Claim Missing Document
Check
Articles

PELESTARIAN KOLEKSI SASTRA SUNDA DI PERPUSTAKAAN AJIP ROSIDI Dinda Puspita Dewi; Rifqi Zaeni Achmad Syam; Rosiana Nurwa Indah
Nusantara Journal of Information and Library Studies (N-JILS) Vol 3, No 2 (2020): Desember 2020
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Islam Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (243.297 KB) | DOI: 10.30999/n-jils.v3i2.1063

Abstract

This study is to determine the implementation of preservation activities in the Ajip Rosidi Library in terms of how to save the value of information, how to save the physical form of Sundanese literature collections that are owned, and the obstacles faced in implementing the preservation of Sundanese literature collections. The method used in this research is descriptive research method. with a qualitative approach. Data collection techniques by means of observation, interviews and documentation study. There are two informants in this study. The results show that in order to save the value of the collection information, the library has converted the 200-year-old Sundanese Literature collection into microfilm or microfish which later, due to technological developments, was converted into CDs and hard drives. In saving the physical form of the collection, librarians carry out activities of mending, binding, giving silica gell, cleaning manually, and making policies in the form of library regulations. As for the obstacles experienced during the implementation of preservation of Sundanese Literature collection, namely related to human resource factors, funding factors, and environmental factors.Keywords: preservation; sundanese literature collection; ajip rosidi libraryABSTRAKPenelitian ini untuk mengetahui pelaksanaan kegiatan pelestarian di Perpustakaan Ajip Rosidi dilihat dari cara menyelamatkan nilai informasi, cara menyelamatkan bentuk fisik koleksi sastra sunda yang dimiliki, dan hambatan yang dihadapi dalam melaksanakan pelestarian koleksi sastra sunda.. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data dengan cara observasi, wawancara serta studi dokumentasi. Informan dalam penelitian ini berjumlah dua orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam menyelamatkan nilai informasi koleksi, maka perpustakaan mengalih bentukkan koleksi Sastra Sunda yang memiliki umur 200 tahun kedalam bentuk microfilm atau microfish yang kemudian karena perkembangan teknologi diubah dalam bentuk CD dan hardisk. Dalam menyelamatkan bentu fisik koleksi, maka pustakawan melakukan kegiatan mending, penjilidan, pemberian silica gell, membersihkan secara manual, dan membuat kebijakkan berupa peraturan perpustakaan. Adapun hambatan yang dialami pada saat pelaksanaan pelestarian koleksi Sastra Sunda, yaitu berkaitan dengan faktor sumber daya manusia, faktor pendanaan, dan faktor lingkungan.
PERILAKU PENCARIAN INFORMASI GOLDENNESS Lisma Nur Aeni; Rosiana Nurwa Indah; Rifqi Zaeni Achmad Syam
Nusantara Journal of Information and Library Studies (N-JILS) Vol 4, No 1 (2021): Juni 2021
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Islam Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (243.888 KB) | DOI: 10.30999/n-jils.v4i1.1193

