Claim Missing Document
Check
Articles

ANALISIS MINAT SISWA TERHADAP LAGU DAERAH BAJAWA NGADA PADA SISWA KELAS VIII DI SMP CITRA BAKTI Maria Rosario Beo Gu; Florentianus Dopo; Sena Radya Iswara Wara
Jurnal Citra Pendidikan Vol 2 No 1 (2022)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (616.72 KB) | DOI: 10.38048/jcp.v2i1.389

Abstract

Abstrak Agho, Maria Clarista (2021), Penyajian Musik Ndoto dan Fungsinya dalam Upacara Bhei Uwi pada Ritual Ngagha mere di Kampung Wajo Kecamatan Keo Tengah Kabupaten Nagekeo. Skripsi, Program Studi Pendidikan Musik CITRA BAKTI. Artikel ini sudah disetujui dan diperiksa oleh Pembimbing I : Florentianus Dopo, S.S., MPd dan pembimbing II : Kanzul Fikri, M.Pd. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan Penyajian Musik Ndoto dan Fungsinya dalam Upacara Bhei Uwi Pada Ritual Ngagha mere di Kampung Wajo Kecamatan Keo Tengah Kabupaten Nagekeo. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara dan dokumentasi. Subjek dalam penelitian ini, ketua adat, kepala desa Wajo, dan masyarakat setempat. Analisis data menggunakan model interaktif Milles dan Huberman dengan komponen-komponennya, yaitu: pengumpuilan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian mengenai penyajian musik Ndoto dalam ritual Ngagha mere terdapat beberapa sub diantaranya: 1) Tahapan ritual Ngagha mere, 2) tahap bhei uwi, 3) unsur-unsur musik yang terdapat pada musik Ndoto pada tahap bhei uwi, 3) proses penyajian musik Ndoto, 4) jumlah penyaji musik Ndoto, 5) bentuk penyajian musik Ndoto, 6) bentuk penyajian musik Ndoto, 7) tata panggung dalam penyajian musik Ndoto, 8) formasi penyajian musik Ndoto, 9) durasi penyajian musik Ndoto. Hasil penelitian mengenai fungsi musik Ndoto terdiri dari 1) fungsi ritual, 2) senagai sarana komunikasi, 3) fungsi hiburan.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN SOLFEGGIO PADA MATERI MEMAHAMI TEKNIK DAN GAYA BERNYANYI LAGU DAERAH KELAS VIII SMP CITRA BAKTI KECAMATAN GOLEWA KABUPATEN NGADA Yohanes Baptisa Lingge; Ferdinandus Bate Dopo; Florentianus Dopo
Jurnal Citra Pendidikan Vol 2 No 1 (2022)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (690.786 KB) | DOI: 10.38048/jcp.v2i1.403

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah menghasilkan media pembelajaran seni musik berbasis multimedia interaktif, dengan materi solfeggio dalam usaha meningkatkan kemampuan memahami teknik dan gaya bernyanyi lagu daerah, pada peserta didik SMP Citra Bakti Malanuza. Penelitian ini merupakan Jenis penelitian perancangan dan penelitian pengembangan (design & development research), dengan menggunakan model yang dikembangkan oleh Alessi and Trollip. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa, hasil tes multimedia interaktif solfeggio antara lain; uji kelayakan materi pembelajaran oleh ahli materi memperoleh hasil 81, 3% dengan kriteria “Valid”, komentar dari ahli yakni sudah dapat digunakan dengan memperhatikan saran dan masukan. Penelitian dari ahli media memperoleh hasil 89, 3% dengan kriteria “Sangat valid”, komentar dari ahli yakni sudah dapat digunakan dengan memperhatikan saran dan masukan. Uji kelayakan oleh ahli desain memperoleh hasil 82,5% dengan kriteria “sangat Valid”, dengan komentar dari ahli yakni sudah dapat digunakan dengan memperhatikan saran dan masukan. Hasil penelitian uji coba perorangan memperoleh 80% dengan kriteria “valid”. Uji coba lapangan skala kecil memperoleh hasil 75% dengan kategori “valid”. Berdasarkan hasil uji kelayakan tersebut, menunjukan bahwa multimedia pembelajaran interaktif solfeggio dinyatakan layak digunakan sebagai media pembelajaran untuk, meningkatkan kemampuan memahami teknik dan gaya bernyanyi lagu daerah.
KAJIAN ORGANOLOGI ALAT MUSIK GAA LI DI SANGGAR MURI MASA KECAMATAN AIMERE KABUPATEN NGADA Fransiskus Xaverius Pala; Sena Radya Iswara Samino; Florentianus Dopo
Jurnal Citra Pendidikan Vol 2 No 2 (2022)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (889.11 KB) | DOI: 10.38048/jcp.v2i2.411

