Claim Missing Document
Check
Articles

Found 37 Documents
Search

Penerapan Marketing Strategy Dan Quantitative Strategic Planning Matrix Pada Umkm Batako Sari Dumai Alawiyah, Tuty; Azmi, Azmi; Fajar Mahmud , Soni
Jurnal ARTI (Aplikasi Rancangan Teknik Industri) Vol. 17 No. 1 (2022): Jurnal ARTI: Aplikasi Rancangan Teknik Industri
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Dumai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (370.758 KB) | DOI: 10.52072/arti.v17i1.351

Abstract

Batako Sari Dumai merupakan salah satu UMKM yang memproduksi batako, pavin block, cansteen jalan, gorong-gorong, batu angin-angin, dan gress block di Kota Dumai. Berdasarkan hasil wawancara yang telah dilakukan, kurang baiknya strategi serta ketatnya persaingan membuat  usaha  Batako  Sari  Dumai  mengalami  masalah  yang mengganggu stabilitas penjualannya. Hal tersebut dibuktikan dengan jumlah pendapatan sejak 2 tahun terakhir mengalami penurunan. Berdasarkan dari permasalahan tersebut Peneliti merumuskan strategi terbaik yang dapat digunakan Batako Sari Dumai kedepannya untuk mengembangkan usaha. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah  metode  quantitative  strategic  planning  matrix  (QSPM). Perhitungan  metode  QSPM  didahului  dengan  analisis  strength weakness opportunities threats (SWOT) dan segmentation, targeting, dan positioning (STP). Hasil penelitian menunjukkan total skor nilai internal factor evaluation (IFE) adalah 2,855 dan nilai external factor evaluation (EFE) adalah 2,9565. Dari analisa SWOT dan STP diperoleh sebanyak 8 strategi yang dapat diterapkan  Batako Sari Dumai. Dan  strategi  prioritas berdasarkan penerapan metode QSPM adalah melakukan promosi baik melalui media cetak ataupun internet, meningkatkan manajemen perusahaan menjadi lebih baik dengan memanfaatkan kemajuan teknologi dan informasi, serta mempertahankan harga dan meningkatkan kualitas untuk meningkatkan pangsa pasar.
Penentuan Tingkat Kritikal Pompa Reciprocating pada Plant Fatty Acid Menggunakan Metode RCM di PT Kuala Lumpur Kepong Dumai Azmi, Azmi; Ari Saputra, Deo; Jenita Marbun, Novri
Jurnal ARTI (Aplikasi Rancangan Teknik Industri) Vol. 17 No. 2 (2022): Jurnal ARTI : Aplikasi Rancangan Teknik Industri
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Dumai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (286.686 KB) | DOI: 10.52072/arti.v17i2.464

Abstract

Pompa Reciprocating IM10B berfungsi mengalirkan fluida berupa air panas dari boiler ke ruang produksi. Pompa reciprocating di PT KLK Dumai sering mengalami kerusakan pada komponen seal yang sering bocor disebabkan oleh berbagai faktor sehingga mengakibatkan terganggunya proses produksi  pada plant fatty acid. Penelitian ini menggunakan metode RCM (Reliability Centered Maintenance) yang mana merupakan metode kualitatif yang memanfaatkan informasi data perusahaan dari setiap komponen-komponen peralatan yang berkenaan dengan kehandalan dan kelemahannya untuk menentukan tindakan perawatan yang harus dipilih. Hasil dari penelitian ini adalah menemukan solusi bahwa tindakan perawatan pompa reciprocating IM10B yang harus dilakukan diantaranya adalah melakukan evaluasi hubungan antara equipment dengan risiko yang dilakukan dengan perawatan yang dikombinasikan untuk komponen Piston. Pada komponen seal dan bearing dilakukan dengan cara penggantian secara terjadwal dari time-limet component, sedangkan komponen oil level harus dilakukan pemeriksaan secara berkala terhadap fungsi equipment. Komponen kotak isian dan pressure pump dilakukan dengan cara pengawasan oleh operator atau pengontralan sistem secara berkala (perbaikan dilakukan hanya jika diperlukan). Berdasarkan penelitian ini diperoleh kesimpulan bahwa pengimplementasian metode RCM pada pompa IM10B yaitu dengan melakukan pemilihan sistem dan pengumpulan informasi, mendefiniskan batasan sistem, mendeskripsikan sistem dan functional diagram block, penentuan fungsi sistem dan kegagalan fungsi, Failure Mode Analysis (FMEA), Logic Tree Analysis (LTA) dan task selection.
Penerapan Perawatan Mesin Excavator Menggunakan Metode Reliability Centered Maintenance Di PT Pelindo I (Persero) Cabang Dumai Hutabarat, Milton; Mesra, Trisna; Azmi, Azmi
Jurnal ARTI (Aplikasi Rancangan Teknik Industri) Vol. 18 No. 1 (2023): Jurnal ARTI : Aplikasi Rancangan Teknik Industri
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Dumai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (300.652 KB) | DOI: 10.52072/arti.v18i1.538

