Claim Missing Document
Check
Articles

LEADERSHIP AND CONTEMPORARY PUBLIC POLICY Nurdiyansah, Andri; Rohayati, Yeti; Achmad Syam, Rifqi Zaeni
Jurnal Sosio dan Humaniora (SOMA) Vol 2 No 2 (2024): JURNAL SOSIO DAN HUMANIORA : SOMA
Publisher : LPPM Politeknik Pajajaran ICB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59820/soma.v2i2.184

Abstract

Government leadership in a government area is largely determined by the capabilities of each leader. The capability referred to is the ability to carry out government tasks in accordance with the needs and interests of its people as well as the demands of the global community. It takes a leader's ability to understand the aspirations of his people and read the trends of the changing times. Contemporary public policies need to be studied carefully so that strategic issues can be selected from among the issues faced to be raised as policy problems and subsequently can be determined as a policy agenda (agenda setting). A careful study through these stages will greatly assist the government in formulating policies in the form of legislation that can be used as leverage in solving various problems faced by the government. Starting from the determination of policy issues to the right policy formulation, various programs and activities that are right on target can be operationalized. Through this stage, an accountable government administration will also be able to achieve a significant impact on improving the welfare of the community.
School Reputation Management for Institutional Sustainability and Achievement of Excellent Predicate Warta, Waska; Achmad Syam, Rifqi Zaeni; Rahmatullah, Tansah
QALAMUNA: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Agama Vol 16 No 1 (2024): Qalamuna - Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Agama
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah Program Pascasarjana IAI Sunan Giri Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37680/qalamuna.v16i1.5037

Abstract

Reputation is considered a powerful weapon essential in maintaining and preserving an organization's existence. It is also seen as a guarantor for achieving growth amidst turbulence and intense competition among service providers, including in the education sector. School administrators fully recognize the importance of reputation for the existence and growth of educational institutions, but not all of them manage it properly. This study aims to explain the formation of school reputation and analyze the importance of massive implementation of school reputation management. Using a qualitative approach and case study method, data were obtained through interviews, observations, and documentation studies. The research found that all the top, famous, prestigious, and highly reputable high schools in Bandung have not formally integrated reputation as a strategic component, as indicated by the absence of discourse on implementing school reputation management in their environments. So far, reputation management has been natural, not based on strategic plans and tactical measures to counter potential crises that every organization might face. Effective reputation management is crucial for the existence and advancement of leading schools, involving reputational communication strategies, institutional messaging through programs and interactive media, and feedback management to build and maintain the school's reputation.
DETERMINAN KEPUASAN MAHASISWA PESERTA KKN FAKULTAS ILMU KOMUNIKASI Rahmatullah, Tansah; Achmad Syam, Rifqi Zaeni; Nurdiyansah, Andri
Jurnal Sosio dan Humaniora (SOMA) Vol 2 No 1 (2023): JURNAL SOSIO DAN HUMANIORA : SOMA
Publisher : LPPM Politeknik Pajajaran ICB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59820/soma.v2i1.218

Abstract

Umpan balik dari mahasiswa terhadap berbagai program perguruan tinggi merupakan factor penting untuk meningkatkan kualitas tata-kelolanya. Penelitian ini bertujuan untuk memetakan kepuasan mahasiswa secara empiris terhadap program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Islam Nusantara (FIKOM-UNINUS). Kepuasan mahasiswa diukur dengan tiga dimensi, yaitu manfaat yang diperoleh mahasiswa, dukungan dari kelembagaan (Fakultas dan Prodi), serta kinerja Dosen Pembimbing Lapangan (DPL). Ukuran sampel sejumlah 58 mahasiswa dipilih berdasarkan teknik acak sederhana, dan data dihimpun melalui instrument angket tertutup. Hipotesis penelitian diuji menggunakan metode analisis regresi berganda dengan melibatkan variable boneka (dummy variable treatment). Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara keseluruhan 47% mahasiswa merasa sangat puas dan 50% merasa puas. Kepuasan tertinggi ditujukan pada dimensi kemanfaatan KKN, diikuti kemudian oleh dukungan kelembagaan, dan yang terendah adalah kinerja Dosen pembimbing lapangan (DPL), Hasil pengujian membuktikan bahwa ketiga dimensi tersebut berpengaruh signifikan terhadap kepuasan mahasiswa peserta KKN, baik secara parsial maupun simultan. Pada penelitian berikutnya direkomendasikan untuk lebih banyak dimensi yang dilibatkan, terutama yang ditujukan pada lingkungan eskternal dalam pelaksanaan KKN.
Kompetensi Pustakawan Dalam Inovasi Transformasi Teknologi Di UPT Perpustakaan Universitas Pasundan Febrina Rizkia Putri; Rosiana Nurwa Indah; Rifqi Zaeni Achmad Syam
Nusantara Journal of Information and Library Studies (N-JILS) Vol. 7 No. 1 (2024): Juni 2024
Publisher : Program Studi Ilmu Perpustakaan dan Informasi, Universitas Islam Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30999/n-jils.v7i1.3256

