Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search
Journal : Jurnal UNITEK

Pemanfaatan Limbah Kulkas Dan Tabung Freon Untuk Membuat Kompressor Azmi Azmi
JURNAL UNITEK Vol. 11 No. 1 (2018): Edisi Januari-Juni
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Dumai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52072/unitek.v11i1.29

Abstract

Banyak pabrik yang memproduksi kompresor untuk dijual dipasaran, namun harga yang ditawarkan cukup tinggi yaitu mulai dari Rp 1.500.000,-. Dilihat dari fungsinya, kompresor buatan pabrik juga memiliki kelemahan yaitu jika ada kerusakan, ketersediaan suku cadang buatan pabrik yang sulit didapatkan dan harga suku cadang yang mahal. Berdasarkan dari permasalahan tersebut penelitian ini akan membuat kompresor dengan memanfaatkan limbah kulkas dan Tabung Freon untuk dijadikan kompresor dimana sumber utamanya menggunakan kompresor dari kulkas sebagai pengisi udara bertekanan sehingga menghasilkan udara bertekanan didalam tabung yang dapat digunakan untuk pemanfaatan service AC alat elektronik dan penggunaan rumah tangga. Pemanfaatan limbah kulkas dan tabung Freon ini sangat cocok digunakan untuk pemakaian pekerjaan yang memerlukan angin, selain bodinya ringan, hemat listrik dan aman dari jangkauan anak-anak. kompresor yang dirancang tekanan anginnya 120 Psi atau 8 bar, dengan kapasitas 8 bar dapat mengisi ban sepeda Motor bebek 3 Unit, Metic 3 Unit dan Sepeda 13 Unit, Lama waktu pengisian 8 bar adalah 10 Menit 11 detik. dan kompresor ini bisa diatur tekanan anginnya sesuai yang diinginkan oleh pengguna, tinggi kompresor ini 65 Cm, panjang 38 Cm dan lebar 28 Cm dengan harga jual satu unit alat kompresor yang dibuat seharga Rp. 930.000,-.
Perancangan Alat Pencuci Ubi Kayu Dengan Pendekatan Antropometri Azmi Azmi
JURNAL UNITEK Vol. 13 No. 2 (2020): Juli - Desember
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Dumai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52072/unitek.v13i2.134

Abstract

Salah satu penghasilan dari sebagian masyarakat kota Dumai adalah dengan bertani ubi kayu. Ubi kayu yang telah dipanen bisanya langsung dijual ke pasar, dibeli oleh distributor maupun langsung diolah menjadi makanan. UMKM Melati merupakan salah satu UMKM di kota Dumai yang menanam ubi kayu dan mengolahnya menjadi berbagai aneka makanan seperti keripik cabe,keripik opak, tapai, tepung dan aneka kue yang berbahan dasar ubi Kayu. Dalam proses mengolahnya, khususnya proses pencucian ubi kayu masih dilakukan dengan cara manual dengan mencuci ubi yang telah dikupas satu persatu. Proses ini dinilai tidak efektif karena membutuhkan tenaga manusia lebih dari satu orang, waktu yang lama dan posisi mencuci yang tidak nyaman. Penelitian ini merancang alat dengan pendekatan Antropometri untuk mendapatkan ukuran alat yang ergonomis, mampu mencuci ubi kayu dalam kapasitas besar, nyaman digunakan dan hanya membutuhkan satu orang pekerja. Alat ini memiliki panjang 230 cm, lebar 128 cm dan tinggi 121 cm dengan bahan utama yaitu tabung drum, besi padu 1 ½ inchi, besi padu 1 ¼ inchi, plat UNP 5, plat siku, plat strip, plat aluminium, bearing,belt, pulley, dan motor penggerak. Adapun ukuran antropometri yang dipakai adalah lebar telapak tangan metacarpal, tebal jari telunjuk, lebar telapak tangan sampai ibu jari, diameter genggaman dan segi empat minimum yang dapat dilewati telapak tangan. Alat ini sudah diuji di UMKM Melati dengan kapasitas pencucian 50 kg ubi kayu untuk sekali pencucian dan dilakukan sebanyak 5 kali dengan waktu 2 menit untuk mendapatkan hasil ubi kayu yang bersih.
Perancangan Alat Pemanggang Menggunakan Pendekatan Antropometri Azmi; Muhammad Arif; Diki M Ramadani
JURNAL UNITEK Vol. 14 No. 1 (2021): Januari - Juni 2021
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Dumai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52072/unitek.v14i1.183

