Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Ulil Albab

Uji Aktivitas Antibakteri Ekstak Etanol Daun Gagatan Harimau (vitis gracilis BL) Terhadap Bakteri Salmonella typhi Darwin Syamsul; Luthvi Luthvi; Fahmi Shufyani; Adetia Laila Sitompul
ULIL ALBAB : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 3 No. 1: Desember 2023
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jim.v3i1.2732

Abstract

Penyakit infeksi merupakan salah satu masalah kesehatan yang paling sering terjadi di negara berkembang termasuk Indonesia, contoh penyakit infeksi yang sering di alami seseorang seperti penyakit diare, demam tifoid, demam berdarah dan radang paru-paru. Salah satu penyebab penyakit infeksi adalah bakteri. Daun gagatan harimau merupakan jenis tanaman obat tradisional yang dapat dipercaya mengobat berbagai penyakit. Kandungan senyawa pada tanaman daun gagatan harimau yang bersifat sebagai antibakteri seperti alkaloid, flavanoid, saponin, tanin dan terpenoid/steroid. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ekstrak etanol daun gagatan harimau (Vitis gracilis BL) dapat menghambat bakteri Salmonella typhi. Jenis penelitian ini dilakukan secara eksperimental meliputi pembuatan ekstrak secara maserasi menggunakan pelarut etanol 96%. Uji aktivitas antibakteri dilakukan terhadap 6 perlakuan yang masing-masing terdiri dari konsentrasi ekstrak etanol daun gagatan harimau yaitu 20%, 30%, 40% dan 50%, kloramfenikol sebagai kontrol positif dan DMSO sebagai kontrol negatif. Pengujian diamati setelah 24 jam dan diukur zona hambatnya dengan menggunakan jangka sorong. kemudian data dianalisis dengan uji one way annalisis of variance (ANOVA). Dengan adanya perubahan secara signifikasi dengan nilai signifikan p < 0,05. Hasil penelitian menujukkan bahwa ekstrak etanol daun gagatan harimau (Vitis gracilis BL) memiliki aktivitas antibakteri terhadap bakteri Salmonella typhi pada konsentrasi 20% (4,10 mm), 30% (7,33 mm), 40% (10,4 mm), 50% (11,4 mm), kontrol positif (26,46) dan kontrol negatif (0). Kesimpulan dari penelitian ini adalah ekstrak etanol daun gagatan harimau (Vitis gracilis BL) mempunyai aktivitas antibakteri terhadap bakteri Salmonella typhi dan memiliki respon dengan kategori sedang sampai kuat.
Uji Aktivitas Stimulan Penyeduhan Daun Kratom (Mitragyna speciosa korth. folium) Pada Mencit Jantan Galur Swiss Webster Dengan Metode Ketahanan Berenang Darwin Syamsul; Lilik Septiana; Yulis Kartika; Muhammad Rizki Aulianda
ULIL ALBAB : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 4 No. 1: Desember 2024
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jim.v4i1.6823

Abstract

Kratom (Mitragyna speciosa Korth.) merupakan salah satu tanaman tropis di Asia Tenggara seperti, Thailand, Malaysia dan Indonesia.Di Indonesia kratom banyak tumbuh di daerah Kalimantan Barat khususnya daerah Putussibau. Bagian yang banyak digunakan dari tanaman kratom adalah daunnya. Daun kratom dikonsumsi dengan cara dikunyah dan diseduh seperti teh. Tujuan peneliti untuk mengetahui ada nya efek stimulant pada seduhan daun kratom terhadap mencit jantan galur Swiss Webster, dan mengetahui dosis efek seduhan daun kratom yang paling baik sebagai stimulan pada mencit putih jantan galur Swiss Webster. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu dengan uji ketahanan berenang, di mana parameter yang di amati adalah pertahanan mencit di permukaan air Hasil penelitian peningkatan konsentrasi seduhan juga menunjukkan adanya perubahan dan perbedaan waktu lama berenang mencit antara setiap kelompok, didapatkan bahwa seduhan daun kratom memiliki efek stimulan dimana hasil penelitian menunjukan adanya peningkatan stamina pada mencit seiring dengan peningkatan dosis seduhan daun kratom. Kesimpulan Pemberian seduhan daun kratom pada konsentrasi 15% menunjukan efek stimulan yang paling efektif, yaitu ditandai dengan waktu ketahanan berenang yang paling tinggi dengan rata-rata sebesar 60,6 menit, dibandingkan dengan konsentrasi 5% dan 10%, dari hasil uji Tukey HSD bahwa nilai rata-rata kosentrasi 5% dan 10% nilai rata-rata sama 978 > 0.05 sedangkan nilai rata-rata konsentrasi 5% dan 15%, 15% dan 10% nilai rata-rata berbeda 013 <0.05 dan 045 <0.05 secara singnifikan terhadap perbedaan nilai rata-rata waktu ketahanan berenang.