Abstract

This research is motivated by the fact that current information technology innovations in the university library system have a very important role in helping librarians carry out their roles and functions. By implementing SLiMS at the Pasundan University Library UPT, library system management, especially in collection processing and circulation services, is expected to improve the performance of librarians as an important part of the education system. However, the competence of SLiMS users in using SLiMS at the UPT Pasundan University Library in Bandung has not been utilized as well as possible. So this research aims to determine the competence of librarians in terms of knowledge, skills and attitudes in using SLiMS to improve the quality of services available at the UPT University Library Pasundan Bandung. This research uses a descriptive qualitative approach, while data collection techniques are through observation, interviews and documentation. And the data analysis techniques used are data reduction, data presentation and drawing conclusions. The results of the research show that the competence of librarians in the collection processing and circulation services department in utilizing the Senayan Library Management System already has appropriate knowledge and skills that are quite skilled and already has an open, proactive and learning-oriented attitude towards the innovations that have been carried out.  Keywords: SLiMS, Librarian Competency, Innovation ABSTRAK   Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya suatu kenyataan, bahwa inovasi teknologi informasi saat ini pada sistem perpustakaan perguruan tinggi memiliki peranan yang sangat penting untuk membantu pustakawan dalam menjalankan peran dan fungsinya. Dengan diterapkannya SLiMS pada UPT Perpustakaan Universitas Pasundan pengelolaan sistem perpustakaan khususnya dalam pengolahan koleksi dan pelayanan sirkulasi   diharapkan   dapat   meningkatkan   kinerja pustakawan sebagai salah satu bagian penting dalam sistem pendidikan. Tetapi kompetensi pustakawan dalam mengunakan SLiMS di UPT Perpustakaan Universitas Pasundan Bandung belum dimanfaatkan dengan sebaik mungkin.Maka adanya penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kompetensi pustakawan baik dari segi pengetahuan, keterampilan, dan sikap dalam memanfaatkan SLiMS untuk meningkatkan kualitas layanan yang ada di UPT Perpustakaan Universitas Pasundan Bandung. Penelitian ini menggunakan pendekatan Kualitatif deskriptif, sedangkan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Dan Teknik analisis data yang digunakan adalah reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan, bahwa kompetensi pustakawan bagian pengolahan koleksi dan pelayanan sirkulasi dalam memanfaatkan Senayan Library Management System sudah memiliki pengetahuan yang sesuai dan keterampilan yang cukup terampil serta sudah memiliki sikap yang terbuka, proaktif, dan berorientasi pada pembelajaran terhadap inovasi yang sudah dilakukan.
Keterampilan Literasi Digital dalam Pemanfaatan Big Data Demi Terwujudnya Masyarakat Pengetahuan Igiriza, Miftahunnisa’; Rahmatullah, Tansah; Achmad Syam, Rifqi Zaeni; Ruqayah, Farah
UNILIB : Jurnal Perpustakaan Vol. 16 No. 1 2025
Publisher : Direktorat Perpustakaan Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20885/unilib.Vol16.iss1.art5

