p-Index From 2021 - 2026
8.194
P-Index
This Author published in this journals
All Journal International Journal of Public Health Science (IJPHS) International Journal of Advances in Applied Sciences Jurnal Kesehatan Lingkungan indonesia Media Kesehatan Masyarakat Indonesia Jurnal Vektor Penyakit ASPIRATOR Jurnal Kesehatan Lingkungan JURNAL KESEHATAN LINGKUNGAN (Journal of Environmental Health) Buletin Keslingmas JURNAL KESEHATAN LINGKUNGAN: Jurnal dan Aplikasi Teknik Kesehatan Lingkungan Jurnal Penelitian Kesehatan Suara Forikes Health Notions Jurnal Penelitian Pendidikan IPA (JPPIPA) Window of Health : Jurnal Kesehatan Jurnal Kreativitas PKM Jurnal Kesehatan JPP Jurnal Kesehatan Poltekkes Palembang GEMA KESEHATAN LINGKUNGAN Jurnal Kesehatan Terpadu (Integrated Health Journal) Jurnal Ilmiah Tatengkorang BALABA (JURNAL LITBANG PENGENDALIAN PENYAKIT BERSUMBER BINATANG BANJARNEGARA) Indian Journal of Forensic Medicine & Toxicology Lumbung Inovasi: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat AloHA International Journal of Health Advancement (AIJHA) Ruwa Jurai: Jurnal Kesehatan Lingkungan International Journal of Advanced Health Science and Technology SRIWIJAYA JOURNAL OF ENVIRONMENT Envirotek : Jurnal Ilmiah Teknik Lingkungan Jurnal Higiene Sanitasi Gema Lingkungan Kesehatan Sulolipu: Media Komunikasi Sivitas Akademika dan Masyarakat Jurnal Pengabdian Kesehatan Beguai Jejama Jurnal Keperawatan Profesional Public Health Research Development Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service) ASPIRATOR - Journal of Vector-Borne Diseases Studies Kesmas: Jurnal Kesehatan Masyarakat Nasional (National Public Health Journal)
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search
Journal : Jurnal Kesehatan

Hubungan Sarana Sanitasi Dasar dengan Kejadian Stunting di Puseksmas Loceret, Nganjuk Eka Alicia Fibrianti; Imam Thohari; Marlik Marlik
Jurnal Kesehatan Vol 14 No 2 (2021): Jurnal Kesehatan
Publisher : UPPM Poltekkes Kemenkes Ternate

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32763/juke.v14i2.339

Abstract

Latar Belakang: Stunting merupakan masalah gizi kronik yang mengakibatkan gagal tumbuh pada anak. Salah satu faktor utama penyebab kejadian stunting adalah sarana sanitasi dasar yang dapat mempengaruhi asupan gizi pada anak karena asupan gizi harus didukung dengan dengan hygiene sanitasi dan kondisi lingkungan yang memadai. Tujuan : penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan sanitasi dasar dengan kejadian stunting diwilayah kerja Puskesmas Loceret Kabupaten Nganjuk. Metode: Metode yang digunakan bersifat observasional dengan pendekatan analitik dan desaincase control. Sampel penelitian adalah balita di Puskesmas Loceret berjumlah 98 sampel. Observasi sarana sanitasi dasar rumah dilakukan dengan menggunakan instrumen dan dianalisis menggunakan uji chi-square. Hasil : Hasil penelitian dari 98 sampel diteliti bahwa71,4% sarana penyediaan air bersih, 48% sarana jamban, 15,3% sarana pengelolaan air limbah, 30,6% sarana pengelolaan sampah, 29,6% sarana pengelolaan makanan dan 42,9% sarana sanitasi dasar adalahmemenuhi syarat.Berdasarkan uji statistik,didapatkan hasil bahwa sarana penyediaan air bersih (p=0,180) dan sarana pengelolaan air limbah tidak signifikan (p=0,161). Sarana jamban (p=0,026), sarana pengelolaan sampah (p=0,028), sarana pengelolaan makanan (p=0,000) dan sarana sanitasi dasar signifikan (p=0,001). Kesimpulan :Hasil uji statistik menunjukkan bahwaada hubungan sarana sanitasi dasardengan kejadian stunting.
Personal Hygiene, Sanitasi Lingkungan Dan Keberadaan Bakteri E.Coli Pada Air Rendaman Tahu Lidya Nurdiyati Sri Winarie; Narwati Narwati; Rachmaniyah Rachmaniyah; Marlik Marlik; Ernita Sari
Jurnal Kesehatan Vol. 16 No. 2 (2023): Jurnal Kesehatan
Publisher : UPPM Poltekkes Kemenkes Ternate

