Claim Missing Document
Check
Articles

Found 31 Documents
Search

Pengaruh Model Pembelajaran Team Games Tournament (TGT) Berorientasi Tri Hita Karana Terhadap Keterampilan Berpikir Kritis Pendidikan Pancasila Kelas V Sekolah Dasar Gugus IV Kecamatan Gerokgak Ardiana, I Putu Agus Setiawan; Primayana, Kadek Hengki; Ardiawan, I Ketut Ngurah
Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol. 2 No. 4 (2025): August
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/pgsd.v2i4.1743

Abstract

Penelitian memiliki tujuan utama yaitu mengetahui penerapan model pembelajaran TGT terkait mengintegrasikan nilai-nilai Tri Hita Karana dapat mempengaruhi keterampilan berpikir kritis siswa kelas V di SD Gugus IV Kecamatan Gerokgak. Penggunaan metode quasi eksperimen serta pendekatan kuantitatif. Pengambilan data melalui observasi, wawancara, tes, dan dokumentasi. Subjek studi yakni 43 siswa kelas V SDN 2 Sanggalangit yang menjadi kelas eksperimen. Hasil penelitian menjelaskan adanya peningkatan pada keterampilan berpikir kritis siswa setelah penerapan model pembelajaran TGT berorientasi THK. Rata-rata nilai keterampilan berpikir kritis sebelum perlakuan adalah 55,60 dan meningkat menjadi 83,12, yang berarti terjadi peningkatan sebesar 59%. Serta, uji independen t-test mengonfirmasi diperoleh adanya perbedaan signifikan kedua kelompok, dengan nilai signifikansi 0,000 > 0,05. Hal ini menandai pemberian perlakuan menggunakan model TGT yang berorientasi pada THK berpengaruh nyata kepada keterampilan berpikir kritis siswa. Kesimpulannya, terdapat perbedaan yang signifikan terhadap keterampilan berpikir kritis siswa pada pembelajaran dengan model TGT berorientasi Tri Hita Karana dan yang tidak
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF BERBANTUAN ARTICULATE STORYLINE 3 PADA MATA PELAJARAN PENDIDIKAN PANCASILA SISWA KELAS V SEKOLAH DASAR Citra Dewi, Luh; Ngurah Arya Yudaparmita, Gusti; Ardiawan, I Ketut Ngurah
Jurnal Penjaminan Mutu Vol 11 No 01 (2025)
Publisher : UHN IGB Sugriwa Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25078/jpm.v11i01.3903

Abstract

This research aims to produce interactive learning media assisted by Articulate Storyline 3 in the Pancasila Education Subject for Class V Elementary School Students that is feasible and practical in increasing students' interest and enthusiasm for learning. The research method used is R&D with a 4-D development model which consists of four development stages, namely defining, designing, developing and disseminating. However, this research has only reached the development stage. ). The subjects of this research were 3 experts, 7 teachers, and 30% of class V elementary school students in each Gugus VII Elementary School, Sawan District. The research object is Interactive Learning Media Assisted by Articulate Storyline 3. The data analysis technique used is quantitative descriptive. The data collection methods used were observation, interviews, questionnaires. The research results obtained from Interactive Learning Media Assisted by Articulate Storyline 3 in the Pancasila Education Subject for Class V Elementary School Students can be said to be feasible and practical with the overall media suitability test results being 0.845833, material suitability being 0.825, and overall language suitability being 0.90625 and is included in the very high eligibility criteria. Meanwhile, the results of the practicality test by teachers and students obtained an overall practicality result by practitioners/teachers of 96.57142857 and an assessment by students of 96.2962963, meaning that the product developed was included in the very practical predicate/category classification.
Pelatihan dan Pendampingan Menjadi Guru yang Inovatif Pada Era Kurikulum Merdeka di Sekolah Dasar Kecamatan Nusa Penida Pancaria, I Nyoman; Yulia Angga Dewi, Putu; Suparya, I Ketut; Adi Nugraha Tristaningrat, Made; Surya Adnyana, Komang; Suardipa, I Putu; Kurniawati, Ni Nyoman; Ardiawan, I Ketut Ngurah; Arya Yudaparmita, Gusti Ngurah; Candra Prastya Dewi, Ni Putu; Heny Nirmayani, Luh; Hengki Primayana, Kadek; Ari Winangun, I Made; Wahyu Wiguna, I Komang; Eka Sastrika Ayu, Putu; Arya Wiradnyana, I Gede; Ida Arsani Dewi, Putu
Paradharma: Jurnal Aplikasi IPTEK Vol. 8 No. 1 (2024): Paradharma: Jurnal Aplikasi IPTEK
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Dhyana Pura – Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36002/jpd.v8i1.3011

