Claim Missing Document
Check
Articles

Found 37 Documents
Search

THE ANALYSIS OF THE EMPLOYEE’S JOB SATISFACTION AND PERFORMANCE IN PRIVATE AGRICULTURAL COMPANY Yassirly Amridha; Mahra Arari Heryanto; Bobby Rachmat Saefudin; Fitri Awaliyah
MAHATANI: Jurnal Agribisnis (Agribusiness and Agricultural Economics Journal) Vol 2, No 2 (2019): MAHATANI: Jurnal Agribisnis (Agribusiness and Agricultural Economics Journal)
Publisher : Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52434/mja.v2i2.789

Abstract

This study aims to analyse the level of gardeners’ satisfaction and performance in PT Trisna Naga Asih which is located in Cijambe village, Subang district. This research was a quantitative research with survey methods. The samples are 62 gardeners of PT Trisna Naga Asih. The data analysis used was descriptive analysis by index analysis of Three Box Method. The result of this study indicates that the level of employee’s work and performance are classified as moderate. Job satisfaction is dominated by some supervision answer, the opportunities to progress and working conditions. While the employees’ performance is classified as high when answering cost effectiveness, moderate in the relationship between employees and low in quantity, but overall is classified as moderate. The suggestion that can be given are increasing wages, increasing work facilities, monitoring and improving coordination and openness between employees and the company
Analisis Kelayakan Usahatani Kopi Arabika di Desa Sudalarang Aditya Nugroho; Asep Permadi Gumelar; Fitri Awaliyah
AGRITEKH (Jurnal Agribisnis dan Teknologi Pangan) Vol. 3 No. 2 (2023)
Publisher : Ma'soem University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to analyze the general description of the cost structure, income, and analyze the feasibility of arabica coffee farming. The research method used was descriptive quantitative method with 30 farmers as respondents. The research results show the average total cost is Rp. 15,668,212/Ha/year, the average investment cost is Rp. 24,727,038/Ha/year, the average income for farmers is Rp. 32,065,088/Ha/year. Arabica coffee farming in Sudalarang Village is feasible and feasible to develop, because the NPV is positive which is Rp. 26, 661,511, the IRR is higer than the applicable discount rate which is 22.9%, the B/C ratio is higer than one which is 1.6, and the payback period is 5 years and 1 months.
Pengaruh Perilaku Konsumen terhadap Keputusan Pembelian pada Urban Cafe (Coffee&Eatery) di Kecamatan Garut Kota Nufika Shilhan Zein; Asep Permadi Gumelar; Fitri Awaliyah; Muhamad Nu’man Adinasa
AGRITEKH (Jurnal Agribisnis dan Teknologi Pangan) Vol. 4 No. 1 (2023)
Publisher : Ma'soem University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32627/agritekh.v4i1.776

Abstract

Urban Cafe is a coffee cafe located in Garut Kota District, from January 2021 to February 2022 the number of visitors has increased and decreased. This study aims to determine the influence of social, psychological, and personal factors on purchasing decisions, and to determine the most influential factors on purchasing decisions at Urban Cafe. The research method used is descriptive quantitative research. The processed data is the result of distributing questionnaires to 76 Urban Cafe visitors as respondents. The data analysis technique used in this study is multiple linear regression. To explain the description of research related to the hypothesis using analysis: Validity Test, Reliability Test, Classical Assumption Test, Normality Test, Heteroscedasticity Test, Autocorrelation Test, Multicollinearity Test, Hypothesis Test, T Test, F Test, Determination (R2). Based on the results of data analysis for the significance test T test shows that social variables (X1), personal (X2) partially have a positive and significant effect on the decision to purchase food and drinks at Urban Cafe, and for psychological variables (X3) have an effect but not significant, and F test results personal factor is the variable that dominantly influences purchasing decisions with a value of 20.356.
FENOMENA PERALIHAN USAHATANI MANGGA KE PADI DI KECAMATAN SEDONG, KABUPATEN CIREBON, JAWA BARAT Bobby Rachmat Saefudin; Elly Rasmikayati; Dina Dwirayani; Fitri Awaliyah; AD Rachmah AD Rachmah
Paradigma Agribisnis Vol 2, No 2 (2019): paradigma agribisnis
Publisher : lembaga penelitian universitas swadaya gunung jati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33603/jpa.v2i2.3156

