Yuniarsih, Rulida
Universitas Tanjungpura

Published : 21 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 21 Documents
Search

ETIKABIROKRAT DALAM PEMBUATAN KTP ELEKTRONIK DI DINAS KEPENDUDUKAN DAN PENCATATAN SIPIL KOTA PONTIANAK ANGGRAINI, DEA ESTY; Yohanes, Yulius; Yuniarsih, Rulida
GOVERNANCE, Jurnal Ilmu Pemerintahan Vol 13, No 1 (2024): GOVERNANCE, EDISI MARET 2024
Publisher : FISIP Universitas Tanjungpura Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/gov.v13i1.4288

Abstract

Etika birokrasi menjadi perhatian penting dalam pelayanan publik karena sebagai penentu dari hasil pelayanan dan kepuasan masyarakat.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis etika birokrat di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Pontianak karena adanya keluhan dari masyarakat terkait profesionalitas birokrat dalam memberikan pelayanan.Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif dan mengumpulkan data dengan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi.Penelitian ini akan menggunakan teori etika birokrasi menurut Darwin (dalam Tri Yuniningsih 2018, 51) dimana indikator yang digunakan untuk melakukan penelitian ini yaitu Efisiensi, Membedakan Milik Pribadi dengan Milik Kantor, Impersonal, Merytal System, Responsible, Accountable dan Responsiveness. Hasil penelitian menunjukkan bahwa indikator yang diteliti sudah cukup baik, walaupun masih ada beberapa indikator yang belum maksimal sehingga dibutuhkan perbaikan.  Kata Kunci: Etika, Birokrat, KTP Elektronik.
PENERAPAN E-GOVERNMENT PADA LAYANAN EPUSDA DI ERA PANDEMI COVID-19 OLEH DINAS KEARSIPAN DAN PERPUSTAKAAN KABUPATEN SEKADAU Nik𝐚, Rosaria; Eka, Agus; Yuniarsih, Rulida
GOVERNANCE, Jurnal Ilmu Pemerintahan Vol 12, No 2 (2023): GOVERNANCE, EDISI JUNI 2023
Publisher : FISIP Universitas Tanjungpura Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/gov.v12i2.3476

Abstract

Tujuan penulisan skripsi ini ialah guna mengetahui bagaimana Penerapan e-government melalui layanan epusda dimasa Pandemi Covid-19 Oleh Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Sekadau. Fenomena yang di usung peneliti yakni tidak adanya kebijakan ataupun aturan khusus yang mengatur tentang aplikasi epusda, sumberdaya manusia serta sarana penunjang proses berjalannya epusda yang tidak memadai, serta partisipasi masyarakat yang rendah terhadap aplikasi epusda. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif, yakni bertujuan untuk memaparkan dan menggambarkan bagaimana proses penerapan e-government melalui aplikasi epusda yang didasarkan pada tiga elemen sukses penerapan e-government yakni support, capacity, dan value. Penerapan e-government melalui layanan epusda dimasa Pandemi Covid-19 Oleh Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Sekadau belum berjalan secara optimal. Hal tersebut disebabkan karena beberapa alasan di antaranya kebijakan yang khusus terkait dengan epusda belum ada, ketersediaan sumberdaya manusia dalam pengelolaan aplikasi epusda masih minim, infrastruktur penunjang aplikasi epusda tidak memadai seperti komputer, wifi dan lainnya serta masyarakat yang bersifat apatis terhadap transformasi teknologi yang menyebabkan angka partisipasi masyarakat rendah. Kata Kunci : e-government, epusda, support, capacity, value
PELAKSANAAN GOODGOVERNANCEDALAMALOKASI DANA DESA UNTUK PEMBANGUNAN FISIKMASYARAKAT DI DESASEBONGKUH KABUPATEN SANGGAU Sandang, Dominikus; Erdi, Erdi; Yuniarsih, Rulida
GOVERNANCE, Jurnal Ilmu Pemerintahan Vol 12, No 4 (2023): GOVERNANCE, EDISI DESEMBER 2023
Publisher : FISIP Universitas Tanjungpura Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/gov.v12i4.4274

