Claim Missing Document
Check
Articles

Mitigating environmental pollution from tofu industry wastewater: Case of Suyanto Tofu Factory, Mojokerto Zalfain, Muhammad; Noerhayati, Eko; Rahmawati, Anita
Applied Environmental Science Vol. 2 No. 1: (July) 2024
Publisher : Institute for Advanced Science, Social, and Sustainable Future

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61511/aes.v2i1.2024.819

Abstract

Background: This research investigates the impact of tofu industry wastewater on the aquatic environment at the Suyanto Tofu Factory, Mojokerto. The tofu industry produces liquid waste that contains high pH, Total Suspended Solids (TSS), Biochemical Oxygen Demand (BOD), and Chemical Oxygen Demand (COD), so it has the potential to pollute local rivers. Although the Suyanto Tofu Factory has wastewater treatment facilities, these facilities are currently not functioning, indicating an urgent need to design a new wastewater treatment plant. In this context, the research aims to determine the volume of wastewater produced, analyze BOD, COD, TSS and pH levels in wastewater, and design sustainable wastewater treatment facilities for the tofu industry. Methods: The method used is planning the design Constructed Wetland system with water hyacinth plants . This method is expected to minimize the environmental impact of tofu wastewater, protect the surrounding aquatic ecosystem, and comply with environmental regulations. Findings: This research found a wastewater treatment plant model using a pond system Sanita (Constructed Wetland ) which can reduce tofu waste effectively and sustainably is very important to maintain water quality and river ecosystems around the Suyanto Tofu Factory. Conclusion: The liquid waste at the Suyanto tofu factory has high levels of acidity and organic pollutants, with a pH of 3.91, TSS of 1050 mg/L, BOD of 2063 mg/L, and COD of 5135 mg/L. The factory uses a wastewater management design involving Sanita Pond processing with Eichhornia crassipes plants, effectively reducing the organic content in the waste. Novelty/Originality of this Study: By proposing a Constructed Wetland system for tofu industry wastewater treatment, this research introduces an innovative, sustainable solution tailored to local conditions, potentially revolutionizing waste management practices in small-scale food industries.
Anaerobic baffled reactor (ABR): pengelolaan air limbah komunal pada pesantren Salafiyah Syafi’iyah di Situbondo Rifaini, Intan; Noerhayati, Eko
Journal of Youth and Outdoor Activities Vol. 1 No. 1: (Februari) 2024
Publisher : Institute for Advanced Science, Social, and Sustainable Future

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61511/jyoa.v1i1.2024.678

Abstract

Background: Water is a crucial element for life, both for internal body processes and daily activities. However, the nature of water as a primary resource makes its use less appropriate. This condition has an impact on the decline in water quality in several aspects. This happened at the Salafiyah Syafi'iyah Islamic Boarding School in Sukorejo, Situbondo. This boarding school experienced an increase in students and resulted in an increase in black water and gray water domestic waste. Methods: Researchers are trying to find solutions based on research with the Anaerobic Baffled Reactor (ABR) method. This research aims to produce waste water sanitation. Sanitary planning research uses two data sources, namely primary and secondary. Findings: The result of this research is knowing the existence of two types of waste discharge, namely domestic waste and non-domestic waste at the boarding school. Conclusion: Another result, namely the use of ABR-based treatment plants has advantages. This advantage focuses on the aspect of land area, construction, operation, maintenance and cost efficient wastewater treatment plants. Furthermore, researchers have found an ABR water treatment plant design model with the dimensions of each compartment in the form of length x width x height.
Automatic Compact Coffee Maker Using Temperature and Weight Sensors With Arduino Microcontroller Soraya Norma Mustika; Narendra Handaryan Yudhistira; Eko Noerhayati; Achmad Hamdan
Journal of Engineering, Electrical and Informatics Vol. 4 No. 2 (2024): JUNI : Journal of Engineering, Electrical and Informatics
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jeei.v4i2.3049