Abstract

Mangga merupakan jenis buah yang diminati oleh konsumen, baik di dalam negeri maupun di luar negeri sehingga agribisnis mangga seharusnya dapat memberikan keuntungan yang besar bagi petani mangga. Namun demikian, saat ini banyak petani mangga di Kecamatan Sedong, Kabupaten Cirebon mulai meninggalkan usahatani mangga dan beralih ke usahatani padi. Tujuan penelitian ini diantaranya adalah menganalisis perbedaan karakteristik petani yang bertahan dalam usahatani mangga dan yang beralih ke usahatani padi dan mengkaji penyebab petani memutuskan untuk tetap bertahan pada usahatani mangga atau beralih ke usahatani padi. Metode penelitian yang digunakan adalah survey kepada sampel petani di Kecamatan Sedong, Kabupaten Cirebon yang terdiri dari 30 orang petani yang melakukan usahatani mangga dan pernah melakukan usahatani padi dan 35 orang untuk petani mangga yang beralih ke padi. Hasil penelitian didapatkan bahwa terdapat perbedaan produktivitas mangga, penggunaan teknologi off season, status penguasaan lahan mangga, luas lahan mangga, pendapatan usahatani mangga dan keanggotaan kelompok tani mangga antara petani mangga yang bertahan di usahatani mangga dan yang beralih ke usahatani padi. Petani mangga yang bertahan umumnya merupakan petani skala besar dan memiliki tingkat adopsi yang tinggi. Petani mangga yang beralih ke padi uumnya merupakan petani skala kecil dengan tingkat adopsi teknologi yang rendah. Sementara itu, pendapatan yang tinggi menjadi alasan petani untuk tetap melanjutkan usahatani mangga. Namun disisi lain, keterbatasan modal merupakan alasan terbesar dibalik keputusan petani mangga yang beralih ke usahatani padi.  Kata Kunci: Peralihan Usahatani, Alih Usahatani, Petani Mangga, Usahatani Padi.  
Efisisensi Pemasaran Komoditas Mangga Gedong Gincu Di Kabupaten Cirebon Fitri Awaliyah; Bobby Rachmat Saefudin
Paradigma Agribisnis Vol 3, No 1 (2020): paradigma agribisnis
Publisher : lembaga penelitian universitas swadaya gunung jati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33603/.v3i1.3543