Abstract

Penulisan skripsi ini pada dasarnya untuk mengetahui dan menganalisa pembangunan masyarakat di Desa Sebongkuh khususnya dalam aspek alokasi dana desa. Hal ini didasari bahwa permasalahan desa memiliki pendanaan yang kecil, kesejahteraan masyarakat yang sulit untuk mempunyai pendapatan asli desa, dan rendahnya dana operasional untuk menjalankan pelayanan. Metode penelitian yang dilakukan menggunakan deskriptif kualitatif dengan mewawancarai beberapa pihak terkait anggaran dana desa mulai dari Kepala desa, Sekretaris desa, Kaur perencanaan Desa Sebongkuh, Lembaga pemberdayaan masyarakat Desa Sebongkuh, dan Badan Permusyawaratan Desa. Hasil tersebut menunjukan bahwa penggunaan good governance dalam menerapkan prinsip akuntabilitas dan transparansi sudah sesuai karena masyarakat dapat dengan mudah mengakses informasi terkait anggaran dana secara terbuka dengan melihat kepada banner yang tersebar disekitaran kantor desa. Penggunaan alokasi dana desa menggunakan sistem perencanaan, pelaksanaan, pertanggungjawaban, dan pelaporan yang dimana dalam pembuatan rencana tersebut selalu mengedepankan kepentingan maupun kebutuhan dari masyarakat Desa Sebongkuh. Hal ini tentunya menguntungkan bagi masyarakat karena akan mencapai tujuan dan sasaran kedepannya untuk pengembangan pembangunan desa mereka. Saran kedepannya agar pemerintah mau memberikan kesempatan kepada masyarakat Desa Sebongkuh untuk membangun daerahnya dalam melihat sisi aspek keterbukaan pemangku desa dengan rutin memberikan laporan pertanggungjawaban. Kata Kunci: Akuntabilitas, Anggaran Dana Desa, Desa Sebongkuh, Good Governance, Transparansi.
PENGARUHKUALITASPELAYANANTERHADAPKEPUASAN PELANGGAN PERUSAHAAN UMUM DAERAH AIR MINUM TIRTA PANCUR AJI KOTA SANGGAU ESTIPRATIWI, ESTIPRATIWI; Hardilina, Hardilina; Yuniarsih, Rulida
GOVERNANCE, Jurnal Ilmu Pemerintahan Vol 13, No 2 (2024): GOVERNANCE, EDISI JUNI 2024
Publisher : FISIP Universitas Tanjungpura Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/gov.v13i2.4298

Abstract

Penelitian ini dimaksudkan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh kualitas pelayanan terhadap kepuasan pelanggan pada Perusahaan Umum Daerah Air MinumTirtaPancurAjiKotaSanggau.Permasalahanmengenaidistribusiairyang seringkali macet, air yangtidak bersih dan kenaikan biaya pemakaian air, menjadi topikmenarikuntukditeliti.Populasipadapenelitianiniadalahseluruhmasyarakat Kota Sanggau yang telah terdaftar menjadi pelanggan Perusahaan Umum Daerah Air Minum Tirta Pancur Aji Kota Sanggau, sampel yang digunakan sebanyak 100 orang. Teknik pengumpulan data yangdigunakan penulis pada penelitian ini yaitu menggunakan observasi, dokumen serta menggunakan kuesioner. Untuk menganalisis data pada penelitian ini menggunakan uji normalitas, uji hekterokedastitas, uji linearitas, uji hipotesis parsial (t), uji koefisien determinasi, dan analisis regresi sederhana menggunakan SPSS. Untuk melihat seberapa besar pengaruh kualitas pelayanan pada Perusahaan Umum Daerah Air Minum Tirta Pancur Aji pada penelitian ini menggunakan 5 (lima) indikator kualitas pelayanan yaitu bukti fisik,kehandalan, daya tanggap, jaminan, empati. Berdasarkan uji linearitas,pengaruhkualitaspelayananterhadapkepuasanpelangganmemilikinilai signifikan sebesar 0,549 < 0,05 artinya terdapat hubungan yang linear antara variabel kualitas pelayanan dan variabel kepuasan pelanggan. Hasil yang ditemukan pada uji parsial (t) nilai t hitung variabel kualitas pelayanan sebesar 8,549 dan t tabel sebesar 1,984 artinya bahwa 8,549 > 1,984 dan memiliki tingkat signifikansi sebesar 0,000 < 0,05. Kemudian hasil dari uji koefisien determinasi (R2) diperoleh hasil sebesar 0,427 dengan demikian maka pengaruh kualitas pelayanan terhadap kepuasan pelanggan perusahaan umum daerah air minum tirta pancur aji sebesar 42,7% sisanya 57,3% dipengaruhi oleh diluar variabel bebas. KataKunci:KualitasPelayanan,KepuasanPelanggan,PerusahaanUmumDaerah Air Minum.
KOORDINASI PEMERINTAH DESA DAN BADAN USAHA MILIK DESA DALAM RANGKA MENINGKATKAN PENDAPATAN ASLI DESA NANGA SUHAID KABUPATEN KAPUAS HULU Fiomita, Hartati; Sukamto, Sukamto; Yuniarsih, Rulida
GOVERNANCE, Jurnal Ilmu Pemerintahan Vol 13, No 3 (2024): GOVERNANCE, EDISI SEPTEMBER 2024
Publisher : FISIP Universitas Tanjungpura Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/gov.v13i3.4338