Abstract

Alat pemanggang yang digunakan saat ini pada umumnya masih menggunakan kawat penjepit yang berbentuk persegi. Ikan atau ayam yang akan dipanggang disusun dan dijepit kemudian diletakkan diatas ruang bakar dan dilakukan pengipasan secara manual. Melalui cara ini didapati hasil pemanggangan yang tidak merata atau hangus pada bagian tertentu dikarenakan jarak ruang bakar terlalu dekat. Selain itu pengipasan secara manual juga membutuhkan tenaga khusus untuk jangka waktu yang lama. Penelitian ini merancang alat dengan pendekatan antropometri untuk mendapatkan dimensi ergonomis serta dilengkapi empat kipas dibawah yang dapat diatur jaraknya ke ruang bakar. Perancangan ini juga dilengkapi handle untuk membalikkan panggangan dan rak sebagai tempat meletakkan hasil panggangan. Alat ini memiliki Panjang 79 cm, lebar 60 cm dan tinggi 93,2 cm. Adapun ukuran antropometri yang digunakan adalah dimensi tinggi siku, tinggi genggaman tangan (knuckle) pada posisi rileks kebawah dan diameter genggaman. Alat ini dibuat dengan biaya Rp 1.348.000, serta telah dilakukan pengujian dan diperoleh waktu pemanggangan yang lebih cepat dibandingkan cara manual. Kata Kunci: Alat pemanggang, Antropometri, Perancangan
Meminimalisir Biaya Pengiriman Barang Dengan Metode Vogel Approximation Pada PT XYZ Hanifatul Rahmi; Azmi Azmi; Fitra Fitra; Trisma Wardayanti
JURNAL UNITEK Vol. 15 No. 1 (2022): Januari - Juni
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Dumai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52072/unitek.v15i1.305

Abstract

Saat ini, dunia sedang dipaksa untuk tetap berada di rumah termasuk Indonesia. Maraknya kasus COVID-19 semakin hari kian bertambah, sehingga membuat pemerintah menetapkan peraturan tentang protokol kesehatan, salah satunya adalah menjaga jarak atau tidak berkumpul di tempat umum. Pemanfaatan teknologi di masa pandemi ini merupakan peran penting dalam mematuhi protokol kesehatan. Perkembangan teknologi yang semakin canggih, mampu menawarkan kegiatan penggunaan jasa pengiriman barang. Dengan ragam biaya yang berbeda antara perusahaan satu dan lainnya, PT XYZ hadir dengan pelayanan dan penghematan biaya seoptimal mungkin, sehingga PT XYZ tetap mendapat keuntungan di masa pandemi seperti ini serta masyarakat selalu mematuhi protokol kesehatan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meminimalisir biaya pengiriman barang pada PT XYZ menggunakan metode Vogel Approximation
Perancangan Alat Pemanggang Menggunakan Pendekatan Antropometri Azmi; Muhammad Arif; Diki M Ramadani
JURNAL UNITEK Vol. 14 No. 1 (2021): Januari - Juni
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Dumai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52072/unitek.v14i1.183

Abstract

Alat pemanggang yang digunakan saat ini pada umumnya masih menggunakan kawat penjepit yang berbentuk persegi. Ikan atau ayam yang akan dipanggang disusun dan dijepit kemudian diletakkan diatas ruang bakar dan dilakukan pengipasan secara manual. Melalui cara ini didapati hasil pemanggangan yang tidak merata atau hangus pada bagian tertentu dikarenakan jarak ruang bakar terlalu dekat. Selain itu pengipasan secara manual juga membutuhkan tenaga khusus untuk jangka waktu yang lama. Penelitian ini merancang alat dengan pendekatan antropometri untuk mendapatkan dimensi ergonomis serta dilengkapi empat kipas dibawah yang dapat diatur jaraknya ke ruang bakar. Perancangan ini juga dilengkapi handle untuk membalikkan panggangan dan rak sebagai tempat meletakkan hasil panggangan. Alat ini memiliki Panjang 79 cm, lebar 60 cm dan tinggi 93,2 cm. Adapun ukuran antropometri yang digunakan adalah dimensi tinggi siku, tinggi genggaman tangan (knuckle) pada posisi rileks kebawah dan diameter genggaman. Alat ini dibuat dengan biaya Rp 1.348.000, serta telah dilakukan pengujian dan diperoleh waktu pemanggangan yang lebih cepat dibandingkan cara manual. Kata Kunci: Alat pemanggang, Antropometri, Perancangan
Pemanfaatan Limbah Kulkas Dan Tabung Freon Untuk Membuat Kompressor Azmi Azmi
JURNAL UNITEK Vol. 11 No. 1 (2018): Januari-Juni
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Dumai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52072/unitek.v11i1.29

