Claim Missing Document
Check
Articles

Found 31 Documents
Search

The Correlation of Nutritional Status and Acute Respiratory Tract Infections for Children Under Five in West Halmahera Mamahit, Adi Yeremia; Legi, Julita; Karame, Verra; Pondete, Marlyn Anggelina; Tubol, Inggita Natalia
Jurnal Ners Vol. 8 No. 2 (2024): OKTOBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v8i2.27009

Abstract

Acute respiratory tract infections (ARIs) are still a public health problem at present. This disease is very dangerous because it can be a precursor to pneumonia and stunting in children. The aim of this research is to determine the relationship between nutritional status and the incidence of ARIs in Akelamo Village, East Sahu District, West Halmahera Regency, North Maluku Province, Indonesia. Crosssectional methods were used in this research. The total population was 52 children which were then calculated using proportional sampling techniques to obtain 37 children as the research sample. The research results show that the child's nutritional status and the mother's education level have a significant relationship with the occurrence of ARIs. Therefore, the role of health workers is very necessary to provide education about the use of local food to improve children's nutrition and education about preventing ARIs needs to be carried out more intensively.
EATING PATTERNS AND NUTRITIONAL STATUS OF CHILDREN'S AGE PRE-SCHOOL IN PUSKESMAS MELONGUANE TALAUD ISLANDS Adi Yeremia Mamahit; Vera Karame; Misra A. Niomba
Jurnal Ilmiah Perawat Manado (Juiperdo) Vol 7 No 1 (2019): JULI
Publisher : POLITEKNIK KESEHATAN KEMENTERIAN KESEHATAN MANADO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47718/jpd.v7i1.796

Abstract

Background: Nutritional status in children aged 1-5 years is still a major health problem in the world including the country of Indonesia. Indonesia is a developing country that still faces considerable nutritional deficiencies. World Health Organization (WHO) estimates that 54% of causes of death in infants and toddlers are based on poor nutrition. Aims are to determine the relationship between eating patterns with the nutritional status of pre-school age children in the Public Health Center in the Melonguane sub-district. Methods: This research uses correlation analytic research with cross-sectional approach. This research was carried out in the Melonguane Community Health Center, Melonguane District, Talaud Regency. Sample as many as 33 pre-school age children (3-5 years). Based on statistical tests using the Chi-Square test with indigo ρ = 0.007 smaller than the value of α = 0.05, which means the null hypothesis is rejected. Conclusion: Most pre-school age children in the work area of ​​the Melonguane Health Center in the District of Melonguane have a good diet. Most pre-school-aged children in the Melonguane Community Health Center area of ​​Melonguane District have normal nutritional status. There is a relationship between eating patterns with the nutritional status of pre-school-aged children in the working area of ​​the Melonguane Community Health Center, Melonguane District, normal nutritional status.
HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN SIKAP PENJAMAH MAKANAN DENGAN PENERAPAN HYGIENE DAN SANITASI MAKANAN PEDAGANG KAKI LIMA Hura, Putri Wulan Marina Br; Munthe, Deviana Pratiwi; Mamahit, Adi Y.; Agustina, Rakhmawati
JOURNAL HEALTH AND NUTRITIONS Vol 11, No 1 (2025): Health and Nutritions
Publisher : Jurusan Gizi Politeknik Kesehatan Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52365/jhn.v11i1.1373