Abstract

Karakteristik utama dari kurikulum ini yang mendukung pemulihan pembelajaran adalah fokus pada materi esensial sehingga pembelajaran lebih mendalam, waktu lebih banyak untuk pengembangan kompetensi dan karakter melalui belajar kelompok seputar konteks nyata (Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila). Capaian pembelajaran per fase dan jam pelajaran yang fleksibel mendorong pembelajaran yang menyenangkan dan relevan dengan kebutuhan pelajar dan kondisi satuan pendidikan. Modul ajar dalam konteks Kurikulum Merdeka merupakan bahan pembelajaran yang dirancang secara sistematis dan komprehensif untuk mendukung implementasi kurikulum yang berfokus pada pengembangan kompetensi peserta didik. Modul ajar Kurikulum Merdeka menekankan pada pembelajaran berbasis proyek (project-based learning) dan pembelajaran berbasis masalah (problem-based learning). Peserta didik dihadapkan pada situasi atau masalah nyata yang harus dipecahkan melalui kegiatan proyek atau penyelidikan. Pendampingan ini akan membantu guru dalam mengatasi berbagai kendala yang mungkin dihadapi, serta memberikan umpan balik yang konstruktif untuk perbaikan pembelajaran di masa depan. Peserta dalam kegiatan pelatihan ini berjumlah 25 orang yang berasal dari beberapa sekolah dasar di Kecamatan Nusa Penida, Kabupaten Klungkung.
ANALISIS PENERAPAN KONSEP TRI HITA KARANA UNTUK MEMBENTUK KARAKTER PROFIL PELAJAR PANCASILA DI SEKOLAH DASAR Yanti, Putu Mirah Purnama; Diantari, Kadek Messy; Santini, Ketut Ika; Ardiawan, I Ketut Ngurah
Jurnal Elementary:Kajian Teori dan Hasil Penelitian Pendidikan Sekolah Dasar Vol 8, No 1: Januari 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/elementary.v8i1.28269

Abstract

Abstrak: Tujuan penelitian ini untuk mengidentifikasi strategi penerapan nilai Tri Hita Karana (tiga penyebab kebahagiaan) untuk membentuk karakter siswa. Dengan desain kualitatif deskriptif, penelitian dilakukan di SD N 2 Sukasada. Informan mencakup Kepala Sekolah, Guru, enam kelas, serta Guru Olahraga dan Agama Hindu. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, lalu dianalisis melalui reduksi, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasilnya menunjukkan adanya strategi dari sekolah dalam melaksanakan Tri Hita Karana berbasis Profil Pelajar Pancasila, terutama melalui mata pelajaran agama Hindu.Abstract: The purpose of this study was to identify strategies for implementing Tri Hita Karana values (three causes of happiness) to shape students' characters. With a descriptive qualitative design, the study was conducted at SD N 2 Sukasada. Informants included the Principal, Teachers, six classes, and Sports and Hindu Religion Teachers. Data were collected through observation, interviews, and documentation, then analyzed through reduction, data presentation, and drawing conclusions. The results showed that there was a strategy from the school in implementing Tri Hita Karana based on the Pancasila Student Profile, especially through Hindu religion subjects.
ANALISIS PENERAPAN PROFIL PELAJAR PANCASILA DALAM PEMBENTUKAN KARAKTER PESERTA DIDIK BERLANDASKAN IDEOLOGI TRI HITA KARANA DI SEKOLAH DASAR Ardiawan, I Ketut Ngurah; Adnyana, Komang Surya
Jurnal Ilmiah Pendidikan Citra Bakti Vol. 11 No. 2 (2024)
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jipcb.v11i2.3395

