Claim Missing Document
Check
Articles

Found 35 Documents
Search

The Role of Religious Tourism in the Ampel Region in Maintaining the Culture of Pilgrimage of the Wali's Tomb Kusumaningtyas, Menur
MALIA: Jurnal Ekonomi Islam Vol 14 No 2 (2023)
Publisher : Department of Islamic Economics, Faculty of Islamic Religion, Yudharta University Pasuruan, East Java, Indonesia.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35891/ml.v14i2.3863

Abstract

Pilgrimage to the tombs of saints is considered important for some Muslims. The tombs of saints in Java Island have now become tourist destinations to preserve cultural heritage and religious-based tourism, including the tomb of Sunan Ampel in Surabaya. This article aims to examine the content of the text through a qualitative and interdisciplinary approach, explaining the dimensions and strategies for developing pilgrimage tourism at the tomb of Sunan Ampel. The research results show that there are various types of sacred places, such as the tombs of the Wali Sanga, tombs of religious figures, and mosques left by the saints. Pilgrimage tourism at the tomb of Sunan Ampel has spiritual, social, cultural, and environmental components that require comprehensive planning and design, as well as a specific perspective to develop the tomb site, including the arrangement of food and souvenir sales areas, the conditions of the local community, cultural and social contexts, pilgrimage rituals and traditions, the needs of pilgrims, functional infrastructure, tourism, and services.
Pemberdayaan Masyarakat melalui Pelatihan Batik: Menggali Kreativitas dan Melestarikan Warisan Budaya Kusumaningtyas, Menur; Wardhani, Parwita Setya; Wulansari, Dhyah
Jurnal Abdimas Kartika Wijayakusuma Vol 6 No 3 (2025): Jurnal Abdimas Kartika Wijayakusuma
Publisher : LPPM Universitas Jenderal Achmad Yani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26874/jakw.v6i3.1070

Abstract

Batik merupakan salah satu warisan budaya Indonesia yang telah diakui UNESCO sebagai Intangible Cultural Heritage of Humanity. Namun, perkembangan zaman dan arus modernisasi membuat minat generasi muda atau masyarakat umum terhadap batik semakin menurun, baik dalam aspek pemahaman nilai budaya maupun keterampilan membatik. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pelatihan dan pengenalan batik sebagai upaya pelestarian budaya sekaligus membuka peluang kewirausahaan berbasis kearifan lokal. Metode pelaksanaan dilakukan melalui pendekatan partisipatif, meliputi sosialisasi sejarah dan filosofi batik, demonstrasi teknik dasar membatik, serta praktik langsung oleh peserta. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta mengenai makna filosofis motif batik serta keterampilan dasar dalam proses pencantingan dan pewarnaan. Selain itu, peserta juga mulai memiliki kesadaran bahwa batik tidak hanya bernilai seni, tetapi juga memiliki potensi ekonomi apabila dikembangkan sebagai produk kreatif. Dengan demikian, pelatihan dan pengenalan batik ini berkontribusi dalam melestarikan budaya bangsa sekaligus mendorong pemberdayaan masyarakat melalui kreativitas dan kewirausahaan berbasis seni tradisional.
Analisis Kompensasi Dan Benefit Dalam Meningkatkan Kinerja Karyawan Diperusahaan Aisyah, Siti; Kusumaningtyas, Menur
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 12 No 1.B (2026): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran kompensasi dan benefit dalam meningkatkan kinerja karyawan di lingkungan perusahaan. Kompensasi, baik dalam bentuk finansial maupun non-finansial, serta berbagai bentuk benefit seperti tunjangan dan jaminan sosial, dipandang sebagai faktor krusial dalam mendorong motivasi dan produktivitas karyawan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi lapangan, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem kompensasi dan benefit yang diterapkan secara adil, transparan, dan sesuai dengan harapan karyawan dapat meningkatkan kepuasan kerja, memperkuat motivasi intrinsik, serta mendorong loyalitas terhadap perusahaan. Temuan ini menegaskan pentingnya pengelolaan sumber daya manusia berbasis penghargaan yang proporsional sebagai strategi organisasi untuk mempertahankan dan mengoptimalkan kinerja tenaga kerja secara berkelanjutan.
Studi Proses Produksi Air Minum Dalam Kemasan dari Sumber Air Baku : Perspektif Sanitasi dan Kelayakan Konsumen pada CV Jaya Sari Tirta Mulia Silvia, Danisa Rada; Kusumaningtyas, Menur
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 12 No 1.B (2026): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Air minum dalam kemasan (AMDK) telah menjadi pilihan utama bagi masyarakat, khususnya bagi mereka yang sering beraktivitas di luar ruangan, meskipun tidak semua produk tersebut memiliki izin resmi dari pihak berwenang. Untuk mengetahui kualitas air minum dalam kemasan (AMDK) yang dijual oleh CV. Jaya Sari Tirta Mulia, ditinjau dari uji fisika kimia dan uji mikrobiologi pada air minum sesuai SNI yang telah ditetapkan. Pengujian dilakukan pada cup 200ml dan botol 600ml AMDK (air7) yang di produksi melalui CV. Jaya Sari Tirta Mulia, pengujian dilakukan melalui metode uji kekeruhan, cek PH, dan ozon DPD, yang meliputi ujian kandungan unsur Fe, Mn dan Cl2 (klorin). Uji organoleptik dan microbiologi yaitu TPC, keberadaan e.Coli dan total koliform, hasil pengukuran fisika-kimia terdiri dari kandungan total dissolved solid (TDS) menghasilkan AIR7 yang terdiri dari cup 200ml dan botol 600ml, hal ini sesuai dengan persyaratan TDS dalam SNI 3553:2015 maksimal 500 mg/L, Pengujian Ph berada pada ph normal yaitu berkisar di angka 7,5-7,8 yaitu Ph netral. Tahapan proses terhadap air7 telah lulus uji SNI yang berlaku untuk Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) terbaru adalah SNI ISO 9001:2015 (Air Mineral), SNI ini berfokus pada peningkatan kepuasan pelanggan, pengelolaan risiko, dan efisiensi proses. Badan Standardisasi Nasional (BSN) mengawasi penerapan SNI ini untuk menjamin keamanan dan kualitas AMDK. Hasil penelitian dari proses AMDK pada CV. Jaya Sari Tirta Mulia menunjukkan bahwa proses produksi telah memenuhi standart sanitasi dan kualitas air minum yang berlaku, namun beberapa rekomendasi perbaikan telah diidentifikasi untuk meningkatkan kualitas dan keamanan produk. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi pada peningkatan kualitas AMDK di CV. Jaya Sari Tirta Mulia.
Faktor-faktor yang Mempengaruhi Perilaku Konsumtif Mahasiswa STIE Mahardhika di Era Digital Sya'diyah, Halimatus; Kusumaningtyas, Menur; Suwangsih, Iwang
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.5860