Abstract

Hygiene is an important effort to prevent disease in the residential environment, especially related to food that is potentially contaminated and can cause foodborne diseases. The study was aimed to analyze the association between knowledge and attitudes of food handlers with the implementation of food hygiene and sanitation on street vendors at the Benteng Moraya tourist attraction. The method used was a quantitative approach with a cross-sectional design involving 35 food sellers selected through a purposive sampling method. The independent variables were the knowledge and attitudes of food handlers, while the dependent variable was the implementation of food hygiene and sanitation. The results of the analysis using the chi-square test showed a significant relationship between knowledge (p = 0.000) and attitudes (p = 0.019) with the implementation of hygiene and sanitation. The conclusion was that there was a association between knowledge and attitudes of food handlers with the implementation of food hygiene and sanitation on street vendors. Hygiene merupakan upaya penting untuk mencegah penyakit di lingkungan tempat tinggal terutama terkait dengan makanan yang berpotensi terkontaminasi dan dapat menyebabkan penyakit bawaan makanan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keterkaitan antara tingkat pengetahuan serta sikap penjamah makanan terhadap praktik hygiene dan sanitasi makanan pada pedagang kaki lima di kawasan wisata Benteng Moraya. Metode yang diterapkan adalah pendekatan kuantitatif dengan rancangan penelitian cross-sectional yang melibatkan 35 penjual makanan yang dipilih melalui metode purposive sampling. Variabel bebas adalah pengetahuan dan sikap penjamah makanan, sedangkan variabel terikat adalah penerapan hygiene dan sanitasi makanan. Hasil analisis univariat terhadap penjamah makanan menunjukkan bahwa tingkat pengetahuan yang baik 40,0%, sementara 60,0% lainnya memiliki pengetahuan yang kurang baik. Dari segi sikap sebanyak 57,1% penjamah makanan memiliki sikap yang baik, sedangkan 42,9% menunjukkan sikap yang kurang baik. Adapun penerapan hygiene dan sanitasi makanan sebagian besar berada dalam kategori kurang baik, yaitu sebesar 85,7%, sementara hanya 14,3% yang termasuk dalam kategori baik. Analisis menggunakan uji chi-square menunjukkan hubungan signifikan antara pengetahuan (p=0,000) dan sikap (p=0,019) dengan penerapan hygiene dan sanitasi. Kesimpulan adanya keterkaitan antara pengetahuan serta sikap penjamah makanan terhadap penerapan hygiene dan sanitasi makanan di kalangan pedagang kaki lima. 
PENGARUH TERAPI MUSIK KLASIK TERHADAP PERUBAHAN TINGKAT KECEMASAN LANSIA DI BALAI PENYANTUNAN SOSIAL LANJUT USIA (BPLU) SENJA CERAH PANIKI KECAMATAN MAPANGET MANADO Adi Yeremia Mamahit, Olvin Manengkey
JURNAL ILMIAH KESEHATAN MANADO Vol. 1 No. 1 (2022): Jurnal Ilmiah Kesehatan Manado
Publisher : Yayasan Syalom Cipta Sumikolah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64418/jikma.v1i1.22

Abstract

Olvin Kristin Manengkey1Adi Y. Mamahit2 manengkeyolvin@gmail.com adiwork88@gmail.com Kecemasan (Ansietas) merupakan respon individu terhadap suatu keadaan yang tidak menyenangkan dan di alami oleh semua makhluk hidup dalam kehidupan sehari-hari. Kecemasan di komunikasikan secara interpersonal dan merupakan bagian dari kehidupan sehari-hari, menghasilkan peringatan yang berharga dan penting untuk upaya memelihara keseimbangan diri dan melindungi diri. Data yang di peroleh WHO, Penduduk lansia dunia bertambah dengan cepat antara 2015 dan 2025 proporsi lansia di dunia di perkirakan mencapai hampir dua kali lipat, 12 % menjadi 22 % dalam hal mutlak, diperkirakan sekitar 900 juta akan meningkat menjadi 2 miliar orang, orang – orang yang berusia diatas 60 tahun.Tujuan Penelitian Diketahui mengetahui adanya pengaruh musik klasik terhadap perubahan tingkat kecemasan pada lansia di Balai Penyantunan Sosial Lanjut Usia (BPLU) Senja Cerah Paniki Kecematan Mapanget Manado Jenis penelitian yaitu pre eksperimen design pendekatan metode one grup, pre test proses post test. waktu penelitian pada bulan Oktober 2021 dan tempat penelitian di Balai Penyantunan Sosial Lanjut Usia (BPLU) Senja Cerah Kota Manado. Uji statistik yang digunakan adalah Chi Square dengan derajat kepercayaan 95% bila . Hasil penelitian hasil uji paired samples test nilai sig. (2-tailed) tailed adalah sebesar 0,007 < 0,05, maka Ho ditolak dan Ha diterima yang berarti bahwa ada perbedaan rata-rata antara pretest dan posttest yang artinya ada pengaruh terapi musik klasik terhadap perubahan tingkat kecemasan lansia di Balai Penyantunan Sosial Lanjut Usiayaitu lebih kecil dari nilai α = 0,05. Kesimpulan dalam penelitian ini yaitu sebelum terapi musik klasik sebagian besar tingkat kecemasan sangat berat dibandingkan dengan kecemasan berat,sedang, panik, ringan dan tidak gejala. Sedangkan sesudah terapi musik klasik sebagian besar tingkat kecemasan berat dibandingkan dengan kecemasan sangat berat,sedang, ringan, tidak gejala dan panik. Saran dalam penelitian ini Penelitian ini diharapkan menjadi bahan masukan pengetahuan kecemasan bagi lokasi penelitian di Balai Penyantunan Sosial Lanjut Usia (BPLU) Senja Cerah Paniki Kecematan Mapanget Manado. Terutama dalam meningkatkan kesehatan pada lansia yang mengalami kecemasan Kata Kunci: Terapi Musik Klasik, Kecemasan Lansia ABSTRACT Anxiety is an individual's response to an unpleasant situation and is experienced by all living things in everyday life. Anxiety is communicated interpersonally and is a part of everyday life, generating valuable and important warnings for efforts to maintain self-balance and self-protection. Data obtained by the WHO, the world's elderly population is growing rapidly between 2015 and 2025, the proportion of elderly people in the world is estimated to almost double, 12% to 22% in absolute terms, it is estimated that around 900 million will increase to 22%. billion people, people who are over 60 years old. Research Objectives It is known that there is an effect of classical music on changes in anxiety levels in the elderly at the Senja Cerah Paniki Social Assistance Center (BPLU) in Mapanget District, Manado. The type of research is pre-experimental design with one group method approach, pre-test post-test process. research time in October 2021 and the research location at the Senja Cerah Elderly Social Support Center (BPLU) Manado City. The statistical test used is Chi Square with a 95% confidence degree if . The results of the paired samples test test results sig. (2-tailed) tailed is 0.007 < 0.05, then Ho is rejected and Ha is accepted which means that there is an average difference between the pretest and posttest which means that there is an effect of classical music therapy on changes in the level of anxiety of the elderly at the Elderly Social Support Center, namely smaller than the value of = 0.05. The conclusion in this study is the Changes in Anxiety Levels for the Elderly at the Senja Cerah Paniki Social Assistance Center (BPLU) in Mapanget District, Manado before classical music therapy, most of the anxiety levels are very severe compared to severe, moderate, panic, mild and asymptomatic anxiety. Changes in the Anxiety Level of the Elderly at the Senja Cerah Paniki Social Support Center (BPLU), Mapanget District, Manado after classical music therapy, most of the anxiety levels were severe compared to very severe, moderate, mild, asymptomatic and panic anxiety. Suggestions in this study This research is expected to be an input for anxiety knowledge for the research location at the Senja Cerah Paniki Elderly Social Support Center (BPLU), Mapanget District, Manado. Especially in improving the health of the elderly who experience anxiety. Keywords: Classical Music Therapy, Elderly Anxiety Download Full File Disini
HUBUNGAN ANTARA LAMA MENJALANI HEMODIALISIS DENGAN KUALITAS HIDUP PASIEN GAGAL GINJAL KRONIK DI RUANGAN MELATI RSUP PROF. DR. R. D. KANDOU MANADO Adi Yeremia Mamahit, Olvin Manengkey,
JURNAL ILMIAH KESEHATAN MANADO Vol. 1 No. 3 (2022): Jurnal Ilmiah Kesehatan Manado (JIKMA)
Publisher : Yayasan Syalom Cipta Sumikolah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64418/jikma.v1i3.57