Abstract

Penulisan skripsi ini ditujukan untuk mengetahui bagaimana koordinasi antara Pemerintah Desa dan Badan Usaha Milik Desa dalam meningkatkan pendapatan asli desa Nanga Suhaid, Kabupaten Kapuas Hulu. Penelitian ini dilatar belakangi oleh belum adanya strategi pemasaran yang dibahas bersama oleh Pemerintah Desa Nanga Suhaid dan pengelola BumdesSuhaid Sejahtera yang membuat kegiatan pemasaran tidak terencana secara sistematis dan terukur, dan belum adanya evaluasi maupun bimbingan oleh Pemerintah Desa Nanga Suhaid terhadap masalah kerugian yang diterima oleh BumdesSuhaid Sejahtera sehingga membuat tidak adanya tindakan perbaikan atas penyelenggaraan usaha Bumdes yang tidak optimal. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif dan analisa data secara kualitatif, serta menggunakan teori koordinasi menurut S.P. Hasibuan sebagai pisau utama dalam membedah masalah yang terdapat dalam penelitian ini. Hasil dari penelitian ini mengindikasikan 4 poin utama, yaitu: 1) Kesatuan tindakan dalam koordinasi dapat disimpulkan berjalan dengan tidak optimal. Adapun hal ini terlihat dari sikap dari masing-masing yang tidak konsisten dalam menjalankan aturan yang telah dibuat bersama tersebut; 2) Komunikasi dalam koordinasi dapat disimpulkan berjalan dengan tidak optimal. Hal ini karena arus informasi guna menggerakkan partisipasi masing-masing dalam menjalankan program Bumdes tidak berjalan secara efektif dan optimal; 3) Pembagian kerja dalam koordinasi dapat disimpulkan berjalan dengan tidak optimal. Hal ini tergambar dari masih ditemukannya fenomena miskomunikasi dan miskonsepsi antara masing-masing pihak yang membuat antara desa dan pengelola Bumdes seolah berjalan sendiri-sendiri; dan 4) Disiplin dalam koordinasi dapat disimpulkan belum berjalan secara optimal. Hal ini dapat dilihat dari beberapa masalah, seperti ketidakselarasan tindakan, komunikasi yang kurang lancar antara masing-masing pihak, dan tidak disiplin dalam memberikan pelaporan terkait dengan progres kegiatan Bumdes. Kata Kunci:Koordinasi, Pemerintah Desa, Badan Usaha Milik Desa, Pendapatan Asli Desa.  
UPAYA PEMERINTAH DESA MELAKSANAKAN GOOD GOVERNANCE DALAM MEWUJUDKAN STATUS DESA MANDIRI DI DESA MEKAR SEKUNTUM KECAMATAN TEBAS KABUPATEN SAMBAS FIRMANSYAH, FUJI; Eka, Agus; Yuniarsih, Rulida
GOVERNANCE, Jurnal Ilmu Pemerintahan Vol 13, No 1 (2024): GOVERNANCE, EDISI MARET 2024
Publisher : FISIP Universitas Tanjungpura Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/gov.v13i1.4285

