Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

Pengaruh Model Teams Games Tournament (TGT) Berbantuan Permainan Engklek Pada Pendidikan Pancasila Untuk Meningkatkan Karakter Berkebhinekaan Global Siswa Kelas IV Safitri, Kadek Devi; Pancaria, I Nyoman; Ardiawan, I ketut Ngurah
IJPSE Indonesian Journal of Primary Science Education Vol 6 No 1 (2025): IJPSE
Publisher : Prodi Pendidikan Guru Sekolah Dasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33752/ijpse.v6i1.9080

Abstract

This study aims to analyze the extent to which the Team Games Tournament (TGT) model combined with the traditional game Engklek influences the formation of global diversity character for fourth grade elementary school students in Gugus 6 Sawan District by choosing Pancasila Education subjects. The method used in this research is quasiexperiment with post-test only control group design. The study population consisted of fourth grade students at SDN Gugus 6 Sawan District. The experimental group consisted of 27 students from class IV SDN 4 Sangsit and the control group consisted of 19 students from class IV SDN 7 Sangsit. Data collection techniques include interviews, observation, documentation, and questionnaires, while data analysis techniques include content validity tests, descriptive analysis, normality, homogeneity, paired sample t-test, and effect size. The t-test results showed a Sig. (2-tailed) 0.000 <0.05, with an average learning attitude of the experimental group of 70.93 and the control group (70.93>64.79). This means that the Team Games Tournament (TGT) model assisted by the Engklek game has a positive effect on the global diversity character of fourth grade students of SDN Gugus 6 Sawan District in the 2024/2025 academic year.
Pengembangan Flipbook Satua Bali I Lutung Teken I Kakua Bermuatan Literasi Numerasi Matematika Kelas III SD Komang Ria Ariestiyani; I Made Suweta; I Putu Suardipa; I Ketut Ngurah Ardiawan
IJPSE Indonesian Journal of Primary Science Education Vol 6 No 1 (2025): IJPSE
Publisher : Prodi Pendidikan Guru Sekolah Dasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33752/ijpse.v6i1.9222

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengembangkan bahan ajar berbentuk Flipbook Satua Bali I Lutung teken I Kakua bagi siswa kelas III SD Negeri 1 Selat, yang mengintegrasikan literasi numerasi dalam mata pelajaran matematika. Pendekatan yang dipakai ialah metode Penelitian dan Pengembangan (R&D) atas model ADDIE yang mencakup tahapan Analisis, Desain, Pengembangan, Implementasi, serta Evaluasi. Subjek penelitian terdiri dari tiga ahli (media, bahasa, dan materi), dua guru kelas, serta enam siswa. Flipbook dikembangkan menggunakan Canva dan Flip PDF Corporate, menyajikan cerita berbahasa Bali dengan narasi suara, soal-soal matematika terkait operasi penjumlahan dan pengurangan, kuis evaluasi, serta lagu anak-anak Bali sebagai ice breaking. Hasil validasi memperlihatkan bahwasanya media ini sangat valid, atas skor validitas media 0,92, bahasa 0,88, dan materi 0,9. Uji kepraktisan menunjukkan tingkat kepraktisan sangat tinggi, yakni 97% dari guru dan 98% dari siswa. Dengan demikian, Flipbook ini dikatakan sangat valid juga praktis dipakai dalam pembelajaran matematika pada kelas III SD Negeri 1 Selat.
Pengaruh Model Pembelajaran Discovery learning Berbantuan Google Sites pada Pembelajaran IPAS Terhadap Literasi Sains Siswa Sekolah Dasar I Gede Rika Suardita; I Ketut Suparya; I Putu Suardipa; I Ketut Ngurah Ardiawan
IJPSE Indonesian Journal of Primary Science Education Vol 6 No 1 (2025): IJPSE
Publisher : Prodi Pendidikan Guru Sekolah Dasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33752/ijpse.v6i1.9869