Abstract

Tujuan penelitian ini, mengetahui strategi guru dalam melaksanakan pembentukan karakter siswa berdasarkan ideologi Tri Hita Karana. Menggunakan desain penelitian kualitatif dengan tipe deskriptif kualitatif. Penelitian dilakukan di SD N 4 Tejakula. Informan dalam penelitian ini adalah Kepala Sekolah dan Guru. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, observasi, serta dokumentasi. Setelah data diperoleh, dilakuakn analisis dengan tahapan yakni reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat strategi yang dilakukan oleh sekolah, baik kepala sekolah maupun guru, dalam melaksanakan Profil Pelajar Pancasila yang berbasis THK berupa konsep Parahyangan, Pawongan, dan Palemahan melalui: 1) Budaya Sekolah sebagai suatu pembiasaan di sekolah, 2) Program Intrakurikuler penerapan P3, 3) Kokurikuler, melalui kegiatan Proyek dari Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) 4) Ekstrakurikuler, guna mewadahi pengembangan potensi, bakat, minat, kepribadian, kemampuan, kemandirian serta kerjasama siswa secara optimal. Begitu pula internalisasinya dalam upacara keagamaan yang menunjukkan konsep THK diimplementasikan disekolah antara lain Tumpek Kuningan, Tumpek Wariga, dan Tumpek Klurut sebagai suatu wujud hubungan harmonisasi sesame makhluk ciptaan Tuhan. Sehingga Profil Pelajar Pancasila sangat relevan karena berkaitan dengan upaya bersama kita untuk mengembangkan karakter siswa di satuan pendidikan.
Pengembangan LKPD Berdiferensiasi Berbantuan Canva Pada Mata Pelajaran IPAS Topik B Ragam Bentang Alam Daerahku Siswa Kelas IV Sekolah Dasar Komang Krismayanti; Komang Surya Adnyana; I Ketut Ngurah Ardiawan
IJPSE Indonesian Journal of Primary Science Education Vol 6 No 1 (2025): IJPSE
Publisher : Prodi Pendidikan Guru Sekolah Dasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33752/ijpse.v6i1.9020

Abstract

The goal of this project is to create a useful and valid learning resource for the Natural and Social Sciences course at grade IV Elementary Schools in Cluster III, Buleleng District, in the form of a Canva-assisted Differentiated Student Worksheet about the variety of natural landscapes in my area. The ADDIE model, which has five stages of development—analysis, design, development, implementation, and evaluation—is the methodology or model type employed in this work. In addition to using a questionnaire to gather information on the degree of validity of the learning materials, this study solely looks at the Development stage of the ADDIE model. Three experts—media experts, language experts, and material experts—completed this questionnaire. According to the study's findings, the Canva-assisted Differentiated Student Worksheet learning product scored 0.90 overall out of the three experts' evaluations. A questionnaire was employed with seven practitioners/grade IV teachers as responders during the practicality test phase. The practicum's outcomes had a very high validity statement and an average of 0.95. Based on these findings, the study and creation of distinct LKPD learning materials, with Canva's help, on the content of the diverse natural landscapes in my region for the Natural and Social Sciences course is deemed to be very legitimate, useful, and doable.
Pengaruh Model Teams Games Tournament (TGT) Berbantuan Permainan Engklek Pada Pendidikan Pancasila Untuk Meningkatkan Karakter Berkebhinekaan Global Siswa Kelas IV Safitri, Kadek Devi; Pancaria, I Nyoman; Ardiawan, I ketut Ngurah
IJPSE Indonesian Journal of Primary Science Education Vol 6 No 1 (2025): IJPSE
Publisher : Prodi Pendidikan Guru Sekolah Dasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33752/ijpse.v6i1.9080

