Claim Missing Document
Check
Articles

Found 37 Documents
Search

Penerapan Metode Altman Z-Score, Grover Score, Springate dan Zmijewski Untuk Memprediksi Potensi Kebangkrutan Judi Suharsono; Mutimmah Rustianawati; Alvina Febriani; M Novan Fithrianto; Mufid Andrianata
eCo-Fin Vol. 7 No. 3 (2025): eCo-Fin
Publisher : Komunitas Dosen Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32877/ef.v7i3.2411

Abstract

This research was conducted to determine the application of the Altman Z-Score, Grover Score, Springate and Zmijewski methods in predicting potential bankruptcy in food and beverage companies listed on the IDX for the 2021-2023 period. The type of research used is descriptive quantitative. Sample selection using purposive sampling method which resulted in 42 samples with 14 companies. The data used is secondary data, namely the company's annual financial statements food and beverage companies for the period 2021-2023. Data analysis is carried out by collecting financial statement data, calculating ratios, classifying company conditions, and comparing the results of the 4 methods. The results state that the Altman z-score method is the best method based on the ability to detect 4 companies that are at risk in the early stages (gray) before entering bankruptcy (dangerous), this can provide time for companies to improve their financial performance. springate method has 1 company that has gone bankrupt. this method only divides into 2 categories without a gray zone so it is less detailed in identifying early stage risks, while the grover score and zmijewski methods show the results of 14 companies in a healthy condition.
PENGARUH PELATIHAN KERJA, KESEHATAN DAN KESELAMATAN KERJA (K3), DAN LINGKUNGAN KERJA TERHADAP KINERJA KARYAWAN PADA PT KUTAI TIMBER INDONESIA DIVISI PARTICLE BOARD KOTA PROBOLINGGO Khusnia Nur I'zzah; Seger Priantono; Mutimmah Rustianawati
Ekonomi & Bisnis Vol 25 No 1 (2026): Jurnal Ekonomi & Bisnis Juni 2026
Publisher : Politeknik Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32722/eb.v25i1.8431

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk membahas tentang pengaruh dari variabel Pelatihan Kerja, Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3), serta Lingkungan Kerja Tehadap Kinerja Karyawan Pada PT. Kutai Timber Indonesia Divisi Particle Board Kota Probolinggo. Metode kuantitatif dipilih peneliti sebagai jenis penelitian ini melalui pendekatan asosiatif. Populasi penelitian ini ialahkaryawan tetap PT. Kutai Timber Indonesia Divisi Particle Board dengan jumlah 225 orang. Teknik pengambilan sampel yaitu dengan menerapkan metode probability sampling berupa simple random sampling sebanyak 80 sampel. Pengolahan data berbantuan software SmartPLS 4. Dengan ditunjukkan hasil penelitian ini bahwa Pelatihan Kerja berpengaruh positif namun tidak signifikan terhadap Kinerja Karyawan, Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap Kinerja Karyawan, Lingkungan Kerja memiliki pengaruh negatif dan signifikan terhadap Kinerja Karyawan. Kata kunci:  Pelatihan Kerja, Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3), Lingkungan Kerja, Kinerja   Karyawan  
Analisis Rasio Keuangan untuk Mengukur Kinerja Keuangan Studi Kasus PT. Pelabuhan Indonesia (Persero) Tanjung Tembaga Probolinggo Aprilia Cahya Rosinta; Mohammad Iskak Elly; Mutimmah Rustianawati
EKOMA : Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi Vol. 3 No. 6: September 2024
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/ekoma.v3i6.4578

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kinerja keuangan melalui analisis rasio keuangan berdasarkan laporan neraca dan laporan laba rugi. Data yang digunakan merupakan data sekunder berupa laporan keuangan neraca dan laba rugi untuk periode 2020-2022. Metode analisis yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif. Berdasarkan KepMen BUMN Nomor: KEP-100/MBU/2002 mengenai Penilaian Tingkat Kinerja BUMN, hasil penelitian menunjukkan bahwa kinerja keuangan PT. Pelabuhan Indonesia (Persero) Tanjung Tembaga Probolinggo pada periode 2020-2022, memperoleh skor total yang sama sebesar 43,25 atau 94% pada tahun 2020 dan 2021, serta skor total sebesar 42,5 atau 92% pada tahun 2022. Dengan demikian, perusahaan memperoleh predikat SEHAT dengan kategori AA karena nilai persentase total skornya berada di antara 80% sampai 95%.
Pengaruh Leverage Ukuran Perusahaan dan Financial Distress Terhadap Konservatisme Pada Perusahaan Infrastruktur Yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia pada Tahun 2021-2023 Miftahul Ulum; Tatik Amani; Mutimmah Rustianawati
EKOMA : Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi Vol. 4 No. 1: November 2024
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/ekoma.v4i1.5957

