Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

PEMBERDAYAAN KESEHATAN MANDIRI SANTRI MELALUI TEKNOLOGI BUDIDAYA TOGA DAN PEMBUATAN JAMU BERBASIS PENINGKATAN IMUN DI PONDOK PESANTREN Pratama, Rizki Rahmadi; Fauzi, Muhammad; Ramadhani, Juwita; Andryanto, M. Hasan
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 9, No 4 (2025): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v9i4.33053

Abstract

Abstrak: Pondok pesantren sering menghadapi masalah kesehatan di kalangan santri, terutama terkait dengan gangguan sistem imun tubuh yang rentan terhadap penyakit. Tujuan dari pengabdian ini adalah untuk meningkatkan pemahaman santri mengenai manfaat Tanaman Obat Keluarga (TOGA) dalam memperkuat sistem imun tubuh, serta memberikan keterampilan praktis dalam menanam dan mengolah TOGA menjadi jamu serbuk. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini meliputi sosialisasi, penyuluhan, dan workshop yang melibatkan 42 santri Pondok Pesantren Al-Fatih di Pelaihari, Kabupaten Tanah Laut,di Kalimantan Selatan . Evaluasi dilakukan dengan menggunakan pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pemahaman peserta. Hasil yang dicapai menunjukkan peningkatan pemahaman peserta sebesar 33,6%, dengan nilai rata-rata pre-test 63,4 dan post-test 84,7. Selain meningkatkan pengetahuan, peserta juga memperoleh keterampilan praktis dalam mengolah jamu serbuk, yang tidak hanya berguna untuk meningkatkan kesehatan, tetapi juga memberikan potensi ekonomi melalui produk herbal yang dapat dipasarkan.Abstract: Pesantren often face health issues among students, particularly related to immune system disorders that make them vulnerable to diseases. The objective of this community service is to enhance students' understanding of the benefits of Family Medicinal Plants (TOGA) in strengthening the immune system and provide practical skills in planting and processing TOGA into powdered herbal medicine. The methods used in this program include socialization, counseling, and workshops involving 42 students from Pondok Pesantren Al-Fatih in Pelaihari, South Tanah Laut Regency, South Kalimantan. Evaluation was conducted using pre-test and post-test to measure the improvement in participants' understanding. The results showed a 33.6% increase in participants' knowledge, with an average pre-test score of 63.4 and post-test score of 84.7. In addition to improving their knowledge, participants gained practical skills in processing powdered herbal medicine, which not only contributes to enhancing health but also provides economic potential through herbal products that can be marketed.
Ekplorasi Senyawa Ekstrak Etanol Rumput Belulang (Eleusine indica (L.) Gaertn) Menggunakan LC-MS/MS-QTOF Serta Uji Aktivitas Anti-Diare: In-Vivo Pratama, Rizki Rahmadi; Septianto, Andre; Al-Hasyimi, Said Muhammad; Herliana, Herliana; Hasniah, Hasniah; Muslikh, Faisal Akhmal
Bioscientist : Jurnal Ilmiah Biologi Vol. 12 No. 2 (2024): December
Publisher : Department of Biology Education, FSTT, Mandalika University of Education, Indonesia.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/bioscientist.v12i2.14192

Abstract

Diarrhea is one of the diseases caused by symptoms of intestinal tract infections due to various microorganisms. Goosegrass (Eleusine indica (L.) Gaertn) is a wild weed that has long been used as a traditional medicine, attributed to its phytochemical compounds such as tannins, alkaloids, flavonoids. This study aims to evaluate the antidiarrheal effects of Eleusine indica extract by comparing six treatment groups: a healthy group, a negative control group (Na-CMC), a positive control group (Loperamide 2 mg), and three variations of the extract dosage. Observations were made over 360 minutes at 30-minute intervals, using a fecal consistency scale from 1 (solid) to 5 (liquid). LC-MS/QToF analysis identified 25 secondary metabolites in the extract, including flavonoids (Schaftoside, Orientin, Vitexin, Tricin), phenolic compounds, and terpenoids. In vivo testing showed that the third dose of Eleusine indica grass extract had the most optimal antidiarrheal effect among the three doses, as evidenced by its ability to reduce diarrhea frequency, decrease fecal weight, shorten diarrhea duration, and improve fecal consistency, approaching the effectiveness of Loperamide 2 mg as a positive control. These findings suggest the potential of Eleusine indica extract as a promising natural antidiarrheal agent.
Pemberdayaan Masyarakat Melalui Pelatihan Pembuatan Jamu Antihipertensi Di Desa Kandangan Baru Hasniah, Hasniah; Erlianti, Karina; Rahmadi Pratama, Rizki; Maulana Ash'ari, Fuzi; Apriliany, Fitri
ABDINE: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2025): ABDINE : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Dumai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52072/abdine.v5i2.1743

