Claim Missing Document
Check
Articles

Found 30 Documents
Search

PENGEMBANGAN MEDIA EVALUASI PEMBELAJARAN PELATIK (PETUALANGAN LABIRIN TEMATIK) PADA TEMA 6 SUBTEMA 1 TENTANG CITA-CITAKU KELAS IV SD Bagus Ginanjar; Apri Utami Parta Santi
NATURALISTIC : Jurnal Kajian Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 4 No. 2a (2020): NATURALISTIC: Jurnal Kajian Penelitian dan Pendidikan dan Pembelajaran
Publisher : Jurnal ini diterbitkan oleh: PGSD FKIP Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1117.416 KB) | DOI: 10.35568/naturalistic.v4i2a.777

Abstract

This research is motivated by the difficulty of students in working on thematic questions and the lack of appropriate evaluation media for thematic learning. The aim is to develop a media for evaluating the learning practices of thematic learning theme 6 sub themes 1 about my ideals and knowing the level of student response to the media developed based on the media validation questionnaire, material, language and questionnaire for small and large groups of students. This research was conducted at SDN PONDOK BETUNG 02 Pondok Aren with the research subjects consisted of 4 students for the small group test and 16 students for the large group test. The type of research used is Research and Development (R&D). development procedures used by researchers refer to the Borg and Gall research model. The instrument used was a questionnaire. Pelatik learning media on thematic learning theme 6 sub themes 1 about my ideals have gone through a revision stage based on the suggestions and input from 4 validators namely 2 material experts, 1 media expert and 1 linguist. The results of the study were obtained namely 1) this learning media has gone through the stages of development to the validation test and was declared valid with a score of 85.33% with a very decent category; 2) based on the data obtained from the questionnaire students' responses to the media developed got very good responses with a score of 98.4%. The results of this study are expected to help teachers and students in the learning process and make students more interested in working on problems in thematic learning. Penelitian ini dilatar belakangi oleh adanya kesulitan siswa dalam mengerjakan soal tematik dan kurangnya media evaluasi yang sesuai untuk pembelajaran tematik. Tujuannya untuk mengembangkan media evaluasi pembelajaran pelatik pada pembelajaran tematik tema 6 sub tema 1 tentang cita-citaku dan mengetahui tingkat respon siswa terhadap media yang dikembangkan berdasarkan angket validasi media, materi, bahasa serta angket uji coba kelompok kecil dan besar siswa. Penelitian ini dilakukan di SDN PONDOK BETUNG 02 Pondok Aren dengan subjek penelitian siswa berjumlah 4 siswa untuk uji kelompok kecil dan 16 siswa untuk uji kelompok besar. Jenis penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D). prosedur pengembangan yang digunakan peneliti mengacu pada model penelitian Borg and Gall. Instrumen yang digunakan adalah angket. Media pembelajaran pelatik pada pembelajaran tematik tema 6 sub tema 1 tentang cita-citaku ini telah melalui tahap revisi berdasarkan saran dan masukan dari 4 validator yaitu 2 ahli materi, 1 ahli media dan 1 ahli bahasa. Hasil dari penelitian diperoleh yaitu 1) media pembelajaran ini telah melalui tahapan pengembangan sampai uji validasi dan dinyatakan valid dengan skor 85,33% dengan kategori sangat layak; 2) berdasarkan berdasarkan data yang diperoleh dari angket respon siswa pada media yang dikembangkan mendapat respon sangat baik dengan skor 98,4%. Hasil penelitian ini diharapkan dapat membantu guru dan siswa dalam proses pembelajaran dan membuat siswa lebih tertarik dalam mengerjakan soal dalam pembelajaran tematik. Kata Kunci: Media evaluasi pembelajaran, pelatik, pembelajaran tematik
PENGARUH PEMANFAATAN ALAM SEKITAR DALAM MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR SISWA PADA PEMBELAJARAN IPA DI SD Siska Kusumawardani; Apri Utami Parta Santi; Dwi Lenggo Pratiwi
Jurnal Holistika Vol 6, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/holistika.6.2.80-84