Abstract

Pola konsumsi mahasiswa sangat dipengaruhi oleh transformasi digital. Meningkatnya perilaku konsumtif mahasiswa disebabkan oleh kemudahan akses ke e-commerce, media sosial, dan layanan keuangan online. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi dan menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi perilaku konsumtif mahasiswa STIE Mahardhika Surabaya di era digital, yang mencakup literasi keuangan, pendapatan, dan gaya hidup. Data dikumpulkan dari 97 responden melalui penyebaran kuesioner dengan skala Likert 1-5, menggunakan metode regresi linier berganda dengan pendekatan kuantitatif. Metode pengambilan sampel acak sederhana digunakan untuk memastikan representasi populasi. Analisis data dilakukan menggunakan software SPSS versi 26, dengan terlebih dahulu melakukan uji validitas, reliabilitas, dan uji asumsi klasik untuk memastikan kelayakan model regresi. Temuan penelitian memperlihatkan bahwa literasi keuangan, pendapatan, dan gaya hidup mahasiswa berpengaruh signifikan baik secara parsial maupun simultan terhadap perilaku konsumtif mereka. Literasi keuangan terbukti berpengaruh negatif signifikan (β = -0,207; sig. 0,010), menjadi faktor penting dalam menghambat kecenderungan konsumtif. Sebaliknya, pendapatan (β = 0,711; sig. 0,000) dan gaya hidup (β = 0,215; sig. 0,000) berpengaruh positif signifikan, mendorong perilaku konsumtif di era teknologi. Secara simultan, ketiga variabel menjelaskan 61,3% variasi perilaku konsumtif mahasiswa. Temuan ini menunjukkan bahwa pendidikan keuangan harus ditingkatkan dan mahasiswa perlu dididik untuk lebih bijak mengelola keuangan serta lebih sadar akan perbedaan antara kebutuhan dan keinginan. Dengan demikian, mahasiswa dapat mengembangkan perilaku keuangan yang sehat di tengah tekanan konsumtif di era digital.