Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

STRATEGI PEMBERDAYAAN SOSIAL PEREMPUAN RAWAN SOSIAL EKONOMI MELALUI PROGRAM KEWIRAUSAHAAN BERBASIS KOMUNITAS DI DESA JAYAGIRI KECAMATAN LEMBANG KABUPATEN BANDUNG BARAT Muammar Akbar Al Qhuraissy; Ghery Safitra Fahrun
Welvaart: Jurnal Ilmu Kesejahteraan Sosial Vol. 7 No. 1 (2026): EDISI JUNI
Publisher : Program Studi Ilmu Kesejahteraan Sosial FISIP Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52423/welvaart.v7i1.148

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses pemberdayaan perempuan rawan sosial ekonomi melalui program kewirausahaan berbasis komunitas, mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan program, serta mengevaluasi dampaknya terhadap peningkatan kapasitas dan kesejahteraan perempuan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan strategi studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi partisipatif, dan studi dokumentasi, informan penelitian teridiri pendamping sosial, serta tokoh masyarakat yang dipilih secara purposive. Data yang diperoleh dianalisis secara reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Program kewirausahaan berbasis komunitas dilaksanakan melalui tahapan identifikasi kebutuhan dan potensi lokal, pelatihan keterampilan usaha, penyediaan akses permodalan, serta pendampingan usaha yang berkelanjutan. Pelaksanaan program ini terbukti meningkatkan kapasitas perempuan, terutama dalam keterampilan berwirausaha, kepercayaan diri, dan kemampuan mengambil keputusan ekonomi di tingkat rumah tangga. Selain meningkatkan pendapatan keluarga, program juga memperkuat modal sosial melalui terbentuknya jaringan usaha dan solidaritas antarpeserta. Keberhasilan program didukung oleh dukungan keluarga dan komunitas, peran aktif pendamping, serta akses terhadap pelatihan dan sumber daya. Adapun kendala yang dihadapi meliputi rendahnya pendidikan, keterbatasan akses pasar, kurangnya inovasi produk, dan peran ganda perempuan. Oleh karena itu, penguatan kebijakan, peningkatan kualitas pendampingan, serta pengembangan akses pasar berbasis teknologi diperlukan untuk menjamin keberlanjutan program dan memperluas dampaknya terhadap kemandirian ekonomi serta kesejahteraan sosial perempuan.
Peduli Lingkungan Pesisir melalui Aksi Pilah Sampah dan Kreasi Daur Ulang Bagi Anak-Anak Desa Bajoe Indah Muammar Akbar Al Qhuraissy; Aini Ashary; Hasyim Abdillah; La Ode Muhammad Juanda; Rosdiana Rosdiana; Sitti Harnia
Jurnal IPMAS Vol. 6 No. 2 (2026): Mei - Agustus 2026
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54065/ipmas.6.2.2026.1173

Abstract

Urgensi dalam penelitian ini diakibatkan oleh penumpukkan sampah yang membuat masyarakat menjadi resah, sehingga perlu adanya sosialisasi dilingkungan masyarakat tentang Peduli Sampah. Program Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan menumbuhkan kepedulian dan perilaku ramah lingkungan pada anak-anak pesisir Desa Bajoe Indah, Kabupaten Konawe (usia 7–15 tahun) melalui pembiasaan pemilahan sampah dan kreasi daur ulang. Solusi yang disepakati bersama mitra terdiri atas tiga kegiatan utama, yaitu (1) Edukasi Lingkungan Pesisir Anak, (2) Aksi Pilah Sampah dan Bank Sampah Mini Anak, serta (3) Kreasi Daur Ulang dan Kampanye Lingkungan. Metode pelaksanaan meliputi koordinasi dengan mitra desa, penyusunan media edukasi ramah anak, praktik pemilahan sampah menggunakan kategori organik, anorganik bernilai, dan residu, pembentukan mekanisme bank sampah mini anak dengan pencatatan sederhana, serta pembuatan karya daur ulang dan poster kampanye lingkungan. Monitoring dan evaluasi menujukkan keterlibatan aktif Anak-Anak Pesisir, ketepatan pemilahan saat praktik, keteraturan pengumpulan dan pencatatan bank sampah mini, serta refleksi singkat terkait kebiasaan tindak lanjut. Hasil pelaksanaan menunjukkan peningkatan pemahaman anak mengenai jenis sampah dan dampaknya bagi pesisir, berkembangnya keterampilan memilah dan mengelola sampah anorganik bernilai secara lebih tertib, serta munculnya sikap peduli lingkungan yang ditunjukkan melalui komitmen perilaku dan aktivitas kampanye sederhana. Program ini berpotensi berkelanjutan melalui penguatan jadwal pengumpulan bank sampah mini anak, pendampingan rutin, dan pengembangan kegiatan kreasi serta kampanye lingkungan di Desa Bajoe Indah.