Abstract

Mangga gedong gincu merupakan komoditas unggulan yang dikembangkan di Kabupaten Cirebon. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis saluran pemasaran mangga gedong gincu di Kabupaten Cirebon, menganalisis margin pemasaran, profit marjin farmer’s share dan efisiensi pemasaran pada saluran pemasaran mangga gedong gincu yang terjadi. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan teknik snowball sampling, teknik pengambilan data menggunakan metide wawancara dan focus group discussion . Metode analisis data menggunakan analisis saluran pemasaran, analisis marjin pemasaran, analisis farmer’s share dan analisis efisiensi pemasaran. Hasil penelitian menunjukkan terdapat 12 saluran pemasaran pada pemasaran mangga gedong gincu di Kabupaten Cirebon yang melibatkan beberapa lembaga pemasaran antara lain petani, pedagang pengumpul, pedagang besar, pedagang pengecer, pedagang luar pulau, pedagang retail modern dan eksportir. Marjin pemasaran dan profit marjin terbesar terjadi pada eksportir. Persentse farmer’s share tertinggi berada pada saluran pemasaran yang memlalui kios pengecer dan pasar luar pulau. Efisiensi pemasaran terjadi pada semua saluran, namun hasil analisis menunjukkan saluran pemasaran melalui kios pengecer dan pasar luar pulau mempunyai nilai paling efisien di banding saluran retail modern dan ekspor. Kata- kata Kunci : Efisiensi, pemasaran, mangga, gedong gincu, Cirebon.
Peranan Subsistem Agribisnis dalam Produksi Mangga Di Dua Sentra Produksi Di Jawa Barat Fitri Awaliyah; Bobby R. Saefudin; Lies Sulistyowati; Elly Rasmikayati; Rahman Syakur
Gunung Djati Conference Series Vol. 33 (2023): Seminar Nasional Pertanian 2023
Publisher : UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mangga merupakan salah satu komoditas hortikultura unggulan di Jawa Barat yang dapat diserap oleh konsumen dalam berbagai peluang pemasaran, mulai dari pasar domestik hingga pasar ekspor. Produksi dapat optimal jika subsistem agribisnis yang ada berperan baik dalam kegiatan budidaya mangga. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran subsistem agribisnis dalam kegiatan usaha tani dan hubungannya dengan tingkat potensi keuntungan yang diperoleh petani di dua sentra produksi mangga di Jawa Barat. Survey dilakukan di 2 kabupaten sentra produksi mangga Jawa Barat yaitu Kabupaten Majalengka dan Kabupaten Kuningan. Metode pengambilan sampel yang digunakan adalah simple random sampling, pada 100 petani di 2 lokasi sentra produksi. Teknik analisis data menggunakan analisis statistik deskriptif dan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa usahatani dengan tingkat profitabilitas tinggi didukung oleh subsistem agribisnis yang baik sedangkan usahatani dengan profitabilitas rendah terjadi karena petani membudidayakan mangga tidak intensif sehingga peran subsistem agribisnis tidak optimal. Beberapa unsur subsistem agribisnis memiliki peran yang cukup besar dalam tingkat profitabilitas usahatani mangga, antara lain pemenuhan modal, kepemilikan jumlah pohon mangga, jaringan pemasaran, kelembagaan permodalan, penyuluh pertanian, dan kontribusi pemerintah.
Rantai Pasok Komoditas Cabai pada Pilot Project Close Loop Agribisnis di Kabupaten Garut Fitri Awaliyah; Wahid Erawan
JURNAL AGRIBISNIS TERPADU Vol 16, No 2 (2023)
Publisher : Jurusan Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33512/jat.v16i2.21892

Abstract

Chili is a horticulture sub-sector commodity whose price often fluctuates. Chili price fluctuations that occur are generally caused by an imbalance in the amount of supply and demand. The aim of this research is to identify and examine the chili supply chain management that occurs in the Close Loop Agribusiness Pilot Project in Garut Regency. The research method used is a qualitative research method. The research location was chosen purposively in Cikajang District, Garut Regency, namely the first location where the close loop agribusiness pilot project was implemented. The data collection method was carried out by means of in-depth interviews with the agribusiness institutions involved, namely the Eptilu Cooperative and partner farmers using a structured questionnaire instrument. The analytical method used is descriptive analysis using FSCN (Food Supply Chain Networking) process analysis. The research results show that the chili supply chain structure in the closed loop agribusiness program consists of several actors who are integrated with each other to process the flow of goods, information and money. The actors involved include agricultural production facilities companies as providers of seeds, fertilizer and agricultural medicines, banks as capital distributors, partner farmers as actors in the cultivation process, the Eptilu Cooperative as the marketing and processing process for chilies, and customer companies that purchase chili supplies from the Eptilu Cooperative , as well as marketing chili to consumers through traditional markets, supermarkets, hotels, restaurants, catering or marketing directly. This supply chain is supported by productive farmer partners, the Eptilu Cooperative and agricultural production facilities companies that are proactive and responsive to farmers' needs. Supported by updating digital technology regarding effective cultivation processes based on Good Agricultural Practice. 
ANALISIS BIAYA DAN PENDAPATAN USAHA TANI TOMAT DI KABUPATEN GARUT Fitri Awaliyah; Vela Rostwentivaivi
MAHATANI: Jurnal Agribisnis (Agribusiness and Agricultural Economics Journal) Vol 4, No 1 (2021): Mahatani : Jurnal Agribisnis (Agribusiness and Agricultural Economics Journal)
Publisher : Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52434/mja.v4i1.1285

