Claim Missing Document
Check
Articles

Eksistensi Musik Paka Bheto Dalam kehidupan Budaya Masyarakat Adat Mulakoli, Kecamatan Boawae, Kabupaten Nagekeo Dopo, Florentianus; Nenu, 2Maria Adelina Woga
JURNAL IMEDTECH (Instructional Media, Design and Technology) Vol 7, No 3: DESEMBER 2023
Publisher : STKIP CITRA BAKTI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/imedtech.v7i3.305

Abstract

AbstrakTujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan eksistensi musik tradisional paka bheto dalam kehidupan sosial budaya masyarakat kampung Mulakoli, kecamatan Boawae, kabupaten Nagekeo. Metode penelitian yang dilakukan menggunakan metode dan pendekatan kualitatif. Untuk mendapatkan data, sebagain besar peneliti menggunakan metode wawancara ditambah dengan metode studi dokumentasi. Subyek utama dalam penelitian ini adalah para pemangku adat, tokoh masyarakat dan warga masyarakat lain di kampung Mulakoli yang dinilai memiliki pengetahuan yang cukup tentang musik paka bheto. Hasil penelitian mengungkapkan musik paka bheto memiliki beberapa fungsi musik tradisional paka bheto dalam kehidupan sosial budaya masyarakat Mulakoli antara lain fungsi ritual, fungsi hiburan dan fungsi komunikasi. Selain itu paka bheto adalah musik tradisi yang lahir, hidup dan berkembang dalam kehidupan masyarakat Mulakoli. Musik tradisi ini memiliki kekayaan aspek kontekstual yang bermakna bagi masyarakat pemiliknya. Kata_kunci; 1. Musik Paka Bheto, 2. Musik tradisional, 3. Fungsi paka bheto AbstractThe aim of this research is to describe the existence of traditional paka bheto music in the socio-cultural life of the people of Mulakoli village, Boawae sub-district, Nagekeo district. The research method used used qualitative methods and approaches. To obtain data, most researchers use the interview method plus the documentation study method. The main subjects in this research were traditional leaders, community leaders and other community members in Mulakoli village who were considered to have sufficient knowledge about paka bheto music. The results of the research reveal that Paka Bheto music has several functions of traditional Paka Bheto music in the socio-cultural life of the Mulakoli community, including ritual functions, entertainment functions and communication functions. Apart from that, paka bheto is traditional music that was born, lives and develops in the lives of the Mulakoli people. This traditional music has a wealth of contextual aspects that are meaningful to the people who own it. Keywords; 1. Paka Bheto music, 2. Traditional music, 3. Paka bheto traditional music function
KAJIAN BENTUK DAN FUNGSI PERTUNJUKAN MUSIK BETTONG DALAM RITUAL ADAT TENU WAE NUZAN DI KAMPUNG PANDANG MATA KELURAHAN LEMPANG PAJI KABUPATEN MANGGARAI TIMUR Fikri, Kanzul; Dopo, Florentianus; Ras, Alpius
Jurnal Citra Pendidikan Vol. 1 No. 3 (2021): Jurnal Citra Pendidikan
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jcp.v1i3.214

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) bentuk Pertunjukan musik bettong, 2) fungsi pertunjukan musik bettong. Penelitian ini berlokasi dikampung Pandang Mata, dengan menggunakan metode kualitatif deskriptif. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan teknik wawancara dan observasi. Instrumen penelitian menggunakan pedomaan wawancara dan pedomaan observasi. Teknik analisis data dilakukan menggunakan model Miles dan Huberman yaitu pengumpulan data, penyajian data, reduksi data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian yang diperoleh bahwa, dalam upacara pertunjukan musik bettong memiliki beberapa tahapan ritual yaitu: pasok pangin, kebut kazu, wara-wara tew, dan penyajian musik bettong. Dalam pertunjukanya ditemukan beberapa formasi para pemain, cara memegang alat musik, dan cara memainkanya. Fungsi pertunjukan musik bettong dalam kehidupan masyarakat sebagai salah satu penghubung antara manusia dan roh nenek moyang. Musik bettong juga mempunyai fungsi tambahan yaitu sebagai penghibur individu dan masyarakat pada umumnya.
PENYAJIAN MUSIK NDOTO DAN FUNGSINYA PADA UPACARA BHEI UWI DALAM RITUAL NGAGHA MERE DI KAMPUNG WAJO KECAMATAN KEO TENGAH KABUPATEN NAGEKEO Fikri, Kanzul; Dopo, Florentianus; Agho, Maria Clarista
Jurnal Citra Pendidikan Vol. 2 No. 1 (2022): Jurnal Citra Pendidikan
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jcp.v2i1.388