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menemukan data yang jelas, akurat dan faktual mengenai latar belakang terciptanya alat musik Gaa Li di Sanggar Muri Masa Kecamatan Aimere Kabupaten Ngada. Penelitian ini juga bertujuan untuk memberikan informasi seputar ukuran, alat dan bahan yang digunakan, serta proses atau tahapan dalam pembuatannya. Karena alat musik Gaa Li ini belum banyak diketahui oleh masyarakat. Penelitian ini bersifat deskriptif yaitu medeskripsikan mengenai latar belakang terciptanya alat musik Gaa Li diantaranya mengenai sejarah dari alat musik Gaa Li, lokasi penelitian, alat-alat serta bahan yang diperlukan dalam membuat alat musik Gaa Li, proses pengolahan bahan serta proses perakitan hingga proses terahir atau finishing. Metode yang dilakukan dalam penelitian ini adalah metode observasi, metode wawancara, metode dokumentasi dalam hal ini melibatkan Bapak Klemens Wewe sebagai narasumber utama dalam penelitian ini. Hasil penelitian menunjukan Alat musik ini dibuat menyerupai alat musik kolintang, hanya yang menjdi perbedaannya adalah alat musik kulintang terbuat dari kayu dan mempunyai ruang resonansi yang cukup besar dan panjang dan mempunyai nada dengan oktaf yang lebih banyak. Sedangkan alat musik Gaa Li memiliki enam bentuk fisik yang sama namun memiliki ukuran dan karakter bunyi yang berbeda ketika dimainkan. Semua nada yang dihasilkan dalam ke enam Gaa Li dalam tonalitas do=F, karena lagu-lagu daerah yang ada di Kabupaten Ngada kebanyakan menggunakan tonalitas do= F. Ide pembuatan alat musik ini muncul pada tahun 2010 dan mulai diperkenalkan pada tahun 2012. Bahan utama pembuatan alat musik ini adalah bheto (bambu petung) yang tersebar cukup banyak di wilayah Kabupaten Ngada. Walaupun dikatakan baru, alat musik Gaa Li ini sudah sering digunakan dalam acara-acara kepemerintahan dan acara-acara kesenian lainnya yang ada di kabupaten Ngada. Tercatat sudah 23 melakukan pertunjukan di Daerah Kabupaten Ngada dan Kabupaten Nagekeo.
KAJIAN ORGANOLOGI DAN TEKNIK MEMAINKAN ALAT MUSIK TRADISIONAL FOI DOA DI SANGGAR PERSADAM KECAMATAN GOLEWA KABUPATEN NGADA Agustinus Irwanto Siwe; Florentianus Dopo; Ferdinandus Bate Dopo
Jurnal Citra Pendidikan Vol 2 No 2 (2022)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (866.523 KB) | DOI: 10.38048/jcp.v2i2.571

