelitian ini, dan dua pertemuan tambahan untuk melakukan post-test setelah siklus I dan siklus II. Prosedur penelitian penelitian ini terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Mahasiswa Keperawatan kelas II menjadi subjek penelitian. Sebanyak 56 mahasiswa dilibatkan untuk mengikuti penelitian tersebut.Analisis data menunjukkan peningkatan signifikan pada kemampuan berbicara mahasiswa di setiap siklus. Hasil siklus I memperoleh nilai rata-rata sebesar 2,82. Peningkatannya sekitar 1,00. dibandingkan dengan pre-test. Hasil pada siklus II (post test) meningkat menjadi 4,00. Dalam aspek berbicara, peningkatannya adalah 1,27 untuk kelancaran dan 1,20 untuk pemahaman, 1,02 untuk pengucapan 1,02 untuk kosakata dan tata bahasa 0,97. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan information gap efektif untuk meningkatkan kemampuan berbicara mahasiswa keperawatan di STIKes Mercubaktijaya Padang. Siswa memiliki kepercayaan diri untuk menyampaikan topik mereka. Peningkatan yang lebih terdapat pada kefasihan dan pemahaman dibandingkan dengan aspek lain. Kata kunci: Kegiatan information gap, kemampuan berbicara, mahasiswa keperawatan
Peningkatan Kemampuan Berbicara Bahasa Inggris Mahasiswa Terapi Wicara Universitas Mercubaktijaya Melalui Teknik Diskusi Pola Piramida Firdaus, Firdaus; Earnestly, Femi; Sastri, Lena; Christy, Allen
Menara Ilmu : Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmiah Vol 19, No 2 (2025): Vol 19 No. 02 APRIL 2025
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/mi.v19i2.6654

Abstract

Kemampuan berbicara dalam Bahasa Inggris bagi mahasiswa Terapi Wicara Universitas Mercubaktijaya merupakan bagian yang penting. Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat sejauh mana peningkatan kemampuan berbicara bahasa Inggris mahasiswa Terapi Wicara Universitas Mercubaktijaya Lewat Teknik Diskusi Pola Piramida dalam aspek bahasa pemahaman, kelancaran dan pengucapan. Subjek penelitian adalah mahasiswa Universitas Mercubaktijaya pada prodi Speech Therapy sebanyak 30 orang. Penelitian ini dilaksanakan dengan penelitian tindakan kelas yaitu melakukan perencanaan, tindakan, observasi dan refleksi. Pelaksanaan dilakukan dengan dua siklus. Hasil tes pada masing-masing siklus dianalisa dengan deskriptif kuantitatif. Hasil pre-test pada pemahaman, kelancaran dan pengucapan adalah 1,7,1,6 dan 1,77 sedangkan pada hasil post-test siklus I adalah 2,23, 2,47 dan 2,67. Terjadi peningkatan pada post-test siklus II dengan hasil 3,13, 3,33, 3,40.  Peningkatan terjadi dalam pelaksanaan penelitian ini dan membuktikan bahwa teknik diskusi pola piramid memberikan peningkatan kemampuan berbicara mahasiswa Terapi Wicara Universitas Mercubaktijaya Kata Kunci: Berbicara, Mahasiswa Terapi Wicara, Teknik diskusi, Pola Piramida 
Pengaruh Variasi Pelarut Terhadap Aktivitas Antioksidan Pada Ekstrak Daun Sirih Merah (Piper Crocatum) Dan Daun Sirih Hijau (Piper Betle L) Aprilia, Della; Earnestly, Femi; Rosa, Rida
Menara Ilmu : Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmiah Vol 20, No 2 (2026): Vol 20 No. 02 JANUARI 2026
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/mi.v20i2.7654

Abstract

Antioksidan mempunyai peranan yang sangat penting bagi kesehatan tubuh manusia karena fungsinya dapat menghambat dan menetralisir terjadinya reaksi oksidasi yang melibatkan radikal bebas. Salah satu tanaman yang berpotensi sebagai antioksidan adalah daun sirih merah (Piper crocatum) dan daun sirih hijau (Piper betle L). Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh pelarut metanol 60%, etanol 60%, aseton 60%, isopropanol 60% terhadap berapa besar kadar antioksidan yang terkandung pada ekstrak daun sirih merah (Piper crocatum) dan daun sirih hijau (Piper betle L). Pengujian aktivitas antioksidan dilakukan dengan menggunakan metode DPPH (1,1-difenil-2-pikrilhidrazil) dan menggunakan asam galat sebagai larutan pembanding. Aktivitas antioksidan dinyatakan dalam bentuk IC50 . Hasil aktivitas antioksidan pembanding asam galat diperoleh IC50 = 1,61 µg/mL, dan Sampel ekstrak daun sirih merah dan daun sirih hijau dengan pelarut Etanol 60%, Metanol 60%, aseton 60%, isopropanol 60%. Berdasarkan hasil penelitian yang diperoleh, aktivitas antioksidan yang baik yaitu ekstrak etanol dan isopropanol daun sirih merah sebanyak 334 µg/mL tetapi itu masih tergolong lemah.Kata kunci: Daun Sirih Merah, Daun Sirih Hijau, Antioksidan , DPPH, IC50