Abstract

Kabupaten Garut pada tahun 2018 mempunyai proporsi produksi tomat mencapai  35,46% dari total produksi tomat keseluruhan di Provinsi Jawa Barat, sehingga mempunyai potensi besar dalam proses budidaya dan akan memberikan manfaat yang besar dalam meningkatkan ekonomi masyarakat Kabupaten Garut. Tujuan penelitian ini adalahuntuk mengaanalisis biaya dan pendapatan usahatani komoditas tomat, agar mengetahui efisiensi dan efektivitas pengelolaan pembudidayaan komoditas tomat di Kabupaten Garut. Penelitian dilakukan di 4 Kecamatan sentra budidaya komoditas tomat yaitu di Kecamatan Cikajang, Cigedug, Cisurupan dan Pasirwangi dengan mewawancarai 40 petani tomat yang diambil secara purposive sampling. Metode analisis yang digunakan adalah metode perhitungan keuntungan dengan cara penerimaan dikurangi biaya total setelah itu menggunakan R/C rasio. Hasil penelitian menujukkan bahwa usahatani tomat di Kabupaten Garut mampu memberikan keuntungan terhadap petani dan layak untuk dikembangkan.
Analisis Model Bisnis Koperasi Eptilu Dengan Pendekatan Business Model Canvas Muhamad Ridwan; Fitri Awaliyah; Muhammad Nu'man Adinasa; Tintin Febrianti
MAHATANI: Jurnal Agribisnis (Agribusiness and Agricultural Economics Journal) Vol 6, No 2 (2023): Mahatani : Jurnal Agribisnis (Agribusiness and Agricultural Economics Journal)
Publisher : Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52434/mja.v6i2.3288

Abstract

Koperasi Eptilu merupakan koperasi pertanian dengan kemitraan Closed Loop yang memproduksi produk hortikultura bersifat sustainable (berkelanjutan) dengan model bisnis tertentu. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi model bisnis Koperasi Eptilu saat ini, serta untuk memetakan dan mengevaluasi model bisnis Koperasi Eptilu ke dalam pendekatan Business Model Canvas. Penelitian ini merupakan studi kasus pada sebuah koperasi pertanian, dilakukan pada bulan Agustus 2023 yang berlokasi di Kecamatan Cikajang, Kabupaten Garut, Jawa Barat. Objek penelitian ini meliputi pemilik, karyawan, maupun aktivitas yang terjadi di Koperasi Eptilu. Pengambilan data dilakukan secara Focus Group Discussion (FGD) dengan observasi secara langsung dan melakukan wawancara mendalam terhadap responden dengan panduan kuesioner. Penelitian ini difokuskan pada pemetaan model bisnis Koperasi Eptilu saat ini dengan menggunakan pendekatan Business Model Canvas, berisikan sembilan blok elemen utama dalam model bisnis yang mencakup Segmentasi Konsumen, Proporsi Nilai, Saluran Pemasaran, Hubungan Dengan Konsumen, Aliran Pendapatan, Sumber Daya Kunci, Kegiatan Kunci, Rekanan Kunci, dan Struktur Pembiayaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prototype Business Model Canvas menggambarkan model bisnis Koperasi Eptilu saat ini.
Pengaruh Daya Tarik Wisata, Aksesibilitas, Fasilitas, dan Electronic Word of Mouth Terhadap Keputusan Berkunjung Wisatawan di Agrowisata Eptilu Miranda, Miranda; Awaliyah, Fitri; Adinasa, Muhamad Nu’man; Febrianti, Tintin
Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian Vol 20 No 2 (2024): Juni, 2024
Publisher : Hasanuddin University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/jsep.v20i2.34800

Abstract

This study aims to determine the influence of tourist attraction, accessibility, facilities, and electronic word of mouth on the decision to visit Eptilu Agrotourism in the Garut Regency. The sampling method uses non-probability sampling with the technique used accidental sampling. The study sample was visitors to Eptilu Agrotourism as many as 50 respondents. Data collection using primary data in questionnaires distributed to visitors and secondary data obtained from literature studies in books, theses, journals, and the internet. The analysis method used is multiple linear regression analysis with SPSS 23 software. The analysis results show that tourist attractions, facilities, and electronic word of mouth influence visiting decisions. Accessibility does not influence visiting decisions.