Abstract

Meskipun berbagai keterampilan untuk menggunakan media digital, kumpulan data, dan internet untuk tujuan tertentu sudah tidak diragukan lagi menjadi keterampilan yang penting, warga dalam masyarakat pengetahuan saat ini membutuhkan lebih dari sekadar keterampilan. Mereka harus dapat memahami dan secara kritis merefleksikan pengumpulan data pribadi mereka yang tersebar luas di internet dan kemungkinan risiko serta implikasi yang akan muncul dengan praktik big data. Artikel ini membahas tentang wawasan keterampilan digital yang diperlukan dalam pemanfaatan big data demi mewujudkan masyarakat pengetahuan, yang tidak hanya terampil, namun juga memiliki kesadaran tentang perilaku informasi data terbuka, sehingga masyarakat menjadi lebih bijak, dan kemungkinan resiko serta ancaman yang mengintai dapat diminalisir atau bahkan dihindari. Penelitian ini menggunakan metodologi penelitian kualitatif yang disampaikan secara deskriptif dan berisi kutipan dari data untuk menggambarkan seperti apa situasi atau pandangan dunia tertentu dalam bentuk naratif. Penelitian kualitatif dilakukan melalui pemaparan pendapat atau pemahaman para ahli terhadap fenomena yang diamati. Jenis penelitian yang digunakan dalam artikel ini adalah jenis penelitian kepustakaan, dimana penulis mengumpulkan data berupa buku, manuskrip, artikel ilmiah, laporan, hasil survei, website atau majalah yang relevan dengan objek penelitian. Dalam perspektif big data, dan oleh karena kepentingan untuk mewujudkan masyarakat pengetahuan, maka diperlukan perubahan sosial dalam masyarakat secara spesifik dalam bentuk perpindahan dari masyarakat informasi yang didasarkan pada ekonomi pengetahuan menjadi masyarakat yang didasarkan pada pengetahuan. Masyarakat pengetahuan adalah masyarakat yang menghasilkan, memproses, membagikan, dan membuat pengetahuan yang dapat digunakan untuk meningkatkan kondisi manusia tersedia bagi semua anggotanya. Tantangan keterampilan literasi digital big data dalam mewujudkan masyarakat pengetahuan terletak pada upaya membentuk kompetensi dan kemampuan manusia untuk belajar dari sejumlah data yang secara signifikan melebihi kapasitas kognitif manusia. Kompetensi dan kemampuan yang dimaksud adalah gabungan dari berbagai keterampilan untuk belajar dari data yang dikembangkan oleh semua bentuk literasi, yang perlu didukung oleh keahlian tambahan yaitu pengetahuan, keterampilan dan pengalaman.
ANALISIS PENERAPAN PENCAHAYAAN DI PITIMOSS FUN LIBRARY TERHADAP MINAT KUNJUNG PERPUSTAKAAN Indah, Rosiana Nurwa; Syam, Rifqi Zaeni Achmad; Agustina, Hikmah
Jurnal El-Pustaka Vol. 2 No. 1 (2021): Jurnal El-Pustaka
Publisher : UIN Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/el-pustaka.v2i1.8331

Abstract

Penelitian ini berjudul “Analisis Penerapan Pencahayaan Di Pitimoss Fun Library Terhadap Minat Kunjung Perpustakaan”. Salah satu faktor untuk menunjang keberhasilan layanan di perpustakaan adalah bagaimana penerapan pencahayaan yang digunakan di perpustakaan sehingga dapat menimbulkan rasa kenyamanan dan daya tarik pengunjung untuk datang ke pitimoss fun library ini. Adapun tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui pencahayaan, penataan ruangan di pitimoss fun library terhadap minat kunjung perpustakaan.. Informan dalam penelitian ini berjumlah tiga orang dari pengelola dan pengunjung perpustakaan. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa pencahayaan yang digunakan di pitimoss fun library sebagian besar menggunakan cahaya buatan dengan menggunakan cahaya listrik sebagai alat penerangnya. Dengan jendela yang ada di ruangan ini hanya satu sehingga cahaya matahari dan udara tidak dapat banyak masuk ke ruangan. Selanjutnya dari segi penataan ruangan, rak disini tidak terlalu tinggi sehingga menyesuaikan dengan kondisi ruangan yang tidak terlalu luas begitupun dengan penataan koleksi yang sudah berurutan sesuai genre. Akan tetapi banyak masukan dari pengunjung untuk pelebaran ruangan dan penambahan kursi, pendingin ruangan, dan meja untuk menunjang kegiatan pengunjung. Dengan adanya pitimoss fun library ini, pengunjung sangat antusias untuk datang kesini karena disini terdapat banyak koleksi fiksi seperti novel dan komik bahkan disini dikatakan taman bacaan terbesar yang berada di kota bandung. Dengan lokasi yang cukup strategis lebih memudahkan pengunjung untuk sering-sering datang kesini.
Kompetensi Pustakawan Dalam Inovasi Transformasi Teknologi Di UPT Perpustakaan Universitas Pasundan Febrina Rizkia Putri; Rosiana Nurwa Indah; Rifqi Zaeni Achmad Syam
Nusantara Journal of Information and Library Studies (N-JILS) Vol. 7 No. 1 (2024): Juni 2024
Publisher : Program Studi Ilmu Perpustakaan dan Informasi, Universitas Islam Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30999/n-jils.v7i1.3256

