This Author published in this journals
All Journal Jurnal Terapan Abdimas IDEAS: Journal on English Language Teaching and Learning, Linguistics and Literature Indonesian Journal of Curriculum and Educational Technology Studies UICELL Conference Proceeding Educatio EDUVELOP (Journal of English Education and Development) Edukasi : Jurnal Penelitian dan Artikel Pendidikan Jurnal Keperawatan Muhammadiyah Jurnal Basicedu EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Sarwahita : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat ACITYA Journal of Teaching & Education JURNAL EDUCAZIONE : Jurnal Pendidikan, Pembelajaran dan Bimbingan dan konseling LUNAR: Journal of Language and Art Jurnal Abdidas Jo-ELT (Journal of English Language Teaching) Fakultas Pendidikan Bahasa dan Seni Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris IKIP Journal of Community Development Jurnal Abdimas Sangkabira PROFESSIONAL HEALTH JOURNAL EduLine: Journal of Education and Learning Innovation Edu Cendikia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Jurnal Riset sosial humaniora, dan Pendidikan (Soshumdik) NUSANTARA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat KREATIF: Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara Jurnal Basicedu Jurnal Pengabdian Masyarakat Sains dan Teknologi Safari : Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Jurnal Nusantara Berbakti Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Sejahtera Faedah: Jurnal Hasil Kegiatan Pengabdian Masyarakat Indonesia Journal Of Health Innovation And Community Services Nursing Applied Journal EDUKASI : Jurnal Penelitian dan Artikel Pendidikan KREATIF: Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara
Claim Missing Document
Check
Articles

Pelatihan Bahasa Inggris bagi Kelompok Karang Taruna di Kampung Adat Baca Taman Rimba (Batara) Kalipuro – Banyuwangi Roudlotun Nurul Laili; Muhammad Nashir; Wahyu Adri Wirawati
KREATIF: Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara Vol. 2 No. 3 (2022): September : Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/kreatif.v2i3.444

Abstract

Kampung Batara (Baca Taman Rimba) sebagai wadah belajar dan bermain bagi anak – anak yang putus sekolah dengan konsep alam berkeinginan agar dapat lebih dikenal oleh masyarakat luas hingga ke manca negara. Kampung Batara ingin mengenalkan potensi desa, permainan tradisional, adat, kesenian tradisonal, makanan khas, dan kerajinan unik agar bisa menaikkan income masyarakat sekitar. Tetapi bahasa menjadi kendala utama karena untuk mengenalkan desa ke kancah Internasional tentunya harus memiliki kemampuan berbahasa Inggris yang lancar dan baik. Tujuan kegiatan pengabdian ini adalah memberikan pelatihan bahasa Inggris bagi kelompok Karang Taruna agar memiliki bekal dan kemampuan berbahasa Inggris yang mumpuni untuk mempromosikan kampung mereka. Metode yang digunakan yaitu role play, drilling, game yang menarik dan bervariasi, penggunaan gambar dan flashcard, pemutaran video, demonstrasi, serta field trip. Hasil kegiatan ini menunjukkan adanya peningkatan kemampuan bahasa Inggris para peserta yang dibuktikan dengan peningkatan rata – rata nilai pretest dari 47.78 menjadi 71.11 pada nilai posttest. Para peserta menyatakan, mereka sangat antusias dan lebih termotivasi mempelajari bahasa Inggris.
Student's Perception on the Use of Artificial Intelligence (AI) ChatGPT in English Language Learning: Benefits and Challenges in Higher Education Roudlotun Nurul Laili; Wahyu Adri Wirawati; Muhammad Nashir
Edu Cendikia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol. 4 No. 03 (2024): Research Articles, December 2024
Publisher : ITScience (Information Technology and Science)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/educendikia.v4i03.5272

Abstract

English language learning in higher education has challenges, particularly for non-English majors such as health science students, due to lack of motivation and material. Incorporating AI in learning is becoming popular and of increasing interest, especially in language learning environments. The research examined students' attitudes toward using ChatGPT as a learning aid in English learning and its potential advantages and weaknesses. This study employed a descriptive qualitative approach. It used a questionnaire administered to 45 health science students who used ChatGPT in English and 10 purposively sampled students for semi-structured interviews to obtain more comprehensive data about their experiences. The findings reveal that the AI tool is valued for its ability to explain complex topics, expand vocabulary, and help with writing. However, the following challenges were noted: information overload, complete reliance on the AI system, and the need for personalized responses. These insights stress the necessity of harmonizing technology with conventional teaching techniques. The implications indicate that although AI tools like ChatGPT can support language learning, human interaction is also significant. Integrating ChatGPT in English learning can be a worthy addition that will help students engage more and yield many positive learning outcomes. However, educators must tackle issues related to overdependence on AI-generated content and its information quality.
Membangkitkan Kepedulian Lingkungan Melalui Program SEKARDADU di Daerah Aliran Sungai (DAS) Desa Bedewang – Songgon – Banyuwangi Fajri Andi Rahmawan; Laili, Roudlotun Nurul; Muhammad Al Amin; Muhammad Nashir; Hirdes Harlan; Akhmad Yanuar Fahmi; Ali Syahbana; Erik Toga; Ivan Rachmawan; Dian Roshanti
Jurnal Nusantara Berbakti Vol. 1 No. 4 (2023): Oktober : Jurnal Nusantara Berbakti
Publisher : Universitas Kristen Indonesia Toraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59024/jnb.v1i4.207

Abstract

Environmental problems, especially rivers, have become a global issue that must receive more attention because of their extraordinary impact on society. Some residents of Bedewang village still use the river for bathing, defecating and washing. However, ironically, most people are apathetic and care less about preserving the river, where residential waste is the biggest contributor to river pollution because they throw away kitchen waste, leftover food and diapers around the watershed. This Community Service activity aimed to increase public awareness of the environment through the SEKARDADU program in the Bedewang Watershed, Songgon - Banyuwangi. The methods used include socialization, providing education, and direct assistance. The activity results showed that residents can directly implement the socialization/education activities provided, the understanding of using clean water for daily needs and forming a community commitment to preserving the river so that disasters do not occur due to environmental damage.