Abstract

ABSTRAK Kualitas hidup terkait kesehatan sering didefinisikan sebagai nilai yang diberikan untuk durasi kehidupan sebagaimana telah diubah oleh gangguan, status fungsional, persepsi dan kesempatan sosial yang dipengaruhi oleh penyakit, trauma, terapi atau kebijakan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara lama menjalani hemodialisis dengan kualitas hidup pasien gagal ginjal kronik di ruangan Melati RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou Manado. Jenis penelitian yang digunakan adalah pada penelitian ini yaitu peneliti menggunakan desain deskriptif analitik dengan pendekatan Cross Sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah jumlah pasien gagal ginjal kronik yang sedang menjalani hemodialisis, yaitu sebanyak 347 orang. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 78 responden. Data dianalisa dengan menggunakan uji statistik chi-square dengan nilai α = 0,05. terdapat hubungan antara lama menjalani hemodialisis dengan kualitas hidup pasien gagal ginjal kronik di ruangan Melati RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou Manado. Kata Kunci : Restrain; Perilaku; Kekerasan. ABSTRACT Health-related quality of life is often defined as the value assigned to duration of life as altered by impairment, functional status, social perceptions and opportunities influenced by disease, trauma, therapy or policy. The purpose of this study was to determine the relationship between the length of time undergoing hemodialysis and the quality of life of chronic kidney failure patients in the Melati room of Prof. Dr. R.D. Kandou Manado. The type of research used in this research is the researcher uses an analytic descriptive design with a cross sectional approach. The population in this study was the number of chronic kidney failure patients undergoing hemodialysis, namely 347 people. The sample in this study amounted to 78 respondents. Data were analyzed using the chi-square statistical test with a value of α = 0.05. there is a relationship between the length of time undergoing hemodialysis and the quality of life of chronic kidney failure patients in the Melati room of Prof. Dr. R.D. Kandou Manado. Keywords: Restraint; Behavior; Violence.Download Full File Disini
HUBUNGAN PENDAPATAN ORANGTUA DENGAN STATUS GIZI ANAK DI SD GMIM TOMPASOBARU Mamahit, Adi Yeremia
JURNAL ILMIAH KESEHATAN MANADO Vol. 2 No. 1 (2023): JURNAL ILMIAH KESEHATAN MANADO
Publisher : Yayasan Syalom Cipta Sumikolah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64418/jikma.v2i1.59