Abstract

In carrying out the process of grounding coffee manually, some people still rely on manual tools and based solely on the help of human hands, ineffectiveness often occurs. If the coffee beans are processed manually, the process will take quite a long time or if the coffee beans are processed manually themselves, it will produce less than perfect coffee bean powder. It is difficult to regulate the level of maturity or detect the right temperature of the coffee beans to produce the right coffee taste. It also requires a roasting process to a grinding process to turn the coffee beans into coffee powder with the right taste. Based on the problems above, the aim of this research is to simplify the process of converting coffee beans into coffee powder automatically and easily. In carrying out the roasting process to the process of refining the coffee beans, you need to pay attention to three aspects, namely the hot temperature during the roasting process, and determining the weight of the coffee beans when the coffee beans are finished going through the roasting process with a capacity of 100 g. In this research, to control and monitor the temperature and weight of coffee beans using an arduino microcontroller.
Penerapan Pintu Air Otomatis pada Bangunan bagi Saluran Irigasi Guna Meningkatkan Hasil Panen Petani Berbasis IoT Noerhayati, Eko; Suprapto, Bambang; Wirateruna, Efendi S; Mardiyani, Siti Asmaniyah
Jurnal Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (JP2M) Vol. 3 No. 3 (2022)
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33474/jp2m.v3i3.19122

Abstract

Sistem pertanian di Desa Sukoanyar, Pakis, Malang, adalah sektor pencaharian utama, dimana terdapat dua kelompok tani utama yaitu HIPPA (Himpunan Petani Pemakai Air) Dewi Ratih I dan HIPPA Dewi Ratih II. Permasalahan kelompok tani yang ada di Desa Sukoanyar adalah pembagian air pada system pintu irigasi air yang belum merata dan efisien, sehingga banyak pengiriman air ke lahan pertanian yang tidak sesuai kebutuhan, mulai ada yang kekurangan sampai kelebihan air. Hal ini akan mempengaruhi kualitas dan kuantitas produksi hasil pertanian. Oleh karena itu, tim PkM mengadakan kegiatan pengabdian kepada kelompok tani HIPPA I dan II. Metode pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat dimulai dari koordinasi dengan kelompok tani dan aparat desa Sukoanyar, persiapan, pelaksanaan pelatihan dan workshop, serta kegiatan monitoring dan evaluasi. Kelompok tani baik HIPPA I dan II sangat proaktif selama kegiatan pengabdian berlangsung. Indikator keberhasilan dari kegiatan pengabdian kepada kelompok tani HIPPA Dewi Ratih I dan II adalah terbentuknya 2 kader perwakilan setiap kelompok tani yaitu Bapak Syukur dan Bapak Suroto, terdapat 2 alat sistem pintu irigasi air berbasis IOT yang sudah terpasang di sistem irigasi air, terlaksananya pelatihan dan workshop dan peningkatan pemahaman kelompok tani HIPPA tentang system IOT. Semua anggota kelompok tani sepakat 100% bahwa penerapan teknologi internet dapat meningkatkan produksi hasil pertanian.
Optimalisasi Pemanfaatan Daun Kelor (Moringa Oleifera) untuk Meningkatkan Status Gizi dan Tingkat Pendapatan Masyarakat Noerhayati, Eko; Wulandari, Puput Tri; Khoiruddin, Mohammad
Jurnal Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (JP2M) Vol. 3 No. 4 (2022)
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33474/jp2m.v3i4.19636

Abstract

Desa Sukoanyar Kecamatan Pakis Kabupaten Malang mempunyai luas tanah pekarangan kurang lebih 20.200 Ha yang memiliki beberapa jenis tanaman, mulai dari tanaman hias hingga tanaman-tanaman yang bermanfaat sebagai pengobatan alternatif. Salah satu tanaman dengan jumlah yang sangat banyak adalah tanaman kelor. Tanaman ini ditemukann oleh pengabdi hampir di semua tanah pekarangan warga. Namun demikian tanaman ini justru banyak digunakan sebagai makanan hewan ternak, sehingga dalam hal ini warga desa Sukoanyar belum memanfaatkan secara maksimal adanya tanaman kelor. Daun kelor di percaya memiliki kandungan gizi yang tinggi dan mampu mencegah stunting. Pendampingan yang diselenggarakan oleh kelompok 2 KSM Tematik tahun 2023 di Desa Sukoanyar telah terselenggara dengan baik dan sesuai dengan konsep yang disusun. Warga masyarakat setempat telah mengikuti, mengetahui dan memahami berbagai pemanfaatan serta pengolahan daun kelor sebagai sumber daya yang melimpah di Desa Sukoanyar dapat diolah antara lain berupa produk kue bolu, mie, serta milky kelor sehingga menjadikan peluang untuk dapat dipasarkan sebagai tambahan pendapatan keluarga.
Pengoprasian dan pemeliharaan pintu air irigasi berbasis IoT aplikasi BLYNK Noerhayati, Eko; Arthanev, Fiastara Seikha; Hidayatulloh, Habib; Nuzulul H, Moch Mubarok; Andriani, Viki; Ningrum, Elisa Setia; Ismiyah, Zahrotul; Fakhiroh, Nichlah; Azzani, Muhammad Amri; Al-Ghifar, M. Qadafi; Galla, Alexander; Bachsin, Nor Kamila
Jurnal Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (JP2M) Vol. 4 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33474/jp2m.v4i2.19637

