Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : jebd

Facebook dan Etika Digital: Pendekatan Hukum Islam terhadap Batasan Konten Media Sosial Rafiqa Hastharita; Jasri Jasri
Jurnal Ekonomi dan Bisnis Digital Vol. 1 No. 4 (2024): April - Juni
Publisher : CV. ITTC INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kajian ini menyoroti peran penting media sosial, khususnya Facebook, dalam kehidupan sehari-hari umat Islam dan tantangan etika serta keadilan yang timbul seiring dengan kemunculannya. Dalam konteks ini, pemahaman mendalam terhadap pandangan hukum Islam terhadap konten digital menjadi sangat penting. Penelitian ini bertujuan untuk menggali pandangan hukum Islam terhadap konten di platform Facebook, dengan penekanan pada batasan etika dan pencapaian keuntungan ekonomi. Metode penelitian yang digunakan adalah analisis kualitatif, melibatkan pendekatan deskriptif dan analisis teks untuk mengidentifikasi prinsip-prinsip etika Islam yang relevan dalam konteks konten Facebook. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pandangan hukum Islam menekankan pentingnya memahami batasan etika dan pencapaian keuntungan ekonomi dalam konteks digital. Prinsip-prinsip seperti kejujuran, keadilan, privasi, dan kesopanan menjadi fokus utama dalam penilaian konten. Konten yang bertentangan dengan nilai-nilai tersebut dianggap tidak sesuai dengan ajaran Islam. Selain itu, pentingnya harmonisasi antara nilai-nilai etika Islam dan pencapaian keuntungan ekonomi dalam penggunaan konten Facebook juga dipertegas. Simpulan dari penelitian ini adalah bahwa pemahaman terhadap pandangan hukum Islam terhadap konten Facebook menjadi landasan bagi praktik yang lebih bertanggung jawab dan sesuai dengan prinsip-prinsip agama Islam. Pentingnya menghormati privasi individu, mengendalikan diri dalam berbicara dan berinteraksi, serta memilih konten yang memberikan manfaat dan mempromosikan nilai-nilai kebaikan merupakan prinsip-prinsip yang harus dijunjung tinggi dalam praktik pembuatan konten online, sejalan dengan prinsip fiqh dalam bidang mu'amalah yang menyatakan bahwa segala sesuatu dianggap boleh sampai ada dalil yang jelas yang mengharamkannya.
Penguatan Halal Value Chain di Indonesia: Sinergi Pembiayaan Syariah, Sertifikasi Halal, dan Akses Pasar Ekspor Jasri Jasri; Rafiqa Hastharita
Jurnal Ekonomi dan Bisnis Digital Vol. 3 No. 3 (2026): Januari - Maret
Publisher : CV. ITTC INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This article examines how Indonesia can strengthen its halal value chain by aligning Islamic financing, halal certification, and export market access. Using a qualitative scoping review of regulations, policy documents, and peer-reviewed studies, the paper synthesizes key bottlenecks and enabling factors across upstream–downstream activities, including compliance assurance, financing readiness, logistics integrity, and international recognition. The findings indicate that (1) mandatory halal certification creates stronger consumer trust but raises compliance and capacity challenges for MSMEs; (2) Islamic financial institutions can bridge working-capital and investment gaps when products are designed to fit halal industry characteristics and certification stages; and (3) export access depends on harmonization efforts, mutual recognition mechanisms, and trade facilitation that reduce non-tariff frictions. Policy implications include streamlining certification assistance, building halal traceability and logistics standards, and developing export-ready financing schemes to accelerate Indonesia’s role in the global halal ecosystem