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menemukan data yang jelas, akurat dan faktual mengenai Kajian organologi dan teknik memainkan alat musik Foi Doa di Sanggar PERSADAM di Desa Malanuza, Kecamatan Golewa Kabupaten Ngada. Penelitian ini juga bertujuan untuk memberikan informasi terkait, bahan dasar alat musik tradisional Foi Doa, bentuk atau ukuran alat musik tradisional Foi Doa, bagian-bagian alat musik tradisional Foi Doa, produksi bunyi nada dari alat musik tradisional Foi Doa dan proses pembuatan alat musik Foi Doa serta teknik memainkan alat musik tradisonal Foi Doa. Alat musik Foi Doa ini belum banyak diketahui oleh masyarakat maka penelitian ini bertujuan menggali sumber berita yang sebanyak-banyaknya sesuai dengan patokan teori musik yang ada. Secara jelas ditekankan bahawa penelitian ini bersifat deskriptif yaitu medeskripsikan mengenai tentang organologi dan teknik memainkan alat musik Foi Doa. Metode yang dilakukan dalam penelitian ini adalah metode observasi, metode wawancara, dan metode dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan Alat musik ini dibuat berbeda dengan suling bambu pada umumnya.Karena terdiri dari dua suling dengan nada yang sama dan satu lubang penghantar udara. Namun berada dalam satu kesatuan yang utuh. Bahan utama pembuatan alat musik ini adalah bambu tamiang atau bambu wuluh yang tersebar cukup banyak di wilayah Kabupaten Ngada. Walaupun dikatakan sederhana , alat musik Foi Doa ini sangat bervariatif dari cara yang dimainkannya dalam mengiringi sebuah lagu. Hal itu di karenakan Foi Doa dalam permainanya memiliki dua peran, yakni permaian dengan menggunakan nada-nada tunggal dan nada-nada ganda. Sangat penting adalah bagaimana peran dari pemain Foi Doa tersebut mengkolaborasikan sitem nada yang ada dalam Foi Doa dengan mempertimbangan aspek fungsi tersebut. Alat musik tradisonal Foi Doa ini sudah sering digunakan dalam acara-acara kepemerintahan dan acara-acara kesenian lainnya yang ada di kabupaten Ngada serta dalam kegiatan keagaaman
ORGANOLOGI DAN PENYAJIAN MUSIK GO LABA DALAM RITUAL KA BUKU DI KAMPUNG MULAKOLI KECAMATAN BOAWAE KABUPATEN NAGEKEO Irmina Doa; Florentianus Dopo; Ferdinandus Bate Dopo
Jurnal Citra Pendidikan Vol 2 No 2 (2022)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (562.629 KB) | DOI: 10.38048/jcp.v2i2.598

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tentang organologi dan penyajian alat musik go laba dalam ritual ka buku dikampung Mulakoli Kecamatan Boawae Kabupaten Nagekeo. Dalam penelitian ini terdapat 2 fokus penelitian yaitu yang Organologidan penyajian alat musik go laba. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini yaitu pendekatan kualitatif deskriptif. Pengumpulan data yang diperoleh dalam penelitian ini yaitu melalui dokumentasi (rekam, foto) dan wawancara. Instrumen penelitian ini berupa pedoman wawancara dan pedoman dokumentasi berupa foto-foto kegiatan. Metode analisis data menggunakan model Interaktif Miles dan Huberman dengan beberapa teknik antara lain : reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan bahwa dalam pembuatan alat musik go laba membutuhkan beberapa bahan dan juga peralatan yang digunakan. Bahan dasar yang digunakan dalam pembuatan go adalah: besi plat, serta peralatan yang digunakan adalah: hamer dan palu. Sedangkan dalam pembutan laba bahan dasar yang digunakan yaitu: pohon enau/pohon moke, kulit hewan (sapi), rotan, dan bambu petung dan peralatan yang digunakan adalah: parang, meter, dan alat ukur. Penyajian alat musik go laba terdiri atas beberapa tahap yakni: urutan penyajian, tata panggung, tata busana dan formasi pemain dalam permainan alat musik go laba.
PENANAMAN POHON DAN PEMBERSIHAN DAERAH ALIRAN SUNGAI MATAWAE DI KELURAHAN MATALOKO SEBAGAI WUJUD CINTA LINGKUNGAN Prisko Yanuarius Djawaria Pare; Maria Editha Bela; Florentianus Dopo; Maria Carmelita Tali Wangge; Ferdinandus Bate Dopo; Yohanes Vianney Sayangan; Pelipus Wungo Kaka
Jurnal Abdimas Ilmiah Citra Bakti Vol 4 No 1 (2023)
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jailcb.v4i1.971