Abstract

Hipertensi merupakan salah satu penyakit tidak menular dengan prevalensi tinggi di Indonesia dan berisiko menimbulkan komplikasi serius apabila tidak dikendalikan. Pemanfaatan tanaman obat tradisional yang banyak tersedia di lingkungan masyarakat dapat menjadi alternatif pendukung dalam upaya pencegahan dan pengelolaan hipertensi. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat Desa Kandangan Baru, Kabupaten Tanah Laut, dalam pembuatan jamu antihipertensi dalam bentuk jamu botol kemasan dan jamu celup kemasan yang higienis, praktis, dan memiliki nilai tambah ekonomi. Metode yang digunakan meliputi sosialisasi, pelatihan pembuatan jamu, pendampingan teknis pengemasan, serta evaluasi pemahaman peserta melalui pre-test dan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta terkait hipertensi, manfaat tanaman obat antihipertensi serta keterampilan dalam proses pembuatan dan pengemasan jamu. Selain itu kegiatan ini berpotensi mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui produk jamu kemasan botol siap minum dan yang dapat dipasarkan secara lebih luas. Dengan demikian pelatihan ini tidak hanya bermanfaat dari sisi kesehatan, tetapi juga mendukung kemandirian ekonomi masyarakat Desa Kandangan Baru.
PELATIHAN PEMBUATAN TEH KOMBUCHA UNTUK MENINGKATKAN MINAT WIRAUSAHA SANTRI PUTRI TERHADAP PRODUK FERMENTASI Soemarie, Yulistia Budianti; su'aida, Nily; Fadillah, Aris; Pratama, Rizki Rahmadi
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 8, No 3 (2024): Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v8i3.22946

Abstract

Abstrak: Salah satu pondok pesantren yang terletak di kabupaten Barito Kuala, Provinsi Kalimantan Selatan, adalah Pondok Pesantren Putri Darul Falah. Sekitar 135 santri bersekolah di pesantren ini. Salah satu masalah yang dihadapi oleh santri putri di pondok pesantren Darul Falah adalah tidak adanya kurikulum kewirausahaan yang ditawarkan oleh pondok pesantren. Akibatnya, santri putri memiliki keterampilan yang sangat rendah dan dikhawatirkan akan berdampak pada minat mereka dalam wirausaha setelah mereka lulus. Teh kombucha adalah minuman fermentasi yang memiliki banyak manfaat kesehatan dan sangat disukai oleh semua orang, jadi santri harus bisa membuatnya. Tujuan dari pengabdian ini adalah untuk mendidik santri putri tentang dasar ilmu kewirausahaan dan mengajar mereka cara membuat teh kombucha. Selain itu, mereka juga ingin menumbuhkan minat mereka untuk berwirausaha. Proses pelaksanaan pengabdian ini dimulai dengan survei lokasi kegiatan, pembuatan surat ijin kegiatan, dan persiapan dan pelaksanaan kegiatan, yang mencakup penyediaan materi melalui ceramah, diskusi, dan pelatihan pembuatan teh kombucha. Peserta pada pelatihan ini diikuti sebanyak 68 peserta. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan nilai pretest dan posttest sebesar 73,33%. Pelatihan juga menunjukkan bahwa peserta dapat membuat teh kombucha setelah fermentasi selama 14 hari.Abstract: One of the Islamic boarding schools located in Barito Kuala district, South Kalimantan Province, is the Putri Darul Falah Islamic Boarding School. Around 135 students at this Islamic boarding school. One of the problems faced by female students at the Darul Falah Islamic boarding school is that there is no entrepreneurship curriculum offered by the Islamic boarding school. As a result, female students have very low skills and this has a negative impact on their interest in entrepreneurship after they graduate. Kombucha tea is a fermented drink that has many health benefits and is loved by everyone, so students must be able to cook it. The aim of this service is to educate female students about the basics of entrepreneurship and teach them how to make kombucha tea. Apart from that, they also want to grow their interest in entrepreneurship. The stages of implementing this service start from surveying the activity location, making an activity permit, preparing and implementing the activity which consists of providing material using lecture methods, discussions and training in making kombucha tea. There were 68 participants in this training. The results obtained from this activity showed that there was an increase in the pretest and posttest scores by 73,33%. This training also showed that participants were able to make kombucha tea after fermenting the tea for 14 days.
PELATIHAN PEMANFAATAN SAMPAH NON ORGANIK UNTUK BUDIDAYA TANAMAN OBAT Hasniah, Hasniah; Ash'ari, Fuzi Maulana; Pratama, Rizki Rahmadi; Susanto, Didi; Erlianti, Karina
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 10, No 1 (2026): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v10i1.37088