Abstract

Perawatan dilakukan untuk mengatur dan menetapkan langkah-langkah perawatan yang dilaksanakan, agar langkah perawatan yang dilakukan dapat berjalan dengan baik, efektif efisisen dan mudah untuk dilaksanakan. Sehingga perusahaan melakukan perawatan pencegahaan yang terjadwal secara terus menerus pada excavator yang di PT Pelindo I Cabang Dumai. Berdasarkan dari permasalahan tersebut penulis melakukan penelitian penerapan perawatan menggunakan metode reliability centered Maintenance (RCM) untuk menentukan tindakan perawatan terhadap alat Excavator di PT Pelindo I (Persero) Cabang Dumai. Dari hasil pengolahan data menunjukkan nilai Risk priority Number  (RPN) dari mode kegagalan yang terjadi pada sub-sistem Hidrolic motor yaitu pada komponen block  dan Piston memiliki nilai yang tertinggi yaitu 72,  sedangkan  pada analisis  Logic Tree Analisys (LTA) menunjukkan dari mode kegagalan yang terjadi pada subsistem bootom roller dan top roller yaitu pada komponen housing-nya memiliki pengaruh yang dapat berdampak terburuk terhadap keselamatan operator. Sehingga ditentukan tindakan perawatan Evaluasi hubungan equipment dengan resiko dengan cara default decision perawatan yang dikombinasi no task, dan redesign diterapkan untuk perawatan komponen Motor Shaft, Housing Shaft, Piston, Valve, Ring gear dan Gear. Corrective maintenance dengan cara pengawasan oleh operator atau pengontrolan sistem dan operasikan sampai gagal diterapkan untuk perawatan Top Housing, Bootom Housing, Link, Pin, dan Valve.
Studi Kelayakan Usaha Kecil Menengah Dodol Nenas Kemuning Ade Imammuqhair Syah; Yusrizal, Yusrizal; Azmi, Azmi; Indrawan, Surya
Jurnal ARTI (Aplikasi Rancangan Teknik Industri) Vol. 18 No. 2 (2023): Jurnal ARTI: Aplikasi Rancangan Teknik Industri
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Dumai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52072/arti.v18i2.655

Abstract

UKM Kemuning merupakan sebuah industri rumahan yang memproduksi dodol varian rasa nenas. UKM kemuning ingin mengembangkan usahanya yaitu dengan membuka toko. dikarenakan akses jalan menuju lokasi usaha tersebut tidak sering dilalui oleh banyak masyarakat serta jauh dari pusat Kota Dumai. Sehingga tidak dapat dijangkau dengan mudah oleh masyarakat Kota Dumai. dan masih banyak masyarakat belum mengenal produk yang dijual UKM Kemuning dikarenakan sampai saat ini tidak memiliki toko sendiri untuk memasarkan produknya. Serta untuk penjualan onlinenya hanya menggunakan whatsapp saja. Menyikapi hal tersebut, perlu dilakukan studi kelayakan usaha Agar dapat menjadi bahan pertimbangan  dalam mengembangkan usaha. hasil penelitian UKM kemuning layak untuk dikembangkan. dan berdasarkan kriteria investasi UKM Kemuning memperoleh nilai NPV > 0 yaitu sebesar 108.729.435. Nilai IRR > SOCC yaitu sebesar  45,37%. Nilai NET B/C > 1 yaitu sebesar 3,51.  Nilai Gross B/C > 1 yaitu sebesar 1,22. Nilai Profitability Ratio > 1 yaitu sebesar  3,22. Pay Back Period waktu pengembalian modal 8 bulan 23 hari. BEP titik pulang pokok terjadi 8 tahun 10 bulan 13 hari.
PEMANFAATAN SISA BESI (REUSE) DI BENGKEL PRODUKSI SMK NEGERI 4 DUMAI Melliana, Melliana; Azmi, Azmi; Mesra, Trisna; Fitra, Fitra; Arif, M.
Diklat Review : Jurnal manajemen pendidikan dan pelatihan Vol. 7 No. 3 (2023): Inovasi Sosial dan Penguatan Kapasitas Menuju Pembangunan Berkelanjutan
Publisher : Komunitas Manajemen Kompetitif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35446/diklatreview.v7i3.1314