Abstract

This study examines the low level of science literacy among students, which is due to teacher-centered science education dominated by lecture methods, a lack of student motivation and engagement, and a lack of student focus during learning. This study examines the effect of the Discovery learning model, assisted by Google Sites, on science education and its impact on the science literacy of fifth-grade students. The study employed a quasi-experimental design with a pretest-posttest control group. The study population consisted of 232 fifth-grade students from SDN Gugus 1 in Buleleng District. Through a lottery, the sample was randomly selected, with SDN 2 Anturan selected as the experimental group of 34 students and SDN 3 Kalibukbuk selected as the control group of 33 students. Data were collected through essay tests. Additionally, data was collected through documentation. The tests were then validated for validity, reliability, and difficulty level. Descriptive and inferential statistics (t-test) were used for data analysis. The results of the analysis showed that the calculated t-value was greater than the critical t-value (34.522 > 1.669), indicating a significant difference in science literacy between the two groups. Therefore, there was a significant difference in science literacy among IPAS students who were taught using the discovery learning model with Google Sites compared to those who were not.
PEMBERDAYAAN GURU SEKOLAH DASAR MELALUI PELATIHAN PENYUSUNAN PERANGKAT PEMBELAJARAN BERBASIS PENDEKATAN DEEP LEARNING DI KECAMATAN KUBUTAMBAHAN Ayu, Putu Eka Sastrika; Suardipa, I Putu; Winangun, I Made Ari; Yudaparmita, Gusti Ngurah Arya; Nirmayani, L. Heny; Adnyana, Komang Surya; Dewi, Ni Putu Candra Prastya; Wiguna, I Komang Wahyu; Ardiawan, I Ketut Ngurah; Sedana, I Made
Jurnal Abdimas Ilmiah Citra Bakti Vol. 7 No. 1 (2026)
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jailcb.v7i1.6465

Abstract

Kualitas pembelajaran di sekolah dasar sangat dipengaruhi oleh kemampuan guru dalam merancang perangkat pembelajaran yang sistematis, reflektif, dan berorientasi pada kebutuhan belajar siswa. Namun, hasil pemetaan awal menunjukkan bahwa sebagian guru sekolah dasar di Kecamatan Kubutambahan masih mengalami kesulitan dalam menyusun perangkat pembelajaran yang selaras dengan pendekatan deep learning, khususnya dalam mengintegrasikan tujuan pembelajaran, aktivitas belajar bermakna, dan asesmen autentik. Kondisi ini berdampak pada praktik pembelajaran yang masih berfokus pada penyampaian materi dibandingkan pengembangan pemahaman konseptual siswa. Oleh karena itu, kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk memberdayakan guru sekolah dasar melalui pelatihan penyusunan perangkat pembelajaran berbasis pendekatan deep learning guna meningkatkan kompetensi pedagogik dan kualitas pembelajaran di kelas. Mitra kegiatan adalah guru-guru sekolah dasar di Kecamatan Kubutambahan dengan jumlah peserta sebanyak 40 orang. Kegiatan dilaksanakan selama tiga hari melalui metode workshop partisipatif, diskusi kelompok terfokus, pendampingan intensif, serta praktik langsung penyusunan perangkat pembelajaran yang meliputi perumusan tujuan pembelajaran, pengembangan aktivitas pembelajaran bermakna, serta penyusunan asesmen yang berorientasi pada pemahaman konseptual. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan keterampilan guru dalam merancang perangkat pembelajaran yang lebih sistematis, kontekstual, dan berpusat pada siswa. Selain itu, guru menunjukkan perubahan sikap yang lebih reflektif dan inovatif dalam merancang pembelajaran yang mendorong pemahaman mendalam siswa terhadap materi pelajaran. Dengan demikian, pelatihan berbasis pendekatan deep learning tidak hanya meningkatkan kompetensi teknis guru dalam menyusun perangkat pembelajaran, tetapi juga memperkuat paradigma pembelajaran bermakna di sekolah dasar. Kegiatan ini berpotensi menjadi model pemberdayaan guru yang berkelanjutan dalam mendukung peningkatan mutu pendidikan dasar.