Abstract

Abstrak Agho, Maria Clarista (2021), Penyajian Musik Ndoto dan Fungsinya dalam Upacara Bhei Uwi pada Ritual Ngagha mere di Kampung Wajo Kecamatan Keo Tengah Kabupaten Nagekeo. Skripsi, Program Studi Pendidikan Musik CITRA BAKTI. Artikel ini sudah disetujui dan diperiksa oleh Pembimbing I : Florentianus Dopo, S.S., MPd dan pembimbing II : Kanzul Fikri, M.Pd. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan Penyajian Musik Ndoto dan Fungsinya dalam Upacara Bhei Uwi Pada Ritual Ngagha mere di Kampung Wajo Kecamatan Keo Tengah Kabupaten Nagekeo. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara dan dokumentasi. Subjek dalam penelitian ini, ketua adat, kepala desa Wajo, dan masyarakat setempat. Analisis data menggunakan model interaktif Milles dan Huberman dengan komponen-komponennya, yaitu: pengumpuilan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian mengenai penyajian musik Ndoto dalam ritual Ngagha mere terdapat beberapa sub diantaranya: 1) Tahapan ritual Ngagha mere, 2) tahap bhei uwi, 3) unsur-unsur musik yang terdapat pada musik Ndoto pada tahap bhei uwi, 3) proses penyajian musik Ndoto, 4) jumlah penyaji musik Ndoto, 5) bentuk penyajian musik Ndoto, 6) bentuk penyajian musik Ndoto, 7) tata panggung dalam penyajian musik Ndoto, 8) formasi penyajian musik Ndoto, 9) durasi penyajian musik Ndoto. Hasil penelitian mengenai fungsi musik Ndoto terdiri dari 1) fungsi ritual, 2) senagai sarana komunikasi, 3) fungsi hiburan.
KAJIAN ORGANOLOGI DAN TEKNIK PERMAINAN ALAT MUSIK BHEGO DI DESA MALANUZA KECAMATAN GOLEWA KABUPATEN NGADA Loya, Marianus Anggelician; Dopo, Florentianus; Bate Dopo, Ferdinandus
Jurnal Citra Pendidikan Vol. 4 No. 2 (2024): Jurnal Citra Pendidikan
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jcp.v4i2.421

Abstract

ABSTRAKMarianus Angelician Loya, (2021). Alat Musik Bhego di Desa malanuza Kecamatan golewa Kabupaten Ngada: Suatu Tinjauan Organologi, Skripsi, Program Studi Pendidikan Musik, Sekolah Tinggi Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Citra Bakti.Penelitian ini bertujuan untuk menemukan data yang jelas, akurat dan faktual mengenai latar belakang terciptanya alat musik Bhego di Desa malanuza Kecamatan golewa Kabupaten Ngada. Penelitian ini juga bertujuan untuk memberikan informasi seputar ukuran, alat dan bahan yang digunakan, serta proses atau tahapan dalam pembuatannya. Karena alat musik Bhego ini belum banyak diketahui oleh masyarakat. Penelitian ini bersifat deskriptif yaitu medeskripsikan mengenai latar belakang terciptanya alat musik Bhego diantaranya mengenai sejarah dari alat musik Bhego, lokasi penelitian, alat-alat serta bahan yang diperlukan dalam membuat alat musik Bhego, proses pengolahan bahan serta proses perakitan hingga proses terahir atau finishing. Alat musik bhego adalah alat musik yang sumber bunyinya berasal dari dawai (choordofon). Dalam hal ini bunyi dihasilkan dari serat bunyi yang dipetik. Kemudian bunyi yang dihasilkan dari bilah bambu ini, dipantulkan pada badan bamboo sehingga bunyinya menjadi nyaring. Cara memainkan alat musik bhego sama seperti cara memainkan alat musik ukulele. tangan kanan memetik serat bunyi (dawai) pada bhego, namun pada posisi tangan kiri yang berbeda. Tangan kiri menahan pada bagian sisi atas bhego dan jari menekan pada posisi serat bunyi (dawai) 2 dan 4 untuk menghasilkan bunyi laba go (alat musik ngada). Agar suara yang dihasilkan terdengar lebih nyaring dan bulat, serat bunyi (dawai) harus di petik lebih keras, karena serat tersebut cukup keras.
STRUKTUR DAN BENTUK PENYAJIAN MUSIK GO LABA DALAM RITUAL PEMBUATAN RUMAH ADAT DI GURUSINA Nono, Ferdinand; Dopo, Florentianus; Bate Dopo, Ferdinandus
Jurnal Citra Pendidikan Vol. 4 No. 3 (2024): Jurnal Citra Pendidikan
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jcp.v4i3.458