Abstract

This research is motivated by the fact that current information technology innovations in the university library system have a very important role in helping librarians carry out their roles and functions. By implementing SLiMS at the Pasundan University Library UPT, library system management, especially in collection processing and circulation services, is expected to improve the performance of librarians as an important part of the education system. However, the competence of SLiMS users in using SLiMS at the UPT Pasundan University Library in Bandung has not been utilized as well as possible. So this research aims to determine the competence of librarians in terms of knowledge, skills and attitudes in using SLiMS to improve the quality of services available at the UPT University Library Pasundan Bandung. This research uses a descriptive qualitative approach, while data collection techniques are through observation, interviews and documentation. And the data analysis techniques used are data reduction, data presentation and drawing conclusions. The results of the research show that the competence of librarians in the collection processing and circulation services department in utilizing the Senayan Library Management System already has appropriate knowledge and skills that are quite skilled and already has an open, proactive and learning-oriented attitude towards the innovations that have been carried out. Keywords: SLiMS, Librarian Competency, Innovation   ABSTRAK Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya suatu kenyataan, bahwa inovasi teknologi informasi saat ini pada sistem perpustakaan perguruan tinggi memiliki peranan yang sangat penting untuk membantu pustakawan dalam menjalankan peran dan fungsinya. Dengan diterapkannya SLiMS pada UPT Perpustakaan Universitas Pasundan pengelolaan sistem perpustakaan khususnya dalam pengolahan koleksi dan pelayanan sirkulasi   diharapkan   dapat   meningkatkan   kinerja pustakawan sebagai salah satu bagian penting dalam sistem pendidikan. Tetapi kompetensi pustakawan dalam mengunakan SLiMS di UPT Perpustakaan Universitas Pasundan Bandung belum dimanfaatkan dengan sebaik mungkin.Maka adanya penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kompetensi pustakawan baik dari segi pengetahuan, keterampilan, dan sikap dalam memanfaatkan SLiMS untuk meningkatkan kualitas layanan yang ada di UPT Perpustakaan Universitas Pasundan Bandung. Penelitian ini menggunakan pendekatan Kualitatif deskriptif, sedangkan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Dan Teknik analisis data yang digunakan adalah reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan, bahwa kompetensi pustakawan bagian pengolahan koleksi dan pelayanan sirkulasi dalam memanfaatkan Senayan Library Management System sudah memiliki pengetahuan yang sesuai dan keterampilan yang cukup terampil serta sudah memiliki sikap yang terbuka, proaktif, dan berorientasi pada pembelajaran terhadap inovasi yang sudah dilakukan.
A teacher-librarian collaborative model in designing literacy learning in the era of the Merdeka curriculum Zaeni Achmad Syam, Rifqi; Karimah Nursya'bani, Kinkin; Nurwa Indah, Rosiana; Rohayati, Yeti
Indonesian Journal of Educational Development (IJED) Vol. 6 No. 2 (2025): August 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) Universitas PGRI Mahadewa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59672/ijed.v6i2.4731

Abstract

This study aims to design a collaborative model between teachers and librarians in literacy learning aligned with the principles of the Merdeka Curriculum at Mutiara Bunda Elementary School in Bandung. The urgency of this research stems from the ongoing gap between curriculum demands and the limited collaboration among key stakeholders in literacy instruction. A qualitative approach with a case study design was employed to explore in depth the collaborative practices within an elementary school that has implemented the Merdeka Curriculum since 2022. Participants comprising teachers, the librarian, the principal, and students were selected through purposive sampling based on their active involvement in literacy activities. Data were gathered through interviews, participatory observations, and document analysis, and analyzed using thematic techniques. The findings reveal that teacher–librarian collaboration occurs through joint planning, project-based literacy implementation, and regular evaluations. Librarians take on expanded roles as facilitators and co-educators. The resulting model repositions the school library as a learning commons, enhancing students’ engagement, reading interest, and critical thinking. Despite challenges such as limited coordination time and insufficient thematic materials, the collaboration demonstrates positive impacts. The study recommends collaborative training programs and institutional policies to support cross-professional integration. The model is adaptable for other schools aiming to strengthen literacy learning under the Merdeka Curriculum framework.
Perilaku Pencarian Informasi Covid-19 Pada Masyarakat Daerah Sindang Sari Kecamatan Panyileukan Kota Bandung Indah, Rosiana Nurwa; Fadhli, Rahmat; Achmad Syam, Rifqi Zaeni
Baitul 'Ulum: Jurnal Ilmu Perpustakaan dan Informasi Vol. 6 No. 2 (2022): Baitul 'Ulum: Jurnal Ilmu Perpustakaan dan Informasi
Publisher : Program Studi Ilmu Perpustakaan dan Informasi Fakultas Adab dan Humaniora UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30631/baitululum.v6i2.167