Abstract

This study aims to analyze the extent to which the Team Games Tournament (TGT) model combined with the traditional game Engklek influences the formation of global diversity character for fourth grade elementary school students in Gugus 6 Sawan District by choosing Pancasila Education subjects. The method used in this research is quasiexperiment with post-test only control group design. The study population consisted of fourth grade students at SDN Gugus 6 Sawan District. The experimental group consisted of 27 students from class IV SDN 4 Sangsit and the control group consisted of 19 students from class IV SDN 7 Sangsit. Data collection techniques include interviews, observation, documentation, and questionnaires, while data analysis techniques include content validity tests, descriptive analysis, normality, homogeneity, paired sample t-test, and effect size. The t-test results showed a Sig. (2-tailed) 0.000 <0.05, with an average learning attitude of the experimental group of 70.93 and the control group (70.93>64.79). This means that the Team Games Tournament (TGT) model assisted by the Engklek game has a positive effect on the global diversity character of fourth grade students of SDN Gugus 6 Sawan District in the 2024/2025 academic year.
Pengembangan Flipbook Satua Bali I Lutung Teken I Kakua Bermuatan Literasi Numerasi Matematika Kelas III SD Komang Ria Ariestiyani; I Made Suweta; I Putu Suardipa; I Ketut Ngurah Ardiawan
IJPSE Indonesian Journal of Primary Science Education Vol 6 No 1 (2025): IJPSE
Publisher : Prodi Pendidikan Guru Sekolah Dasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33752/ijpse.v6i1.9222

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengembangkan bahan ajar berbentuk Flipbook Satua Bali I Lutung teken I Kakua bagi siswa kelas III SD Negeri 1 Selat, yang mengintegrasikan literasi numerasi dalam mata pelajaran matematika. Pendekatan yang dipakai ialah metode Penelitian dan Pengembangan (R&D) atas model ADDIE yang mencakup tahapan Analisis, Desain, Pengembangan, Implementasi, serta Evaluasi. Subjek penelitian terdiri dari tiga ahli (media, bahasa, dan materi), dua guru kelas, serta enam siswa. Flipbook dikembangkan menggunakan Canva dan Flip PDF Corporate, menyajikan cerita berbahasa Bali dengan narasi suara, soal-soal matematika terkait operasi penjumlahan dan pengurangan, kuis evaluasi, serta lagu anak-anak Bali sebagai ice breaking. Hasil validasi memperlihatkan bahwasanya media ini sangat valid, atas skor validitas media 0,92, bahasa 0,88, dan materi 0,9. Uji kepraktisan menunjukkan tingkat kepraktisan sangat tinggi, yakni 97% dari guru dan 98% dari siswa. Dengan demikian, Flipbook ini dikatakan sangat valid juga praktis dipakai dalam pembelajaran matematika pada kelas III SD Negeri 1 Selat.
Pengaruh Model Pembelajaran Discovery learning Berbantuan Google Sites pada Pembelajaran IPAS Terhadap Literasi Sains Siswa Sekolah Dasar I Gede Rika Suardita; I Ketut Suparya; I Putu Suardipa; I Ketut Ngurah Ardiawan
IJPSE Indonesian Journal of Primary Science Education Vol 6 No 1 (2025): IJPSE
Publisher : Prodi Pendidikan Guru Sekolah Dasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33752/ijpse.v6i1.9869