Abstract

Banyak pabrik yang memproduksi kompresor untuk dijual dipasaran, namun harga yang ditawarkan cukup tinggi yaitu mulai dari Rp 1.500.000,-. Dilihat dari fungsinya, kompresor buatan pabrik juga memiliki kelemahan yaitu jika ada kerusakan, ketersediaan suku cadang buatan pabrik yang sulit didapatkan dan harga suku cadang yang mahal. Berdasarkan dari permasalahan tersebut penelitian ini akan membuat kompresor dengan memanfaatkan limbah kulkas dan Tabung Freon untuk dijadikan kompresor dimana sumber utamanya menggunakan kompresor dari kulkas sebagai pengisi udara bertekanan sehingga menghasilkan udara bertekanan didalam tabung yang dapat digunakan untuk pemanfaatan service AC alat elektronik dan penggunaan rumah tangga. Pemanfaatan limbah kulkas dan tabung Freon ini sangat cocok digunakan untuk pemakaian pekerjaan yang memerlukan angin, selain bodinya ringan, hemat listrik dan aman dari jangkauan anak-anak. kompresor yang dirancang tekanan anginnya 120 Psi atau 8 bar, dengan kapasitas 8 bar dapat mengisi ban sepeda Motor bebek 3 Unit, Metic 3 Unit dan Sepeda 13 Unit, Lama waktu pengisian 8 bar adalah 10 Menit 11 detik. dan kompresor ini bisa diatur tekanan anginnya sesuai yang diinginkan oleh pengguna, tinggi kompresor ini 65 Cm, panjang 38 Cm dan lebar 28 Cm dengan harga jual satu unit alat kompresor yang dibuat seharga Rp. 930.000,-.
Perancangan Alat Pencuci Ubi Kayu Dengan Pendekatan Antropometri Azmi Azmi
JURNAL UNITEK Vol. 13 No. 2 (2020): Juli - Desember
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Dumai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52072/unitek.v13i2.134

Abstract

Salah satu penghasilan dari sebagian masyarakat kota Dumai adalah dengan bertani ubi kayu. Ubi kayu yang telah dipanen bisanya langsung dijual ke pasar, dibeli oleh distributor maupun langsung diolah menjadi makanan. UMKM Melati merupakan salah satu UMKM di kota Dumai yang menanam ubi kayu dan mengolahnya menjadi berbagai aneka makanan seperti keripik cabe,keripik opak, tapai, tepung dan aneka kue yang berbahan dasar ubi Kayu. Dalam proses mengolahnya, khususnya proses pencucian ubi kayu masih dilakukan dengan cara manual dengan mencuci ubi yang telah dikupas satu persatu. Proses ini dinilai tidak efektif karena membutuhkan tenaga manusia lebih dari satu orang, waktu yang lama dan posisi mencuci yang tidak nyaman. Penelitian ini merancang alat dengan pendekatan Antropometri untuk mendapatkan ukuran alat yang ergonomis, mampu mencuci ubi kayu dalam kapasitas besar, nyaman digunakan dan hanya membutuhkan satu orang pekerja. Alat ini memiliki panjang 230 cm, lebar 128 cm dan tinggi 121 cm dengan bahan utama yaitu tabung drum, besi padu 1 ½ inchi, besi padu 1 ¼ inchi, plat UNP 5, plat siku, plat strip, plat aluminium, bearing,belt, pulley, dan motor penggerak. Adapun ukuran antropometri yang dipakai adalah lebar telapak tangan metacarpal, tebal jari telunjuk, lebar telapak tangan sampai ibu jari, diameter genggaman dan segi empat minimum yang dapat dilewati telapak tangan. Alat ini sudah diuji di UMKM Melati dengan kapasitas pencucian 50 kg ubi kayu untuk sekali pencucian dan dilakukan sebanyak 5 kali dengan waktu 2 menit untuk mendapatkan hasil ubi kayu yang bersih.
EFISIENSI BIAYA TRANSPORTASI MELALUI OPTIMASI RUTE: PENDEKATAN SAVING MATRIX DAN NEAREST NEIGHBOR Azmi, Azmi; Melliana, Melliana; Mahmud, Soni Fajar; Rahman, Hasbur
JURNAL UNITEK Vol. 17 No. 2 (2024): Juli - Desember
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Dumai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52072/unitek.v17i2.1081

Abstract

UKM Mie Sukiyo, produsen mie basah rumahan di Jl. Siak, Kota Dumai, Riau, telah beroperasi selama 25 tahun dan melayani kebutuhan mie basah pedagang bakso di wilayah Kota Dumai. Saat ini, UKM ini menghadapi tantangan dalam pendistribusian produk, karena proses pengiriman belum berjalan secara efisien. Rute pengantaran belum dirancang secara optimal dan cenderung memprioritaskan pelanggan dengan permintaan tertinggi tanpa memperhitungkan efektivitas rute keseluruhan. Penelitian ini bertujuan untuk merancang rute distribusi yang lebih efisien dan terstruktur sekaligus meminimalkan biaya distribusi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Saving Matrix dan Nearest Neighbor. Analisis menggunakan Saving Matrix berhasil mengurangi jumlah rute dari empat menjadi dua rute, sementara optimasi urutan pengiriman dengan Nearest Neighbor mengurangi jarak tempuh dari 43,1 km menjadi 39,3 km. Pengurangan jarak ini secara langsung menurunkan biaya transportasi bulanan dari Rp.323.250 menjadi Rp.293.750, sehingga terjadi penghematan sebesar Rp.28.500 atau 8,81%.