Abstract

Penelitian ini di latar belakangi dengan rendahnya motivasi siswa dalam pembelajaran IPA, permasalahan ini dikarenakan guru yang masih menggunakan metode ceramah pada saat kegiatan pembelajaran IPA berlangsung. Sehingga penulis tergerak untuk meneliti sambil memberikan solusi dengan menerapkan pendekatan alam sekitar. Adapun tujuan penelitian ini untuk menumbuhkan motivasi belajar siswa melalui pemanfaatkan alam disekitar. Metode yang digunakan menggunakan metode penelitian eksperimen dengan pendekatan posttest-only control design. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh pemanfaatan alam sekitar dalam meningkatkan motivasi belajar siswa pada pembelajaran IPA. Hal ini terbukti dari hasil perhitungan uji t telah diketahui nilai t hitung sebesar 3,936 > 1.690 serta nilai signifikansinya sebesar 0,000 bahwa nilai signifikansinya < 0,05. Kemudian dilihat dari hasil R-Square bahwa terdapat pengaruh sebesarh 8,5%. Hasil penelitian ini diharapkan dapat bermanfaat kepada pihak-pihak terkait. . Kata kunci: Pemanfaatan Alam Sekitar, Motivasi Belajar, Pembelajaran IPA
Pengembangan Bahan Ajar Tematik Terintegrasi Pro Environmental Behavior Untuk Meningkatkan Pengetahua Lingkungan: - Azmi Al Bahij; Julia Anis Handayani; Apri Utami Parta Santi
NATURALISTIC : Jurnal Kajian Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 7 No. 1 (2022): Naturalistic: Jurnal Kajian Penelitian dan Pendidikan dan Pembelajaran
Publisher : Jurnal ini diterbitkan oleh: PGSD FKIP Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35568/naturalistic.v7i1.1723

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan lingkungan hidup pada siswa sekolah dasar dengan mengembangkan bahan ajar tematik terintegrasi pro environmental behavior. Metode yang digunakan adalah Research and Develpoment (RnD) dengan menggunakan model pengembangan Dick Carey and Carey kombinasi Rowntree. Subjek penelitian terdiri dari ahli bahasa, ahli materi dan ahli media sebagai validator, guru dan siswa kelas IV sebagai pengguna. Untuk data penelitian diperoleh dari uji coba produk. Uji coba produk dilakukan dengan tiga tahap, pertama uji coba perorangan validasi bahan ajar yang dilakukan oleh tiga orang ahli (bahasa, materi dan media). Kedua, uji coba kelompok kecil terdiri atas enam siswa dan satu orang guru kelas IV. Ketiga, uji coba kelompok lapangan terdiri atas 21 siswa. Hasil penelitian menunjukkan hasil validasi bahasa mencapai 82%, uji validasi materi materi mencapai 96% dan uji validasi media mencapai 98%. Uji kepraktisan guru mencapai 95%, uji kepraktisan small group mencapai 84%, dan uji kepraktisan field tryout mencapai 93%. Keefektifan bahan ajar dalam meningkatkan pengetahuan lingkungan hidup menunujkkan skor rata-rata pretest 10,71, posttest 20,43 dan N-Gain sebesar 0,74 dengan kategori tinggi. Berdasarkan data tersebut, maka bahan ajar tematik terintegrasi pro environmental behavior layak dan dapat meningkatkan pengetahuan lingkungan hidup siswa sekolah dasar.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN E-MODUL BERBASIS FLIPBOOK MAKER PADA MATERI GAYA DAN GERAK KELAS IV SDN BAHAGIA 04 Apri Utami Parta Santi; Gina Maharani Prasetya
Jurnal Tunas Bangsa Vol 9 No 2 (2022)
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46244/tunasbangsa.v9i2.2006