Abstract

150.000 anak masih meninggal setiap tahun sebelum mencapai usia lima tahun. Seorang anak akan sangat berisiko meninggal bila mengalami masalah gizi, dan data menunjukkan bahwa tidak banyak peningkatan dalam menangani kondisi ini, terutama dikalangan penduduk miskin) Pendapatan memegang peranan penting dalam pemenuhan kebutuhan hidup, dimana pendapatan merupakan ukuran yang dipakai untuk melihat apakah kehidupan seseorang itu layak atau tidak layak. Pendapatan tinggi setidaknya semua kebutuhan pokok terpenuhi sehingga dapat mencapai satu tingkat kehidupan yang layak. Penelitian ini menggunakan studi cross sectional yang disebut juga studi prevalensi atau survei yang mengukur variabel independen dan variabel dependen secara bersamaan. Pada 40 orang siswa SD GMIM Tompasobaru. Hasil uji statistik dengan menggunakan fisher’s exact test menunjukkan bahwa p-value 0.013 yang mana nilai p < α = 0.05 sehingga Ho ditolak yang artinya terdapat hubungan pendapatan orangtua dengan status gizi anak di SD GMIM Tompasobaru. Pendapatan orang tua di SD Tompasobaru sebagian besar berada pada tingkat sejahtera II, status gizi anak sebagian besar berada pada status gizi normal dan terdapat hubungan antara pendapatan orang tua dengan status gizi anak. Kata kunci : Status Gizi, Anak, Pendapatan ABSTRACT 150,000 children still die every year before reaching the age of five. A child is most at risk of dying if he has nutritional problems, and the data shows that there is not much improvement in handling this condition, especially among the poor. Income plays an important role in meeting the needs of life, where income is a measure used to see whether a person's life is feasible or not feasible. High income at least all basic needs are met so that they can reach a decent level of life. This study uses a cross sectional study which is also called a prevalence study or survey that measures the independent and dependent variables simultaneously.. In 40 students of Tompasobaru Elementary School. Statistical test results using fisher's exact test showed that the p-value 0.013 which p value <α = 0.05 so that Ho was rejected, which means there is a relationship between parental income and children's nutritional status at SD GMIM Tompasobaru. Parents' income in Tompasobaru Elementary School is mostly in the level of prosperity II, the nutritional status of children is mostly in normal nutritional status and there is a relationship between parental income and the nutritional status of children. Keywords: Nutrition Status, Children, Income Download Full File Disini
FACTORS RELATED TO HOUSEHOLD DIETARY DIVERSITY SCORE (HDDS) AS NUTRITION OUTCOMES IN EASTERN INDONESIA Mamahit, Adi Yeremia; Sudarmi, Ni Wayan; Mautang, Theo Welly Everd; Rende, Debby Christine; Suryani, Dyah
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 1 (2024): APRIL 2024
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v8i1.25526

Abstract

Wilayah Indonesia bagian timur masih mempunyai permasalahan kesehatan, termasuk permasalahan gizi. Permasalahan gizi dapat berupa rendahnya keberagaman pangan rumah tangga. Penelitian ini bertujuan untuk menguji hubungan antara faktor pertanian dan faktor sosiodemografi terhadap skor keanekaragaman pangan rumah tangga (HDDS). Data mentah penelitian ini diambil dari Bank Dunia dengan menggunakan data yang telah dilakukan sejak tahun 2018 hingga 2019. Total sampel dalam penelitian ini adalah 2.874 rumah tangga. Variabel terikat dalam penelitian ini adalah HDDS berdasarkan standar Organisasi Pangan Dunia. Variabel bebas meliputi karakteristik rumah tangga yang meliputi, agama, jenis kelamin,dan umur. Variable lainnya adalah jumlah anak di rumah tangga, pendapatan rumah tangga dari aspek pertanian, pengalaman rumah tangga dan desa, dan pendapatan rumah tangga bruto. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata HDDS adalah 8,75 dari interval 0 hingga 12. Analisis bivariat dan multivariat dalam penelitian ini menemukan bahwa faktor yang berhubungan dengan tingginya HDDS antara lain kepala rumah tangga yang beragama Kristen, usia 45 – 55 tahun, 55 – 65 tahun, > 75 tahun, semakin tinggi jumlah anak dalam rumah tangga, desa mengalami hilangnya pekerjaan non-pertanian dan semakin tinggi pendapatan kotor rumah tangga. Kesimpulannya, HDDS sebagian besar dipengaruhi oleh karakteristik rumah tangga.
Hubungan Konsumsi Makanan Bergizi dengan Prestasi Belajar Anak Mamahit, Adi Yeremia
Olympus : Jurnal Pendidikan Kesehatan dan Rekreasi Vol. 6 No. 2 (2025): DESEMBER 2025
Publisher : Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/