Abstract

This study aims to determine the information seeking behavior of Covid-19 and the obstacles faced by the people of the Sindang Sari area, Panyileukan District, Bandung City. This research uses descriptive qualitative research. The informants in this study were 5 residents of the Sindang Sari area, Panyileukan District, Bandung City. Collecting data through observation, literature study, documentation and interviews. Data analysis using data collection, data reduction and drawing conclusions. The results obtained indicate that the pattern of information search for the people of the Sindang Sari area, Panyileukan District, Bandung City is influenced by a person's psychological factors, demographics, one's role in society, the environment, and the characteristics of available information sources according to Wilson's theory. As for the obstacles faced when searching for information, namely the presence of anxiety and fear after accessing information about Covid-19; ignorance in determining reliable information; terms related to Covid-19; less stable signal; and social distancing policies that limit informants.
KEGIATAN STORYTELLING DALAM PENINGKATKAN KETERAMPILAN BERBAHASA ANAK DI PERPUSTAKAAN KOBER AL-QOLAM Kesuma, Iqbal; Syam, Rifqi Zaeni Achmad; Nurrohmah, Oom
Nusantara Journal of Information and Library Studies (N-JILS) Vol. 5 No. 1 (2022): Juni 2022
Publisher : Program Studi Ilmu Perpustakaan dan Informasi, Universitas Islam Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30999/n-jils.v5i1.2161

Abstract

This study aims to determine the application of storytelling activities in improving the language skills of children aged 5 to 6 years at the Kober Al-Qolam Library Bandung which is seen from the listening aspect, speaking aspect, writing aspect and reading aspect. This research is a qualitative descriptive study involving teachers and principals. Data were collected through interviews, observation and document analysis. Data analysis through data collection, data reduction, data presentation and drawing conclusions. The results showed that the application of storytelling activities was able to improve language skills in Kober Al-Qolam. This can be seen in several aspects, namely in the listening aspect, which occurs when the teacher is able to attract children's attention when telling stories. In the speaking aspect, it occurs when the teacher provides a stimulus in the form of questions to the child and the child can answer the teacher's question. As for the writing aspect and the reading aspect, it occurs when the teacher gives orders to the child to write the character in the story, for example when asked to write the name of the character "Kancil". At preschool age children they are still in the early writing and reading stages, so they are not yet able to write complex sentences, but by giving orders to write the word "Deer" can improve early writing skills for children, after children recognize letters children can be taught to spell words so that it is able to improve reading skills in children. The obstacles in the implementation of this storytelling activity, namely the limitations of teaching aids, less varied and poorly maintained media, the lack of the latest reading books that can be used in storytelling, the limited mastery of storytelling methods by storytellers, and children in Kober Al-Qolam classified as children. at an early age (5-6 years), so that learning needs the role of parents to be maximized. Keywords: storytelling, language skills, early childhood educationABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan kegiatan storytelling dalam peningkatan kemampuan berbahasa anak usia 5 hingga 6 tahun di Perpustakaan Kober Al-Qolam Bandung yang dilihat dari aspek menyimak, aspek berbicara, aspek menulis dan aspek membaca. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif yang melibatkan guru dan kepala sekolah. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi dan analisis dokumen. Analisis data melalui pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan, bahwa penerapan kegiatan storytelling mampu meningkatkan keterampilan berbahasa di Kober Al-Qolam. Hal ini dapat dilihat pada beberapa aspek, yaitu pada aspek menyimak yaitu terjadi pada saat guru mampu menarik perhatian anak saat bercerita. Pada aspek berbicara yaitu terjadi pada saat guru memberikan stimulus berupa pertanyaan kepada anak dan anak dapat menjawab pertanyaan guru. Adapun pada aspek menulis dan aspek membaca, yaitu terjadi pada saat guru memberikan perintah kepada anak untuk menulis tokoh dalam cerita, contohnya ketika diminta menuliskan nama tokoh “Kancil”. Pada anak usia Paud mereka masih dalam tahap menulis dan membaca awal, sehingga belum mampu menulis kalimat yang kompleks, namun dengan memberikan perintah untuk menulis kata “Kancil” mampu meningkatkan keterampilan menulis permulaan bagi anak, setelah anak mengenal huruf anak bisa diajarkan untuk mengeja kata sehingga itu mampu meningkatkan keterampilan membaca pada anak. Adapun hambatan dalam pelaksanaan kegiatan storytelling ini, yaitu keterbatasan alat peraga, media yang kurang variatif dan kurang terawat, kurangnya buku bacaan terbaru yang bisa digunakan materi dalam bercerita, keterbatasan penguasaan metode bercerita oleh storyteller, dan anak yang berada di Kober Al-Qolam tergolong anak usia dini (5-6 tahun), sehingga pembelajarannya perlu adanya peran orang tua agar maksimal.