Abstract

This study discusses the Information Seeking Behavior of Goldenness in DKI Jakarta. The purpose of this study was to determine the information behavior of DKI Jakarta's Goldenness information as well as obstacles in finding information about the Golden Child. The theory of search behavior used is Wilson's theory, according to Wilson, information-seeking behavior is influenced by five factors, namely, psychological conditions, demographics, a person's role in society, the environment, and the characteristics of information sources. Using qualitative research methods, this type of research is a case study of five informants with different backgrounds and ages. Data collection techniques were carried out through interviews and document review. Data analysis techniques using Milez and Huberman, and test the validity of the data through triangulation. The results showed that (1) Psychological condition factors were able to influence the feeling of Goldenness to be Happy when searching for information. Information that also affects their emotions so that they can feel sad and happy. (2) Demographic factors indicate if there are differences in work background that affect the intensity and time of Golden in seeking information; (3) The role of a person in the community also influences the information-seeking behavior of Goldenness. Goldenness who is an admin will often look for information about Golden Child so that it is always updated so that it can redistribute the information obtained to other Goldennesses; (4) The environmental factors surrounding the Gold determine the sources and types of information used in seeking the information they want; (5) The characteristic factor of information sources also influences the form and type of information media used in Goldenness' information-seeking behavior. Goldenness prefers to use digital information sources such as Twitter. The individual barriers that Goldenness experience is their mastery of the Korean language and their skills in keywords to acquire the ones that suit their needs. Barriers to environmental factors are due to the activities they have to do and the lack of available information sources that provide information on Golden Child.Keywords: information-seeking behavior, K-Popers community, Wilson theory, Goldenness ABSTRAKPenelitian ini membahas mengenai Perilaku Pencarian Informasi Goldenness yang berada di DKI Jakarta. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perilaku pencarian informasi Goldenness DKI Jakarta serta hambatan dalam pencarian informasi mengenai Golden Child. Teori perilaku pencarian informasi yang digunakan adalah teori Wilson, menurut Wilson perilaku pencarian informasi di pengaruhi oleh lima faktor yaitu, kondisi psikologi, demografi, peran seseorang di masyarakat, lingkungan, serta karakteristik sumber informasi. Menggunakan metode penelitian Kualitatif, jenis penelitian studi kasus terhadap lima informan dengan latar belakang dan usia yang berbeda. Teknik pengambilan data dilakukan melalui wawancara dan kajian dokumen. Teknik analisis data menggunakan Milez dan Huberman, dan uji keabsahan data melalui triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, (1) Faktor kondisi psikologi ternyata dapat mempengaruhi perasaan Goldenness menjadi Bahagia ketika melakukan pencarian informasi. Informasi yang ditemukan juga mampu mempengaruhi emosional mereka sehingga mereka bisa merasa sedih dan bahagia.  (2) Faktor demografis menunjukkan jika adanya perbedaan latar belakang pekerjaan mempengaruhi intensitas dan lamanya waktu Goldenness dalam mencari informasi; (3) Faktor peran seseorang dimasyarakat juga memepengaruhi perilaku pencarian informasi Goldenness. Goldenness yang menjadi seorang admin akan lebih sering mencari informasi mengenai Golden Childagar selalu update, sehingga bisa menyebarkan kembali informasi yang di dapat ke Goldenness lainnya; (4) Faktor lingkungan di sekitar Goldenness menentukan sumber dan jenis informasi yang digunakan dalam mencari informasi yang mereka butuhkan; (5) Faktor karakteristik sumber informasi juga memepengaruhi bentuk dan jenis media informasi yang digunakan dalam perilaku pencarian informasi Goldenness. Goldenness lebih suka menggunakan sumber informasi digital berupa twitter. Hambatan individu yang dialami Goldenness adalah kurangnya penguasaan Bahasa Korea dan keterampilan mereka dalam menggunakan kata kunci untuk memperoleh informasi yang sesuai dengan kebutuhan mereka. Hambatan pada faktor lingkungan dikarenakan adanya kegiatan yang harus mereka lakukan dan masih sedikitnya ketersediaan sumber informasi yang menyediakan informasi Golden Child.  
MANAJEMEN DATA PADA ASEAN YOUTH FRIENDSHIP NETWORK (AYFN): PRAKTEK KERANGKA OPERASIONAL MANAJEMEN DATA DALAM KNOWLEDGE MANAGEMENT Rahmat Fadhli; Rifqi Zaeni Achmad Syam; Miftahunisa' Igiriza
Nusantara Journal of Information and Library Studies (N-JILS) Vol 1, No 1 (2018): Juni 2018
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Islam Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (734.571 KB) | DOI: 10.30999/n-jils.v1i1.247