Abstract

State Vocational High School 4 Dumai is one of the Technology-based Vocational Vocational Schools. SMK Negeri 4 Dumai is an integrated SMK since it was opened in 2007 with the Agriculture and Technology group which is very supportive of realizing Dumai City as a service and industrial city as well as a gateway for agricultural product exports. SMK N 4 Dumai is a school that is required to have skills after completing studies so that many workshop activities are carried out. In this case, a lot of leftovers or scrap are not utilized and just thrown away. Therefore the Dumai College of Technology will provide skills and skills, namely 1) utilizing leftover iron that is not used, 2) designing and making useful tools Keywords: Students of SMK Negeri 4 , Utilization of Remaining Iron, Designing and making tools
INOVASI EKONOMI KREATIF MELALUI PELATIHAN PEMBUATAN SABUN CUCI PIRING DI PKK RT 06 KELURAHAN JAYA MUKTI KOTA DUMAI Fitra, Fitra; Mesra, Trisna; Abdillah, Nuryasin; Melliana, Melliana; Azmi, Azmi; Hafrida, Lis; Simanullang, Sanco; Faisal, Rudi
Diklat Review : Jurnal manajemen pendidikan dan pelatihan Vol. 8 No. 1 (2024): Kolaborasi Inovasi, Edukasi, dan Pemberdayaan Menuju Penguatan Kapasitas Masyar
Publisher : Komunitas Manajemen Kompetitif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35446/diklatreview.v8i1.1802

Abstract

The dish soap-making training conducted for the women of PKK RT 06 in Kelurahan Jaya Mukti, Kecamatan Dumai Timur, aimed to enhance their skills and knowledge in the creative economy sector. The activity involved 40 participants and included both theoretical and practical sessions, where participants were taught about ingredients, the soap-making process, and safety and hygiene techniques. The training results showed significant improvements in participants' knowledge and skills. Before the training, most participants lacked basic knowledge of dish soap-making. After the training, they were able to independently produce high-quality soap. This training also strengthened the camaraderie and cooperation among PKK members. However, participants faced challenges in sourcing raw materials. To address this, future training should focus on practical solutions such as providing information on affordable raw material sources and marketing strategies. The sustainability of this training is crucial, with government and stakeholder support needed to help participants develop their dish soap businesses sustainably. This training demonstrates that with the right methods and high motivation, the community can develop new skills beneficial for improving family economies.
ANALISA ANTRIAN PELAYANAN KESEHATAN PADA POLI UMUM PUSKESMAS X KOTA DUMAI DENGAN SIMULASI PROMODEL Azmi; Wetri Febrina; Elisa Hafrida; Trisna Mesra; Fitra, Fitra
JURNAL PERANGKAT LUNAK Vol 6 No 3 (2024): Jurnal Perangkat Lunak
Publisher : Indragiri Islamic University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32520/jupel.v6i3.3166

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sistem antrian dan kinerja pelayanan kesehatan di Puskesmas X Kota Dumai dengan menggunakan simulasi komputer melalui Software Promodel. Fokus utama adalah pada loket pendaftaran, poli umum, dan tempat pengambilan obat, yang sering mengalami antrian panjang dan menjadi indikator penting dalam menilai kualitas layanan. Metodologi penelitian berorientasi pada pengembangan dan analisis sistem dengan menggunakan simulasi karena fluktuatifnya jumlah pasien yang datang setiap harinya, begitu pula dengan waktu pelayanan yang bervariasi untuk setiap pasien. Hasil simulasi menunjukkan bahwa waktu kedatangan pasien dan waktu pelayanan di setiap lokasi memiliki dampak signifikan terhadap durasi antrian dan kepuasan pasien. Berdasarkan hasil simulasi, ditemukan bahwa loket pendaftaran dan apotek merupakan dua area kritis yang memerlukan evaluasi dan peningkatan kinerja. Khususnya, disarankan penambahan satu petugas di loket pendaftaran dan satu petugas di apotek untuk mengurangi waktu tunggu dan meningkatkan efisiensi layanan. Kata kunci: Antrian, Promodel, Puskesmas
EFISIENSI BIAYA TRANSPORTASI MELALUI OPTIMASI RUTE: PENDEKATAN SAVING MATRIX DAN NEAREST NEIGHBOR Azmi, Azmi; Melliana, Melliana; Mahmud, Soni Fajar; Rahman, Hasbur
JURNAL UNITEK Vol. 17 No. 2 (2024): Juli - Desember
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Dumai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52072/unitek.v17i2.1081