Abstract

Abstrak: Pengelolaan sampah plastik merupakan tantangan serius di Indonesia. Sampah plastik yang tidak terurai dan praktik pembakaran sampah oleh masyarakat menimbulkan masalah lingkungan baru berupa polusi udara, pencemaran lahan, dan gangguan ekosistem. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberdayakan masyarakat melalui peningkatan hard skill yaitu keterampilan dalam pemanfaatan sampah plastik, khususnya botol bekas, sebagai media tanam tanaman obat keluarga (TOGA). Metode pelaksanaan mencakup pre-test, edukasi, praktik langsung pembuatan media tanam hidroponik sistem wick menggunakan botol plastik bekas, penanaman TOGA, hingga post-test sebagai evaluasi. Peserta kegiatan adalah 30 ibu rumah tangga anggota PKK. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman masyarakat dengan rata-rata kenaikan skor sebesar 52% dari pre-test ke post-test. Pemanfaatan botol plastik sebagai media tanam terbukti sederhana, murah, ramah lingkungan, serta efektif dalam mendukung budidaya TOGA. Program ini tidak hanya berkontribusi pada pengurangan sampah plastik, tetapi juga mendukung kesehatan masyarakat dan membuka peluang nilai ekonomi.Abstract: Plastic waste is a serious challenge in Indonesia. Non-degradable plastic waste and the practice of burning trash by the community have created new environmental problems such as air pollution, land degradation, and ecosystem disruption. This community service activity aims to empower the community by enhancing hard skills, specifically skills related to education and training on the utilization of plastic waste—particularly used plastic bottles—as planting media for family medicinal plants (TOGA).The method consisted of a pre-test, education sessions, hands-on practice of creating wick system hydroponic planting media using used plastic bottles, TOGA planting, and a post-test as evaluation. The participants were 30 housewives who are members of the PKK. The results showed a significant improvement in community knowledge with an average increase of 52% from pre-test to post-test scores. The use of plastic bottles as planting media proved to be simple, low-cost, eco-friendly, and effective in supporting TOGA cultivation. This program not only contributed to reducing plastic waste but also supported public health and opened opportunities for economic value creation.
ANTIDEPRESSANT ACTIVITY TEST OF RED BETEL LEAF ETHANOL EXTRACT (Piper crocatum) ON MALE WHITE MICE (Mus musculus) USING THE FORCED SWIM TEST METHOD Triswanto Sentat; Anita Apriliana; Siti Lili Rizki Sari; Novi Milasari; Ghina Adhila; Rizki Rahmadi Pratama; M. Hasan Andryanto
AL ULUM: JURNAL SAINS DAN TEKNOLOGI Vol 11, No 2 (2025)
Publisher : UPT Publication and Journal Management, Islamic University of Kalimantan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jst.v11i2.18542

Abstract

Red betel leaves (Piper crocatum) contain flavonoids, alkaloids, polyphenols, tannins, and which is known for its antidepressant properties. The purpose of this study was to determine the effect of antidepressant activity of ethanol extract of red betel leaves on male white mice (Mus musculus) orally. The method used in testing antidepressants is the Forced Swim Test. Fifteen mice were divided into five groups: a positive control group receiving 3.5 mg/kg BW amitriptyline, a negative control group, and three groups receiving 200, 400, and 800 mg/kg BW of the extract. The antidepressant effect was measured by observing the immobility of mice during swimming. The results of the study using paired sample t-Test analysis showed that there was a difference in immobility before and after, in the 400 mg/kg BW extract and 3.5 mg/kg BW amitriptyline dose groups had significant differences.
Studi In Silico Senyawa 2-Hidroksi-1,4-Naftokuinon dari Daun Lawsonia inermis sebagai Inhibitor Potensial Enzim Thymidine Kinase Varicella Zoster Virus Rasida, Rima; Pratama, Rizki Rahmadi; Fauzi, Muhammad; Ardiansyah, Seno Aulia
Pharmaceutical Science and Clinical Pharmacy Vol 4 No 1 (2026): Februari 2026
Publisher : Akademi Farmasi Bumi Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61329/pscp.v4i1.59

Abstract

Lawsonia inermis L. (henna) dikenal secara tradisional di Kalimantan Selatan sebagai tanaman obat untuk perawatan cacar air. Salah satu senyawa bioaktif utama, 2-hidroksi-1,4-naftokuinon (lawsone), memiliki potensi biologis yang luas, termasuk aktivitas antivirus. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi potensi lawsone sebagai inhibitor terhadap enzim thymidine kinase (TK) Varicella Zoster Virus (VZV) secara in silico menggunakan pendekatan docking molekuler dan prediksi ADMET. Struktur ligan dan protein diunduh dari PubChem dan PDB, diproses menggunakan AutoDock. Hasil docking menunjukkan bahwa lawsone memiliki energi pengikatan −6,92 kcal/mol dan Ki 8,45 µM, lebih baik dibanding acyclovir (−4,54 kcal/mol; Ki 469,61 µM). Analisis interaksi mengungkapkan ikatan hidrogen, elektrostatik, hidrofobik, dan π–π stacking dengan residu kunci situs aktif, memperkuat stabilitas kompleks. Prediksi ADMET menunjukkan absorpsi usus tinggi (94,28%), permeabilitas Caco-2 baik, penetrasi jaringan luas, volume distribusi lebih besar, serta metabolisme hepatik aman melalui oksidasi/hidroksilasi dan konjugasi fase II. Ekskresi lawsone lebih seimbang dengan clearance rendah, mendukung durasi aksi lebih panjang. Meski sinyal AMES positif dan potensi hepatotoksisitas terdeteksi, validasi eksperimental diperlukan sebelum pra-klinis. Kombinasi afinitas pengikatan tinggi dan profil ADMET yang menjanjikan menempatkan lawsone sebagai kandidat alami potensial untuk pengembangan terapi antivirus terhadap VZV.