Abstract

Manajemen Data mencakup semua kegiatan yang berhubungan dengan data selain penggunaan langsung dari data, termasuk organisasi data; back up data; pengarsipan data; berbagi data dan penerbitan; menjamin keamanan data rahasia dan sinkronisasi data. Kegiatan manajemen data adalah suatu kegiatan penting yang dilakukan oleh individu ataupun organisasi terhadap data agar mudah di akses, aman dan tersedia bagi user/ pemakainya. Kegiatan manajemen data di ASEAN Youth Friendship Network dilakukan oleh Project officer karena berkenaan dan berhubungan langsung dalam proses manajerial data, penyimpanan, dan pengolahan data untuk mendapatkan metadata. Proses manajemen data yang dilakukan AYFN terdiri atas lima tahapan yakni perencanaan (planning), pengumpulan (collecting), pengolahan (processing), organisasi data (organizing), penyajian dan penyampaian (presentation). ABSTRACTData Management covers all activities related to data other than direct use of data, including data organization; back up data; data archiving; data sharing and publishing; ensure confidential data security and data synchronization. Data management activities are an important activity carried out by individuals or organizations on data so that they are easy to access, secure and available to the user / user. Data management activities in the ASEAN Youth Friendship Network are carried out by Project officers because they pertain to and relate directly to data managerial processes, data storage and processing to obtain metadata. The data management process carried out by AYFN consists of five stages, namely planning, collecting, processing, data organization, presentation and presentation.
STRATEGI PENINGKATAN MUTU LULUSAN PRODI PAUD MELALUI PELAKSANAAN SISTEM PENJAMINAN MUTU INTERNAL DI UNIVERSITAS ISLAM NUSANTARA Rifqi Zaeni Achmad Syam; R. Supyan Sauri; Rosiana Nurwa Indah
al-fikrah: Jurnal Manajemen Pendidikan Vol 8, No 2 (2020)
Publisher : IAIN Batusangkar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (256.935 KB) | DOI: 10.31958/jaf.v8i2.2415

Abstract

This study aims to describe the strategy to improve the quality of graduates Prodi early childhood as an effort in improving the quality of education at the Islamic University of Nusantara Bandung. This is very important considering the problems of early childhood is so complex from starting input PAUD students, teachers who have not yet qualified, PAUD institutional management has not met the standards. This study uses a qualitative research approach with case study methods. The research was conducted in Prodi PAUD Universitas Islam Nusantara, with the subject of Quality Assurance Unit (UPM) Prodi PAUD Faculty of Teacher Training and Education. Data collection techniques: direct observation, document tracking and archives, and in-depth interviews.
Pemanfaatan Akun Instagram @dispusipdajabar Dalam Pemenuhan Kebutuhan Informasi Followers Silmi Kaffah; Rosiana Nurwa Indah; Rifqy Zaeni Achmad Syam
Media Nusantara Vol 17, No 1 (2020): Mei 2020
Publisher : Media Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (613.323 KB) | DOI: 10.30999/medinus.v17i1.1249

Abstract

Manajemen Koleksi Perpustakaan Di SMK Negeri 1 Katapang Rifqi Zaeni Achmad Syam; Rosiana Nurwa Indah; Diva Theodora Ismail
Media Nusantara Vol 17, No 1 (2020): Mei 2020
Publisher : Media Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (614.94 KB) | DOI: 10.30999/medinus.v17i1.1246

Abstract

KEGIATAN STORYTELLING DALAM PENINGKATKAN KETERAMPILAN BERBAHASA ANAK DI PERPUSTAKAAN KOBER AL-QOLAM Iqbal Kesuma; Rifqi Zaeni Achmad Syam; Oom Nurrohmah
Nusantara Journal of Information and Library Studies (N-JILS) Vol 5, No 1 (2022): Juni 2022
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Islam Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30999/n-jils.v5i1.2161