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32763/3q8ayb63

Abstract

Latar Belakang: Kampung Tahu Tinalan Kota Kediri merupakan sentral industri tahu yang dalam penerapan personal hygiene ditemukan penjamah yang merokok dan penjamah tidak menggunakan alat pelindung diri yang lengkap seperti penutup kepala, sarung tangan serta pakaian kerja. Sanitasi lingkungan Industri Rumah Tangga Pangan (IRTP) dengan kondisi kotor, tak terawat, berdebu, tidak difasilitasi sarana cuci tangan dan suplai air yang digunakan adalah sumur bor dengan jarak < 10 meter dari septic tank dan kedalaman sumur < 5 meter. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui personal hygiene, sanitasi lingkungan dan keberadaan bakteri E.coli pada air rendaman tahu di Kampung Tahu Tinalan Kota Kediri. Metode: : Jenis penelitian ini adalah penelitian observasional dengan desain penelitian deskriptif. Hasil: Hasil penelitian menunjukan personal hygiene penjamah seluruhnya sebanyak 12 penjamah (100,0%) adalah baik, sanitasi lingkungan sebagian besar sebanyak 8 sampel (66,7%) adalah kurang baik dan keberadaan bakteri Escherichia coli pada air rendaman tahu sebanyak 8 sampel (66,7%) adalah tidak memenuhi syarat. Kesimpulan: Personal hygiene penjamah dan sanitasi lingkungan IRTP berpotensi menyebabkan keberadaan bakteri E.coli pada air rendaman tahu yang dapat mempengaruhi keamanan pangan pada produk tahu yang dihasilkan sehingga berpotensi mengakibatkan foodborne disease bagi yang mengkonsumsinya.
Hubungan Sarana Sanitasi Dasar dengan Kejadian Stunting di Puseksmas Loceret, Nganjuk Eka Alicia Fibrianti; Imam Thohari; Marlik Marlik
Jurnal Kesehatan Vol. 14 No. 2 (2021): Jurnal Kesehatan
Publisher : UPPM Poltekkes Kemenkes Ternate

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32763/c1jdm202

Abstract

Latar Belakang: Stunting merupakan masalah gizi kronik yang mengakibatkan gagal tumbuh pada anak. Salah satu faktor utama penyebab kejadian stunting adalah sarana sanitasi dasar yang dapat mempengaruhi asupan gizi pada anak karena asupan gizi harus didukung dengan dengan hygiene sanitasi dan kondisi lingkungan yang memadai. Tujuan : penelitian ini bertujuan untuk mengetahuihubungan sanitasi dasar dengan kejadian stunting diwilayah kerja Puskesmas Loceret Kabupaten Nganjuk. Metode: Metode yang digunakan bersifat observasional dengan pendekatan analitik dandesaincase control. Sampel penelitian adalah balita di Puskesmas Loceret berjumlah 98 sampel. Observasi sarana sanitasi dasar rumah dilakukan dengan menggunakan instrumen dan dianalisismenggunakan uji chi-square. Hasil : Hasil penelitian dari 98 sampel diteliti bahwa71,4% sarana penyediaan air bersih, 48% sarana jamban, 15,3% sarana pengelolaan air limbah, 30,6% sarana pengelolaan sampah, 29,6% sarana pengelolaan makanan dan 42,9% sarana sanitasi dasar adalahmemenuhi syarat.Berdasarkan uji statistik,didapatkan hasil bahwa sarana penyediaan air bersih (p=0,180) dan sarana pengelolaan air limbah tidak signifikan (p=0,161). Sarana jamban (p=0,026), sarana pengelolaan sampah (p=0,028), sarana pengelolaan makanan (p=0,000) dan sarana sanitasi dasar signifikan (p=0,001). Kesimpulan :Hasil uji statistik menunjukkan bahwaada hubungan sarana sanitasi dasardengan kejadian stunting.
Pengaruh Faktor Iklim, ABJ Terhadap Kejadian Demam Berdarah Dengue Menggunakan Analisis Regresi Lutfianawati, Ridha Fajar; marlik, Marlik; Ngadino, Ngadino; Nurmayanti, Demes; Sulistio, Irwan
Jurnal Kesehatan Vol. 17 No. 2 (2024): Jurnal Kesehatan
Publisher : UPPM Poltekkes Kemenkes Ternate