Abstract

Penulisan skripsi ini dimaksudkan untuk mendeskripsikan dan menganalisis mengenai pelaksanaan kepemerintahan yang baik atau good governance untuk mewujudkan status desa mandiri di Desa Mekar Sekuntum Kecamatan Tebas Kabupaten Sambas. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif didukung dengan teori dari Sedarmayanti (2012, 7). Akuntabilitas, Transparansi, Keterbukaan dan Aturan Hukum merupakan bagian yang sangat penting dalam menjalankan good governance guna meningkatkan status desa dalam hal ini dari status desa maju ke desa mandiri. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan dapat dilihat bahwa pelaksanaan tata kelola pemerintahan di desa Mekar Sekuntum dalam upaya meningkatkan status desa telah dilakukan dengan baik akan tetapi masih ada beberapa indikator yang belum terpenuhi. Dalam penelitian ini upaya dalam meningkatkan status desa melalui peningkatan tata kelola pemerintahan yanh baik sudah berjalan dengan lancar akan tetapi memiliki kendala pada kurangnya partisipasi masyarakat dan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah desa Mekar Sekuntum serta masih belum memiliki aturan terkait pelaku usaha di desa tersebut. Meskipun demikian pemerintah desa Mekar Sekuntum telah melaksanakan beberapa upaya dalam meningkatkan status desa melalui tata kelola pemerintahan yang baik. Kata Kunci: Pelaksanaan, Good Governance, dan Desa Mandiri.
STRATEGI DINAS PERUMAHAN RAKYAT DAN KAWASAN PERUMAHAN KOTA PONTIANAK DALAM MENANGANI PERMUKIMAN KUMUH DI KELURAHAN SUNGAI JAWI LUAR KECAMATAN PONTIANAK BARAT NENGTYAS, RAHMAWATI PANGLIPU; Arifin, Arifin; Yuniarsih, Rulida
GOVERNANCE, Jurnal Ilmu Pemerintahan Vol 12, No 4 (2023): GOVERNANCE, EDISI DESEMBER 2023
Publisher : FISIP Universitas Tanjungpura Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/gov.v12i4.4265

Abstract

PenulisanSkripsiinidimaksudkanuntukmemberikangambaranmengenai strategi Dinas Perumahanan Rakyat dan Kawasan Permukimandalammenanganipermukimankumuh di Kelurahan Sungai JawiLuar. Permasalahanmengenaipermukimankumuh di wilayah inicukupmenarikuntukditelitimengingatmasihbanyakjumlahpermukimankumuh. Penelitianinimenggunakanpendekatankualitatifdenganmetodeanalisisdeskriptif. Teknik pengumpulandatamenggunakanobservasi, wawancara dan dokumentasi. Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Kota Pontianak dalammenanganipermukimankumuhmemiliki strategi dalammenanganipermukimankumuh di Kelurahan Sungai JawiLuarsepertidengandilaksanakan program pengembanganpermukimansertauntukkegiatan yang dilakukan di Gang Durian Tigayaitukegiatanpenataandrainaselingkunganpermukiman. Hasil daripenelitianiniyaitudenganterlaksananyakegiatantersebutsudahberhasildalammeningkatkankualitaspermukiman yang semulakumuhmenjaditidakkumuh. Kata Kunci :Strategi,PermukimanKumuh, Kelurahan Sungai JawiLuar
UPAYA PEMERINTAH DESA DALAM PENGELOLAAN BADAN USAHA MILIK DESA DI DESA SELAUP KECAMATAN BUNUT HULU KABUPATEN KAPUAS HULU PRAKOSO, MUHAMMAD FAJAR; Pardi, Pardi; Yuniarsih, Rulida
GOVERNANCE, Jurnal Ilmu Pemerintahan Vol 13, No 3 (2024): GOVERNANCE, EDISI SEPTEMBER 2024
Publisher : FISIP Universitas Tanjungpura Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/gov.v13i3.4319

Abstract

Penulisan Skripsi ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis masalah yang dihadapi khususnya berkaitan dengan pengelolaan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Usaha Mandiri di Desa Selaup Kecamatan Bunut Hulu Kabupaten Kapuas Hulu. Permasalahan tersebut cukup menarik untuk diteliti mengingat masih rendahnya pengelolaan pada BUMDes Usaha Mandiri yang dilihat dari beberapa faktor seperti sumber daya manusia, keuanagan, bahan baku, mesin dan metode. Penelitian ini menggunakan metode peneitian kualitatif dengan subjek penelitian yaitu Pengurus BUMDes Usaha Mandiri dan Pemerintah Desa Selaup. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa pengelolaan BUMDes Usaha Mandiri masih rendah, karena pengelola BUMDes Usaha Mandiri hanya ada 3 orang dan kualitas dari sumber daya manusianya yang masih rendah serta tidak memiliki keterampilan dan wawasan yang luas dalam mengelola BUMDes Usaha Mandiri, jadi pengelolaan BUMDes kurang signifikan hal ini dikarenakan para pengurus BUMDes tidak sesuai bidangnya dan belum pernah mengikuti pelatihan-pelatihan untuk meningkatkan keterampilan dan wawasan dalam mengelola BUMDes. Kata Kunci: Pengelolaan BUMDes Usaha Mandiri.
KINERJA APARATUR DESA PADA MASA COVID-19 DI DESA SAMALANTAN KECAMATAN SAMALANTAN KABUPATEN BENGKAYANGTAHUN 2021 ROSSYA IZZATY, SEMMY WAHYUNI; Kusnadi, Dedi; Yuniarsih, Rulida
GOVERNANCE, Jurnal Ilmu Pemerintahan Vol 12, No 2 (2023): GOVERNANCE, EDISI JUNI 2023
Publisher : FISIP Universitas Tanjungpura Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/gov.v12i2.3478