Abstract

This study aims to determine the application of storytelling activities in improving the language skills of children aged 5 to 6 years at the Kober Al-Qolam Library Bandung which is seen from the listening aspect, speaking aspect, writing aspect and reading aspect. This research is a qualitative descriptive study involving teachers and principals. Data were collected through interviews, observation and document analysis. Data analysis through data collection, data reduction, data presentation and drawing conclusions. The results showed that the application of storytelling activities was able to improve language skills in Kober Al-Qolam. This can be seen in several aspects, namely in the listening aspect, which occurs when the teacher is able to attract children's attention when telling stories. In the speaking aspect, it occurs when the teacher provides a stimulus in the form of questions to the child and the child can answer the teacher's question. As for the writing aspect and the reading aspect, it occurs when the teacher gives orders to the child to write the character in the story, for example when asked to write the name of the character "Kancil". At preschool age children they are still in the early writing and reading stages, so they are not yet able to write complex sentences, but by giving orders to write the word "Deer" can improve early writing skills for children, after children recognize letters children can be taught to spell words so that it is able to improve reading skills in children. The obstacles in the implementation of this storytelling activity, namely the limitations of teaching aids, less varied and poorly maintained media, the lack of the latest reading books that can be used in storytelling, the limited mastery of storytelling methods by storytellers, and children in Kober Al-Qolam classified as children. at an early age (5-6 years), so that learning needs the role of parents to be maximized. Keywords: storytelling, language skills, early childhood educationABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan kegiatan storytelling dalam peningkatan kemampuan berbahasa anak usia 5 hingga 6 tahun di Perpustakaan Kober Al-Qolam Bandung yang dilihat dari aspek menyimak, aspek berbicara, aspek menulis dan aspek membaca. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif yang melibatkan guru dan kepala sekolah. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi dan analisis dokumen. Analisis data melalui pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan, bahwa penerapan kegiatan storytelling mampu meningkatkan keterampilan berbahasa di Kober Al-Qolam. Hal ini dapat dilihat pada beberapa aspek, yaitu pada aspek menyimak yaitu terjadi pada saat guru mampu menarik perhatian anak saat bercerita. Pada aspek berbicara yaitu terjadi pada saat guru memberikan stimulus berupa pertanyaan kepada anak dan anak dapat menjawab pertanyaan guru. Adapun pada aspek menulis dan aspek membaca, yaitu terjadi pada saat guru memberikan perintah kepada anak untuk menulis tokoh dalam cerita, contohnya ketika diminta menuliskan nama tokoh “Kancil”. Pada anak usia Paud mereka masih dalam tahap menulis dan membaca awal, sehingga belum mampu menulis kalimat yang kompleks, namun dengan memberikan perintah untuk menulis kata “Kancil” mampu meningkatkan keterampilan menulis permulaan bagi anak, setelah anak mengenal huruf anak bisa diajarkan untuk mengeja kata sehingga itu mampu meningkatkan keterampilan membaca pada anak. Adapun hambatan dalam pelaksanaan kegiatan storytelling ini, yaitu keterbatasan alat peraga, media yang kurang variatif dan kurang terawat, kurangnya buku bacaan terbaru yang bisa digunakan materi dalam bercerita, keterbatasan penguasaan metode bercerita oleh storyteller, dan anak yang berada di Kober Al-Qolam tergolong anak usia dini (5-6 tahun), sehingga pembelajarannya perlu adanya peran orang tua agar maksimal.
LAYANAN PERPUSTAKAAN SEKOLAH BERDASARKAN STANDAR NASIONAL INDONESIA Asysyifa Dwikharisma Putriaurina; Rifqi Zaeni Achmad Syam; Farah Ruqayah
Tibanndaru : Jurnal Ilmu Perpustakaan dan Informasi Vol 5, No 2 (2021): Tibanndaru: Jurnal Ilmu Perpustakaan dan Informasi
Publisher : Universitas Wijaya Kusuma Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (968.1 KB) | DOI: 10.30742/tb.v5i2.1653

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui mengenai apa itu layanan perpustakaan. Selain itu penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apa saja layanan perpustakaan sekolah berdasarkan standar nasional Indonesia. Penelitian ini disusun dengan pendekatan studi literatur, dengan metode pengumpulan daftar pustaka, mencatat maupun membaca, serta mengelola bahan penelitian yang bersumber dari jurnal, buku, internet, dan pustaka. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa layanan perpustakaan merupakan fasilitas atau layanan yang diberikan oleh pengelola perpustakaan kepada penggunanya atau kepada pemustaka. Layanan perpustakaan untuk setiap lembaga berbeda-beda dan sudah ditetapkan standarnya oleh Badan Standarisasi Nasional Indonesia. Dalam hal ini perpustakaan sekolah memiliki beberapa layanan perpustakaan berdasarkan standar nasional yang terdiri dari layanan baca, layanan sirkulasi, layanan referensi, dan layanan teknologi informasi komunikasi. Namun pada kenyataaanya layanan perpustakaan sekolah berdasarkan standar nasional ini belum sepenuhnya terealisasikan oleh beberapa lembaga perpustakaan sekolah. Hal ini disebabkan kurangnya sosialisasi pemerintah dalam menciptakan layanan perpustakaan yang sesuai dengan standar nasional.  Pustakawan sebagai pengelola perpustakaan pun harus terus menerus mengoptimalkan layanan perpustakaan agar tercipta suatu kepuasan dalam melayanani pengguna perpustakaan.Kata kunci : Layanan perpustakaan; Perpustakaan sekolah
Dampak Perubahan Sistem Otomasi Slims Ke Inlislite Di Perpustakaan SMK Negeri 9 Bandung Rosiana Nurwa Indah; Rifqy Zaenai Achmad Syam; Uul Aulia
Tibanndaru : Jurnal Ilmu Perpustakaan dan Informasi Vol 5, No 1 (2021): Tibanndaru: Jurnal Ilmu Perpustakaan dan Informasi
Publisher : Universitas Wijaya Kusuma Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1428.147 KB) | DOI: 10.30742/tb.v5i1.1295