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32763/kzytms14

Abstract

Background: Dengue Hemorrhagic Fever or dengue is a health problem in Indonesia. Papar District of Kediri Regency is included in the area with the highest number of dengue cases. Purpose: knowing the climatic factors (rainfall, temperature, humidity) and ABJ that affect the incidence of DBD. Methods: This type of research is quantitative with retrospective methods. Research data is secondary data. The object of the study is climate factors, ABJ and dbd cases in 2016-2021 in Kediri Regency. Analyze data using linear regression. Results: The results of the correlation test are related between humidity, temperature, rainfall and ABJ with DBD, namely -0.273 (P = 0.029), 0.332 (P = 0.007), 0.286 (P = 0.022) and (P = 0.276). The form of regression equation is DBD = 78.1 + 0.01787 Rainfall + 0.986 Humidity with an R2 value of 22.53%. Conclusion: There is a significant relationship between DBD and Climate Factors (humidity, temperature, rainfall), there is no relationship of DBD with ABJ. Regression equations can be used to prepare for DHF prevention and control measures in the future.
Ekstrak Sampah Kulit Jeruk Nipis Dan Bonggol Pisang Terhadap Daya Hambat Bakteri Staphylococcus aureus Anisa, Anisatul Jannah; Nurmayanti, Demes; Marlik, Marlik; Rohkmalia, Fitri
Jurnal Kesehatan Vol. 17 No. 2 (2024): Jurnal Kesehatan
Publisher : UPPM Poltekkes Kemenkes Ternate