Abstract

Kegiatan Operasi dan Pemeliharaan adalah suatu kegiatan yang saling berhubungan. Kegiatan tersebut bertujuan untuk menjaga keberlangsungan fungsi jaringan irigasi agar dapat bermanfaat dalam memenuhi hajat hidup masyarakat. Permasalahan masyarakat di desa Sukoanyar selama ini adalah pengaturan buka tutup pintu air saluran irigasi yang berbasis IoT yang dilakukan oleh HIPPA masih kurang optimal terutama dalam mengoperasionalkan dan memeliharan pintu air berbasis IoT. Metode pelaksaan pengabdian kepada masyarakat dimulai dari koordinasi dengan perangkat desa dan Kelompok HIPPA, sosialisasi program, selanjutnya pendampingan operasi dan pemeliharaan pintu pintu air berbasis IoT dan diakhiri evaluasi kegiatan. Perangkat desa dan kelompok HIPPA sangat proaktif selama kegiatan pengabdian berlangsung. Hasil pengabdian berupa pendampingan kepada HIPPA berupa pemahaman HIPPA dalam mengoperasikan dan pemeliharaan pintu air berbasis IoT di desa Sukoanyar dan diharapkan masyarakat dapat memelihara dan menjaga pintu air otomatis tersebut dengan baik sehingga dapat memudahakan pekerjaan masyarakat dan petani desa Sukoanyar.
Pemanfaatan Embung sebagai Sarana Budidaya Ikan dan Wisata Noerhayati, Eko; Absari, Sherly Aulia; Febriyanti, Yanti; Andrian, Ricky; Herlambang, Elang Septian; Rabbi, Fawaz Diya’a; Muttaqin, Fazal; Maida, Laila Nur; Ramadhani, Devi Rizqy; Marini, Ambar; Azizah, Shoifatun Nur
Jurnal Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (JP2M) Vol. 4 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33474/jp2m.v4i1.19643

Abstract

Budidaya perikanan adalah salah satu faktor terpenting di sektor perikanan, Di Desa Sukoanyar terdapat embung yang pemanfaatanya masih kurang maksimal dan kurang memadai untuk dijadikan media budidaya ikan serta sarana wisata. KSM-Tematik Unisma melakukan pengabdian kepada Masyarakat melalui pemberdayaan masyarakat dengan merancang pengaturan sarana embung agar dapat di manfaatkan wisata untuk menambah pendapatan masyarakat melalui budidaya ikan serta mendukung dusun Cokro sebagai andalan wisata desa Sukoanyar. Pengembangan sektor budidaya ikan diharapkan menjadi program unggulan dusun Cokro yang dapat dikembangkan secara terus menerus. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan kualitas SDM dusun Cokro melalui budidaya ikan dan hasilnya dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Perencanaan dan penghitungan pengolahan limbah tahu di Pabrik Tahu Banggle, Jombang Palevi, Muhammad Raynaldi Reza; Noerhayati, Eko; Rahmawati, Anita
Jurnal Inovasi Pangan dan Gizi Vol. 1 No. 1: (February) 2024
Publisher : Institute for Advanced Science, Social, and Sustainable Future