Abstract

This study aims to analyze the effect of nutritional adequacy through the Free Nutritious Food (MBG) program on the academic achievement of elementary school children in Tumani Village, South Minahasa. The study used a cross-sectional design with a sample of 30 students from grades 4-6 who had participated in the MBG program for at least 6 months. The independent variable was nutritional adequacy (adequate/inadequate) based on the balanced nutrition standards from the Indonesian Ministry of Health, while the dependent variable was academic achievement categorized as high or low based on report card scores. Data were analyzed using the chi-square test with a significance level of 0.05. The results showed a significant association between nutritional adequacy and students’ academic achievement (p=0.010). Students with adequate nutrition tended to have higher academic performance compared to those with inadequate nutrition. The MBG program proved effective in improving nutritional status and academic outcomes, thus it is recommended to be optimized and expanded in rural areas. These findings reinforce the importance of proper nutrition as a key factor in enhancing education quality and human resource development.
Factors associated with running out of food in the households during COVID-19 in Indonesia: Analysis RGA UN Women data 2021 Adi Yeremia Mamahit; Agnescia Clarissa Sera; Lili Amaliah; Maretalinia Maretalinia; Tommi Prayitno
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 9 No SpecialIssue (2023): UNRAM journals and research based on science education, science applic
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v9iSpecialIssue.5988

Abstract

The issue of food insecurity during COVID-19 has occurred around the world, including in Indonesia. This study focused on factors associated with running out of food in the households as the outcome. The objective of this study was to examine the variables associated with running out of foods during the COVID-19 pandemic in Indonesia. This study used secondary data RGA from UN Women website to explore univariate, bivariate, and multivariate analysis. The results revealed that the main factors influencing running out of foods are five variables such as worries would not having enough food to eat, being unable to eat healthy and nutritious food, eating only a few kinds of foods, eating less than enough, and being hungry but did not eat. There are two variables that revealed moderate correlation such as skipping a meal and going without eating for a whole day. The strongest variable is HH’s head reported were hungry but did not eat which were 5.48 times more likely to run out of foods during the pandemic. Intervention and collaboration with other stakeholders need to be arranged well to prevent the severity food insecurity.  
Gambaran Pengetahuan Dan Sikap Ibu Dalam Upaya Pencegahan Gizi Kurang Pada Balita Di Desa Tanoyan Kabupaten Bolaang Mongondow Christy Puspitasari Paputungan; Jilly Toar; Adi Yeremia Mamahit; Rakhmawati Agustina; Theo Welly Everd Mautang; Fredrik Alfrets Makadada
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 1 (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i2.788

Abstract

Gizi kurang pada balita merupakan masalah kesehatan masyarakat yang dapat memengaruhipertumbuhan, perkembangan, dan kualitas sumber daya manusia di masa depan. Penelitian inibertujuan untuk mengetahui gambaran pengetahuan dan sikap ibu dalam upaya pencegahan gizikurang pada balita di Desa Tanoyan Kabupaten Bolaang Mongondow. Penelitian ini menggunakanmetode kuantitatif dengan desain deskriptif dan pendekatan cross sectional. Sampel penelitianberjumlah 36 ibu yang memiliki balita dengan teknik total sampling. Pengumpulan data menggunakankuesioner dan dianalisis secara univariat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar ibumemiliki pengetahuan baik sebanyak 19 responden (52,8%) dan pengetahuan cukup sebanyak 17responden (47,2%). Sikap ibu dalam upaya pencegahan gizi kurang sebagian besar berada padakategori baik sebanyak 22 responden (61,1%) dan kategori cukup sebanyak 14 responden (38,9%).Penelitian ini menunjukkan bahwa sebagian besar ibu telah memiliki pengetahuan dan sikap yang baikdalam upaya pencegahan gizi kurang pada balita.Kata kunci: Nursing, Artikel, Jurnal (akurasi katakunci sangat penting dalam membantu akses sebuah penelitian)