Claim Missing Document
Check
Articles

Found 37 Documents
Search

CARA PRAKTIS MENGHITUNG DAN MENGELOLA HARGA POKOK PRODUKSI BAGI UMKM Melliana, Melliana; Fitra, Fitra; Wiroto, Noto; Saputra, Juni; Rinaldy, M Agus; Rahmi, Hanifatul; Mesra, Trisna; Azmi, Azmi; Indrawan, Surya; Marbun, Novri Jenita
Jurnal Pengabdian Kompetitif Vol. 4 No. 1 (2025): Pemberdayaan Masyarakat dan UMKM melalui Inovasi, Pendidikan, dan Keuangan Digi
Publisher : Komunitas Manajemen Kompetitif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35446/pengabdiankompetif.v4i1.2387

Abstract

UMKM memiliki peran penting dalam menggerakkan roda perekonomian Indonesia. Ketahanan dan kemampuan UMKM dalam menghadapi persaingan menjadikan sektor ini sebagai fondasi ekonomi yang kuat. Meski demikian, dalam praktiknya masih banyak pelaku UMKM yang menghadapi hambatan, terutama dalam menentukan harga jual produk secara tepat. Berdasarkan temuan di lapangan, penetapan harga seringkali dilakukan secara tidak terstruktur, hanya mengandalkan perkiraan atau mengikuti harga pasar tanpa memperhitungkan biaya produksi secara menyeluruh. Ketidaktepatan ini dapat mengakibatkan keuntungan yang tidak maksimal dan bahkan kerugian dalam jangka panjang. Sebagai solusi, kegiatan edukatif ini dirancang untuk memberikan pemahaman dan keterampilan kepada pelaku UMKM dalam menentukan harga jual berdasarkan analisis biaya. Melalui metode ceramah dan pendampingan langsung, para pelaku usaha dibimbing untuk memahami pentingnya komponen biaya sebagai dasar dalam penetapan harga. Diharapkan melalui kegiatan ini, UMKM dapat meningkatkan efektivitas strategi penetapan harga mereka, sehingga mampu bersaing secara sehat di pasar dan memberikan dampak positif bagi kesejahteraan ekonomi masyarakat di sekitarnya.
Rekayasa Kualitas Batu Bata Merah dengan Menggunakan Metode Design of Experiment (Metode Taguchi) Azmi, Azmi; Febrina, Wetri; Abrar, Aidil
JOURNAL OF INDUSTRIAL AND MANUFACTURE ENGINEERING Vol. 8 No. 1 (2024): EDISI MEI
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/jime.v8i1.10476

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor faktor yang berkontribusi dan parameter optimum pada pembuatan batu bata. Penelitian ini dilakukan di usaha batu bata “Amanah” yang merupakan salah satu usaha di sentra batu bata Purnama kota Dumai yang masih menggunakan cara manual. Metode Taguchi digunakan yang terdiri dari tahap perencanaan, eksperimen, analisa, dan diakhiri dengan tahap eksperimen konfirmasi. Hasil perhitungan S/N ratio menunjukkan bahwa parameter optimum proses pembuatan batu bata adalah penggunaan 90% komposisi tanah liat (A), 1,5 jam untuk waktu pengadukan adonan (B), 15 hari waktu penjemuran (C) dan waktu pembakaran selama 2 hari (D). Sementara itu, kontribusi faktor-faktor terhadap kualitas batu bata dipengaruhi oleh komposisi tanah liat sebesar 35,8% dan 31% waktu pembakaran. Sedangkan waktu pengadukan dan waktu penjemuran masing-masing memberikan kontribusi sebesar 9,4% dan 7,1% dan residual atau faktor error berkontribusi sebesar 16,7%. Hasil eksperimen konfirmasi menunjukkan adanya penurunan jumlah cacat sebesar 33,27%. Hal ini dapat dilihat dari jumlah cacat rata-rata sebelum dilakukan penelitian yaitu sebesar 5,89% dan mengalami penurunan rata-rata jumlah cacat menjadi 3,93% setelah dilakukan penerapan parameter optimum. Sedangkan eksperimen konfirmasi terhadap rata-rata kuat tekan tidak menunjukan adanya perubahan yang signifikan yaitu hanya 1,2%
PENINGKATAN LITERASI NUMERASI MELALUI PELATIHAN PEMAHAMAN DAN PEMBAHASAN SOAL AKM DI SMP MUHAMMADIYAH KOTA DUMAI Mesra, Trisna; Fitra, Fitra; Rahmi, Hanifatul; Azmi, Azmi; Melliana, Melliana; Nurfaiza, Siti; Zata Amani, Sabila
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 8, No 6 (2025): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v8i6.2416-2426