Abstract

This study examines the low level of science literacy among students, which is due to teacher-centered science education dominated by lecture methods, a lack of student motivation and engagement, and a lack of student focus during learning. This study examines the effect of the Discovery learning model, assisted by Google Sites, on science education and its impact on the science literacy of fifth-grade students. The study employed a quasi-experimental design with a pretest-posttest control group. The study population consisted of 232 fifth-grade students from SDN Gugus 1 in Buleleng District. Through a lottery, the sample was randomly selected, with SDN 2 Anturan selected as the experimental group of 34 students and SDN 3 Kalibukbuk selected as the control group of 33 students. Data were collected through essay tests. Additionally, data was collected through documentation. The tests were then validated for validity, reliability, and difficulty level. Descriptive and inferential statistics (t-test) were used for data analysis. The results of the analysis showed that the calculated t-value was greater than the critical t-value (34.522 > 1.669), indicating a significant difference in science literacy between the two groups. Therefore, there was a significant difference in science literacy among IPAS students who were taught using the discovery learning model with Google Sites compared to those who were not.
PEMBERDAYAAN GURU SEKOLAH DASAR MELALUI PELATIHAN PENYUSUNAN PERANGKAT PEMBELAJARAN BERBASIS PENDEKATAN DEEP LEARNING DI KECAMATAN KUBUTAMBAHAN Ayu, Putu Eka Sastrika; Suardipa, I Putu; Winangun, I Made Ari; Yudaparmita, Gusti Ngurah Arya; Nirmayani, L. Heny; Adnyana, Komang Surya; Dewi, Ni Putu Candra Prastya; Wiguna, I Komang Wahyu; Ardiawan, I Ketut Ngurah; Sedana, I Made
Jurnal Abdimas Ilmiah Citra Bakti Vol. 7 No. 1 (2026)
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jailcb.v7i1.6465

Abstract

Kualitas pembelajaran di sekolah dasar sangat dipengaruhi oleh kemampuan guru dalam merancang perangkat pembelajaran yang sistematis, reflektif, dan berorientasi pada kebutuhan belajar siswa. Namun, hasil pemetaan awal menunjukkan bahwa sebagian guru sekolah dasar di Kecamatan Kubutambahan masih mengalami kesulitan dalam menyusun perangkat pembelajaran yang selaras dengan pendekatan deep learning, khususnya dalam mengintegrasikan tujuan pembelajaran, aktivitas belajar bermakna, dan asesmen autentik. Kondisi ini berdampak pada praktik pembelajaran yang masih berfokus pada penyampaian materi dibandingkan pengembangan pemahaman konseptual siswa. Oleh karena itu, kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk memberdayakan guru sekolah dasar melalui pelatihan penyusunan perangkat pembelajaran berbasis pendekatan deep learning guna meningkatkan kompetensi pedagogik dan kualitas pembelajaran di kelas. Mitra kegiatan adalah guru-guru sekolah dasar di Kecamatan Kubutambahan dengan jumlah peserta sebanyak 40 orang. Kegiatan dilaksanakan selama tiga hari melalui metode workshop partisipatif, diskusi kelompok terfokus, pendampingan intensif, serta praktik langsung penyusunan perangkat pembelajaran yang meliputi perumusan tujuan pembelajaran, pengembangan aktivitas pembelajaran bermakna, serta penyusunan asesmen yang berorientasi pada pemahaman konseptual. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan keterampilan guru dalam merancang perangkat pembelajaran yang lebih sistematis, kontekstual, dan berpusat pada siswa. Selain itu, guru menunjukkan perubahan sikap yang lebih reflektif dan inovatif dalam merancang pembelajaran yang mendorong pemahaman mendalam siswa terhadap materi pelajaran. Dengan demikian, pelatihan berbasis pendekatan deep learning tidak hanya meningkatkan kompetensi teknis guru dalam menyusun perangkat pembelajaran, tetapi juga memperkuat paradigma pembelajaran bermakna di sekolah dasar. Kegiatan ini berpotensi menjadi model pemberdayaan guru yang berkelanjutan dalam mendukung peningkatan mutu pendidikan dasar.