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk penyajian musik go laba dalam ritual pembuatan rumah adat (wa’e sa’o), dan mengkaji struktur pembentuk musik go laba. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian kualitatif. Data dalam penelitian ini di peroleh berdasarkan hasil wawancara dan telaah dokumentasi untuk mengetahui bentuk musik go laba, dan struktur pembentuk musik go laba dengan menggunakan teknik analisis yang meliputi: teknik wawancara dan juga observasi. . Hasil dan pembahasan dari penelitian ini mencakup ulasan tentang struktur musik go laba, dan bentuk penyajian musik go laba dalam ritual pembuatan rumah adat di Gurusina. Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa adanya struktur pembentuk musik go laba dan juga keterlibatan musik go laba dalam ritual wa’e sa’o di Gurusina.Kata kunci: Struktur dan bentuk penyajian musik go laba.
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR MODUL PERMAINAN ALAT MUSIK TRADISIONAL GA’A LI DENGAN METODE DRILL PADA SISWA-SISWI KELAS VIII SMPS YOS SOEDARSO JEREBUU KABUPATEN NGADA Lado, Wilfridus; Bate Dopo, Ferdianandus; Dopo, Florentianus
Jurnal Citra Pendidikan Vol. 3 No. 4 (2023): Jurnal Citra Pendidikan
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jcp.v3i4.2236

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengembangkan sebuah produk modul ajar musik tradisional Ga’a Li yang merupakan alat musik tradisional Ngada. Penelitian pengembangan (R & D) ini mengikuti prosedur penelitian dan pengembangan ADDIE yang terdiri 5 tahap pengembangan bahan ajar yakni 1) analyze, 2) design, 3) development, 4) implementation, dan 5) evaluation. Adapun hasil dari penelitian ini adalah 1) uji coba ahli materi memperoleh skor pada kategori baik (80%) , 2) ahli desain pembelajaran berada pada kategori baik (75%), dan 3) siswa berada pada kategori sangat baik (94%). Berdasarkan hasil uji coba tersebut, maka modul ajar yang dikembangkan ini layak untuk digunakan oleh siswa kelas VIII SMPS Yos Sudarso Jerebuu.
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR MEMBACA NOTASI ANGKA PADA PEMBELAJARAN BERNYANYI UNISONO BAGI SISWA KELAS VII SEMESTER GANJIL SMP NEGERI 2 BOAWAE Dhone, Yosefina; Bate Dopo, Ferdianandus; Dopo, Florentianus
Jurnal Citra Pendidikan Vol. 3 No. 4 (2023): Jurnal Citra Pendidikan
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jcp.v3i4.2238