Abstract

  Penulisan skripsi ini dimaksudkan untuk mendeskripsikan dan menganalisis kinerja dari aparatur desa pada masa covid-19 di kantor Desa Samalantan Kecamatan Samalantan Kabupaten Bengkayangtahun 2021. Judul skripsi ini diangkat berdasarkan permasalahan yang ada di kantor desa Samalantan yakni masih tingginya absensi dari aparatur desa, tidak adanya kepastian waktu dalam pelayanan, sarana dan prasarana seperti komputer belum memadai serta ketidakdisiplinan aparatur desa  mengikuti jam kerja. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif dengan Analisa kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan Teknik observasi,wawancara dan dokumentasi. Lokasi penelitian Di Kantor Desa Samalantan Kecamatan Samalantan Kabupaten Bengkayang. Indikator yang digunakan dalam mengukur kinerja adalah produktivitas, kualitas layanan, responsivitas, responsibilitas dan akuntabilitas menurut Agus Dwiyanto. Hasil penelitian menunjukan prodiktivitas sudah optimal. Menurut indikator kualitas layanan sudah optimal. Indikator responsivitas menujukan kantor desa Samalantan sudah responsive. Menurut indikator responsibilitas, kantor desa Samalantan sudah baik, ditunjukan dengan setiap pelayanan selalu berorientasi pada aturan yang ada. Indikator akuntabilitas, menunjukan kurangnya tanggungjawab dari para aparatur desa mengenai jam masuk kerja.Kata Kunci : Kinerja, Pelayanan, Aparatur desa
PERAN DINAS LINGKUNGAN HIDUP DALAMPROGRAM BANK SAMPAHDI KECAMATANPONTIANAK KOTA KOTA PONTIANAK RAHMADANI, GITA; Triyono, Joko; Yuniarsih, Rulida
GOVERNANCE, Jurnal Ilmu Pemerintahan Vol 12, No 4 (2023): GOVERNANCE, EDISI DESEMBER 2023
Publisher : FISIP Universitas Tanjungpura Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/gov.v12i4.4271

Abstract

Penelitian ini dilakukan karena adanya masalah dalam pelaksanaannya program bank sampah seperti kurangnya peran Dinas Lingkungan Hidup dalam membantu memasarkan produk hasil olahan bank sampah, minimnya peran Dinas Lingkungan Hidup dalam mensosialisasikan program Bank Sampah kepada masyarakat, serta terdapat bank sampah yang tidak memiliki fasilitas yang lengkap dalam menjalankan program bank sampah. Penelitian skripsi ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis peran Dinas Lingkungan Hidup dalam program bank sampah di kecamatan Pontianak Kota, tentang bagaimana peran Dinas Lingkungan Hidup menjalankan atau menerapkan perannya dengan teori Blakely dalam Mudrajad Kuncoro yakni peran wirausaha, peran koordinator, peran fasilitator, dan peran stimulator. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Adapun teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yakni dengan cara observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan yakni pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa peran Dinas Lingkungan Hidup Kota Pontianak berkaitan dengan program bank sampah belum berjalan dengan maksimal. Hal ini dapat dilihat dari kurangnya peran Dinas Lingkungan Hidup Kota Pontianak dalam membantu memasarkan produk hasil olahan dari bank sampah, mengenai sosialisasi yang dilakukan juga minim karena sosialisasi tidak dilakukan secara konsisten dan terjadwal kepada masyarakat, serta terdapat bank sampah yang tidak memiliki fasilitas yang lengkap dalam menjalankan program bank sampah. Harapan dari penelitian ini adalah Dinas lingkungan Hidup Kota Pontianak dapat meningkatkan perannya dalam program bank sampah, sehingga program dari bank sampah ini dapat terlaksana sesuai tujuan.  Kata Kunci: Peran, Program Bank Sampah, Dinas Lingkungan Hidup Kota Pontianak.