Abstract

Penelitian ini dilakukan di perusahaan Infrastruktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia Tahun 2021–2023. dengan tujuan untuk mengetahui bagaimana antara Leverage, Ukuran Perusahaan dan Financial Distress berpengaruh pada konservatisme secara parsial dan simultan. “Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif, dengan pendekatan asosiatif, dengan variabel yang terdiri dari Leverage, Ukuran Perusahaan dan Financial Distress. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini 28 perusahaan dengan pengamatan 3 tahun. Penelitian ini dilakukan dengan mengambil data dari www.idx.co.id yang berupa laporan keuangan dari Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa variabel Leverage berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap Konservatisme, Ukuran perusahaan berpengaruh positif dan signifikan terhadap konservatisme dan Financial distress berpengaruh signifikan terhadap Konservatisme. Secara simultan Leverage, Ukuran perusahaan dan Financial distress berpengaruh signifikan terhadap Konservatisme. Di antara ketiga variabel, Financial distress memiliki pengaruh dominan terhadap Konservatisme pada perusahaan Infrastruktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2021–2023”.
Pengaruh Ukuran, Struktur Hutang, dan Umur Perusahaan Terhadap Profitabilitas: Studi pada Perusahaan Makanan dan Minuman BEI 2020-2022 Mutimmah Rustianawati; Sholehuddin Dwi Febrian; Judi Suharsono
EKOMA : Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi Vol. 4 No. 3: Maret 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/ekoma.v4i3.6541

Abstract

Due to the food and beverage industry's rapid expansion, many businesses are forced to improve their performance in order to continue running efficiently. The profitability ratio, which is based on information from the income statement and balance sheet, is one of the most important ratios used to evaluate a business' success. The level of profitability also shows how well the company's assets are handled and how well they can produce earnings, which guarantees the company's long-term viability and gives investors peace of mind. This study sought to determine the most important contributing factor while examining the effects of age, debt structure, and company size on profitability alone and in combination.The goal of this study is to determine the connection between the independent and dependent variables using an associative quantitative approach. A significance of 0.099 indicates an inconsequential influence for company size, according to partial research findings. In contrast, the debt structure and the company's age have a significance of 0.000 and 0.000, respectively, indicating that they have a considerable impact. With a significance level of 0.000, or less than 0.05, the factors of age, debt structure, and company size all have a significant effect. The debt structure has the most significant negative impact of these three variables, with a normalized beta coefficient of -0.594.
Pengaruh Kompensasi Dan Work-Life Balance Terhadap Kinerja Karyawan Melalui Employee Engagement Sebagai Variabel Mediasi Di Lava Hill Resort Bromo Probolinggo Nelly Agustin Dwi Puspitasari; Dedi Joko Hermawan; Mutimmah Rustianawati
EBIZER: Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi, dan Bisnis Vol. 2 No. 2 (2026): Juli 2026
Publisher : PT. Cendekia Mandiri Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.67083/ebizer.v2i2.55