Abstract

The background of this research is the lack of enthusiasm of students, feeling bored and lacking understanding of the learning process. The purpose of this research is to develop e-module learning media based on flipbook maker. This study uses the Research and Development (R&D) and development model modified by Sugiyono namely potentials and problems, data collection, product design, design validation, design revision, and product testing. This learning media is subjected to expert validation tests conducted by material experts, media experts and linguists. Then a product trial was carried out with the research subject, namely class IV B students at SDN Bahagia 04. The results showed that the flipbook maker-based e-module media was "very feasible" from the calculation results of material experts with an average score of 96%, media experts with an average -an average of 94%, and linguists with an average of 86%. The results of the small group trials obtained "very good" results with student responses with an average score of 94.4%. Meanwhile, in the large group trial, students got an average score of 87.8% in the "very good" category. Based on the results of the study, it can be concluded that the flipbook maker-based e-module learning media developed for fourth grade students is "very feasible" for use in learning Natural Sciences (IPA) on force and motion material. Abstrak Latar belakang penelitian ini adalah kurangnya antusias peserta didik, merasa jenuh dan kurang pemahaman pada proses pembelajaran. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah mengembangkan media pembelajaran e-modul berbasis flipbook maker. Penelitian ini menggunakan model penelitian dan pengembangan Research and Development (R&D) dan pengembangan yang dimodifikasi oleh Sugiyono yaitu potensi dan masalah, pengumpulan data, desain produk, validasi desain, revisi desain, dan uji coba produk. Media pembelajaran ini dilakukan uji validasi ahli yang dilakukan oleh ahli materi, ahli media dan ahli bahasa. Selanjutnya dilakukan uji coba produk dengan subjek penelitian yaitu peserta didik kelas IV B SDN Bahagia 04. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media e-modul berbasis flipbook maker “sangat layak” dari hasil perhitungan ahli materi dengan rata-rata skor 96%, ahli media dengan rata-rata sebesar 94%, dan ahli bahasa dengan rata-rata sebesar 86%. Hasil uji coba kelompok kecil memperoleh hasil “sangat baik” dengan respon siswa dengan rata-rata skor 84,3%. Sedangkan pada uji coba kelompok besar siswa mendapatkan rata-rata skor 87,1% dengan kategori “sangat baik”. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran e-modul berbasis flipbook maker yang dikembangkan pada peserta didik kelas IV “sangat layak” untuk digunakan dalam pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) pada materi gaya dan gerak.
MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA MELALUI MEDIA PERMAINAN LET’S PLAY Apri Utami Parta Santi
Caruban: Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan Dasar Vol 2, No 1 (2019): Edisi Januari
Publisher : UNIVERSITAS SWADAYA GUNUNG JATI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (636.409 KB) | DOI: 10.33603/cjiipd.v2i1.1558

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peningkatan hasil belajar matematika khususnya materi tentang uang melalui penggunaan media permainan Let’s Play. Subyek penelitian ini adalah seluruh siswa kelas III B di SD Negeri Pengasinan 03 Depok, sebanyak 36 siswa. Data yang dikumpulkan melalui lembar observasi, tes tertulis dan dokumentasi. Penelitian ini dilaksanakan di SD Negeri Pengasinan 03 Depok, Kelurahan Pengasinan, Kecamatan Sawangan, Kota Depok, khususnya kelas III. Penelitian ini dilakukan dengan metode siklus yang mengacu pada model Penelitian Tindakan Kelas (PTK) Kemmis and Mc. Taggart sebanyak dua siklus, yaitu siklus I dan siklus II. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil belajar siswa mata pelajaran matematika khususnya materi uang melalui penggunaan media permainan Let’s Play pada siklusnya mengalami peningkatan dari 44,44% pada siklus I menjadi 88,89% pada siklus II, sehingga telah mencapai kriteria keberhasilan yang diharapkan. Penggunaan media permainan Let’s Play dalam pembelajaran matemtika dapat membantu siswa menjadi lebih aktif dalam proses pembelajaran dan melatih kerjasama dalam kelompok.
Hubungan Demografi Guru Terhadap Penerapan Pembelajaran IPA Berbasis HOTS Di Beberapa Sekolah Dasar Jakarta Barat Nadia Maghfiroh; Apri Utami Parta Santi
Caruban: Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan Dasar Vol 5, No 1 (2022): Januari
Publisher : UNIVERSITAS SWADAYA GUNUNG JATI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (849.709 KB) | DOI: 10.33603/caruban.v5i1.5806