Abstract

Penelitian ini bertujuan: 1) untuk mendesain atau merancang pengembangan bahan ajar membaca notasi angka pada pembelajaran bernyanyi unsisono bagi siswa kelas VII semester ganjil SMP Negeri 2 Boawae 2) Untuk mengetahui kelayakan bahan ajar membaca notasi angka pada pembelajaran bernyanyi unisono bagi siswa kelas VII semester ganjil SMP Negeri 2 Boawae. Penelitian ini menggunakan model pengembangan ADDIE. Model ini terdiri atas lima langkah, yaitu: (1) analyze, (2) design, (3) development, (4) implementation, dan (5) evaluation. Hasil penelitian pengembangan bahan ajar berupa modul. Berdasarkan hasil uji coba ahli dan peserta didik sebagai pengguna produk adalah sebagai berikut. Ahli materi 92 %, ahli bahasa indonesia 96 %, ahli desain 95 %, ahli media 96 % sehingga produk bahan ajar modul tersebut mencapai kriteria sangat valid dan layak untuk digunakan. Sedangkan hasil uji coba peserta didik sebagai calon pengguna produk mendapatkan perolehan nilai 88 % dengan kriteria sangat valid sehingga modul tersebut layak untuk digunakan oleh peserta didik.
PENGGUNAAN METODE DRILL UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERMAIN ALAT MUSIK GONG GENDANG ETNIS NAGEKEO SEBAGAI IRINGAN TARIAN TEA EKU BAGI SISWA KELAS VIII SMPS ST. PETRUS KOLILEWA KECAMATAN MAUPONGGO KABUPATEN NAGEKEO Tangi, Marsianus Aristo; Dopo, Florentianus; Samino, Sena Radya Iswara
Jurnal Citra Pendidikan Vol. 4 No. 2 (2024): Jurnal Citra Pendidikan
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jcp.v4i2.2844

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penggunaan metode drill dalam meningkatkan kemampuan bermain alat musik gong gendang etnis Nagekeo sebagai iringan tarian tea eku bagi Siswa kelas VIII SMPS St. Petrus Kolilewa Kecamatan Mauponggo Kabupaten Nagekeo. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif, dengan teknik pengumpulan datannya yakni observasi,tes dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan ada dua langkah yaitu: mereduksi data dan menyajikan data. Dari hasil pretest sebelum menggunakan metode drill, menunjukan hasil siswa yaitu 25,4. Setelah menggunakan metode drill hasilnya meningkat menjadi 49,7. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penggunaan metode drill dapat meningkatkan kemampuan siswa dalam memainkan alat musik gong gendang etnis Nagekeo.
ANALISIS KEMAMPUAN LITERASI DARI HASIL PELAKSANAAN AKM PADA SISWA KELAS V SDK WOLOMELI Nay, Cesarius; Dopo, Florentianus
Jurnal Citra Magang dan Persekolahan Vol. 2 No. 1 (2024): Jurnal Citra Magang dan Persekolahan
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jcmp.v2i1.2538

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melakukan analisis terhadap hasil Asesmen Kompetensi Minimum (AKM), khususnya dalam kemampuan literasi. Penelitian ini dilakukan di SDK Wolomeli dan menggunakan pendekatan metode kualitatif deskriptif. Subjek penelitian terdiri dari 15 siswa kelas lima. Data dikumpulkan melalui pelaksanaan pretes, yang terdiri dari 20 butir soal yang terdiri dari beberapa bentuk yang dikerjakan dalam waktu 90 menit. Soal-soal tersebut diperoleh dari program Kampus Mengajar 5. Hasil analisis AKM untuk kemampuan literasi menunjukkan rata-rata skor siswa pada pre test adalah 35%. Penjelasan skor ini didasarkan pada 20 indikator yang dinilai. Skor tertinggi terlihat pada indikator nomor 1, 9, dan 19. Berdasarkan analisis penskroran tersebut, hasilnya berada dalam kategori rendah, dengan skor rata-rata sekitar 35%. Kesimpulannya, kemampuan siswa dalam AKM lterasi di SDK Wolomeli dapat dikategorikan sebagai rendah. Oleh karena itu, perlu adanya upaya perbaikan dalam meningkatkan kemampuan siswa, yang harus didukung oleh lembaga pendidikan itu sendiri.
PENGEMBANGAN EKONOMI MASYARAKAT MELALUI PEMBUATAN JAMU TERNAK DI DESA SELALEJO Meka, Marsianus; Dopo, Florentianus; Kabe, Kristoforus Lina; Ngao, Maria Inosensia; Naru, Gisela; Ndange, Sisilia
Jurnal Citra Kuliah Kerja Nyata Vol. 1 No. 1 (2023): Jurnal Citra Kuliah Kerja Nyata
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jckkn.v1i1.2170