Abstract

Perguruan Tinggi harus mempersiapkan mahasiswa untuk berkontribusi secara professional dalam kehidupan masyarakat. Salah satu kontribusi dimaksud adalah bentuk aksi nyata yang terwujud dalam kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat. Kegiatan ini diberi nama Penanaman Pohon Dan Pembersihan Daerah Aliran Sungai Matawae Di Kelurahan Mataloko Sebagai Wujud Cinta Lingkungan Oleh Dosen Dan Mahasiswa STKIP Citra Bakti merupakan kerjasama yang telah terjadi antara lembaga Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Citra Bakti dengan Pemerintah Kelurahan Mataloko dalam bidang peningkatan Tridharma Perguruan Tinggi. Kegiatan ini dilaksanakan oleh beberapa orang dosen dari program studi pendidikan IPA, program studi pendidikan Matematika, Pendidikan Musik, mahasiswa yang tergabung dalam Unit Kegiatan Mahasiswa Pencinta Alam dan warga masyarakat Kelurahan Mataloko. Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh permasalahan banyaknya sampah yang berserakan di sepanjang daerah aliran sungai Matawae dan keprihatinan masa depan sumber mata air yang hanya ditampung oleh satu pohon beringin. Permasalahan di atas menggugah gairah dari dosen dan mahasiswa STKIP Citra Bakti untuk melakukan aksi kerja nyata penanaman pohon trambesi dan pembersihan daerah aliran Sungai Matawae. Metode lain yang digunakan adalah dengan jalan memilih dan memungut sampah yang telah diangkut dari daerah aliran sungai untuk di pilah sampah-sampah yang masih memiliki daya guna untuk di kelola secara baik menjadi bahan daur ulang Tujuan dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah memperbaiki kondisi ekologis di sepanjang daerah aliran sungai dari sampah yang bertumpuk, menambah jumlah pohon perindang dengan kadar penyimpanan air yang tinggi, mencegah banjir, dan melestarikan ekosistem di sungai matawae kelurahan mataloko.
KAJIAN FUNGSI DAN BENTUK PENYAJIAN NYANYIAN NARO DALAM RITUAL ADAT REBA MASYARAKAT RADABATA KECAMATAN GOLEWA Hendrikus Balzana Koba; Kanzul Fikri; Florentianus Dopo
Jurnal Citra Pendidikan Vol 3 No 2 (2023)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jcp.v3i2.1020

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan Fungsi dan Bentuk Penyajian Nyanyian Naro Dalam Ritual Adat Reba Masyarakat Radabata Kecamatan Golewa Kabupaten Ngada. Penelitian ini berlokasi di Desa Radabata, dengan menggunakan metode kualitatif deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara dan dokumen (studi dokumen). Subjek dalam penelitian ini adalah tokoh adat dan masyarakat yang dianggap memiliki pengetahuan tetang objek yang diteliti. Analisis data menggunakan model interaktif Milles dan Huberman dengan komponen-komponennya, yaitu: pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Berdasarka hasil penelitian mengenai Kajian Fungsi Dan Bentuk Penyajian Nyanyian Naro Dalam Ritual Adat Reba Masyarakat Radabata Kecamatan Golewa Kabupaten Ngada terdapat beberapa sub diantaranya: 1) fungsi nyanyian Naro diantaranya; sebagai pengisi ritual, sebagai sarana hiburan, sebagai sarana komunikasi, sebagai pengiring tari, 2) bentuk penyajian nyanyian naro dilakukan melalui 3 tahap yaitu tahap persiapan, tahap penyajian dan tahap akhir/penutup
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN “AKOR DASAR GITAR” BERBASIS MEDIA AUDIO VISUAL PADA KELAS XI BAHASA SMA NEGERI 1 MAUPONGGO KECAMATAN MAUPONGGO KABUPATEN NAGEKEO. Redemptus Seso Mau; Florentianus Dopo; Ferdinandus Bate Dopo
Jurnal Citra Pendidikan Vol 3 No 2 (2023)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jcp.v3i2.1035