Abstract

Abstrak. Pada abad 21 terjadi perubahan yang sangat pesat, perubahan tersebut terjadi di dalam dunia pendidikan yang manasiswa dituntut untuk mengembangkan 4 kemampuan yaitu komunikasi, kolaborasi, berpikir kritis, dan kreatif dan HOTS merupakan jawaban atau solusi untuk perubahan tersebut. Namun terjadi permasalah pada guru yaitu pada kualitas kemampuan guru, maka dengan melihat informasi demografi guru yang meliputi umur, latara belakang, dan pengalaman guru maka kemampuan guru.  Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui hubungan antara demografi guru dengan penerapan pembelajaran IPA dengan menggunakan atau berbasis HOTS di beberapa Sekolah Dasar Jakarta Barat pada Kecamatan Kebon Jeruk. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode survei dengan teknik analisis korelasi koefisien kontingensi. Hasil penelitian yang didapatkan demografi guru (X) dengan penerapan pembelajaran IPA berbasis HOTS (Y) pada guru bahwa terdapat hubungan yang signifikan dan positif).Kata Kunci: Demografi Guru, Penerapan HOTS, Pembelajaran IPA 
PENGEMBANGAN E-LEARNING BERBASIS GOOGLE SITES PADA MATA KULIAH PENDIDIKAN IPA BIOLOGI DI SD Siska Kusumawardani; Apri Utami Parta Santi; Azmi Al Bahij; Faturakhman Embun Nusantara; Nela Puspitasari
Jurnal Holistika Vol 7, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/holistika.7.1.53-58

Abstract

 Penelitian ini dilatarbelakangi oleh perkuliahan daring yang sering terjadi satu arah dan kurangnya kegiatan yang menarik pada masa pandemic covid 19. Tujuan dari penelitian ini yaitu pengembangkan perangkat media E-learning berbasis Google site pada mata kuliah Pendidikan IPA Biologi di SD. Perangkat media E-learning ini memuat bahan ajar pembelajaran Biologi yang bertujuan untuk meningkatkan pemahaman mahasiswa pada materi Biologi. Metode penelitian ini adalah Research and Development (R&D) yang diadaptasi dari model Alessi dan Trollip yaitu planning, design dan development. Instrument yang digunakan terdiri dari ,validasi ahli, validasi materi serta respon mahasiswa yang diperoleh dari data kualitatif dan kuantitatif. Berdasarkan uji validasi oleh para ahli, untuk ahli materi mendapatkan skor 97% dengan kriteria sangat valid, untuk ahli ahli media mendapatkan skor 93% dengan kriteria sangat valid. Keefektifan bahan ajar respon mahasiswa pada uji coba satu per satu mendapatan skor 88% sangat efektif   Hasil dari penelitian ini, merupakan sebuah produk LMS yang dapat digunakan oleh mahasiswa dalam mempermudah pembelajaran secara daring. . Kata kunci: Google site, Hybrid Learning, E-Larerning
PELATIHAN KAHOOT SEBAGAI E-ASSESMENT UNTUK GURU SD DI CIKOLE, SUKABUMI Nurbaiti Widyasari; Apri Utami parta Santi; Pratiwi Kartika Sari; Venni Herli Sundi
AN-NAS: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 1, No 2 (2021): AN-NAS: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/an-nas.1.2.7-14

Abstract

Media pembelajaran berbasis teknologi di era digital 4.0 semakin berkembang. Keberadaan media pembelajaran ini mendorong proses pembelajaran menjadi pembelajaran yang menarik. Dengan proses pembelajaran berbasis teknologi yang menyenangkan, peserta didik dapat terkesan ketika belajar. Proses pembelajar perlu diukur dalam bentuk tes evaluasi yang memanfaatkan teknologi. Salah satu teknologi mutakhir dalam evaluasi pembelajaran yaitu aplikasi Kahoot!. Tujuan dilakukan pelatihan ini yaitu untuk meningkatkan kemampuan guru SD di Daerah Sukabumi untuk dapat melakukan kegiatan evaluasi pembelajaran dengan lebih menyenangkan dan efisien. Aplikasi Kahoot! Dapat digunakan sebagai instrumen tes pembelajaran di era digital. Kahoot! merupakan aplikasi online berbasis website yang dapat digunakan sebagai evaluasi pembelajaran. Metode pelaksanaan dilakukan dalam bentuk pelatihan. Kegiatan ini dilakukan dengan memberikan pelatihan kepada guru untuk menyusun dan mengembangkan instrumen penilaian e-assesment. Langkah selanjutnya dilakukan kegiatan penerapan instrumen yang telah dibuat. Kegiatan pelatihan ini akan dilakukan dalam 3 tahapan yaitu pelatihan tahap 1 adalah Pengenalan literasi digital, Tahap 2 adalah simulasi Praktek Literasi Digital dan Tahap 3 adalah pengembangan produk literasi digital. Pelatihan ini memberikan dampak positif bagi guru-guru. Pada hasil pendampingan, guru peserta pelatihan sudah mulai menyusun dan menerapkan penilaian e-assesment dalam pembelajaran, sehingga rubrik penilaian sudah mulai di implementasikan dalam melakukan penilaian pembelajaran.
Sosialisasi Dampak Kerusakan Yang Ditimbulkan Steroid Untuk Fitnes Mania Mahardika, Galang Prakarti; Sitompul, Surya Rezeki; Santi, Apri Utami Parta; Saleh, Muhammad; Burhana, Mochammad; Sidiq, Sidiq
Jurnal Bina Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 2 (2024): Jurnal Bina Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55081/jbpkm.v4i2.1778