Abstract

ABSTRACTThis research was conducted to determine the impact of changes to the Slims to Inlislite system at the SMK Negeri 9 Bandung Library. The research method that researchers use is descriptive qualitative. Data collection techniques used by researchers for research are observation and interviews. Descriptive data analysis method, with data analysis technique in the form of data reduction. Presentation of data, drawing conclusions, and verification. . The results of research that have been researchers show that the impact of the Change in the Slims to Inlite Automation System at the SMKN 9 Bandung Library, has an impact on convenience for librarians. In Inlislite there is also a feature that provides information regarding borrowing data, such as sanctions or fines and delays in returning books which are only confirmed by scanning a barcode. So that it can overcome the queues of visitors and can also save time and effort for librarians in their work.Key words: Automation impact; Slims; integrated library system (Inlislite); School library ABSTRAK Penelitian ini dilakukan bertujuan untuk mengetahui dampak dari perubahan sistem Slims ke Inlislite di Perpustakaan SMK Negeri 9 Bandung. Metode penelitian yang peneliti gunakan adalah kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan peneliti untuk penelitian yaitu observasi dan wawancara. Metode analisis data deskriptif, dengan teknik analisis data berupa reduksi data. Penyajian data, penarikan kesimpulan, dan verifikasi. . Hasil penelitian yang telah peneliti menunjukan bahwa dampak Perubahan Sistem Otomasi Slims Ke Inlislite Di Perpustakaan Smkn 9 Bandung, memberi dampak kemudahan bagi pustakawan. Di Inlislite juga terdapat fitur yang memberikan informasi  data peminjaman mengenai seperti misalnya sanksi atau denda dan keterlambatan waktu pengembalian buku yang hanya dikakukan dengan scan barcode. Sehingga dapat mengatasi antrean pemustaka dan juga dapat menghemat waktu dan tenaga pustakawan dalam pekrjaannya.Kata kunci: dampak otomasi; slims; integrated library system (inlislite); perpustakaan sekolah
Improving The Quality Of Graduates Of Early Children Education Study Program Through SPMI Rifqi Zaeni Achmad Syam; R. Supyan Sauri; Rosiana Nurwa Indah
Jurnal Penjaminan Mutu Vol 7 No 01 (2021)
Publisher : UHN IGB Sugriwa Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (250.682 KB) | DOI: 10.25078/jpm.v7i1.1951

Abstract

This study aims to describe a strategy for improving the quality of graduates of the Early Childhood Education Study Program as an effort to improve the quality of education at the Nusantara Islamic University of Bandung. The research was conducted at the Early Childhood Education Study Program at Nusantara Islam University, with the subject of the Quality Assurance Unit (UPM) of the Early Childhood Education Study Program, Faculty of Teacher Training and Education. The method used in this study uses a qualitative approach with the case study method. Data collection techniques through direct observation, searching documents and archives, and in-depth interviews. The results showed that there were SPMI policies and concepts in the form of academic quality standard documents and non-academic quality standard documents compiled by the Quality Assurance Unit (UPM); Quality Assurance Unit (UPM) as the coordinator in the determination, implementation, evaluation, control and improvement of SPMI in the Early Childhood Education Study Program; SPMI implementation is carried out by drafting a design in the form of an SPMI cycle; The obstacles faced by leadership commitment are not optimal, the number of auditors is very limited, SPMI activities are only carried out as limited as routine steps taken in anticipation of obstacles in the form of providing experts in the implementation of SPMI, training for young auditors, fostering a spirit of quality assurance, conducting evaluations every semester. Utilization of the results of the SPMI evaluation in order to build a quality culture, BAN-PT accreditation and customer satisfaction.