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan media pembelajaran seni music berbasis media audio visual interaktif, pada materi memainkan alat musik barat (akor dasar gitar) pada peserta didik kelas XI Bahasa SMA Negeri 1 Mauponggo Kecamatan Mauponggo Kabupaten Nagekeo. Penelitian ini merupakan jenis penelitian pengembangan (design & development research), dengan memakai model yang dikembangkan oleh Alessi and Trollip. Dalam pengembangan ini terdapat tiga proses dalam model pengembangan yakni planning, design, dan development. Metode yang digunakan peneliti dalam mengumpulkan data yakni angket, wawancara dan dokumentasi. Hasil pengembangan media pembelajaran berbasis media audio visual berdasarkan hasil uji coba alpha dan uji beta. Uji coba alpha yang terdiri dari uji ahli materi mendapatkan nilai 81,3% dengan kriteria valid, kemudian uji coba ahli media mendapatkan nilai 92% dengan kriteria sangat valid dan uji coba ahli desain mendapatkan nilai 97,14% dengan kriteria sangat valid. Kemudian dilanjutkan dengan uji beta yang terdiri dari uji perorangan mendapatkan nilai 73,3% dan uji coba kelompok kecil mendapatkan nilai 75%. Berdasarkan hasil uji coba dapat disimpulkan media pembelajaran audio visual layak untuk digunakan.
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR ANSAMBEL PIANIKA BERBASIS SIGHT READING NOTASI BALOK KELAS VIII SMPS ST. AGUSTINUS LANGA Maria Ermelinda Bue; Florentianus Dopo; Ferdinandus Bate Dopo
Jurnal Citra Pendidikan Vol 3 No 2 (2023)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jcp.v3i2.1046

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh minimnya bahan ajar yang memepelajari tentang notasi balok pada pembelajaran ansambel dan peserta didik yang tidak memahami notasi balok. Berdasarkan hal tersebut penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan prodak bahan ajar berupa modul ansambel pianika berbasis sight reading notasi balok dengan menguji kevalidan dan pengembangan ini menggunakan model ADDIE. Tahapan dalam penelitian ini meliputi Analyze (analisis), Design (desain), Development (pengembangan) dan Evaluation (evaluasi). Hasil penelitian berdasarkan penilaian validator ahli materi 89%, ahli bahasa Indonesia 94%,ahli desain pembelajaran90%,dan ahli media 89% sehingga produk bahan ajar modul tersebut mencapai criteria sangat valid dan layak untuk di gunakan. Sedangkan hasil uji coba kepeserta didik sebagai calon pengguna produk mendapatkan nilai 89% dengan criteria sangat valid sehingga modul tersebut layak untuk digunakan oleh peserta didik.
PENGEMBANGAN MULTIMEDIA TEKNIK VOCALIZING DALAM KEGIATAN EKSTRAKURIKULER PADUAN SUARA SMA ST. FRANSISKUS XAVERIUS BOAWAE Anyeline Skolastika Pada; Florentianus dopo; Kanzul Fikri
Jurnal Citra Pendidikan Vol 3 No 2 (2023)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jcp.v3i2.1076