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61511/jipagi.v1i1.742

Abstract

Background: The soybean processing industry into tofu has environmental impacts. This industry generates waste in the form of wastewater, which if discharged without prior management will cause damage and pollution to the environment. One of them is the Banggle tofu factory in Jombang. This study aims to create a plan and calculation of wastewater treatment installations at the factory. Methods: The research method is laboratory testing to determine the quantity of wastewater and direct observation to determine field conditions so that appropriate plans can be made according to the field conditions. Finding: This study found that the largest wastewater discharge is 18,000 L/day or 18 m3/day. Therefore, pipes are buried underground to avoid leakage. This research also produces the sizes that must be met by the wastewater treatment tank as a result of calculations. Conclusion: These sizes need to be considered in the installation of wastewater treatment facilities.
IbM Kelompok Peternak Sapi Desa Hadiwarno Kab. Pacitan Dalam Pemanfaatan Energi Alternatif Noerhayati, Eko; Sulo, Bambang Dwi
Jurnal Inovasi Hasil Pengabdian Masyarakat (JIPEMAS) Vol 1 No 1 (2018)
Publisher : University of Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33474/jipemas.v1i1.1476

Abstract

Desa Hadiwarno adalah sebuah desa di Kab. Pacitan yang termasuk dalam kecamatan Ngadirojo. Warga desa ini memiliki kelompok tani yang bergerak dibidang budidaya sapi pedaging. Anggotanya 43 orang yang rata-rata masing-masing memiliki 2-3 ekor sapi yang diletakkan dalam satu kandang. Jadi total jumlah sapi yang diternakkan 86 ekor. Selama ini kotoran sapi dimanfaatkan sebagai pupuk organik dengan cara meletakkan kotoran sapi segar ditanah dan ditunggu beberapa minggu hingga berubah menjadi pupuk organik.pupuk ini digunakan untuk memupuk tanaman sendiri atau dijual ke pihak lain. Hal ini mengganggu kebersihan lingkungan karena kotoran sapi menimbulkan bau yang kurang sedap dan efek rumah kaca yang dihasilkan oleh gas metan. Dalam kegiatan pengabdian masyarakat IbM, masyarakat mitra diajak tim pengabdi untuk bersama-sama membangun instalasi biogas untuk dimanfaatkan sebagai sumber api kompor dan pupuk cair . pupuk cair ini digunakan sebagai pupuk tanaman pertanian wisata organik milik warga mitra di desa Hadiwarno
IbM Pemanfaatan Limbah Ternak Kelompok Tani Kedung Sumber Kab. Bojonegoro Noerhayati, Eko; Lesmanah, Unung
Jurnal Inovasi Hasil Pengabdian Masyarakat (JIPEMAS) Vol 1 No 2 (2018)
Publisher : University of Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33474/jipemas.v1i2.1520