Abstract

Kegiatan pengabdian terhadap masyarakat dilatarbelakangi permasalahan wabah penyakit yang menyerang hewan ternak dan unggas yang terjadi di desa Selalejo pada musim pancaroba. Perubahan musim ini berdampak pada kesehatan ternak dan unggas. Meskipun banyak usaha dilakukan untuk mengatasinya, akan tetapi belum ada hasil yang maksimal. Oleh karena itu, ditawarkan solusi berupa pengolahan jamu ternak dan unggas yang dapat membantu masyarakat mengatasi masalah wabah yang menyerang ternak dan unggas. Pembuatan jamu ternak ini bertujuan untuk meningkatkan perekonomian masyarakat yang diolah dari bahan-bahan alam. Manfaat dari jamu ini antara lain (1) meningkatkan daya tahan tubuh unggas dari serangan penyakit hewan (Newcastle Desease), (2) menambah nafsu makan, (3) menghilangkan bau kotoran, (4). meningkatkan sistem pencernaan. Sasaran dalam pembuatan jamu ternak ini adalah kelompok dasawisma yang ada di desa Selalejo yang dibimbing langsung oleh peserta KKN STKIP Citra Bakti. Metode yang digunakan dalam pembuatan jamu ternak adalah metode observasi dan wawancara, penyuluhan dan pendampingan pembuatan jamu. Hasil kegiatan pengabdian ini memberikan dampak yang positif dan terbukti adanya perubahan kesehatan hewan ternak dan unggas.
Co-Authors Agho, Maria Clarista Agustinus Irwanto Siwe Alpius Ras Anu, Maria Kalista Anyeline Skolastika Pada Avelina Woi Bate Dopo, Ferdianandus Bate Dopo, Ferdinandus Bhara, Maria Aneti Konstantina Bili, Kristina Yasintha Ngodhu Bue, Maria Ermelinda Ceme, Rosalinda DEDY SETYAWAN Dedy Setyawan Deghe, Marianus Demu Watu, Yustus Dhone, Yosefina Doa, Irmina Dopo, Ferdinandus Bate Dua Dhiu, Konstantinus Dua, Maria Salome Egidius Milo Elisabeth Tantiana Ngura Engi, Emiliana Falnita, Antonia Ferdianandus Bate Dopo Ferdinandus Bate Dopo Fikri, Kanzul Fransiskus Xaverius Dolo Fransiskus Xaverius Pala Gisela Naru Gu, Maria Rosario Beo Hendrikus Balzana Koba Irmina Doa Iswara Samino, Sena Radya Kabe, Kristoforus Lina Kaka, Apliana Ambu Kanzul Fikri Koba, Hendrikus Balzana Konstantinus Dua Dhiu Konstantinus Dua Dhiu, Konstantinus Dua Kristoforus Lina Kabe Kua, Maria Yuliana Lado, Wilfridus Lembu, Susana Lingge, Yohanes Baptisa Loya, Marianus Anggelician Maria Carmelita Tali Wangge Maria Clarista Agho Maria Editha Bela Maria Ermelinda Bue Maria Inosensia Ngao Maria Rosario Beo Gu Maria Salome Dua Maria Yasintha Moghu Marianus Deghe Marsianus Meka Meka, Marsianus Milo, Egidius Moghu, Maria Yasintha Moi, Flaviana Yunita Muga, Wilfridus Naru, Deyflora Meo Naru, Gisela Nay, Cesarius Ndange, Sisilia Nenu, 2Maria Adelina Woga Ngao, Maria Inosensia Nono, Ferdinand Nurwijayanti Pada, Anyeline Skolastika Pala, Fransiskus Xaverius Pelipus Wungo Kaka Prisko Yanuarius Djawaria Pare Rada, Maria Anna Ghena Raden Mohamad Herdian Bhakti Ras, Alpius Redemptus Seso Mau Rewo, Josep Marsianus Rosalinda Ceme Samin Samin Samino, Sena Radya Iswara Sena Radia Iswara Samino Sena Radya Iswara Samino Sena Radya Iswara Wara Seso Mau, Redemptus Sisilia Ndange Siwe, Agustinus Irwanto Susana Lembu Tangi, Marsianus Aristo Ugha, Firgilius Wara, Sena Radya Iswara Wea*, Dorotea Emirensiana Wea, Dorotea Emirensiana Wena, Hendrika Wilfridus Muga Woi, Avelina Yohanes Baptisa Lingge Yohanes Vianey Sayangan Yohanes Vianney Sayangan Yosefina Dhone Yudi Sukmayadi Yustus Demu Watu