Abstract

UKM Mie Sukiyo, produsen mie basah rumahan di Jl. Siak, Kota Dumai, Riau, telah beroperasi selama 25 tahun dan melayani kebutuhan mie basah pedagang bakso di wilayah Kota Dumai. Saat ini, UKM ini menghadapi tantangan dalam pendistribusian produk, karena proses pengiriman belum berjalan secara efisien. Rute pengantaran belum dirancang secara optimal dan cenderung memprioritaskan pelanggan dengan permintaan tertinggi tanpa memperhitungkan efektivitas rute keseluruhan. Penelitian ini bertujuan untuk merancang rute distribusi yang lebih efisien dan terstruktur sekaligus meminimalkan biaya distribusi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Saving Matrix dan Nearest Neighbor. Analisis menggunakan Saving Matrix berhasil mengurangi jumlah rute dari empat menjadi dua rute, sementara optimasi urutan pengiriman dengan Nearest Neighbor mengurangi jarak tempuh dari 43,1 km menjadi 39,3 km. Pengurangan jarak ini secara langsung menurunkan biaya transportasi bulanan dari Rp.323.250 menjadi Rp.293.750, sehingga terjadi penghematan sebesar Rp.28.500 atau 8,81%.
PENENTUAN HARGA POKOK PRODUKSI KERUPUK JANGEK JALAN KARTINI DUMAI Melliana, Melliana; Simanullang, Sanco; Azmi, Azmi; Fitra, Fitra; Mesra, Trisna
Diklat Review : Jurnal manajemen pendidikan dan pelatihan Vol. 8 No. 3 (2024): Penguatan Literasi Keuangan, Inovasi UMKM, dan Transformasi Pembelajaran pada E
Publisher : Komunitas Manajemen Kompetitif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35446/diklatreview.v8i3.1897

Abstract

The jangek cracker business is a community business that is still rarely carried out by the people of Dumai city. This business often experiences a decline in productivity because it experiences low profits or even no profits at all and only reaches the break even point. The rarity of this business stems from problems in determining the cost price incorrectly, thus determining the selling price too low. In accordance with the problems experienced by partners, the research team offers a solution by providing skills through training on how to prepare the cost of production and calculate the cost of production systematically and precisely. The expected goal is to create increased knowledge and skills in systematically preparing the cost of production so that it is appropriate to determine the selling price.
Horticultural Supply Chain Models: Strategies, Challenges, and Marketing Approaches. Azmi, Azmi; Hadiguna, Rika Ampuh; Jonrinaldi, Jonrinaldi
Jurnal Agrinika: Jurnal Agroteknologi dan Agribisnis Vol 9 No 1 (2025): MARCH
Publisher : Kadiri University - Faculty of Agriculture

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30737/agrinika.v9i1.6451

Abstract

Indonesia's horticulture sector has undergone rapid expansion, driven by rising demand from both domestic and international markets. However, small-scale farmers continue to struggle with limited market access, price volatility, and high production costs, affecting their profitability and long-term sustainability. This study conducted a comprehensive literature review of 135 scientific articles to analyze three dominant supply chain models: direct marketing, contract farming, and cooperatives. Direct marketing allows farmers to secure higher prices by bypassing intermediaries but poses challenges in terms of operational scale, financial resources, and market access. Contract farming provides stability through guaranteed pricing, input support, and technical assistance, though profit distribution often favors contracting firms. Meanwhile, cooperatives offer better market access and collective bargaining power but require strong organizational structures to function effectively. The findings emphasize the importance of policies that support farmer education, improve market infrastructure, and encourage fair contractual agreements. Additionally, agribusiness stakeholders must invest in supply chain innovations and risk mitigation strategies to enhance efficiency and transparency. Strengthening these aspects is crucial for fostering a more resilient and sustainable horticultural sector in Indonesia