Abstract

Desa Kedung Sumber merupakan sebuah desa yang terletak di Kabupaten Bojonegoro Jawa Timur. Desa ini terkenal dengan hasil pertanian padi, lombok dan bawang merah. Kondisi tanahnya sedikit berkapur namun cukup subur untuk ditanami padi. Petani disini menggunakan sapi sebagai tenaga bantu dalam mengolah sawah dan sebagian sengaja diternakkan untuk dibudidayakan. Selama ini kotoran ternak di manfaatkan sebagai pupuk organik dengan cara dibiarkan di tempat terbuka namun beratap. Hal ini kurang efektif karena menimbulkan bau tak sedap dan pemanasan global.Tujuan kegiatan adalah untuk mengurangi kondisi pembuangan kotoran ternak sapi yang kurang sehat dan kurang menjaga lingkungan maka perlu dibuat alat yang dapat menangkap gas metan dari kotoran ternak dan memanfaatkannya sebagai energi alternatif berupa panas. Rencana kegiatan adalah membangun instalasi biogas sebagai penangkap gas metan yang dihasilkan kotoran sapi dan memberikan pengetahuan tentang biogas serta pupuk organik ke patani mitra di kab Bojonegoro. Tujuan khusus kegiatan IbM adalah : Meningkatkan kemandirian kelompok tani peternak sapi masyarakat desa Kedung Sumber melalui pengembangan pemanfaatan kotoran sapi menjadi biogas ; meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan kelompok peternak sapi dalam mengelola kotoran ternak menjadi pupuk organik.Target khusus yang ingin dicapai : terbangunnya instalasi biogas, terlaksananya pelatihan biogas danpupuk cair, tersedianya kompor biogas, terlaksananya pedampingan pemanfaatan biogas.Metode yang digunakan untuk mencapai tujuan adalah : Menerapkan teknologi tepat guna berupa instalasi biogas sebagai penangkap gas metan kotoran sapi ; melakukan pelatihan dan pendampingan dalam pemanfaatan, pengembangan dan perawatan instalasi biogas ; melakukan pelatihan pemanfaatan pupuk cair dari kotoran sapi
Co-Authors Aasniari Aasniari Absari, Sherly Aulia Ach Sahroni Achmad Hamdan Afina Fajar Hidayati Al Adlu Syahid Al-Ghifar, M. Qadafi Anang Bakhtiar Anang Bakhtiar ANDRIANI, VIKI Anggun Ainun B.Wakirin Anita Rahmawati Anita Rahmawati Anita Rahmawati Annisa Mar'atus Safitri APRILIA, REZA Arga Kencana Ari Kurniawan Arief Ardiansyah Arif Wibisono Arthanev, Fiastara Seikha Ashari, Mohammad Alfarisi Azimatuz Zahro Azizah Rachmawati Azizah Rahmawati Azizah Rokhmawati Azizah Rokhmawati Azizah Rokhmawati Azizah, Shoifatun Nur Azzani, Muhammad Amri Bachsin, Nor Kamila Bambang Dwi Sulo Bambang Suprapto Bastyo Tafano Dian Dwi Mahendra Diana Septian Hartati Dita Wahyu Anggraini Dwi Mukti Asmoro Sari Elly Novi Saputri Fakhiroh, Nichlah Febriyanti, Yanti Firdaus Ihwan Ibadi Firmansyah Adhy Wijaksana Fitriya Qurota Ayun Galla, Alexander Gancakra Pribadi Ginanjar Noor Sholikhin Hassi fichri Renaldi Herlambang, Elang Septian Hidayatulloh, Habib I Gusti Bagus Wiksuana Ibnu Kolis Inggit Kentjonowaty Ismiyah, Zahrotul Israil Israil Ita Suhermin Ingsih Jeprianto Jeprianto Kahfi Almachzuuni M Ihya Al Hikam M. Iqbal Sahroni M. Mas’ud Said Mahfud Jiiono Mahmad Alfian Ni'am Maida, Laila Nur Marini, Ambar Mas'ud Said Miqdad Kevin Ni'am Moch. Yudha Alif Pratama Moh. Ahsani Taqwim Moh. Bagus Fahmi Moh. Lutfi Maulana Mohammad Jasa Afroni Mohammad Khoiruddin, Mohammad Muhammad Fikri Alim Muhammad Hasan Muhammad Rizal A’rofi Muhammad Syahridha Firdaus Muttaqin, Fazal Nadiva Salsabila Rahmawati Narendra Handaryan Yudhistira Naufal Yudhistira Ningrum, Elisa Setia Nour Athiroh Nour Athiroh Abdoes Sjakoer nurlailatul khusnah Nuzulul H, Moch Mubarok Palevi, Muhammad Raynaldi Reza Rabbi, Fawaz Diya’a Rahayu Hutami E.A.N Ramadhani, Devi Rizqy REFINALDO, A MUH RIDHO Reza Affandi Sameth Ricky Andrian, Ricky Ricky Candra Andrian Rifaini, Intan Rio Miftakul Imam Riska Riska Rizal A'rofi rofiqoh rofiqoh Roihan Attammimi Suryateja Samsul Maarif Sarifudin Sarifudin Sarifudin Satriyo Yoga Wahyudi Sinta Sofiana Wiyanti Siti Asmaniyah Mardiayani Siti Asmaniyah Mardiyani Siti Sendari Soraya Norma Soraya Norma Mustika Suci Amalia Suprapto, Bambang Syahril Arifudin Tri Wahyudi Sinaga Unung Lesmanah Warda Khumairo Milena Warsito - Warsito Warsito Warsito Warsito Wirateruna, Efendi S Wulandari, Puput Tri YENI SAFITRI Yogi Dwi Mahandi Yusril Fahruddiansyah Zalfain, Muhammad Zuhkhriyan Zakaria