Abstract

Meningkatnya minat masyarakat terhadap gym sangat menarik bagi para pecinta dunia gym Banyak sekali dampak positif olahraga ini terhadap kesehatan jasmani, dan yang terpenting membutuhkan sosok atletis yang menjamin penampilan yang menarik, namun terkadang juga bisa berdampak negatif. Kalangan kebugaran mulai dari keinginan untuk segera mendapatkan tubuh ideal seorang atlet binaraga, perasaan tidak puas, hingga ketidaksabaran anggota yang bisa berujung pada kematian jika tidak sadar akan bahaya doping. Pengelola dewa gym sendiri memiliki kesulitas dalam menjelaskan atau mengedukasi member terkait bahaya dalam penggunaan obat-obatan terlarang seperti jenis steroid, walaupun hal ini sebenarnya menjadikan konsumsi pribadi para member namun keinginan pengelola gym tersebut dapat memberikan kontribusi dalam mensosialisasikan bahaya dalam penggunaan steroid, dibekali ilmu yang kurang cukup dalam menjelaskan hal ini maka tim pengabdi ingin membantu pengelola Dewa Gym dalam mengedukasi bahaya penggunaan steroid. Dalam perjalanannya Dewa Gym, belum sama sekali menerapkan quality management dalam hal memberikan edukasi yang bersifat gambar yang ditempelkan di dinding atau sejenisnya yang berisikan informasi terkait steroid. Metode yang digunakan untuk mencapai tujuan yang telah dicanangkan dalam kegiatan pengabdian. Hasil pengabdian itu harus dapat diukur dan penulis diminta menjelaskan alat ukur yang dipakai, baik secara deskriptif maupun kualitatif. Jelaskan cara mengukur tingkat ketercapaian keberhasilan kegiatan pengabdian
PENYULUHAN DAN PELAKSANAAN SIKAT GIGI BERSAMA DI SDN LEBAK BULUS 04, JAKARTA SELATAN Santi, Apri Utami Parta; Savira, Bunga; Shelita, Aliva; Larasati, Aulia; Aprilianiza, Lupita; Herliana, Lina; Dwi, Devi; Maulina, Maulina; Muna, Novia Ikfina Naelal; Syahrit, Qorry; Ulum, Shoidaliyyatul; Alissa, Aida; Nusantara, Faturakhman Embun
AN-NAS: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2024): AN-NAS: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/an-nas.4.1.1-6

Abstract

Anak usia sekolah dasar merupakan golongan yang rentan mengalami masalah kesehatan pada gigi dan mulut. Tujuan kegiatan ini adalah dengan memberikan penyuluhan secara luring tentang pentingnya kebersihan gigi dan mulut serta cara menggosok gigi yang baik dan benar. Anak usia sekolah dasar banyak yang belum memahami cara perawatan dan menyikat gigi yang benar dikarenakan oleh kurang pengetahuan. Sehingga diharapkan dari kegiatan penyuluhan ini dapat mengurangi resiko terjadinya kerusakan gigi pada anak. Kegiatan ini juga diikuti dengan sikat gigi bersama para siswa dan pengecekan gigi berlubang. Lokasi penyuluhan dilakukan di SDN Lebak Bulus 04 yang berlokasi di Cilandak, Jakarta Selatan. Dari 31 siswa yang di periksa giginya terdapat 9 siswa yang memiliki gigi berlubang. Metode penyuluhan dengan menggunakan presentasi Power point serta menampilkan video cara menggosok gigi yang benar. Selanjutnya akan dilakukan praktik pelaksanaan cara menggosok gigi dengan baik dan benar. Proses pelaksanaan berjalan dengan baik dan siswa mampu memahami pentingnya menjaga kesehatan gigi dan dapat menyikat gigi dengan cara yang benar.