Abstract

Studi ini dilakukan untuk menginvestigasi dampak dari variabel Kompensasi dan Work-Life Balance terhadap Kinerja Karyawan melalui Employee Engagement di Lava Hill Resort Bromo Probolinggo. Metode penelitian yang diterapkan adalah kuantitatif dengan pendekatan asosiatif kausal. Populasi dalam studi ini mencakup semua karyawan Lava Hill Resort Bromo yang berjumlah 33 orang, dengan metode pengambilan sampel menggunakan non-probability sampling yaitu sampel jenuh. Proses pengolahan data dalam penelitian ini dilakukan dengan memanfaatkan perangkat lunak SmartPLS v4.0. Hasil studi menunjukkan bahwa secara langsung variabel kompensasi tidak berpengaruh signifikan pada kinerja tetapi signifikan terhadap employee engagement, variabel work-life balance berpengaruh signifikan pada kinerja tetapi tidak berpengaruh signifikan terhadap employee engagement, dan variabel employee engagement berpengaruh signifikan terhadap kinerja; di samping itu, variabel kompensasi secara tidak langsung berpengaruh signifikan pada kinerja melalui employee engagement, sementara variabel work-life balance tidak berpengaruh signifikan pada kinerja melalui employee engagement.
Penguatan Kapasitas UMKM melalui Teknologi Tepat Guna dan Pemasaran Digital pada Lila Bolen dan Cake Sulianti, Ani; Lidyana, Novita; Tyas, Yayuk Indah Wahyuning; Rustianawati, Mutimmah
Lumbung Inovasi: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 11 No. 3 (2026): September
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/linov.v11i3.6478

Abstract

UMKM Lila Bolen dan Cake di Kecamatan Maron, Kabupaten Probolinggo, merupakan usaha pengolahan pangan yang memiliki potensi pengembangan, namun masih menghadapi keterbatasan kapasitas produksi, penggunaan peralatan sederhana, pengelolaan usaha yang belum optimal, serta pemasaran yang masih terbatas. Program Kemitraan Masyarakat (PKM) ini bertujuan meningkatkan kapasitas produksi dan keberdayaan mitra melalui penerapan teknologi tepat guna, standardisasi proses produksi, penguatan manajemen usaha, dan pemasaran digital. Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi, pelatihan, penerapan teknologi, pendampingan, monitoring dan evaluasi, serta penguatan keberlanjutan program. Teknologi yang diterapkan meliputi mesin mixer adonan, mesin pencetak bolen, dan oven pemanggang, yang didukung dengan penerapan SOP produksi dan sanitasi, pencatatan keuangan, perhitungan Harga Pokok Produksi (HPP), serta pemanfaatan media sosial untuk pemasaran. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa kapasitas produksi meningkat dari 300–400 pcs/hari menjadi 500–600 pcs/hari. Tingkat keberdayaan bidang produksi meningkat dari rata-rata 1,4 menjadi 2,8, sedangkan bidang manajemen meningkat dari 1,25 menjadi 3,0. Mitra juga mulai menerapkan pencatatan usaha, perhitungan HPP, SOP produksi dan sanitasi, serta pemanfaatan media sosial untuk promosi dan komunikasi dengan konsumen. Hasil tersebut menunjukkan indikasi awal bahwa integrasi teknologi produksi, penguatan manajemen, dan pemasaran digital dapat meningkatkan kapasitas produksi serta kesiapan mitra dalam mengelola usaha secara lebih terstruktur. Namun, diperlukan pendampingan dan monitoring lanjutan untuk memastikan konsistensi penerapan teknologi, sistem manajemen, dan pemasaran digital. Strengthening MSME Capacity through Appropriate Technology and Digital Marketing: A Community Partnership Program for Lila Bolen and Cake Abstract Lila Bolen and Cake is a food-processing micro, small, and medium-sized enterprise (MSME) located in Maron District, Probolinggo Regency, which has development potential but still faces limitations in production capacity, the use of simple equipment, suboptimal business management, and limited marketing. This Community Partnership Program (PKM) aimed to improve the partner’s production capacity and empowerment through the application of appropriate technology, production process standardization, business management strengthening, and digital marketing. The implementation methods consisted of socialization, training, technology application, mentoring, monitoring and evaluation, and sustainability strengthening. The technologies introduced included a dough mixer, bolen dough molding machine, and baking oven, supported by the implementation of production and sanitation SOPs, financial record-keeping, Cost of Goods Manufactured (COGM) calculation, and the use of social media for promotion. The results showed that production capacity increased from 300–400 pieces/day to 500–600 pieces/day. The empowerment level in the production aspect increased from an average score of 1.4 to 2.8, while the management aspect increased from 1.25 to 3.0. The partner also began implementing business record-keeping, COGM calculation, production and sanitation SOPs, and social media utilization for promotion and customer communication. These results provide an initial indication that the integration of production technology, business management strengthening, and digital marketing can improve production capacity and the partner’s readiness to manage the business in a more structured manner. However, further mentoring and monitoring are required to ensure the consistent implementation of the technology, management system, and digital marketing practices.