Abstract

Tujuan dari penelitian ini yaitu menghasilkan media yang mempelajari tentang teknik vocalizing dalam kegiatan ekstrakurikuler paduan suara SMA St. Fransiskus Xaverius Boawae yang dapat digunakan secara terus menerus sebelum bernyanyi. Jenis penelitian ini merupakan penelitian dan pengembangan ( Research and Development), dengan model yang dikembangkan oleh Alessi & Trollip, yaitu planning, design dan development. Untuk mengetahui tingkat kelayakan, media ini telah diuji melalui 2 tahap uji kevalidan yaitu uji alpha dan uji beta. Oleh ahli isi/konten, ahli media, ahli desain dan uji beta pada peserta paduan suara SMA St. Fransiskus Xaverius Boawae.Hasil penelitian ini menunjukan bahwa, hasil tes multimedia teknik Vocalizing antara lain: Uji kelayakan isi / konten memperoleh hasil 100%, dengan kriteria “ sangat viled”, sudah dapat digunakan dengan memperhatikan saran dan masukan. Uji kelayakan desain memperoleh hasil 90 % , dengan kriteria “ sangat viled” sudah dapat digunakan dengan memperhatikan saran dan masukan. Uji kelayakan media memperoleh hasil 97 %, dengan kriteria “ sangat viled” sudah dapat digunakan dengan memperhatikan saran dan masukan.
Co-Authors Agho, Maria Clarista Agustinus Irwanto Siwe Alpius Ras Anu, Maria Kalista Anyeline Skolastika Pada Avelina Woi Bate Dopo, Ferdianandus Bate Dopo, Ferdinandus Bhara, Maria Aneti Konstantina Bili, Kristina Yasintha Ngodhu Bue, Maria Ermelinda Ceme, Rosalinda DEDY SETYAWAN Dedy Setyawan Deghe, Marianus Demu Watu, Yustus Dhone, Yosefina Doa, Irmina Dopo, Ferdinandus Bate Dua Dhiu, Konstantinus Dua, Maria Salome Egidius Milo Elisabeth Tantiana Ngura Engi, Emiliana Falnita, Antonia Ferdianandus Bate Dopo Ferdinandus Bate Dopo Fikri, Kanzul Fransiskus Xaverius Dolo Fransiskus Xaverius Pala Gisela Naru Gu, Maria Rosario Beo Hendrikus Balzana Koba Irmina Doa Iswara Samino, Sena Radya Kabe, Kristoforus Lina Kaka, Apliana Ambu Kanzul Fikri Koba, Hendrikus Balzana Konstantinus Dua Dhiu Konstantinus Dua Dhiu, Konstantinus Dua Kristoforus Lina Kabe Kua, Maria Yuliana Lado, Wilfridus Lembu, Susana Lingge, Yohanes Baptisa Loya, Marianus Anggelician Maria Carmelita Tali Wangge Maria Clarista Agho Maria Editha Bela Maria Ermelinda Bue Maria Inosensia Ngao Maria Rosario Beo Gu Maria Salome Dua Maria Yasintha Moghu Marianus Deghe Marsianus Meka Meka, Marsianus Milo, Egidius Moghu, Maria Yasintha Moi, Flaviana Yunita Muga, Wilfridus Naru, Deyflora Meo Naru, Gisela Nay, Cesarius Ndange, Sisilia Nenu, 2Maria Adelina Woga Ngao, Maria Inosensia Nono, Ferdinand Nurwijayanti Pada, Anyeline Skolastika Pala, Fransiskus Xaverius Pelipus Wungo Kaka Prisko Yanuarius Djawaria Pare Rada, Maria Anna Ghena Raden Mohamad Herdian Bhakti Ras, Alpius Redemptus Seso Mau Rewo, Josep Marsianus Rosalinda Ceme Samin Samin Samino, Sena Radya Iswara Sena Radia Iswara Samino Sena Radya Iswara Samino Sena Radya Iswara Wara Seso Mau, Redemptus Sisilia Ndange Siwe, Agustinus Irwanto Susana Lembu Tangi, Marsianus Aristo Ugha, Firgilius Wara, Sena Radya Iswara Wea*, Dorotea Emirensiana Wea, Dorotea Emirensiana Wena, Hendrika Wilfridus Muga Woi, Avelina Yohanes Baptisa Lingge Yohanes Vianey Sayangan Yohanes Vianney Sayangan Yosefina Dhone Yudi Sukmayadi Yustus Demu Watu