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32763/6aszfe38

Abstract

Latar Belakang: Kandungan senyawa aktif yang terdapat pada bonggol pisang kulit jeruk nipis yaitu flavonoid, alkoloid, saponin dan tanin. Upaya mengatasi permasalahan dapat dilakungan dengan Pengelolaan sampah berbasis prinsip 3R (Reduce, Reuse, Recycle). Tujuan: Untuk mengetahui kandungan ekstrak kulit jeruk nipis dan bonggol pisang terhadap daya hambat bakteri Staphylococcus aureus. Metode: True experiment menggunakan bentuk Posttest Only Control Group Design. Objek penelitian yang digunakan adalah kandungan senyawa antibakteri yang terdapat pada kulit jeruk nipis dan bonggol pisang. Metode    modifikasi    KirbyBauer dengan   menggunakan   sumuran. Pengulangan dilakukan sebanyak 3 kali pada setiap perlakuan dan kontrol. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan uji T-Test untuk membandingkan efektivitas kedua perlakuan terhadap bakteri Staphylococcus aureus. Hasil: Ekstrak kulit jeruk nipis dan bonggol pisang memiliki kandungan flavonoid, alkoloid, saponin dan tanin yang berpotensi membunuh bakteri Staphylococcus aureus. Rata-rata daya hambat bakteri dengan ekstrak kulit jeruk nipis kosentrasi 75% sebesar 35,77mm, sedangkan rata-rata daya hambat bakteri dengan ekstrak bonggol pisang kosentrasi 75% sebesar 12,03mm. Kesimpulan: Berdasarkan kategori zona hambat bakteri, kemampuan dalam menekan bakteri Staphylococcus aureus pada ekstrak bonggol pisang tergolong kuat dan ekstrak kulit jeruk nipis tergolong sangat kuat sebab pada hasil uji didapatkan bahwa besar zona hambat pertumbuhan bakteri  pada ekstrak bonggol pisang sebesar 12,03mm dan kulit jeruk nipis sebesar 35,77mm
Co-Authors AA Sudharmawan, AA Abrelian Ari Ratmansyah Adrian Hilmy Prasetiyo Alfatur Hari Wicaksono Amalina, Avita Anisa, Anisatul Jannah Aries Prasetyo Bambang Bambang Barokatul Aulia Izza Bella Dwi Septiana Budi Yulianto Chairudina, Erin Dania Oktafia, Dhiya Darjati Darjati Darjati Darjati, Darjati Deffany Novitasari Putri Suwanta Demes Nurmayanti Desysaputri, Vera Dewi Lia Listyawati Dewi Randa Dinda Yully Lestari Edza Aria Wikurendra Eka Alicia Fibrianti Elmi Sumiyarsono Ervalia Zamilanti, Zilca Fadlilah, Hidayatul Fanny Putri Andari Ferdiansah Ananda Putra Ferry Kriswandana Ferry Kriswandana Ferry Kriswandana Ferry Kriswandana Firda Yusy Firda Yusy Annisa Firdausi, Riskya Ananda FITHRIYAH, LAILATUL Fitria Funny, Vianita Gracia Satyawestri Pribadi Hadi Suryono Hadi Suryono Hanifah Nailul Mukarromah Hermiyanti, Pratiwi Imam Thohari Imam Thohari Imelda Amitharia Jayanti Imelynia Pratiwi Suhari Irwan Sulistio Irwan Sulistio Iva Rustanti Eri Wardojo Khambali, Khambali Koerniasari . Koerniasari Koerniasari Laila Fauziah Ramadhani Laily Masruroh, Laily Lembunai Tat Alberta Lidya Nurdiyati Sri Winarie Liluk Noviyanti Lintang Lailattul Fadillah Lutfianawati, Ridha Fajar Mareta Ega Pramestari Margaretha . Margono Margono Miftakhul Jannah Milanti Nadia Fitri Mirasa, Yudied Agung Muhammad Ibrahim Al Aqib Muhammad Syahrul Rizal Mujayanto Narwati Narwati Narwati Narwati Narwati Ngadino Ngadino Ngadino Ngadino, Ngadino Ngadino, Ngadino Nisrina Nuha Sholiha nur haidah Nur Laily Rizki Fajariyah Nur Laily Rizki Fajariyah Nur Mas&#039;Ula Nurhaidah Nurhaidah Okta, Dhea Stya Oktafia Putri W Oktafia Putri W Oktavia, Jeny Elsa Pradevi Milafitri Farista Ananto Prasetiyo, Adrian Hilmy Pratiwi, Windri Khusuma Puspa Wardhani Puspa Wardhani Puspa Wardhani Putri Arida Ipmawati, Putri Arida Queeniza Ulya Yonata Rachmaniyah Rafif, Devina Yunizar Ramadhani, Laila Fauziah Ratih Lukmitarani Ridha fajar Lutfianawati Rohkmalia, Fitri Rokhmalia, Fitri Ruslan La Ane Rusmiati Rusmiati Rusmiati Rusmiati Rusmiati Sari Putri Utami Sari, Ernita SASKIYYAH CITRA TUNGGA DEWI Setiawan Setiawan Setiawan Setiawan Setiawan Setiawan Setiawan, Mahawiraja Siti Surasri Slamet Wardoyo Sofi Karina Fridayanti Sri Anggraeni Sri Anggraeni Sugiana Sulistio, Irwan Suranta Sinulingga, Teguh Syntiya Rachmadani Putri Tamyis . Thohari, Imam TUNGGA DEWI, SASKIYYAH CITRA Utamy Aprilia Nur Wahyuni Vera Desysaputri Winarko Winarko Winarko Winarko winarko, winarko Wisnu Istanto Yudied Agung Mirasa Yudied Agung Mirasa Zukrisningtyas, Liza Fajrin