Abstract

Asesmen Kompetensi Minimal (AKM) merupakan alat evaluatif yang menggantikan Ujian Nasional (UN) untuk mengukur keterampilan membaca dan berhitung yang penting bagi siswa di Indonesia. Hasil survei Programme for International Student Evaluation (PISA) mengungkapkan bahwa tingkat literasi dan numerasi siswa Indonesia lebih rendah dibandingkan dengan negara lain, yang menyoroti perlunya inisiatif untuk meningkatkan pemahaman evaluasi ini. Proyek ini berupaya untuk meningkatkan kemahiran siswa dalam mengatasi tantangan numerasi AKM melalui program pelatihan di SMP Muhammadiyah Kota Dumai. Kegiatan pengabdian masyarakat ini menggunakan sosialisasi, pra-tes, instruksi pemecahan masalah numerasi, dan pasca-tes. Pra-tes menilai kompetensi awal siswa, sedangkan pasca-tes mengukur kemanjuran instruksi yang diberikan. Hasil pra-tes menunjukkan bahwa sebagian besar siswa memperoleh skor rendah dalam numerasi, dengan rentang 0 hingga 60. Setelah pelatihan, ada peningkatan yang nyata dalam kemampuan numerasi siswa, seperti yang terlihat dari hasil pasca-tes yang meningkat. Oleh karena itu, pendekatan pelatihan ini telah terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman siswa terhadap konsep numerasi dalam AKM. Proyek serupa diharapkan dapat dilaksanakan secara luas untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia. 
Optimalisasi Metode Transportasi Pupuk untuk Meningkatkan Efisiensi Logistik dan Distribusi di Provinsi Riau Melliana, Melliana; Simanullang, Sanco; Azmi; Mesra, Trisna; Sirlyana
Jurnal Sains dan Teknologi: Jurnal Keilmuan dan Aplikasi Teknologi Industri Vol. 25 No. 1 (2025): Regular Issue
Publisher : SEKOLAH TINGGI TEKNOLOGI INDUSTRI PADANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36275/4rreah35

Abstract

Pendistribusian barang menjadi salah satu faktor krusial dalam keberhasilan operasional perusahaan, terutama di sektor agribisnis seperti PT  SISUTA yang bergerak dalam produksi dan distribusi pupuk. Untuk mendukung penyebaran pupuk ke berbagai wilayah, efisiensi dalam sistem distribusi menjadi kebutuhan yang tidak bisa diabaikan. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk meminimalkan total biaya transportasi melalui pemilihan rute terbaik dan penggunaan kapasitas pengiriman yang lebih optimal. Metode pengumpulan data berupa data kwantitatif dan pengambilan data berupa data sekunder. Penelitian ini menganalisis pengurangan biaya transportasi di PT Sasuta dengan menggunakan metode North West Corner, Least Cost, dan Stepping Stone. Sebelum optimasi, total biaya transportasi tercatat sebesar Rp. 11.683.200. Dengan metode North West Corner, biaya turun menjadi Rp. 7.012.520, menghasilkan penghematan Rp. 4.850.680. Metode Least Cost dan Stepping Stone menghasilkan biaya yang lebih optimal, yaitu Rp. 6.100.540, dengan penghematan Rp. 5.762.660 dari biaya awal. Dibandingkan dengan North West Corner, metode Least Cost dan Stepping Stone memberikan pengurangan tambahan sebesar Rp. 911.980. Hasil ini menunjukkan bahwa metode Least Cost dan Stepping Stone adalah metode yang paling efisien dan optimal karena dapat menghemat biaya logistik secara signifikan
EFISIENSI LOGISTIK DAN DISTRIBUSI UNTUK OPTIMALISASI METODE TRANSPORTASI PUPUK DI PROVINSI RIAU: EFISIENSI LOGISTIK DAN DISTRIBUSI UNTUK OPTIMALISASI METODE TRANSPORTASI PUPUK DI PROVINSI RIAU Melliana, Melliana; Azmi, Azmi; Wiroto, Noto; Fitra, Fitra; Mesra, Trisna; Novri, Novri; Febriyansyah, Febriyansyah; Rihas, Sabila Nur
Diklat Review : Jurnal manajemen pendidikan dan pelatihan Vol. 9 No. 3 (2025): JURNAL DIKLAT REVIEW
Publisher : Komunitas Manajemen Kompetitif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35446/diklatreview.v9i3.2460

Abstract

Efficient fertilizer distribution is an urgent need for farmers in Riau Province to ensure optimal agricultural production. The main problem faced by the partner community is the high transportation cost caused by ineffective distribution routes. The purpose of this community service activity is to provide managerial and technical solutions in fertilizer distribution using transportation methods, namely North West Corner (NWC), Least Cost Method (LCM), and optimization with the Stepping Stone Method. The implementation method includes socialization, training, application of calculations to real partner cases, and mentoring in interpreting the results of method comparisons. The results show that the LCM method produces lower distribution costs compared to NWC, and further optimization using the Stepping Stone method leads to even more efficient distribution costs. This activity not only provides direct benefits to the partner in the form of increased logistical efficiency and cost savings but also contributes to the development of knowledge in the field of education, particularly in the teaching of logistics optimization and distribution management through applied research. Thus, this community service program creates a dual impact: enhancing partner capacity in practice while also providing a practical learning model for students and academics to apply transportation optimization theory to real-world problems.
PENERAPAN TEKNOLOGI SPINNER PENIRIS MINYAK UNTUK OPTIMALISASI PRODUKSI KERIPIK BAYAM DI SMKN 4 DUMAI Azmi, Azmi; Melliana, Melliana; Mesra, Trisna; Fitra, Fitra; Jenita Marbun, Novri
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 9, No 1 (2026): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v9i1.%p

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan oleh tim dosen Institut Teknologi dan Bisnis Riau Pesisir bekerja sama dengan Program Studi Agrobisnis Pengolahan Hasil Pertanian (APHP) SMKN 4 Dumai. Tujuan kegiatan ini adalah untuk menerapkan mesin spinner peniris minyak sebagai teknologi tepat guna yang dapat meningkatkan efisiensi proses dan kualitas produk keripik bayam hasil praktik siswa. Metode pelaksanaan meliputi identifikasi kebutuhan mitra, perancangan dan uji coba alat, pelatihan penggunaan, pendampingan, serta evaluasi kinerja alat. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa penggunaan spinner mampu mengurangi waktu penirisan dari 5-8 menit menjadi 2 menit, serta menurunkan kadar minyak hingga 60% dibandingkan metode manual. Produk yang dihasilkan menjadi lebih kering, renyah dan higienis, menunjukkan efektivitas mesin spinner dalam mengurangi kadar minyak dan meningkatkan mutu produk. Selain memberikan dampak pada kualitas produk, kegiatan ini memberikan manfaat edukatif bagi siswa, yang memperoleh pemahaman praktis, sekaligus meningkatkan kompetensi, kemandirian, serta memperkuat sinergi antara perguruan tinggi dan sekolah vokasi dalam penerapan inovasi teknologi sederhana yang aplikatif.
Optimalisasi Metode Transportasi Pupuk untuk Meningkatkan Efisiensi Logistik dan Distribusi di Provinsi Riau Melliana Melliana; Sanco Simanullang; Azmi; Trisna Mesra; Sirlyana
Jurnal Sains dan Teknologi: Jurnal Keilmuan dan Aplikasi Teknologi Industri Vol. 25 No. 1 (2025): Regular Issue
Publisher : SEKOLAH TINGGI TEKNOLOGI INDUSTRI PADANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36275/4rreah35

Abstract

Pendistribusian barang menjadi salah satu faktor krusial dalam keberhasilan operasional perusahaan, terutama di sektor agribisnis seperti PT  SISUTA yang bergerak dalam produksi dan distribusi pupuk. Untuk mendukung penyebaran pupuk ke berbagai wilayah, efisiensi dalam sistem distribusi menjadi kebutuhan yang tidak bisa diabaikan. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk meminimalkan total biaya transportasi melalui pemilihan rute terbaik dan penggunaan kapasitas pengiriman yang lebih optimal. Metode pengumpulan data berupa data kwantitatif dan pengambilan data berupa data sekunder. Penelitian ini menganalisis pengurangan biaya transportasi di PT Sasuta dengan menggunakan metode North West Corner, Least Cost, dan Stepping Stone. Sebelum optimasi, total biaya transportasi tercatat sebesar Rp. 11.683.200. Dengan metode North West Corner, biaya turun menjadi Rp. 7.012.520, menghasilkan penghematan Rp. 4.850.680. Metode Least Cost dan Stepping Stone menghasilkan biaya yang lebih optimal, yaitu Rp. 6.100.540, dengan penghematan Rp. 5.762.660 dari biaya awal. Dibandingkan dengan North West Corner, metode Least Cost dan Stepping Stone memberikan pengurangan tambahan sebesar Rp. 911.980. Hasil ini menunjukkan bahwa metode Least Cost dan Stepping Stone adalah metode yang paling efisien dan optimal karena dapat menghemat biaya logistik secara signifikan